Terjerat Cinta Segitiga

Terjerat Cinta Segitiga
Tidak Membutuhkan Mu


__ADS_3

"Apa salah ku jika aku mencintaimu? Kenapa aku harus menerima semua kenyataan ini?"


---------------------------------------------


Akhirnya jam makan malam pun datang. Mereka semua berkumpul di meja makan. Saat makan hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpun yang bergesekan dengan piring. Setelah makan mereka pun pergi dari meja makan. Ada yang masuk kamar ada yang berbincang-bincang.


Saat ini Jessy sedang menunggu Kevin di halaman belakang. 5 menit kemudian akhirnya Kevin datang dengan teh dan sepiring cemilan lezat.


"Maaf lama tadi gue ambil minuman sama cemilan dulu" ucap Kevin dan dianggukin oleh Jessy


"Jadi kamu nak bincang apa?" tanya Jessy to the poin


"Sebelumnya kamu jangan marah, tapi setelah kamu dengar kamu mau benci sama aku itu penilaian kamu terhadap perkataan ku" ucap Kevin


"Baik, aku tak kan marah" ucap Jessy


"Jes, lu emang apa gak bosen deketin gue terus. Gue aja yang di dekatin risih dan bosan masa lu gak bosan" ucap Kevin memulai


"Habis tu?"


"Mending lu jauh-jauh deh dari gue"


"Aku itu dekat-dekat sama kamu karna, mungkin kamu butuh sesuatu dan aku mungkin bisa mengabulkannya atau mengambilkannya"


"Tapi aku tak membutuhkan mu! kamu yang dekat-dekat dan ngejar aku tiap hari itu yang bikin aku risih" ucap kevin menjeda kalimatnya dan mengambil napas dengan membuangnya secara kasar.


"Huh.. Verrel udah bilang sama aku untuk coba dekatin kamu dulu dan akhirnya aku yang merasa risih dengan adanya kamu Jes. Karna kamu yang selalu mencoba untuk mengambil perhatian ku itu yang membuat ku sangat risih. Jadi aku langsung to the poin aja karna aku gak mau ngomong sama kamu lama-lama. Jangan pernah dekati aku karna aku tak membutuhkan mu" ucap Kevin dengan penuh penekanan di kata terakhir. Perkataan Kevin yang terakhir membuat Jessy tersedak teh.


"Kamu tak tipu kan?"


"Apa gunanya gue bohong sama orang kayak lo" ucap Kevin lalu pergi.


Jessy pun kembali di bikin kecewa oleh perkataan Kevin. Tak terasa bulir bening jatuh di pinggir mata Jessy. Jassy yang tak tahan dengan jatuhnya air matanya itu pun berlari masuk ke kamarnya. Sesampainya Jessy di kamarnya ia kembali menangis dalam diam di kamarnya.


Saat ini 9 orang sedang serius bermain ludo. Karna yang kalah akan mendapat hukuman. Hukumannya di ambil dari kertas yang tergulung rapih di dalam gelas. Di semua permainan tentu ada aturan mainnya. Saat ini para cowok mewakili pasangannya sedang berjuang untuk tidak mendapat hukuman.


"Yess kita menang Reren" ucap Ezra sambil memeluk Maureen

__ADS_1


"Heh... belum mukhrim main peluk-peluk aja lu, adik gue tu" ucap Kevin


"Ya elah abang ipar, bentar lagi sah" ucap Ezra dengan kepercayaan diri tingkat dewa.


"Adek gue mana mau nikah kalau lagi kuliah" ucap Kevin


"Kan gue nikahnya habis lulus, nah bentar lagi kan lulus jadi gue nikahin Maureen secepatnya"


"Pala lu peyang... adek gue di terima S2 spesialis bedah kali"


"Yah nikahnya di undur"


"Hahaha udah-udah, jadi sekarang yang daoat hukuman siapa?" sahut Maureen


"Abang lu yang jomblo" ucap Verrel


"Kalau gue jomblo kenapa?" ucap Kevin dengan nada menantang


"Ehh, ku ledakkan bom di kepala mu nanti" ucap Verrel


"Jangan lah!" ucap Ezra dan Verrel serentak


"Eh By the wy Jessy kemana ya?" tanya Bella


"Jessy katanya tidur dia capek habis beraktivitas katanya" jawab Laura


"Bang Kevin ambil hukumannya" ucap Maureen


Kevin pun mengambil dan membukanya.


Cium pipi pacar kamu di depan semua orang yang ada di rumah


"Tantangan apaan ni, jelas gue jomblo gak punya pacar" ucap Kevin


"Yaelah pikir aja kali, siapa dirumah ini yang jomblo selain lu bang, dua yang lu cium selesai" ucap Kevan enteng


"Ya kali gue nyium pembantu, ogah ah. Mana ada seorang Kevin Valendro Malikh mau cium pembantu"

__ADS_1


"Ya gak pembantu juga kali bang" sahut Erdin


"Ya kali si Jessy dia lagi tidur"


"Maureen aja bang kan adek lu" ucap Kevan


"Gak gak, mana mau gue liat cewek gue di cium sama cowok selain sama gue" ucap Ezra membantah


"Abang kandungnya cuman Zra" ucap Erdin


Kevin pun mengambil langkah cepat dan menyium pipi kiri adiknya tersayang itu. Ezra pun dengan langkah cepat juga menyium pipi kanan Maureen.


"Ezra, enak aja lu nyium adek gue kalau belum sah"


"Yaelah bang biar seimbang gitu" ucap Ezra asal


"Gue ngantuk, gue masuk kamar duluan ya byee semua" ucap Laura


Mereka semua pun bubar dan membenarkan kata Laura untuk tidur sekarang.


.


.


.


.


.


Bersambung...


ig:@rhmsyfitri_


Maaf kalau banyak Typo๐Ÿ™


Mohon bantuan like, comment, vote, tip, dan jangan.lupa tambahkan ke favorit biar gak ketinggalan updatenya dan jangan lupa untuk melihat Visualnya yang udah aku tempatkan di eps spesial ya! ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2