Terjerat Cinta Segitiga

Terjerat Cinta Segitiga
Paket Apa Ini? #2


__ADS_3

"Semoga kamu suka dengan semua ini dan selamat bahagia dengan dia, Walaupun aku belum ikhlas"


---------------------------------------------


Ezra pun mengikuti Maureen untuk ke kelasnya dan untuk sejenak meninggalkan pikirannya untuk mencari pengangum rahasia Maureen itu.


**Kantor Kevin**


Suara ketukan pintu terdengar oleh Kevin. Kevin pun menyuruhnya masuk. Orang yang diluar mendengar kata "masuk" pun segera masuk.


Terlihatlah sosok pria yang sedang serius dengan pekerjaan dan laptopnya. Mungkin saja jika ada wanita yang memasuki ruangan itu akan terpukau dengan keseriusan dan ketampanan CEO muda tersebut.


"Ada informasi apa? " tanya Kevin yang mengetahui siapa yang masuk ke kantornya tersebut


"Ada yang menghalangi Black Swan (Angsa Hitam) untuk melakukan penyelidikan" ucap Dion tegas


"Lalu apa yang mereka lakukan? " tanya Kevin yang masih fokus dengan dokumennya.


"Mereka terus mengidentifikasi orang-orang yang terlibat"


"Cari orang dengan inisial DAS dan ADS"


"Maaf pak mungkin saja ADS merupakan kebalikan dari DAS"


"Saya juga berpikir seperti itu" ucap Kevin bangkit dari duduknya dan berjalan menuju jendela besar yang menampakkan seluruh kota dari lantai paling atas itu


"Apakah kau sudah tanya sama Ezra atau asistennya siapa orang yang mereka curigai" ucap Kevin lagi dengan nada angkuhnya


"Sudah pak, berdasarkan informasi yang kami terima mereka mencurigai tuan muda dari keluarga Saga"


"Dalvin Alvenilo Saga" tebak Kevin


"Pantas saja ada yang menghambat penyelidikan Black Swan karna mungkin Dalvin bekerja sama dengan sepupunya Angga Arkafa Saga" ucap Kevin lagi


"Menurut saya juga begitu pak, karna itu lah Aldi bilang sama saya bahwa kita harus menyembunyikan bahwa kita membantu mereka."


"Bukan kah sudah saya suruh kalian untuk menyembunyikannya?"


"Sudah pak, baik pak kalau begitu saya undur diri dulu karna saya harus melakukan penyelidikan lagi"


"Pergi lah" ucap Kevin sambil mengibaskan tangannya. Dion pun Pergi dari ruangan itu.


Sepertinya ini akan menarik, kita lihat saja para Tuan Muda keluarga Saga apakah kalian akan berani melawan keluarga Syahab dan keluarga Malikh jika kami bersatu? batin Kevin, karna ia tau kalau saja keluarga Saga turun dari keluarga sukses ke-2 menjadi ke-3 dan posisi ke-2 sudah diduduki oleh keluarga Malikh dan ke-1 masih keluarga Syahab.


**Ruangan Verrel**


Ada suara ketokan di ruangan Verrel dan orang itu yang ternyata adalah Suster pun masuk.


"Maaf Dr. Verrel ada tamu yang mau berkunjung" ucap Suster tersebut


"Suruh masuk" balas Verrel


"Baik Dok"


Seorang pria pun masuk dan langsung berbicara.


"Maaf bos mengganggu" ucap Leo

__ADS_1


"Ada apa Leo tumben kesini, apa ada masalah dengan investigasi Blood? "


"Tidak bos tapi ini masalah Black Swan investigasi mereka di halangi oleh sepupunya dari si pengirim"


"Dari mana kalian tau? "


"Kami baru mendapatkan informasi dari PCP bahwa yang menghambat pencarian ini adalah.."


"Angga Arkafa Saga"


"Benar bos, jadi apa yang harus kita lakukan?"


"Terus lakukan penyelidikan tetapi secara tersembunyi agar angga dan gengnya tidak tau"


"Baik bos" ucap Leo dan langsung pergi.


Kalau terus kayak gini hubungan Ezra sama Maureen bisa hancur. Angga orangnya licik dan dia paling dekat dengan Dalvin. Ngomong-ngomong Dalvin nama panjangnya kalau di singkat jadi DAS dan sesuai dengan inisial yng di bilang Maureen dan kemungkinan dia pelakunya. Batin Verrel


**Kampus Maureen**


Maureen saat ini sedang duduk di kantin mrmikirkan tentang Skiripsinya yang dimajukan sedangkan sekarang ia sedang resah karna ada mawar dan paket musterius.


"Ren kok melamun aja sih" ucap Laura yang merusak lamunan Maureen


"Mikirin apa sih?" tanya Bella penasaran


"Gue mikirin skripsi yang di majuin sedangkan sekarang ada paket ama mawar miaterius" jawab Maureen


"Kan udah aku bilang gak usah di pikirin itu. Mendingan sekarang kamu mikirin skripsi yang di majuin itu" ucap Ezra tenang


"Emang skripsi kamu udah siap?" tanya Maureen


"Iyalah mudah sama si Ezra kan dia udah kerja trus dia kuliah ambil jurusan yang dia kerjain sekarang apa gak terlalu mudah" sahut Erdin


"Kalau gitu mending lo gak usah kuliah" ucap Kevan


"Alah gue kan kuliah mau jumpa jodoh gue juga"


"Ya ya ya lu rajanya" sahut Kevan


Tiba-tiba ada yang menghampiri mereka


"Maaf ganggu ada yang namanya Maureen Hazel Malikh anak fakultas kedokteran spesialis bedah gak? " tanya mahasiswi itu


"Saya sendiri, kenapa? " tanya Maureen


"Ni ada paket" ucap Mahasiswi itu sambil memberikan kotak yang ia pegang


"Dari siapa? " tanya Maureen sambil menerima dan melihat kotak itu


"Ga tau tadi ada cowok yang ngasih terus katanya suruh bawa ke lo"


"Gimana ciri-ciri nya?" tanya Ezra


"Gak terlalu keliatan mukanya karna dia make masker dan topi, tapi kalau ciri-ciri nya sih tinggi setinggi Kevan, kulitnya putih kayak Ezra, terus pakai baju serba hitam gitu dan pakai tas kayaknya dia mahasiswa kampus kita" ucap mahasiswi itu


"Ok makasih ya" ucap Maureen dan di angguki oleh Mahasiswi tersebut dan ia pun pergi

__ADS_1


"Ren coba buka" ucap Laura


Maureen pun membukanya dan mengeluarkan isinya.


"Coklat? " tanya Maureen


"Eh Ren ada suratnya" ucap Erdin lalu memberikan suratnya kepada Maureen


**To:Maureen Hazel Malikh


Tau kenapa aku ngirim coklat? Karna senyum mu semanis coklat yang bikin aku kecanduan, teruslah tersenyum aku akan membuat mu bahagia lebih dari Ezra. ~SAD**


"SAD? " Heran Ezra


"Emang ni orang sedih apa ya? namanya pakai SAD? " ucap Kevan garing


"Ren mending coklatnya buang aja deh takut ada racun" ucap Ezra


Maureen pun membuang Coklat itu dan kembali ke Teman-temannya


Sementara itu ada orang yang mengawasi Maureen Dkk


Walaupun lu buang Ren tapi gue gak bakalan menyerah untuk dapatin lo, itu janji gue. Kalau gue gak bisa artinya usaha gue belum maksimal lu tunggu aja Ezra Alvian Syahab lu gak bakalan menang dari gue batin orang yang memata-matai Maureen Dkk.


Orang itu langsung pergi dan tidak sengaja bertambrakan dengan seorang wanita.


"Maaf mbak saya gak sengaja" ucap orang itu


"Gak apa mas" ucap wanita itu langsung pergi ketempat Maureen Dkk dan orang itu juga pergi entah kemana


**Tempat Maureen**


"Ezraaa" ucap wanita tersebut langsung memeluk Ezra


"Maura ngapain kesini?" tanya Ezra. Maureen yang melihat adengan pelukan antara pacar dan Wanita tersebut pun cemburu dan menghentikannya.


"Ihh mbak ngapain sih meluk orang sembarangan?" ucap Maureen memisahkan


"Kau siapa? " tanya orang tersebut yang di ketahui namanya adalah Maura


"Saya pacarnya Ezra orang yang anda peluk" ucap Maureen marah


"Eh sayang jangan cemburu dulu ini Jessy Maura Alinveka Syahab" ucap Ezra


"Lah kok nama belakangnya sama kayak kamu? " tanya Maureen


"Ya karna dia adalah.... "


Leo Georta Jerg



---------------------------------------------


Penasaran ya?? tunggu bab selanjutnya ya πŸ˜„


Jangan lupa like, comment, cote, dan tambahkan ke favorit ya biar gak ketinggalan upadatenya 😘😘

__ADS_1


Maaf kalau banyak Typo πŸ™πŸ™


ig: rhmsyfitri_


__ADS_2