Terjerat Pesona Ilmuwan Tampan (Gila)

Terjerat Pesona Ilmuwan Tampan (Gila)
Episode 31: Tiba-tiba


__ADS_3

Siang itu, awalnya Alice berniat untuk menjemput putranya dari sekolahnya, setelah mendapatkan pesan dari putranya jika dua ingin bersenang-senang dengan Ayahnya, Justin, Alice milih untuk percaya dan membiarkan dua orang itu untuk menghabiskan waktu.


Namun ini cukup mengesalkan kenapa Justin tidak memberitahu nya langsung.


"Alice? Mana Al? Bukankah tadi kamu bilang ingin menjemputnya?"


Itu adalah suara Dokter Kevin, yang sebelumnya tidak sengaja bertemu Alice saat Alice mencari taksi di dekat tempat dia bekerja.


Jadi, Kevin jelas saja menawarkan bantuannya, dan Alice merasa tidak keberatan untuk itu.


"Dia pergi bersama dengan Papanya,"


Kevin yang masih berada di dalam mobil jelas langsung menunjukkan ketidakseimbangan ketika mendengar itu.


"Kamu mengijinkannya?"


Alice lalu menjawab dengan nada pasrah.


"Ya, mau bagaimana lagi, Al cukup dekat dengan Ayahnya itu dan aku sebagai seorang Ibu, jelas tidak bisa mencegah mereka berdua untuk menjadi dekat, bagaimanapun juga, Al selalu menginginkan sosok seorang Ayah, sesuatu yang belum bisa aku berikan sampai saat ini jadi aku membiarkannya bersama dengan Ayahnya."


Jelas ada ketidak senangan dari Kevin, namun Kevin udah tidak tahu bagaimana harus mengungkapkannya.


Setelah mengatakan hal itu, Alice segera kembali masuk ke dalam mobil Kevin.


Kevin jang merasa tidak tahan segera bertanya,


"Apakah... Apakah kamu berniat berbaikan dengan Justin itu?"


Ketika Alice mendengar itu jelas dirinya merasa sedikit bingung.


Ini tidak seperti dirinya dan Justin pernah terlibat dalam suatu hubungan atau sesuatu.


Namun, dirinya juga tidak bisa menjelaskan hal ini pada Dokter Kevin, ini jelas masih sangat pribadi.

__ADS_1


Apalagi, Percobaan Rekayasa Genetika itu, bahkan walaupun Dokter Kevin adalah seseorang yang dapat dipercaya...


Namun soal rahasia kelahiran Al, lebih sedikit orang yang tahu itu mungkin menjadi lebih baik, cukup dirinya atau Justin saja yang tahu.


Lalu, soal hubungannya dan Justin...


Tidak, belum tentu juga Justin menyukai dirinya bukan?


Hah, dia mungkin hanya tertarik pada Al, karena mungkin memiliki semacam ikatan batin, dengan darah dagingnya?


"Aku belum memikirkannya." Kata Alice, menjawab pertanyaan Doker Kevin itu.


"Tapi tadi kamu bilang, jika Al membutuhkan sosok seorang Ayah, itulah alasan kamu mengijinkan Justin bertemu dengannya?"


"Itu benar."


Kevin segera mencoba menujukan keberaniannya.


Dirinya merasa, jika bukan sekarang mungkin dirinya tidak akan memiliki kesempatan.


Alice yang mendengar itu segera tertawa.


"Pfff... Bukannya aku tidak pernah memikirkannya, hanya saja... Siapa yang mau dengan janda beranak satu seperti ku?"


Ya, Alice hanya mengatakan itu dengan asal-asalan.


"Kamu jangan menganggap remeh dirimu sendiri, kamu itu adalah wanita yang sangat kuat dan hebat, juga sangat cantik, aku yakin ada begitu banyak pria yang menyukaimu,"


Alice yang tiba-tiba dipuji itu merasa sedikit malu.


"Dokter Kevin jangan bicara omong kosong semacam itu,"


Kevin segera mengatakannya dengan nada serius,

__ADS_1


"Aku hanya mengatakan yang sebenarnya, kamu adalah wanita yang sangat kuat karena bisa membesarkan Al sendirian sampai saat ini itu jelas merupakan hal yang sangat berat, kamu hebat,"


"Dokter ini bisa saja,"


"Alice, kenapa kamu tidak mempertimbangkan Aku?"


Mendapatkan pertanyaan tiba-tiba itu, Alice menjadi cukup bingung karena tidak mengerti artinya.


"Maksud Dokter Apa?"


"Alice, Aku bisa menjadi sosok Ayah untuk Al, juga sangat menyukai anak itu. Dan Aku juga mencintaimu, jadi maukah kamu mempertimbangkan ku, untuk bisa menikah denganmu?"


Alice jelas saja merasa sangat kaget dengan kata-kata itu karena tidak pernah mengira dirinya akan mendengar hal itu dari Pria yang ada di hadapannya.


Ini adalah sebuah lamaran?


Belum lagi dari seorang seperti Dokter Kevin, Tampan, baik hati, dan mapan.


Jika dilamar oleh sosok pria sepertinya wanita mana yang akan menolak?


Namun, jelas hati Alice sekarang semakin menyadarinya.


Kevin yang melihat wanita di hadapannya itu terus diam, segera berkata lagi,


"Aku tahu ini sangat buru-buru, dan bahkan tidak romantis sama sekali, Aku hanya ini kamu sedikit mempertimbangkanku, tidak perlu sampai langsung buru-buru menikah, kita bisa mulai berkencan dulu, itu jika kamu tidak keberatan, aku mengatakan ini hanya karena aku ingin menunjukkan keseriusan ku padamu, jadi tidak hanya mengatakan perasaanku secara sembarangan namun tujuan dan niatku untuk kamu dimasa depan."


Hal-hal itu dikatakan dengan penuh keseriusan.


Benar-benar membuat Alice rasa sangat terkejut dan kaget, seolah tidak tahu harus berkata apa.


Karena sejujurnya ini adalah pertama kalinya ada seseorang yang menyatakan cinta padanya setidaknya setelah dirinya memiliki Al.


Lalu sekarang jawaban macam apa yang harus dirinya berikan?

__ADS_1


Sosok Ayah untuk Al ya?


__ADS_2