
Saat virgo mulai membawa revi ke ruang UKS yang sudah disediakan, revi dengan sengaja memegang erat leher virgo agar yang lain merasa iri melihat ia digendong oleh senior tampan yang disukai oleh banyak mahasiswa baru lainnya.
"Ka, nanti aku di UKS sama siapa?"
"Kamu nanti dibantu pengobatan sama senior lain yaa"
"Emang gak bisa kakak aja yang temenin aku?" tanya revi memohon
"Saya harus urus yang lain dulu, kalau ada apa-apa bisa panggil ka dara, ka rio atau yang lain juga boleh yaa"
"Akhirnya sampe juga, yaudah kamu istirahat aja dulu disini" sambung virgo lagi yang sudah sampai mengantar revi
"Eh ini tolong dibantu ya, kakinya terkilir" ucap virgo pada senior lain dan meninggalkan ruang uks.
*Diperkemahan*
"Fell gimana udah mendingan?" tanya dara
"Udah ka, gapapa ko aku, ka rionya aja nih yang lebay" ucap felly sambil tertawa
"Orang perhatian ko dibilang lebay ya ra" saut rio
"Ah emang lonya aja yo yang lebay, udah sana lo bantu urus yang lain, biar felly istirahat disini, lagian juga dia pasti gak mau diganggu lo terus, iya kan fell? cuma mau bilangnya aja ga enak" ucap dara membuat felly tertawa
"Aku ga keberatan ko" jawab felly
"Tuh denger, yaudah gue kesana dulu" ucap rio pada dara
"Aku kesana dulu ya, kamu baik baik disini" ucap lembut rio pada felly
"Iya, sekali lagi makasih ya ka rio" jawab felly tersenyum
"Sirio sok manis banget, tungguin gue kaliii... fell saya kesana dulu ya" pamit dara langsung menyusul rio
******
Di UKS
"Gilaaaa... ada yang lagi bahagia dibalik penderitaannya sendiri nih" kompor kikan
"Pj lah vi pj" ledek siska
"Palalu pj, jadian aja masih jauh, boro-boro jadian, dia aja jual mahal gitu ke gue" gerutu revi
"Wah wah wah seorang revi saputri dicuekin sama cowok? nggak banget sih sumpah yekan sis" kompor kikan
"Gue punya ide" ucap siska tiba-tiba
"Ide? ide apaan?" tanya revi sambil mengerutkan dahinya
**********
Waktu sudah menunjukkan pukul 00.00, namun tidak bisa menyalakan api unggun karna cuaca yang tak mendukung, semua maba berteduh ditenda nya masing-masing, sementara para senior sedang rapat membahas soal acara hari ini terutama saat mencari jejak
***********
"Mau kemana fell, ujan" tanya maya pada felly yang sedang membuka resletting tenda
"Toilet, kebelet gue" jawab felly sambil langsung mengeluarkan kepala dan tubuhnya dari dalam tenda
"Ehh mau gue anter gak" teriak maya dari dalam
"Gausah may, nanti lo sakit lagi" jawab felly sambil berlari kecil menujut toilet
Diluar, felly kebingungan mencari dimana keberadaan toilet itu, sedangkan tubuhnya sudah mulai lepek karna hujan.
Dari kejauhan virgo melihat felly yang sedang kehujanan berada ditengah-tengah perkemahan, seketika virgo bertanya dalam hati sambil senyum-senyum sendiri "Ngapain dia disana sendirian, ko kaya orang bingung, dia kan baru aja abis pingsan, sekarang ko malah main ujan-ujanan, dasar"
"Kamu ngapain disini?" Tanya virgo yang sudah berada dibelakang felly sambil menutupi mereka berdua dengan almamaternya
"Eh .. kamu sendiri ngapain disini?," Tanya felly
"Aku mau ke toilet, kamu mau ngapain?" Jawab virgo yang sebetulnya sudah tau kalau felly sedang ingin ke toilet karna melihat gerak geriknya yang sudah kebelet daritadi
"Mau ke toilet juga"
"Yaudah bareng aja yuk, ujan kan, ini almamaternya anti air ko, jadi gak usah takut kebasahan"
Mereka berdua akhirnya berjalan menuju toilet yang berada tepat dibekakang ruang uks, suasana saat itu gelap sekali karna memang hari sudah larut malam ditambah cuaca sedang hujan
"Eh sorry, boleh minta tolong ga, jujur aku takut sama gelap, tolong senterin aku dulu, aku kebelet daritadi, baru kamu, nanti aku senterin juga kalo kamu takut, eh tapi masa iya cowok takut gelap, payah banget, bukan cowok namanya, masa kalah sama maya"
Virgo pun hanya tersenyum memandangi felly yang sedang ngoceh-ngoceh sendiri
"Kenapa kamu ngeliatin gitu?"
"Gapapa, yaudah sana katanya kebelet, iya nih aku tungguin, aku senterin dari sini" jawab virgo
*3 menit kemudian*
"Udah?" Tanya virgo
"Udah, makasih yaa"
"Yaudah yuk balik ke tenda, ujannya udah berhenti nih, kayaknya ini waktunya kita buat nyalain api unggun"
"Eh kamu gak jadi ke toilet? tanya felly
"Enggak, aku sengaja anter kamu aja tadi hahaha" jawab virgo sambil tertawa
"Ih dasar, yaudah kamu balik ke ruangan kamu aja, biar aku ke tenda sendiri"
"Kamu yakin gamau aku anter?"
"Yakin, orang deket ko"
"Yaudah hati-hati ya, licin soalnya, jangan lupa bajunya diganti, itu basah nanti kamu sakit"
"Okee, aku duluan yaa, sekali lagi makasih" ucap felly sambil berjalan duluan ke arah tenda sementara virgo langsung berjalan menuju ruang khusus.
*Di ruang khusus*
"Kemana aja lo vir, gue cariin" tanya dara
"Kenapa ? Kangen lo sama gue? Hah?" Jawab virgo meledek
"Dih, gue kangen sama lo? Kerajinan!" Jawab dara sambil meninggikan nada suaranya
"Hahahaa, ada apa ra?"
"Ujan udah berhenti, yang lain pada nanyain ke gue, ini kita jadi nyalain api unggun gak?"
"Jadi dong, ayo gabung dulu kita bahas bareng-bareng"
*Di tenda revi*
"Ah gak seru nih kalo sampe gak ada api unggun, masa gini-gini aja" gumam kikan
"Tau nih, padahal ujannya udah berhenti, masa gaada api unggun, payahlah" sambung siska
"Hallo semuanya yang ada dibalik tenda, keluar sekarang! sebentar lagi acara api unggun akan dimulai" Terdengar suara dari luar
"Eh eh tuh tuh tuh api unggun mau dinyalain" ucap kikan sambil membuka resletting tenda
"Eh lo berduaaa, jangan main langsung keluar aja *****, lo lupa temen lo lagi sakit kakinya?" manja revi
"Ohiya sis, temen kita lagi atid ayok kita bopong, apa perlu kita pake tandu vi hahah" canda kikan
Mereka pun keluar tenda mengikuti teman-teman yang lain yang sudah duduk mengeliling api unggun yang sebentar lagi akan segera dinyalakan, tidak lupa juga disisi lingkaran sebrang revi dan teman-temannya duduk, sudah ada felly, maya dan ivan yang sudah duduk terlebih dahulu sebelum mereka datang duluan
"Gimana semuanya? Siap?" Tanya dara
__ADS_1
"Siap doooong" jawab semua maba
"Oke guys, nyalain sekarang!" Perintah dara pada senior laki-lakinya untuk segera menyalakan api tersebut
Dannnn
Bummmmmmmmmmmmmmmmmmmm
Api pun langsung menyala dengan besar, menerangi semua yang ada disana.
Semuanya langsung bertepuk tangan dan berteriak-teriak..
"Baik semuanya dengarkan, kami para senior mohon maaf karna ini sedikit terlambat dari jadwal yang telah ditentukan berhubung cuacanya yang tidak mendukung tadi.
Sekarang, tepat pukul 02.00 Waktu Indonesia Bagian Barat, acara api unggun resmi dimulai" Ucap rio
"Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu" teriak semua maba sambil bertepuk tangan
"Sebelumnya, absen dulu yuk! ada berapa sih mahasiswa barunya Universitas Manggala yang cantik-cantik dan yang ganteng-ganteng, dimulai dari 1 ya, yuk itung dari sebelah sana" unjuk dara ke arah bambang yang sudah bisa ikut dalam acara ini
Virgo yang baru saja bergabung ke tengah-tengah api unggun mengikuti dara, rio dan lainnya membuat para maba semakin semangat terutama kaum perempuan
"Oke pas 100, terimakasih sudah menghitung, kalian luar biasa malam ini" ucap virgo
Tepuk tangan dan teriakan semakin ramai saat virgo mulai angkat bicara
"Guys, Welcome to Games 7 WOW" Semangat dara
"Ada yang tau gimana cara bermain seven wow?" Tanya rio dan maba hanya menggeleng-geleng kepala
"Oke jadi gini, kalian tetap berhitung seperti tadi,
Tapi ketika kalian mendapat giliran angka 7 atau kelipatan 7 kalian harus berteriak -WOW- , Contoh : 1,2,3,4,5,6 WOW 8,9,10,11,12,13 WOW dan seterusnya, pemain yang salah akan kita keluarkan dari lingkaran dan masuk ke dalam lingkaran serta diberi kesempatan pada tim senior untuk memilih Truth or Dare, berani??" Jelas rio sambil berjalan berkeliling ditengah-tengah api unggun
"Berani dong" jawab maba serempak
"Saya minta yang cepet ya hitungnya, oke lets play froooooommmmmm, kamu van!" Ucap rio sambil menghampiri dan menunjuk ivan
1
2
3
4
5
6
WOW
8
9
10
11
12
13
WOW
14
"Salaaaaaaaaah" ucap virgo
"Ah sial, lupa gue harusnya 15 yaa" ucap rashya dan langsung dengan malunya masuk ke dalam lingkaran panas
"Okeee lanjut ya, 1...2....3!" perintah virgo
16
17
18
19
20
WOW
22
23
24
25
26
27
28
"Salaaaaaah" Ucap virgo lagi
"Meldy payah nih ah, mana konsentrasinya ayo dong semangaaat" ledek dara
"Aduh lupaaa lupaaa" jawab meldy sambil menggaruk-garukkan kepalanya dan berjalan masuk ke dalam lingkaran yang panas
"Oke.. lanjut.. 1...2...3!" Perintah virgo lagi yang membuat maba semakin semangat
29
30
31
32
33
34
WOW
36
37
38
39
40
41
WOW
Sambil maba berhitung, "Wih udah mulai pinter nih belum ada yang salah" ledek virgo sambil berjalan mengelilingi api unggun didepan mereka
"Oke stop! sekarang saya acak yaa, hitung mulai dari angka 49, lets play frooooooooommmmmmmm kamu!" ucap virgo sambil menunjuk salah satu maba
__ADS_1
WOW
50
51
52
53
54
55
WOW
57
58
59
60
61
62
63
"Salaaaaah" ucap virgo
Dan itu jatuh pada felly,
"Ah may ko gue sih" sebal felly
"Hayoloh fell mau apa lo didepan banyak orang hahahaa" ledek ivan dan maya
"Ahh felly payah nih, buruan masuk sini hahahha" ledek dara
Felly langsung bangun dan masuk ke dalam lingkaran mengikuti meldy dan rashya yang sudah duluan disana
"Sebelum kita suruh pilih Truth or Dare, enaknya kita apain dulu yaa mereka?" Ejek virgo
"Ah nyebelin nih sivirgo, pake mancing-mancing segala, duh felly bego banget sih loo, main gini aja gak bisa" ucap felly dalam hati
"Nyanyi.. nyanyi..nyanyi" sorak maba disekeliling untuk menyuruh, meldy, rashya dan felly bernyanyi
"Coba kita tanya dulu ke mereka, mau gak mereka nyanyi, yaaaa harus mau sih yaa namanya juga hukuman, gak bisa ditolak" Ledek virgo pada mereka bertiga
"Ini gitarnya udah disediain, kalian mau nyanyi apa nih jadinya? Yang lain siap dengerin mereka nyanyi gak?" tanya rio pada yang lain
"Huuuuuuuuuuuuuuu siap dongggg" jawab maba meledek sambil berteriak-teriak
"Ayok doooooong gausah malu hahaha, siapa yang mau main gitarnya?" tanya dara sambil meledek
"Lo aja mel, gue gak bisa main gitar" ucap rashya
"Ah jangan nyanyi dong kak, plissss... gak bisa nyanyi tau" protes felly
"Masa sih gak bisa nyanyi, vann... felly kalo nyanyi dimana?" tanya dara pada ivan
"Di kamar mandiiiiii" jawab ivan dan maya
Felly langsung membulatkan matanya ke arah ivan dan maya yang benar-benar membuatnya jengkel
Semua maba pun tertawa bersorak-sorak untuk mereka bertiga yang sedang dalam hukuman
"Ayok cepet mau nyanyi apa?" tanya virgo pada mereka bertiga
"Celengan rindu" jawab felly singkat
Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
Sorakan semakin ramai karna mereka akan menyanyikan lagu Fiersa Besari - Celengan Rindu
"Lo bisa kan mel, mainnya?" tanya felly
"Bisa gue, yaudah ayok gue mulai intro ya" ucap meldy pada rashya dan felly
"Mana tepuk tangannya doooooooonggggggg huuuuuuuuu" ucap rio semangat
Mereka bertiga pun mulai nyanyi, hingga semua maba terbawa suasana dan ikut bernyanyi bareng
"**aku kesal dengan jarak
yang sering memisahkan kita
hingga aku hanya bisa
berbincang denganmu di whatsapp
aku kesal dengan waktu
yang tak pernah berhenti bergerak
barang sejenak agar ku bisa
menikmati tawamu
ingin ku berdiri di sebelahmu
menggenggam erat jari-jarimu
mendengarkan lagu sheila on 7
seperti waktu itu saat kau di sisiku
dan tunggulah ku di sana
memecahkan celengan rinduku
berboncengan denganmu mengelilingi kota
menikmati surya perlahan menghilang
hingga kejamnya waktu
menarik paksa kau dari pelukku
lalu kita kembali menabung rasa rindu
saling mengirim doa sampai nanti sayangku**"
Sorak demi sorak makin riuh menggemparkan suasana, ketika felly bernyanyi begitu merdu, bahkan beberapa maba ada yang berteriak memanggil nama felly
"**Fellycia Putri Andrian i love youu"
"Felly kerennn banget"
"Felly i love you**"
Virgo yang mendengar teriakan itu semua hanya tertawa
***********
Bersambung
Terimakasih sudah baca episode 9,
jangan lupa like dan komen dan tap karya ini sebagai favorite yaa, supaya bisa dapet notifkasi post terbarunya❤️
__ADS_1