
Keesokan harinya...
"Zra suntuk ni kita ke pantai yok, sambil cuci mata liat turis" ucap Erdin
"Yok pantai Carocok dekatnya" sahut Ezra
"Jangan ajak cewek, nanti kena semprot lagi telinga ku sampe merah" ucap Kevan
"Yaelah itu mah lu nya yang salah kali" ucap Erdin
"Kalau mereka di tinggal urusannya bisa panjang coy" timbrung Verrel
"Lu juga kali bang tebar-tebar pesona di depan turis" ucap Kevan
"Sejak kapan gue Tebar-tebar pesona?" tanya Verrel
"Saat kita lagi asyiknya ngobrol" ucap Maira tiba-tiba datang dan langsung menyilangakan tangannya di perutnya
"Dan kalian ninggalin kita di depan" lanjut Bella mengikuti gerakan Maira
"Disaat itu kalian coba tebar-tebar pesona kalian" lanjut Laura dengan mengikuti gerakan kedua sahabatnya
"Dan kalian buat kami kecewa dengan sikap kalian sampai harus kami hukum" lanjut Maureen mengikuti gerakan ketiga sahabatnya. Jessy yang di samping Maureen hanya diam dan menyaksikan apa selanjutnya yang terjadi.
"Kakak kan udah minta maaf Ay.." ucap Verrel memelas
"Aku kan juga udah minta maaf ra.." ucap Kevan mengikuti intonasi Verrel
"Aku kan udah ngelakuin apa yang kamu mau buat tanggung jawab beruang madu" ucap Erdin juga mengikuti intonasi Verrel
"Vian kan udah minta maaf sama Reren" ucap Ezra masih dengan intonasi yang sama
"Pas pardonne`" ucap mereka berempat serentak.
"Sejak kapan kalian pandai bahasa prancis?" tanya Kevan
"Kalau Maureen sama Maira gak usah di ragukan bahasa prancisnya karena Maira emang lahir disana. Kalian berdua?" tanya Verrel bingung
"Heyy.. kita berteman sama orang yang fasih bahasa indonesia dan prancis jadi kita bisa belajar kali" jawab Laura
__ADS_1
"Apa artinya tu?" tanya Erdin yang memang tidak mengerti bahasa prancis
"Tidak dimaafkan" jawab Ezra dan Verrel serentak
"Kok tau lu Zra?" tanya Kevin heran
"Bang, Ezra tu ngusain 10 bahasa termasuk prancis" ucap Kevan
"Kalian mau ke pantai carocok ya ikut dong!" ucap Laura kegirangan
"Tapi gak boleh tebar-tebar pesona" ucap Bella
"Kalian harus kami gandeng di samping kami" ucap Maureen
"Oke" ucap mereka semua kecuali Kevin
"Ayo pergi sekarang, kami udah siap" ucap Maira
Mereka pun turun bukit dengan mengendarai mobil mereka untuk pergi ke pantai carocok. Kali ini hanya pakai 2 mobil. 1 mobil berisi 5 orang.
Akhirnya mereka sampai di pantai carocok. Sesuai perjanjian mereka akan menggandeng tangan pasangan mereka agar tidak terulang kejadian saat di pantai Air Manis kemarin.
Saat mereka meleawati turis wanita banyak yang melihat ke arah Ezra, Erdin, Kevan, Verrel, dan Kevin, Tetapi mereka langsung dapat lirikan tajam dari Maureen, Bella, Laura, dan Maira. Mendapat lirikan itu mereka tak berani mendekati keempat cowok yang sudah punya pacar, mereka malah mendekati Kevin.
"Iya dari pada oppa yang empat itu udah punya pacar"
"Tapi mereka semua sama gantengnya.."
itulah ucapan yang terlontar dari para pengunjung pantai ini. Dengan segera Kevin pun di kerubungi oleh wanita. Dengan tinggi badan Kevin yang tinggi bahkan cewek yang mengerubunginya saja yang paling tinggi hanya sebahunya.
Melihat Kevin yang di kerubungi para wanita yang kegatelan itu membuat hatinya tergerak untuk menolong, tetapi dia ingat perkataan Kevi tadi malam.
Jangan dekati gue, gue tak membutuhkan lu
kalimat itu terus terngiang di otak Jessy, tetapi Jessy mempunyai hati nurani yang tergerak untuk menolong orang. Dengan gerakan cepat Jessy masuk kedalam rombongan itu dan menggandeng tangan Kevin. Jessy yang lebih tinggi dari wanita yang mengerubungi Kevin membuatnya mudah untuk bicara dan keluar.
"Vin, aku tolong kamu" ucap Jessy dengan seulas senyum manis.
"KALIAN NGAPAIN NGERUBUNGI PACAR SAYA?" ucap Jessy berteriak
__ADS_1
"Yah udah punya pacar" ucap mereka semua kecewa dan pergi
"Gue gak butuh bantuan lo" ucap Kevin menghentakkan tangan Jessy yang ada di lengannya dan beranjak pergi.
Jessy pun hanya menahan air matanya agar tidak jatuh dan memaksakan untuk senyum.
Sekarang mereka sedang berfoto-foto ria dan tak lupa untuk berfoto bersama. Saat sudah selesai berfoto mereka pun berjalan memilih oleh-oleh untuk di bawa pulang dan sekalian mencari makan dan mushola untuk sholat.
Setelah mendapat banyak oleh-oleh mereka pun istirahat di mesjid terapung. Mereka pun makan di teras mesjid sambil menunggu waktu sholat Ashar masuk. 15 menit kemudian waktu Ashar masuk. Mereka pun segera mengambil wudhu dan menunaikan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.
Selesai sholat mereka pun kembali jalan-jalan. Mereka melihat ada permainan bebek-bebekan dan mereka menaikinya dengan senang.
"Wuuuu, seru" ucap Maureen
"Tabrak bebek punya bang Kevin yang melamun sama Maira yang lagi melamun juga yuk Ren buar gak kesambet mereka" ucap Ezra mulai usil
"Ayoo"
Mereka pun memberi kode kepada bebek lain yaitu punya Erdin-Bella, Kevan-Laura, dan Verrel-Maira agar menabrak Kevin-Jessy di semua arah. Dan dalam hitungan 1-5 mereka pun menabrak bebek milik Kevin-Jessy. Kevin dan Jessy yang sedang melamun pun terkejut dan sadar dari lamunanya.
"Kalian apaan sih kaget gue" ucap Kevin
"Tekejut aku, untung jantungku tak copot" ucap Jessy
"Kalian sih berdua melamun, kesambet baru tau" ucap Ezra
"Gue capek, balik yuk" ucap Kevin turun dari bebek yang di naikinya. Mereka pun menganggukkan kepala dan kembali ke Villa Ezra untuk istirahat karna hari sudah mulai petang, takut mereka pulang kemagriban.
.
.
.
.
.
Bersambung....
__ADS_1
ig:@rhmsyfitri_
Maaf kalau banyak Typo ya ๐๐