
Waktu menunjukkan pukul 04.30, lokasi api unggun kini mulai sepi, namun api masih dibiarkan menyala guna untuk penerangan.
Semua mahasiswa telah dipersilahkan untuk beristirahat di tendanya masing-masing.
Felly adalah orang yang tidak akan bisa tidur ditempat yang seperti ini, apalagi banyak suara binatang malam yang terngiang jelas ditelinga.
Saat felly keluar meninggalkan tenda yang dimana ada maya, milka dan rena yang sedang tidur, felly melihat ada seorang laki-laki yang sedang duduk bermain handphone didepan api unggun,
"Ngapain ka sendirian disini?" tanya felly
"Eh kamu fell, lho kok kamu gak tidur? bukannya istirahat sana, biar nanti pulang fresh lagi" ucap rio menunjukkan perhatiannya pada felly
"Aku ga bisa tidur, bete sendirian ditenda yang melek cuma aku" gerutu felly
"Yaudah duduk sini" ajak rio sambil menepuk kayu disebelahnya untuk felly duduk disampingnya
"Ka dara tidur?" tanya felly sambil melihat-lihat ruang senior
"Paling cepet tidur kan dia, ***** dia mah fell" jawab rio
"hahaha masa sih, cantik-cantik ***** juga" saut felly tertawa
"Cantikkan juga kamu" puji rio
"Ih nggaklah" jawab felly tersipu malu
"Ohya ngomong-ngomong, ka dara masih pacaran sama pacarnya yang beda agama itu ga sih ka?" kepo felly
"Udah ngga fell, udah lama"
"Sayang banget yaa, pacaran udah lama-lama berakhir karna kepercayaan yang berbeda" celetuk felly
"Emang siapa sih pacarnya itu? ka dara kalo cerita suka ngibulin aku, nyebelin" tanya felly lagi
"Hahaha kamu mau tau? mau tau aja apa mau tau banget" ucap rio
"Ih bener-bener, 11 12 sama ka dara, deket sih deket, ya gak gitu juga kali" gerutu felly membuat rio tertawa
"Tuh dia orangnya" jawab rio tiba-tiba sambil menunjuk ke arah virgo yang sedang berjalan ke arah toilet
"Hah? dia? seriusan? yang bener?" tanya felly kaget setelah mengetahui mantan senior kesayangannya itu adalah laki-laki yang sudah mulai membuat ia senyum-senyum sendiri ketika mengingat kejadian saat jalan-jalan sore tadi
"Serius lah, kapan aku pernah bohong sama kamu"
"Kenapa, ko kayaknya kaget gitu?" tanya rio
"Gapapa sih, cuma gak nyangka aja kalau mereka pernah pacaran, tapi keliatannya baik-baik aja yaa, syukurlah" jelas felly terlihat biasa saja, padahal masih tidak menyangka kalau virgo adalah mantan kekasihnya senior kesayangannya itu
"Emang baik-baik aja, begitulah hubungan bagi orang yang sudah berpikir dewasa" ucap rio
"Terus, kalo ka rio gimana?" tanya felly sambil menatap matanya
"Aku? gimana apanya?" tanya rio yang tidak mengerti maksud felly
"Ya gimana.. aku kayaknya gak pernah denger ka rio punya pacar" ucap felly meledek
"Ih ih ih sok tau kamu" sambil mencubit pipi felly
"Lah bener kan aku haha" jawab felly mencoba melepaskan cubitan rio
"Pacar aku banyak malah kalo kamu mau tau mah" jawab rio
"Yah ko banyak, gak jadi kagum deh aku kalo pacarnya banyak mah" ledek felly membuat rio baper
"Hahaha ko gitu, kagum mah kagum aja kali, aku tau ko aku ganteng, banyak cewek yang suka sama aku" jawab rio sambil merapihkan rambutnya
"Yehh sok ganteng lu" ceplos felly membuat mereka berdua tertawa
"Kalian belum tidur?" ucap virgo yang tiba-tiba datang
"Eh elo vir, sini gabung. Belom nih, gue lagi ngelonin anak ayam satu yang gabisa tidur" ledek rio
"Enak aja.. aku anak Andrian yaa bukan anak ayam" ucap felly sambil memanyunkan bibirnya
__ADS_1
"Tuhkan vir, anak ayam gue baper" saut rio sambil mengelus-ngelus kepala felly
Rio tahu kalau virgo mulai menyukai felly sejak pertama mereka bertemu, bahkan rio sempat melihat dengan mata kepalanya sendiri saat virgo sedang memperhatikan felly dari kejauhan.
Sebaliknya, virgo justru tidak tahu kalau rio juga memiliki perasaan yang sama terhadap felly, tapi rio berusaha seakan tidak terjadi apa-apa, dia selalu menyerahkan semuanya pada Tuhan, dia percaya kalau jodoh tak akan kemana.
Rio sangat menghargai dan menghormati virgo sebagai seniornya, karna sewaktu ia masih menjadi junior seperti felly, virgo selalu bersikap baik padanya. Tak lupa juga kalau mereka dulu pernah begitu dekat saat dara masih menjalankan hubungan asmara bersama virgo.
"Emang dia mah baperan yo, udah keliatan" ledek virgo
"Enak aja, baru juga kenal, udah sok nilai orang huh" gerutu felly sambil menyenderkan kepalanya dipundak rio
Virgo pun hanya tertawa melihatnya
"Pacar lu sekarang siapa vir? haha" tanya rio memancing
"Yeh gue mah gak kaya temen lu yaa, putus langsung dapet" jawab virgo
"Hahaha kirain kan langsung punya 3" ledek rio
"3 palalu, 1 aja susah nih" jawab virgo
"Siapa sih, apa perlu gue jadi mak comblang lo lagi haha" jawab rio mengingat dulu saat dara belum menjadi pacar virgo, virgo selalu minta tolong pada rio
"Dih cowok apaan tuh masa mau deketin cewek minta bantuan oranglain" senyum sinis felly
"Anak ayam lu diem-diem sok tau juga ya yo orangnya" ledek virgo
"Apaan sih pada bilang anak ayam mulu ish nyebelin" kesal felly
"Ssst udah jangan diledekin vir, nanti anak ayam gue lepas, gue susah dapetinnya lagi" ledek rio membuat virgo tertawa
"Ka rio ih nyebelin banget, mentang-mentang ada temennya" sambil mengangkat kepalanya dari pundak rio
Melihat tingkah felly yang kekanak-kanakkan, virgo dan rio pun tertawa.
*****
"Kamu mau kemana vi?" tanya rio tiba-tiba melihat revi yang berusaha keluar dari tenda
"Aku bantu yaa, kaki kamu kan masih sakit" ucap virgo sambil berjalan menuju revi
"Iya makasih ka"
"Mau jalan atau digendong?" tanya virgo membuat hati revi merasa senang
"Gendong boleh deh" jawab revi singkat, yang padahal didalam hatinya sangat senang ketika virgo menawarkan itu, terlebih lagi ia bisa pamer didepan felly
Felly yang melihat virgo melakukan itu pada revi merasa dirinya dipermainkan oleh virgo
"Itu cowok maksudnya apa sih perhatian ke semua orang" gumam felly dalam hati
"Kenapa fell?" tanya rio yang melihat felly seperti sedang memikirkan sesuatu
"Gapapa ka, kenapa emangnya aku?"
"Kamu cemburu yaaaa" ledek rio yang sudah berusaha menguatkan hatinya sejak awal
"Cemburu sama siapa? revi? yakali aku cemburu, nggaklah, ngaco nih ka rio" kilah felly
"Hahaha, kamu kalo ada apa-apa cerita aja, aku siap dengerin" ucap rio menatap mata felly dengan senyuman dan felly membalasnya dengan menyenderkan kepalanya lagi dipundak rio
"Mama papa udah pulang?" tanya rio
"Besok mereka pulang ka, eh hari ini deng.. sekarang kan udah jadi besok" jawab felly
"Cieeeee... seneng dong"
"Iya donggg, walaupun cuma sementara" jawab felly sambil cemberut
"Jangan gitu dong, kan masih ada aku, ka dara, maya dan ivan yang siap nemenin kamu" ucap rio menyenangi felly
"Iya sih, aaaa makasihhh" jawab felly sambil memeluk manja rio sebentar dan langsung melepaskannya
__ADS_1
Virgo yang baru saja kembali setelah mengantar revi melihat felly yang sedang memeluk rio merasa cemburu, namun berusaha terlihat biasa saja.
"Udahan nganternya?" tanya felly membuat virgo kaget kenapa malah felly yang bertanya seperti ini, kenapa bukan rio, pikirnya
"Udah dong" jawab virgo sambil duduk disebelah felly
Saat ini posisi felly sedang berada ditengah-tengah dua cowok tampan, suasana seperti ini pasti akan membuat semua mahasiswa iri jika melihatnya .
"Yoo, abis acara ini, kampus libur berapa hari?" tanya virgo
"Emang bakal libur ka?" tanya felly penasaran pada rio
"Iya libur, 3 hari, kenapa vir?" jawab rio
"Ayoklah mantai" ajak virgo
"Wih boleh tuh udah lama gue gak ke pantai" jawab rio bersemangat
"Kamu mau ikut gak?" tanya virgo pada felly
"Ikut aja fell, nanti kita pasti ajak yang lain juga ko, iya kan vir?" saut rio
"Bolehh.. sidara tuh ajak" ucap virgo
"Dara? mana boleh dia sama cowoknya, apalagi liburan bareng mantannya hahaha" jawaban rio membuat virgo langsung melihat felly karna ia mengira pasti felly akan kaget mendengar ucapan rio, padahal felly sudah mengetahuinya lebih dulu soal ini
"Ko ekspresinya biasa aja sih ni cewek" gumam virgo dalam hati
"Posesif amat cowoknya, dulu gue nggak gitu perasaan" jawab virgo dengan pdnya
"Massssaaa?" tanya felly membuatnya kaget
"Eh anak kecil diem aja" saut virgo yang senang meledek felly
"Ih bener-bener ya bikin aku kesel, udahlah aku balik ke tenda aja" ucap felly sambil beranjak dan berjalan ke arah tenda
"Fell... tidur yaaa biar sebentar juga, takut sakit, jam 10 pagi kita pulang" teriak rio pada felly
Felly hanya menjawab dengan tangan yang membentuk oke tanpa menoleh kembali ke arah mereka
"Dia punya pacar yo?" tanya virgo tiba-tiba
"Punya" jawab rio singkat
"Siapa?"
"Gue" jawab rio sambil tertawa
"Serius *****"
"Gak ada, felly orangnya cuek banget vir, banyak orang yang bilang sayang sama dia, dan mau jadi pacarnya, tapi dia gak pernah percaya 100%, jangankan 100, 20% aja dia gak ada percaya sedikitpun" jelas rio yang memang mengetahui sifat adik kelasnya itu
"Ko gitu? kenapa? pernah kecewa atau gimana?"
"Gue gak tau, dia gak pernah cerita ke gue kalo soal itu, mungkin maya sama ivan tau" jawab rio
"Hmmm gitu, lu juga kayaknya deket banget sama dia, apa lo sama naksirnya kayak mereka-mereka?" tanya virgo membuat rio merasa canggung
"Hahahaa felly anggap gue kayak kakaknya sendiri, secara gitu dia kan anak satu-satunya" jawab rio menutupi perasaannya
"Tunggu.. tunggu, ini kenapa lu jadi nanyain soal felly?, jangan bilang lu suka lagi" celetuk rio pura-pura polos
"Gue juga gak tau, mungkin iya" jawab virgo singkat
"Eh udahlah yuk, balik ke kamar, ngantuk gue, lu juga harus tidur yo, nanti pagi kan mau ambil alih, udah jam 6 nih" ajak virgo dan rio langsung menurutinya karna kebetulan juga rio memang sudah ngantuk sedaritadi
*********
Bersambung,
Halloo...
Thanks buat yang udah setia baca sampai episode 11 ini, dukung aku terus yaa dengan cara like, komen dan vote jika kalian suka sama ceritanya❤️
__ADS_1
Sekali lagi terimakasih❤️