TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Kenapa cuma kamu?


__ADS_3

"Kenapa ketawa?"


"Gapapa, seneng aja liat kamu" jawab virgo tanpa sadar


"Iya lo seneng, gue ngga" ucap felly dalam hati


"Seneng gimana maksudnya" tanya felly


"Gapapa, udah lupain, mau ikut ga?"


"Ke?" jawab felly


"Ke tempat yang kamu belum pernah liat, kamu pasti suka" ucap virgo


Felly sebenernya tidak mau menerima ajakan virgo, tapi berhubung dia juga gak ada kegiatan lain, dan pasti merasa bosen divilla, akhirnya dia menerima ajakan virgo.


"Naik apa kita? kan gaada motor" tanya felly


"Siapa bilang kita bakal naik kendaraan, kita jalan kaki ko" jawab virgo


"Hah ? jalan kaki? seriusan? nanti betis aku gede gimana? aku keringetan gimana? aku kepanasan gimana? bedak aku luntur gimana?" tanya felly pada virgo sambil mengikutinya yang bahkan sudah jalan duluan didepan felly


"Kalau kamu cape dan takut betis kamu gede, aku siap ko gendong kamu, kalo kamu keringetan aku juga ada sapu tangan nih nanti aku lapin, kalo nanti kamu kepanasan aku juga bisa tiupin kamu, nah kalo soal bedak luntur kenapa harus takut? kita kan jalan cuma berdua, kamu mau takut karna siapa? karna aku?" jawab virgo sambil meledek


"Ish menyebalkan" ucap felly kesal sambil berjalan mendahului virgo


"Kamu emang tau jalannya?"


Mendengar virgo bilang seperti itu, felly dengan cepat langsung mundur untuk sejajar jalan dengan virgo tanpa menoleh ke belakang sedikitpun dan virgo hanya tersenyum melihat tingkah felly yang jelas-jelas sudah membuat virgo jatuh hati pada pandangan pertama.


Mereka pun berjalan bersama sambil menikmati perjalanan yang sederhana itu.


tanpa sadar, felly pun asik terbawa suasana dan selalu menanggapi pembicaraan virgo dengan hati yang tulus.


sampai akhirnya felly pun bertanya


"Kamu ko bisa diundang di acara ini? senior kan ga cuma kamu aja? pasti banyak dong? kenapa harus satu aja yang diundang dan kenapa cuma kamu?"


"Mahasiswa junior kan ga cuma kamu aja? pasti banyak dong? kenapa harus satu aja yang aku ajak jalan sekarang dan kenapa cuma kamu yang aku ajak?" ucap virgo yang membuat felly bingung harus jawab apa


"Ya karnaaaaaaa...."


Tiba-tiba bunyi panggilan suara hp dengan lagu "Avenges Sevenfold - So far away" langsung pada bagian reffnya


"Itu hp siapa yang bunyi dari kantong kamu?, hp aku bukan ya? soalnya panggilan telpon aku sama kaya gitu" tanya felly penasaran


Virgopun langsung mengambil hp yang ada dikantongnya


"Ini emang hp kamu, sengaja aku kantongin terus, mamah kamu nelpon nih"


"Hah mamah aku? siniiii" jawab felly kesenengan dan langsung mengambil hp yang ada ditangan virgo


"Mamaaaaaaaaa yaampun felly kangen mama, mama kapan temuin felly, mama sama papa tega ya sama anak sendiri, anak sendiri ko ditinggalin"


"Maafin mama ya sayang, mama sama papa sibuk disini kan juga buat kamu, kamu apa kabar sayang? mama denger dari om frans katanya kuliah kamu lagi ngadain camping dihutan ya?"


"*iya mam, aku ikut, ga apa-apa kan aku ikut?"


"Gapapa sayang yang penting kamu jaga diri aja ya, anak mama sekarang udah besar nih"


"Ih mama selalu begitu, emang felly udah besar ko"


"Hehehe besok mama pulang kenalin mama pacar kamu yaa"


"Serius mama besok pulang?" tanya felly bahagia


"Kapan mama pernah bohong sama anak mama yang cantik ini?"


"Ah mama i miss you, i miss you so much, salam buat papa ya, felly tunggu besok dirumah"


"Iya sayang, yaudah mama tutup ya, bye sayang"


"bye mam*"


"Aaaahhh mama aku pulang" ucap felly tanpa sadar sambil memeluk virgo

__ADS_1


"Kamu tinggal sendiri?" tanya virgo


"Eh sorry yaa, reflek kesenengan, iya aku tinggal sendiri" sambil melepaskan pelukannya


"Udah yuk jalan lagi" ucap felly sambil menarik tangan virgo


Mereka pun melanjutkan perjalanan sambil bergurau satu sama lain, hari sudah menunjukkan pukul 17.30, sampailah mereka disebuah bukit yang begitu indah, dipenuhi dengan kabut dan sunset yang membuat felly semakin terpukau.


Felly merasa bahwa hari ini adalah hari bahagianya selama masa hidupnya, karna selama ini orangtuanya hanya sibuk mencari uang, tanpa tau bagaimana rasanya hati felly ingin berkumpul bersama menikmati hidup yang sesederhana ini.


Semua kebutuhan materi felly memang selalu terpenuhi, tapi tidak dengan kebersamaan.


Hari ini, felly merasa sangat bahagia, dan ia sangat berterima kasih pada virgo tanpa rasa gengsi.


"Foto yuk vir, aku mau foto"


"Boleh dooong, mau pake hp kamu atau aku?"


"Mana aja yang kameranya bagus hahahah"


"Okee, hp aku yaaa"


"Emang kameranya bagus?"


"Ngga tau sih bagusan mana, tapi kalo pake hp aku kan, aku jadi bisa punya foto kamu hahaha, udah sini aku foto, gaya gaya"


Mereka pun sibuk mengambil gambar diri ditempat yang indah itu, sampai tak sadar kalau hari sudah gelap.


Setelah selesai mengambil gambar hingga ratusan foto, Virgo mengajak felly kembali ke villa, karna acara kemah akan dimulai jam 7 malam.


Mereka berjalan bersama menggunakan senter hp, karna langit sudah gelap, felly membuntuti virgo dari belakang sambil memegang tangannya.


Felly memiliki phobia gelap, karna trauma akan masa kecilnya.


*Singkat cerita flashback"


Waktu felly usia 8th, kala itu dia sedang bermain petak umpet dihalaman belakang rumahnya bersama kedua temannya, saat itu felly bagian jaga dan teman-temannya yang mengumpat...


1


2


4


5


6


7


8


9


10


udah belum?


Mendengar tak ada jawaban dari temannya, felly pun mulai mencari keberadaan temannya, sudah kesana kemari tapi tak kunjung ditemukan, felly mencari keluar rumah, berfikir kalau temannya mungkin ngumpat di luar gerbang, tapi tak kunjung ditemukan, sampai akhirnya ada seseorang laki-laki bertubuh besar yang menyekapnya dengan sapu tangan hingga membuat felly tak sadarkan diri.


Dibawalah felly ke suatu tempat dimana tidak ada satu orangpun yang bisa menyelamatkan felly, karna felly berada di sebuah gedung lama yang sudah tidak layak ditempati.


"Mama... mama... felly takut.. mama... mama dimana? mama felly takut.. Mama... mama... felly takut.. mama... mama dimana? mama felly takut.." Ucap felly berulang-ulang sambil menangis karna matanya tertutup kain, tangan dan kakinya pun diikat kencang dan dia duduk dibawah lantai


Orangtua felly dan orangtua kedua temannya bingung dengan keberadaan felly yang tiba-tiba hilang semenjak tadi siang main petak umpet dengan riski dan oliv, tak ada hentinya mama felly menangis berderai air mata karna anak semata wayangnya hilang.


Papa felly sudah melaporkan pada pihak yang berwajib, namun pihak yang berwajib belum bisa membantu untuk mencari karna hilangnya felly belum 24jam.


*Kring kring kring..


Kring kring kring*..


Telepon rumah berbunyi


"*Hallo.. " angkat papa felly

__ADS_1


"Papa.. papa.. felly takut.. papa dimana? papa felly takut, disini gelap, felly gak bisa ngeliat" jawab felly yang sedang nangis ketakutan


"Sayang, anak papa, kamu dimana, jawab papa, siapa yang berani menculik kamu?"


"Hahaha andrian... andrian" saut orang ditelpon


"Siapa kamu? Dimana felly, dimana anak saya" tanya papa felly emosi*


mama felly dan seluruh orang disekitar pun mendekat kearah papa felly yang sedang mengangkat telpon*.


Setelah diselidiki ternyata felly diculik dengan client papanya yang tidak terima karna hubungan kerjanya diputus oleh andrian (papa felly).


Saat itu papa felly langsung mengerahkan seluruh pihak berwajib disekitar untuk melacak keberadaan felly, dan felly berhasil diselamatkan meski memiliki memar dibagian tangan dan kaki karna ikatan yang terlalu kencang.


Client papanya pun dimasukkan ke jeruji besi atas kasus penculikan anak.


*flashback selesai*


"Mil, ren, sifelly kemana ya? ko udah jam 6 gini ga ada muncul batang hidungnya, mana gaada hp lagi" tanya maya khawatir


"Gatauuuu" jawab mereka sambil meninggikan pundaknya


*************


Maya dengan cepat langsung keluar dari kamar villa, dan mencari ivan yang kebetulan sudah ada dihalaman depan villa


"Van, felly mana?"


"Ngga tauuu, baru gue keluar, kemana emang dia?"


"Lah bukannya dia nyamperin lo dari sore? tadi sore abis mandi dia keluar kamar , bilang katanya mau nyamperin lo"


"Dari sore gue belum ketemu felly may"


"Wah gawat nih felly ilang, felly dimana vaaaan felly dimanaaa, fell lo dimana" khawatir maya ketakutan felly ilang karna mengingat cerita felly waktu kecil


"Tenang dulu may, kita tanya yang lain siapa tau ada yang liat felly" jawab ivan menenangkan maya


*********


"Ngapain tuh siivan sama simaya, ko kaya orang bingung gitu" ucap kikan pada temannya dari kejauhan yang memperhatikan maya dan ivan


"Peduli amat lo" jawab revi


"Eh tapi biasanya mereka kan bertiga terus, itu sifelly gaada, apa mereka lagi nyari felly" sambung kikan lagi yang merasa penasaran ingin tahu


"Biarin aja sih, mau sifelly ada atau gaada, gaada urusannya sama kita, malah bagus kan kalo dia gaada" jawab siska


"Nah betul itu kata siskut" saut revi


***********


"Ka... kaa.. felly ilang ka" cemas maya pada dara


"Hah ilang? ngarang aja kamu, masa udah gede ilang"


"Serius ka, dikamar gaada, sore tadi abis mandi dia keluar kamar buat cari ivan, tapi kata ivan dia ga ketemu felly tadi sore" jawab maya sangat khawatir dengan temannya itu


"Ada apa ini ko rame" tanya rio yang baru saja datang


"Felly ilang ka" jawab ivan


"Hah ilang? ilang gimana? tadi sore aku ketemu felly dihalaman belakang, dia mau nyamperin ivan tapi gak jadi akhirnya dia bilang mau balik ke kamar aja" jelas rio


"Tapi dari sore setelah keluar kamar, felly gaada masuk kamar lagi ka, gimana ini, felly kemana ka, yaampun aku khawatir dia diculik" jawab maya yang tak hentinya mencemaskan felly


"Tenang dulu may, ivan tolong tenangin maya dulu, saya mau koordinasiin sama yang lain" jawab dara


"Rio, kumpulin semua senior didepan pos 1" ucap dara


**************


Bersambung


*Terimakasih sudah membaca episode 4 ini, jangan lupa like dan komen yaa biar semangat lanjutin episodenya😍*

__ADS_1


Penasaran sama lanjutan ceritanya?


Klik favorite novel ini ya, biar langsung dapet notifikasi update terbarunya*


__ADS_2