TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Felly pingsan


__ADS_3

"Jangan ngebantah ketua ya hahaha" ucap ivan menyombongkan posisinya sebagai ketua kelompok


"Argh awas lo van" ancem maya


Mereka pun berjalan lurus mengikuti arahan ivan, sambil berbicara satu sama lain agar tidak merasa sepi.


"Fell, may tau gak pas dibus tadi, lo berdua kan tidur tuh" cerita ivan


"terus?"


"Gue iseng kan, yaudah gue jalan ke deket supir, eh ada sivirgo, gue diajak duduk bareng kan tuh ngobrol" lanjut ivan cerita


"terus?"


"Ternyata dia alumni MAN tau" jawab ivan


"Hah seriusan?" tanya felly antusias


"Yeh biasa aja kali fell" saut maya


"Ko lu ga kaget may?, apa lo udah tau duluan?" tanya felly


"Belum si hehe" jawab maya sambil nyengir


"terus?"


"Terus, dia minta nomer telepon gua buat data katanya" lanjut ivan cerita


"Ko gue ga diminta yaa" saut maya


"Justru ini gue mau kasih tau, dia juga nanyain nomer lo berdua ke gue, yaudah gue kasih" jawab ivan


"Yess, siapa tau kan kavirgo kepikiran gue trus langsung whatsapp gue hahaha" ucap maya percaya diri


"Aduh mati gue ketahuan lagi" ucap felly pelan-pelan namun terdengar oleh ivan dan maya


"Ketahuan apaan fell?" tanya ivan dan maya


"Eh ngga" kilah felly


"Ohya, yang paling penting, tau gak apa? lo berdua pasti bakalan seneng" cerita ivan


"Apa?" tanya felly dan maya


"Dia juga avengers lho, bahkan lebih dari kita, dia pernah foto bareng juga sama M Shadow, gila sih iri gue sumpah" jawab ivan semangat


"Serius lo van?, ko lo sampe bisa tau dia pernah foto bareng?" tanya felly dan maya


"Taulah, orang kita cerita banyak, dia juga janji mau ajak gue nonton bareng kalo ada konser lagi hahahah"


"Bisa jadi kesempatan gue nih buat deket sama kavirgo, gue bisa tanya-tanya soal avenged kan hahaha" ucap maya begitu senang


"Yeh simaya, centil lo" sewot felly


"Eh tunggu tunggu, lo utang cerita ya ke gue kenapa lo tadi sore bisa jalan bareng calon pacar gue" ucap maya


"Iya ko bisa fell, bukannya lo sebel banget sama dia, kata lo kan dia belagu, sok kegantengan hahaaha" tanya ivan


"Yehhh lo sendiri bukannya sebel banget sama dia van? ko jadi suka gini sekarang" kilah felly


"Beda lah, semenjak gue tau dia pernah foto bareng sama M Shadow hahaha, lagian jangan nilai orang dari luarnya fell" ucap ivan


"Tau nih sifelly, awas aja lo sampe ikutan suka sama kavirgo, gaboleh, diantara kita bertiga, pokoknya cuma gue yang boleh suka sama kavirgo, titik" ucap maya sambil tertawa


"Yekali may gue suka sama dia, gue kan laki, punya pacar pula, emangnya lo kelamaan jomblo sampe karatan tuh rambut" jawab ivan meledek


"Enak aja karatan, ini dicat *****, bukan karatan"


mereka bertiga pun tertawa,


dan baru sadar ternyata teman-temannya yang lain tidak ada dibelakangnya.


"Lah anak kunyuk gue pada kemana?" kaget ivan menengok ke arah belakang tidak ada teman-temannya diikuti felly dan maya


"***** pada kemana mereka, jadi kita bertiga doang?" ucap felly mulai ketakutan


"Gelap banget lagi van, lo sih cerita ga ngajak-ngajak mereka" gerutu maya


Tiba-tiba angin berhembus kencang membuat suasana semakin hening disertai dingin, mendadak felly merasa ada yang tidak beres dengan dirinya karna tiba-tiba ia merasa kakinya terasa berat seperti ada yang memeganginya.


"May, van, kaki gue kenapa nih" tanya felly gemeteran


"Kenapa apanya fell" tanya maya

__ADS_1


"Coba tolong liat kaki gue dibawah ada apa" ucap felly yang makin gemeteran


"Gaada apa-apa fell, emang apa yang lo rasain?" tanya ivan


"Gatau, berat banget, kaya ada yang megangin, sumpah gue ga bohong" jawab felly ketakutan


"Gimana ini van, mana kita bertiga doang lagi" resah maya yang juga mulai merinding


"Sini gue gendong fell, bismillah" ucap ivan


"Woyyyy" panggil seseorang dari belakang


"Eh kampret, kemana aja lo, kita nyariin" ucap maya pada teman-teman kelompoknya yang baru datang


"Itu tadi ngaso dulu bareng anak yang lain, gue liat lo asik bertiga yaudah gue berhenti aja sama mereka" jawab chiko


"Lo kenapa fell ko digendong?" tanya chiko


"Gatau chik, kaki gue rasanya pegel banget, berat kayak ada yang megangin" jawab felly


"Udah yok lanjut, dikit lagi nih" ajak ivan


*********


Sesampainya mereka di pos 4


"Ini kenapa digendong?" tanya SR dina


"Kecapean ka" jawab ivan tanpa basa basi


"Romantis amat, turun" perintah dina yang ketus tidak senang melihat felly digendong ivan


Felly langsung diturunkan oleh ivan dan ivan memerintahkan anggotanya untuk baris seperti biasa


"Perkenalkan nama saya Ivan, Ketua dari Kelompok 3, dengan 9 anggota saya siap menjawab pertanyaan dari kakak senior" ucap ivan sambil hormat


"Kelompok kami terima, silahkan jawab pertanyaan dari SR Dina" jawab SR ilham


"Kenapa kalian pilih Universitas Manggala sebagai tempat kalian melanjutkan pendidikan?, jawab satu-satu dengan jujur karna saya akan rekam, dimulai dari ujung" ucap dina


"Karna elite dan banyak yang langsung keterima kerja saat lulus dari kampus ini" jawab chiko


"Karna deket dari kosan" jawab anggota lain


"Karna yang saya tahu dosen-dosennya profesional" jawab felly


"Karna ada felly dan maya, makanya saya ada disini sekarang" jawab ivan


"Siapa felly dan maya?" tanya dina yang tidak mengetahui


"Saya ka" jawab mereka berdua


Pertanyaan demi pertanyaan pun sudah dilontarkan oleh senior,


Kelompok 3 pun kembali melakukan perjalanan menuju pos 5.


Tiba-tiba angin bertiup kencang dan muncul lah sesosok pocong yang mengagetkan mereka semua, dengan muka yang penuh darah dan matanya yang bolong membuat semuanya merinding ketakutan


"Astaghfirullaah" ucap mereka


Serentak mereka semua lari karna benar-benar takut melihat pocong tsb seperti nyata bahwa itu adalah pocong sungguhan,


Sipocong pun malah semakin mengejar mereka dengan melompat jauh


"Van tungguin gue, gue gak bisa lari kaki gue berat"


Sipocong semakin mendekat kearah felly yang sudah ditinggal lari oleh teman-temannya


"Vannn, may tungguin gueeee" jawab felly menangus ketakutan


"Aaaaaaahhh mamah felly takut" teriak felly sambil memejamkan matanya dan


Brukkkkkkkk


Felly pingsan karna terlalu shyok, sipocong pun merasa bersalah telah menakuti felly


sementara teman-temannya melihat felly pingsan dari kejauhan, namun tak berani untuk kembali lagi ke tempat felly karna sipocong masih disana


"Ada apa ini" ucap seseorang disana


"Yaampun felly, bangun fell, heh lo apain anak orang" marah rio sambil mengangkat tubuh felly


"Lo utang tanggung jawab ya nanti" sambung rio lagi pada sipocong

__ADS_1


"Gue ga apa-apain yo" jawab pocong yang sudah ditinggal rio


**********


"Van felly kasian, kita gugur, kita ga setiakawan" sesal maya yang tidak bisa menolong felly


"Gapapa kario pasti pahamin, lagian oocongnya juga kenapa ngejar-ngejar kita, ya orang gimana ga takut coba" jawab ivan


***********


*Di puncak perkemahan*


"Kenapa yo?" tanya virgo


"Felly pingsan vir" jawab rio sambil bergegas menurunkan felly ditenda wanita


"Ini biar gue aja yang urus, lo balik lagi aja ke tugas lo" perintah virgo dan rio langsung mengiyakan untuk pergi walau masih begitu khawatir dengan felly


"Hey ,bangun" ucap virgo sambil memegang pipi felly berkali-kali, dikasihnya minyak kayu putih dihidung felly agar felly bisa mencium aroma kayu putih guna sadarkan diri, tapi nyatanya tidak berhasil, diselimutinya felly dengan jaket virgo karna badannya yang sangat amat dingin seperti mayat hidup


"Dok, tolong ketenda, ada yang butuh pertolongan"


"Iya vir"


Dipuncak perkemahan sudah banyak kelompok maba yang berkumpul ditengah-tengah api unggun untuk menyaksikan acara puncak jam 00.00


Sementara virgo masih harus berkeliling memantau kelompok yang belum sampai di puncak perkemahan


*********


Dikelompok 1


"Ini ada apa?" tanya virgo pada meldy


"Kita dikejar-kejar pocong tadi, revi jatoh ka, kakinya keseleo gak bisa jalan. Ini puncak masih jauh ka?" tanya meldy


"Kalian tinggal lurus aja belok kanan cepet-cepet istirahat dulu, ini revi biar saya aja yang urus" ucap virgo


"Yah revi menang banyak nih ye gak sis" celetuk kikan


"Kesempatan gue buat ambil hati ka virgo nih" ucap revi dalam hati


Sementara kelompok 1 sudah meninggalkan virgo dan revi,


virgo berusaha mengobati kaki revi dengan alat seadanya yang ia bawa, sesekali revi merasa kesakitan karna kakinya yang memar dan mulai membengkak akibat terkena batu saat lari tadi


"Kamu bisa jalan ga?" tanya virgo


"Yah ka kayanya susah deh" jawab revi melemah


"Yaudah saya izin gendong ya, kita ke puncak perkemahan, biar cepet susul mereka, karna yang lain sudah disana semua, tinggal kita yang belum" ajak virgo


"Asik gue bisa pamer nih depan anak-anak yang lain kalo gue digendong ka virgo" ucap revi dalam hati


"Emm iya ka boleh, jujur emang sakit banget gabisa dipake buat jalan" ucap revi


Virgo pun langsung menggendong revi untuk berjalan menuju puncak perkemahan,


sesekali revi membuka obrolan pada virgo agar tidak terlalu merasa sepi namun virgo tidak begitu antusias menanggapi obrolan revi, virgo terkesan cuek, dan itu membuat revi semakin ingin berusaha dan harus bisa mendapatkan hati virgo sesuai keinginan hatinya yang keras itu.


Sampailah mereka berdua dipuncak perkemahan, seluruh maba serentak langsung melihat kearah virgo yang sedang menggendong revi termasuk felly yang sudah siuman, disana felly merasa ada yang aneh pada dirinya, entah kenapa rasanya ia tidak ingin melihat hal itu, sementara virgo melihat balik ke arah felly yang sedang ditemani rio, bahkan virgo melihat rio yang sedang memegang tangan felly karna sedang berusaha menggosok-gosokkan tangannya agar terasa hangat


"Ini kenapa pada drama gini sih jadinya hahaha" ucap dara pada teman-temannya sambil tertawa heran melihat virgo dan revi, serta rio dan felly


Sementara ivan, maya, rena dan milka sibuk melahap makanan yang ada didapur karna mereka merasa sangat lapar


"Ah sifelly, menang banyak nih deket sama kario" gumam milka


"Yeh , eloo mil, wajarlah temen lu lagi butuh pertolongan. Ada juga itu tuh sinenek lampir lebay banget, ngapain pake digendong segala sama kavirgo , gue rasa dia acting tuh pura-pura kesakitan, biar digendong kavirgo" sewot maya


"Setuju gue may, paling pura-pura doang itu mah, dih jijik gue" sewot rena


"Lo pada drama banget dah ah, cowok aja rebutan, kan dikampus cowok banyak may, ren, mil, kenapa pada rebutan virgo sama rio sih hadehhh" ucap ivan


**************


Bersambung,


Terimakasih sudah baca episode 8 ini, jangan lupa like dan komen yaa!


Kira-kira kelanjutannya bakal kaya gimana yaa di acara puncak? pantengin terus ya, kalian bisa jadikan novel ini favorite agar bisa langsung dapet notifikasi jika ada update terbarunya


Sekali lagi terimakasih❤️

__ADS_1


__ADS_2