
Sementara mereka bernyanyi,
Rio mengembalikan semua hp mahasiswa yang sebelumnya disita oleh mereka atas perntah virgo.
Saat rio mulai menghampiri tempat duduk milka dan rena, milka tanpa malu mengatakan kalau ia ingin minta nomor whatsappnya, dengan tanpa basa-basi rio pun langsung menyebutkan nomer teleponnya,
rashya yang berada tepat dibelakang bangku milka merasa cemburu melihatnya, rashya yang masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu kepada milka, rashya yang menyesal karna dulu telah meninggalkan milka, kini hanya penyesalan yang ada didalam dirinya.
"Woy, bengong aja, awas kesambet, tenang hp lo gue balikin nih, udah gausah takut kangen sama yang dihp" sapa rio pada rashya yang penuh dengan tatapan kosong
"Eh iya thanks bro, hp gue ga di sadap kan nih" sindir rashya yang melihat rio sudah berjalan ke tempat duduk berikutnya
"Ngapain gue sadap hp cowok, kurang kerjaan" timpal rio
"Gimana vi, kakinya udah mendingan?" sapa rio pada revi
"Mendingan ka, makasih yaa" saut revi
"Syukurlah, Ini hp kalian berdua saya kembaliin yaa, siska dibelakang kan?"
"Iya belakang ka, oke thanks ka rio" jawab mereka
*****
"Vi, ka rio ganteng juga ya kalo diperhatiin, orangnya baik banget lagi, cool gitu, perfectlah boleh dibilang" kata kikan pelan
"Deketin aja kan, jomblo lho dia" saut revi
*******
"Wih seneng banget kayanya, hpnya nih" sapa rio pada ivan, felly dan maya
"Hp aku mana ka?" tanya felly yang tidak ikut diberikan
"Kata virgo bukannya kamu gak bawa hp ya?" tanya rio
"Ohiya lupa ka" jawab felly sambil cengengesan
Rio pun langsung ke tempat duduk selanjutnya untuk mengembalikan semua hp
"Lo seriusan ga bawa hp emang fell?" tanya maya tidak percaya
"Ssssttt diem aja" saut felly
"Hmmmmm" saut ivan
"Eh gue mau join ke belakang ah, lo berdua mau ikut ga?" ujar ivan yang sudah berdiri
"Ikuuut, ayo fell" semangat maya
"Ga ah gue disini aja" jawab felly
"Okee gue sama ivan ke belakang yaa bye"
******
"Hp gue ko belum dibalikin sih" gumam felly
"Eh ka daraa" panggil felly yang melihat dara melewati tempat duduknya
"Iya kenapa fell?" saut dara menghampiri felly dan duduk disebelahnya
"Kira-kira nyampe jam berapa sih ka? udah cape banget nih pengen cepet-cepet ketemu kasur" keluh felly
"Estimasi jam 6 kita udah sampe fell harusnya, cuma kan ini ujan trus macet, jadi mungkin sedikit terlambat dari perkiraan" jelas dara
"Aku kesana dulu yaa, kamu ayo ikut daripada sendiri disini" ajak dara
"Ngga sendiri ko dia, ada gue" ucap virgo baru saja datang
"Yeh ngapain luu, awas jangan macem-macem sama anak orang" ucap dara
"Udah sana ke belakang" usir virgo
"Fell hati-hati sama om idung belang" ledek dara sambil meninggalkan mereka berdua
"Pasti kesini mau kembaliin hp aku kan? yaudah mana sini?" ujar felly
"Siapa bilang mau kembaliin hp, aku mau numpang tidur dulu sebentar, ngantuk" jawab virgo sambil memejamkan matanya
"Tidur tempat lain kan bisa, kenapa mesti disini? nanti mereka yang suka sama kamu bisa-bisa jadi gak suka sama aku karna iri" kata felly protes
"Kamu tau revi kan? dia suka sama kamu, dia jadi musuhin aku lewat maya, makanya maya tadi pagi lari bareng mereka disuruh ka rio karna abis berantem ributin aku sama kamu yang deket terus" kata felly lagi
"Hey.. kamu udah tidur? yaampun cepet banget sih, ish bikin gregetan aja bukannya pergi" ucap felly yang melihat virgo tidak juga membuka matanya
Tanpa menjawab virgo malah langsung menyenderkan kepalanya dipundak felly untuk melanjutkan tidurnya dan hal itu membuat felly terkejut dan malu pada yang lain karna melihat felly berduaan duduk berdekatan dengan senior tampan itu
"Vi..vi.. liat ke belakang" ujar kikan
"Liat aja fell, gue gak main-main kali ini! Dari dulu lo selalu jadi penghalang gue, semua cowok yang gue suka selalu lo deketin, cuih" ancam revi membuatkan matanya melihat felly yang duduk berdekatan dengan virgo
Revi juga berasal dari SMA yang sama dengan felly, maya dan ivan, namun ia tidak pernah sekelas.
Setiap cowok yang revi suka, felly selalu menjadi cewek pertama yang menjadi saingannya, padahal bukan felly yang mendekatkan dirinya duluan, namun mereka saja yang memang suka pada felly dengan sendirinya.
Felly tidak pernah memaksa oranglain untuk menyukainya, bahkan felly adalah cewek yang sulit untuk didapatkan hatinya. Karna itulah para cowok menyukainya, felly bukan hanya cantik, tapi ia juga memiliki hati yang baik.
__ADS_1
Berbeda dengan revi yang selalu menjadi musuh siapapun.
"Beruntung banget jadi felly, jadi iri huh" kata salah satu maba
********
"Meldy, gue request dong" ucap maya
Mendengar itu seketika meldy menjadi salah tingkah
"Boleh, request apa may?" tanya meldy
"Ehhmm ehm batuk gue" sindir rashya
"Gue juga request dong mel" ucap siska ikutan
"Yeh mak erot ikut-ikutan aja lo" ketus maya
"Tenang ya pemirsa, biar penyanyinya dulu yang milih mau acc requestnya siapa" kata rashya yang bermaksud meledek meldy
"Hayo siapa mel, jawablah hahaha" ledek rashya
"Biar adil, seniornya dulu dong yang request" sambung dara
"Apa nih?" tanya meldy
"Noah - Mungkin Nanti"
"Waduh lagu buat siapa tuh ka"
"Mantannya kali mel" ledek rio
"Sembarangan loo yo, udah mel gas" ujar dara
Jrenggggg.....
Saatnya ku berkata
"Kereeeeeeen ade kelas gue" ucap dara sambil bertepuk tangan
Mungkin yang terakhir kalinya
Sudahlah lepaskan semua
Ku yakin inilah waktunya
Mungkin saja kau bukan yang dulu lagi
Mungkin saja rasa itu telah pergi
Dan mungkin bila nanti
*Kita kan bertemu lagi
Satu pintaku jangan kau cobak tanyakan kembali
Rasa yang ku tinggal mati
Seperti hari kemarin
Saat semua disini*
"Keren kamu may" puji rio
********
"Sialan, sebel banget gue" ucap siska sambil mengambil botol air minum milik revi
"Kenapa lo? dateng-dateng marah-marah, pelan-pelan minum nanti keselek" kata revi
"Kenapa nih sisosis" ledek kikan
"Bener-bener bikin gue sebel tuh simayat" geram siska
"Maya maksud lo? hahaha" ketawa kikan
"Kenapa simayat?" tanya revi
"Cari muka banget sama simeldy najis" ucap siska yang sudah mulai duduk diantara mereka berdua
********
Seketika ivan kembali kedepan tempat duduknya untuk mengambil air minum, namun saat itu juga ivan melihat virgo dan felly yang saling sender menyender untuk tidur, tentu saja fenomena langka ini diabadikan oleh ivan, dan membuat geger teman-teman dibelakang termasuk rio.
"Sabar yoo" bisik dara dan rio hanya diam saja
"Gila sifelly, makin berani aja kelakuannya" ucap maya
"Kenapa may? lo cemburu?" tanya rashya
"Hahaha ya nggaklah, maksud gue bukan gitu" saut maya
*********
Virgo yang saat ini sudah bangun, melihat keadaan yang berbalik dari sebelumnya, sekarang justru felly yang tidur menyender dipundaknya.
Sesekali virgo mencoba merapikan rambut felly yang menutupi wajah cantiknya itu, tak ada hentinya ia memandangi gadis yang disukainya saat ini, dengan keusilannya virgo mencoba selfie dengan felly yang sedang tidur menyender dipundaknya, tentu hal ini pasti akan membuat felly marah kalau ia tahu.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian fellypun bangun,
"Lho! ko jadi aku yang tidur nyender di kamu" ucap felly seperti biasa langsung menutupi wajahnya dengan kedua tangannya
"Ga gratis ya numpang nyender disini" saut virgo sambil menunjuk pundaknya
"Yehh siapa juga yang mau nyender, kalo ga tidur juga aku ga bakalan mau nyender dipundak kamu" jawab felly yang masih saja menutupi mukanya
"Kamu lucu banget sih"
"Lucu gimana? orang lagi marah ko lucu"
"Kenapa mukanya ditutupin?"
"Ya suka-suka aku dong, muka muka aku, tangan tangan aku, ko kamu yang repot" ketus felly
Dan virgopun hanya bisa tertawa melihat tingkah aneh ini
"Ini kita masih lama sampenya?" tanya felly yang melihat kaca bus sudah gelap
"Sebentar lagi kita sampe" jawab virgo
"Kamu pulang sama siapa?" tanya virgo
"Ohya hp aku sini.. biasanya supir aku yang jemput, kalo aku gak ngabarin mana tau dia nanti" pinta felly
"Oh hp kamu, sebentar.. aku cek dulu dikantong"
"Lho kok gaada hpnya, perasaan aku taro kantong tadi, ko gaada ya hpnya, kayanya ketinggalan deh ditenda" ledek virgo
"Ih nyebelinnnnn" ucap felly sambil memukul pelan tangan virgo
"Aku serius kali ini, mana hp aku virgoo" pinta felly memohon
"Ada nih dikantong aku, kalo berani ambil aja sendiri" jawab virgo santai
"Bener-bener menyebalkan" geram felly
"Serius ah siniin, gimana nanti aku mau pulang kalo gaada hp" sambung felly lagi
"Nanti aku anter" saut virgo
"Hah?" kaget felly
"Kenapa? seneng ya aku anter?" tanya virgo kepedean
"Hah? hahahaha" felly pun tertawa mendengarnya
"Pede banget kamu bilang gitu" saut felly yang masih tertawa
"Yaudah aku anter"
"Aku serius, siniin hpnyaaaa" ucap felly
"Aku juga serius mau anter kamu, sekalian ketemu calon mertua, mama papa kamu udah pulang kan hari ini" ujar virgo
"Hah mertua? hahhaha yaampun apa aku mimpi" saut felly
"Jadi gimana? boleh ga aku anter?" tanya virgo
"Oke boleh" kata virgo jawab sendiri
"Eh.. aku ga ada bilang boleh yaa, nanya sendiri ko jawab sendiri, aneh" saut felly
"Aku barusan denger hati kamu bilang boleh"
"Ih ngarang ni anak" ucap felly
"Anak? aku bukan anak kamu lho, tapi aku ayah dari anak-anak kita nanti" gombal virgo
"Hahahaha apaan sih gak jelas" saut felly yang mulai terbawa suasana
"Orang mah Aamiin kek, ini malah dibilang gak jelas"
"Iya Aamiin" jawab felly singkat
"Berarti kamu mau dong jadi ibu dari anak-anak kita nanti?" tanya virgo
"Yaampun, anak siapa sih nih orang" saut felly menahan tawa
"Eh tapi mau gak yaaaaa" sambung felly
"Oke mau" jawab virgo sendiri
"Besok kita nikah" sambung virgo lagi
*********
Bersambung,
Terimakasih buat para pembaca yang masih setia sampai episode 15 ini.
Jangan lupa like dan komen ya, biar author semangat untuk lanjutin ceritanya..
Buat kalian yang setia baca dari awal sampai akhir nanti, author akan adain give away bagi yang beruntung untuk kalian yang selalu memberi like, komentar disetiap episode dan vote untuk novel ini.
Sekali lagi terimakasih❤️
__ADS_1