
"Liburan akhirnya setelah semua masalah panjang, rekreasi adalah cara terbaik menenangkan pikiran"
---------------------------------------------
**Rumah Maureen**
"Bang Kevinnn!!!!!" teriak Maureen memanggil Kevin
"Apasih sayang kok teriak-teriak panggil bang Kevin?" tanya Angel
"Ya bun, soalnya dari tadi Maureen cariin gak ketemu, Maureen soalnya mau nanya Villa bang Kevin beneran ada gak di bukit langkisau?" tanya Maureen polos
"Hahaha, udah jelas abang kamu bercanda sayang. Mana mau abang kamu beli Villa di tempat yang belum pernah di kunjunginya" ucap Angel sambil tertawa
"Ishh keterlaluan kali sih punya abang, kasih tau tu yang serius kek!" ucap Maureen kesal
"Yaudah bun, Maureen mau beres-beres untuk besok ya" ucap Maureen lagi
"Yaudah" ucap Angel sambil mengelus kepala anak gadisnya itu.
Maureen pun langsung ke kamarnya dan menyiapkan semua barang yang akan ia bawa.
Tiba-tiba ponsel Maureen berbunyi dan menampakkan tulisan " Vian My Love" . Maureen pun mengangkatnya.
Maureen:"Halo Assalammualaikum Vian"
Ezra:"Waalaikumsallam calon bidadari surga ku"
Maureen:"Apaan sih"
Ezra:" Kenapa? gak apa-apa dong sayang, kamu lagi apa?"
Maureen:"Nyiapin barang buat besok. Eh Btw kita besok berangkat pake apa?"
Ezra:"Jet pribadi aku lah"
Maureen:"Ohh, kamu nelpon cuman nanya itu doangkan? kalau gitu aku tutup ya assalamualaikum"
Ezra:"Ehh tunggu.."
Tak lama-lama Maureen pun langsung menutup telponnya. Dan melanjutkan kegiatannya.
**Apartemen Ezra**
Maureen:"Ohh, kamu nelpon cuman nanya itu doangkan? kalau gitu aku tutup ya assalammualaikum"
Ezra:"Eh tunggu.."
"Haloo" ucap Ezra masih memegang ponselnya.
"Yaelah dimatiin, punya cewek gini amat dah" ucap Ezra
"Eh Zra lu ngapa sih?" tanya Verrel
"Gue lagi mau diskusiin buat liburan besok sama Maureen, eh malah di matiin" balas Ezra
"Masih aja lu sibuk sama liburan" ucap Verrel
"Ya lah, emang lu gak ikut bang?"
"Nggak kan cuman keluarga kita, keluarga Maureen sama temen lu"
"Keluarga Maureen gak ikut ayahnya ada tugas di luar negara jadi bundanya ikut juga"
"Mama sama papa emang gak ikut juga?"
"Ya karna orang tua Maureen gak ikut, ya otomatis mama sama papa gak ikut"
"Ohh"
"Rugi gak ikutt, Maira ikut lo"
"Masa? Bukannya dia di Prancis ya?"
"Dia sekarang udah balik ke indonesia. Katanya dia mau ikut kalau ada Maura juga"
"Emang dia kenal sama Maura?"
"Katanya kenal karna ketemu di bandara"
"Eh, abang ikut lah Zra"
"Nah bagus tu"
__ADS_1
Verrel pun pergi ke kamarnya. Verrel keluar dari kamar mengenakan Jaketnya dan membawa kunci mobilnya.
Verrel pun ke kamar Ezra untuk mengambil jaket Ezra. Tiba di kamar Ezra ia tak heran, karena kamar Ezra yang rapi. Verrel menemukan jaket Ezra berwarna Biru tua dan membawanya.
Verrel pun ke kamar Maura dan memanggilnya.Maura pun keluar dan menanyakan ada apa
"Kenape bang?"
"Cepat siap-siap kita mau kerumah Maureen"
"Maureen pacar Ezra?"
"Iya, gak usah lama-lama ambil jaket mu dan segeralah turun"
"Tunggu bentar Maura ambil jaket"
Maura pun masuk ke dalam dan mengambil jaketnya yang berwarna pink dan mereka berdua pun turun ke bawah. Ezra yang mendengar dua langkah kaki pun menoleh dengan tatapan bertanya
"Kalian mau kemana?" tanya Ezra
"Ga usah nanya deh lu, nah jaket lu pake" ucap Verrel melempar jaket Ezra lalu pergi ke garasi dan mengeluarkan mobil lamborgini berwarna hitam bercampur biru miliknya.
Ni abang gue udah gila apa ya, pergi ngajak gue sama Maura gak bilang-bilang. Mentang-mentang Mama sama papa pergi. Dasar lu abang gaje batin Ezra
Ezra pun segera memakai jaketnya dan keluar langsung memasuki mobil abangnya dengan Maura.
Mobil lamborgini itu pun melesat. Verrel mengendarainya dengan kecepatan tinggi.
Emang udah gila ni abang gue.Tapi gak salah ini jalan kerumah Maureen kan? Pasti bang Verrel mau ketemu Maira. Ni anak cinta banget yak sama Maira. Semoga aja ini cinta sejati bang Verrel dan juga semoga gue sama Maureen juga cinta sejati amin.. batin Ezra
Mobil Lamborgini itu pun berhenti di depan rumah Maureen. Benar saja dugaan Ezra bahwa abangnya ini ingin bertemu dengan Maira.
Verrel pun turun dengan semangat dan membunyikan Bel rumah. Dan seketika pintu rumah pun di buka oleh seorang gadis cantik yang di impikan Verrel.
"Dr. Verrel ada apa ya? apa mau cari bang Kevin atau Maureen?"
"Cari kamu"
"Hah?"
"Ehh, a-ada Kevin gak?" ucap Verrel gugup
"Ada kok masuk aja, mereka lagi di ruang tamu"
"Enggak mereka lagi pergi"
"Oh" ucap Ezra langsung masuk
Gila ya ni adek gue nyelonong masuk rumah orang batin Verrel
Maira pun masuk di ikuti dengan Maura. Verrel yang kesal pun ikut masuk.
**Ruang tamu**
"Reren Vian datang" teriak Ezra
"Vian, kok kesini sih?" ucap Maureen melirik Ezra dengan tajam
"Kok gitu sih bilangnya?" tanya Ezra
"Ya gak gitu maksud aku itu..."
"Kalian ngapain berdiri ayo duduk " ucap Kevin memotong perkataan adiknya karna ia sudah merasa kalau adiknya itu sedang bingung.
Mereka pun duduk. Kevin terus melirik cewek di samaping Verrel
"Rel, cewek di samping lu pacar lu ya?"
"Ya elah, dia Maura kalii"
"Maura?"
"Si Jessy yang gue ceritain itu panggilannya Maura, ya kali gue berpaling dari Maira" ucap Verrel
"Oh, kalau gitu kenalin aku Kevin Valendro Malikh abang dari Maureen" ucap Kevin sembari mengulurkan tangannya
"Saya Jessy Maura Alinveka Syahab" ucap Maura sambil membalas uluran tangannya.
Gue kok cuman merasa biasa aja ya gak ada yang istimewa gitu. Apa Maura bukan cewek yang tepat buat gue? batin Kevin yang sedang melepaskan uluran tangannya
Kok rasanya beda ya, dari semua cowok yang aku temuin cuman dia yang bikin hati aku lari maraton batin Maura
Mereka pun berbincang. Kevin dengan Maura, Verrel dengan Maira dan Ezra dengan Maureen. Setelah puas berbicara dan bertemu idaman hati mereka pun pulang untuk menyiapkan keberangkatan mereka besok.
__ADS_1
Verrel yang tadiny tak mau ikut jadi mau ikut karna ada Maira. Emang kekuatan cinta itu hebat bisa membuat seseorang yang sibuk bahkan tak ada waktu untuk liburan bisa meluangkan waktunya sedikit untuk berlibur bersama orang terkasih.
**Kamar Maureen**
Setelah Ezra pulang Maureen langsung memasuki kamarnya dan mengecek ponselnya yang sedari tadi berbunyi.
Kevan:"Woi besok jadi pergi gak ?"
Erdin:"Tau tanya Tuan Muda kita lah dia yang punya jet kok"
Bella:"Hah pake jet pribadi, bukan pake mobil"
Erdin:"Pake jet pribadi lah sayang masa pake mobil, lama dong nyampenya"
Ezra:"Jadi kok, kalian siap-siap aja. Tadi Aldi udah gue suruh buat nyiapin jet pribadi gue"
Laura:"Eh ortu lu sama Maureen jadi ikut gak sih?"
Maureen:"Kagak ortu gue ada urusan bisnis kalau ortu Ezra mah ikut ortu gue"
Kevan:"Kalau jadi kumpul dimana"
Maureen:"Cup gue gak mau rumah gue jadi korban"
Ezra:"Nah ide bagus tu Reren rumah kamu aja"
Maureen:"Kok jadi rumah aku sih Vian?"
Erdin:"Rumah lu dekat sama bandara Ren"
Ezra:"Bener Ren"
Maureen:"Oke gue pasrah rumah gue deh"
Bella:"Oke berarti rumah Maureen ya"
Laura:"Bis kali numpang sarapan Ren"
Maureen:"Enak aja lu, yang ada gue bangkrut"
Laura:"Sejak kapan keluarga Malikh yang tajir melintir bisa bangkrut"
Maureen:"Ole gue pasrah, kalian semua boleh sarapan di rumah gue puas!!"
Kevan:"Beneran ni makan gratis"
Bella:"Ya elah gak ceweknya gak cowoknya hobi banget makan pusing deh gue"
Laura:"Sukak gue lah"
Ezra:"Oke besok kumpul rumah Maureen sekalian sarapan disana"
Kevan:"Oke"
Erdin:"Dengan senang hati mendapat makanan gratis"
Bella:"Sama aja kamu yang kerjaannya makan"
Erdin:"Permintaan perut yang"
Bella:"Oke deh gue setuju ama Ezra"
Laura:"Oke Zra"
Maureen:"Gue pasrah deh"
Maureen pun segera mematikan ponselnya dan segera tidur. Lama-kelamaan Maureen memikirkan hati esok ia pun mengantuk dan hanyut dalam mimpi indahnya
:
:
:
:
:
Bersambung....
ig:@rhmsyfitri_
Maaf kalau banyak Typo ya ππ
__ADS_1
Mohon bantuan like, comment, vote, tip, dan tambahkan ke favorit biar gak ketinggalan updatenya ya readers ππ