
"Wuhuuu gila.....
Keren banget pemandangannya, sumpah udah lama gue gak liat yang beginian" teriak ivan yang langsung berlari-lari di pinggir pulau
"Yang... fotoin aku disini yangg aku mau bikin snap" pinta aira pada kekasihnya itu
"Dasar kids jaman now lo raa" teriak maya sambil melalui mereka
"Sirik aja lo may hahaha" sahut felly
"Coba kita kesana yuk" ajak rio dan galang
"May.. ayo, biarin si ivan berduaan dulu" kata felly sambil menarik tangan maya
Sambil menunggu ivan dan aira yang ingin menikmati liburannya sebagai status pacar, felly, maya, rio dan galang memilih untuk langsung mencoba menaiki BANANA BOAT,
tidak ada rasa takut bagi mereka berempat untuk menaiki permainan itu karna memang air adalah sama-sama tempat favorite mereka untuk dijadikan tantangan.
"Yoo.. lo bawa gopro kan?" tanya galang yang sudah sangat antusias
"Santai....." sahut rio
"Bang.. berempat" kata maya pada penjaganya
"Siap neng, kesini" ajak abang-abang itu
"Gue depan gue depan" kata galang yang langsung mengambil posisi paling depan
"Oke gue paling belakang, cewek-cewek tengah aja" timpal rio yang mengambil posisi paling belakang
"Lang gopro lo aja yang pegang" kata rio langsung mengoper ke felly sampai pada galang
Banana boatpun langsung berjalan mengitari pinggiran pantai, kurang lebih 2 putaran
Saat sampai diperbatasan dijatuhkanlah mereka ke bawah, dan itu membuat suasana semakin gaduh, terlebih lagi galang yang berpura-pura tenggelam membuat maya dan felly panik khawatir ketakutan.
"Galang gak lucu lo, kampret" sewot maya sambil memukul pelan badan galang
"Tau nih, rese terus dari dulu" sambung felly
"Lagian kalian ada-ada aja, udah tau pake pelampung, yakali tenggelem, lagian bukannya galang bisa bernang kan" kata rio tertawa yang sudah paham maksud galang untuk mengusili maya dan felly
"Udah yuk balapan bernang aja sampe sana, gausah naik lagi" ajak galang tanpa pikir panjang
"Gila aja lo, jauh gitu, gaada gaada, naek cepetan" ucap maya dan langsung menaiki banana boat
"Ah cemen lo may" kata galang yang juga ikut menaiki banana itu
"Gas bang.." teriak rio dari belakang
Sesampainya ditepi pantai,
__ADS_1
"Wah parah sih ga ngajak-ngajak" kata ivan yang sudah menunggu mereka daritadi
"Telat lo lagian" sahut maya
"Gimana ra, udah foto banyak?" ledek felly pada adik kelasnya itu
"Hehe udah ka" jawab aira tersipu malu
"Makan yuk laper" ajak galang
"Yuk, gue juga udah laper banget nih" sambung ivan
"Yoo.. tangkep, cek, gue udah rekam" kata galang yang melempar gopro pada rio
Mereka berenam pun berjalan bersama mencari tempat makan yang enak, obrolan demi obrolan juga terus mengalir diantara mereka, tidak memandang baru kenal atau sudah lama kenal, mereka langsung terlihat akrab seperti layaknya teman yang sudah lama kenal.
Aira yang masih duduk dibangku SMA juga merasakan betapa bedanya pertemanan orang dewasa dengan anak yang masih sekolah sepertinya, ivan.. aira berpikir ia tak salah memilih ivan untuk dijadikannya pacar, walau sebetulnya aira sadar, masih banyak cewek diluar sana yang lebih dari dirinya, tapi ia beruntung karna ivan hanya memilih dirinya.
Saat mereka sampai disebuah saung tempat makan, diiringi dengan alunan musik khas pantai, dipesannya 6 buah kelapa hijau yang diminum langsung di kelapanya, ditemani dengan nasi ayam bakar lalap yang mengundang selera makan, sambil menunggu pesanan datang mereka pun mengabadikan momen kebersamaan tersebut menggunakan kamera hp masing-masing, rio yang mengajak felly untuk berfoto dengannya, galang yang menjadikan dirinya sebagai photographer mereka, semua terasa indah, berkumpul bersama teman-teman ditepi pantai, membuat mereka lupa akan hal lain.
"Kaa, liat rekaman yang tadi dong" pinta felly
"Iya liat ka, mau aku jadiin snap nih hehe" sambung maya
"Aku langsung share aja nih ya" kata rio
"Ashyiap bos" sahut felly dan maya
"Ah maleslah guenya gak ada" sambar ivan
"Permisi non" kata pelayan yang mengantarkan pesanan
"Wisshh.. mantep nih makan" ucap ivan
"Raa lo suka timun kan, nih makan yang banyak" kata felly sambil memberikan timun yang ada dipiringnya ke piring aira
"Eh yaelah ka pake disebut disini segala" ucap aira
"Nih gue juga kasih, hitung-hitung kasih ucapan selamat buat lo karna udah bolos sekolah hari ini" ledek maya
"Wah ivan, anak orang disuruh bolos" sambing rio
"Raa, ko mau sih sama ivan, sama aku aja yuk" goda galang membuat aira tersipu malu
"Mau lo gue pecahin pala lo pake batok kelapa mumpung ada 6 nih?" gurau ivan
"Ampun deh ampun" kata galang berlagak seperti anak kecil
Selang 30 menit kemudian, felly pamit untuk ke toilet, diikuti aira dan juga maya.
Sementara para lelaki masih menunggu di saung tempat makan yang sejuk itu, sesekali mereka bertiga juga mengabadikan momen tanpa cewek-cewek, dibuatnya status foto mereka bertiga oleh ivan di whatsappnya, dan langsung dilihat oleh virgo, tak lama kemudian panggilan video call masuk tertulis virgo pun membuat hp ivan bedering
"Eh virgo vc" kata ivan memberitahu rio
"Angkat coba, lagi dimana dia, kayanya masih dijalan sih jam segini mah" kata rio
__ADS_1
"Mana sih yang namanya virgo gue pengen tau" sambung galang
"Hallo bro" sapa ivan ditelpon
"Wih enak yaa yang ke pantai" kata virgo iri
"Enak dong, siapa suruh ke bandung" ledek rio
"Ah sial lu yo, gara-gara lo nih jadi gue yang ikut" ucap virgo dan rio hanya menertawainya
"Dara manaa" tanya rio
"Nih molor" jawab virgo sambil mengarahkan kameranya ke dara yang sedang tidur disebelahnya
"Boleh juga yang namanya dara, kenalin ke gue dong bro" sambung galang yang juga ikut melihatnya
"Haha udah ada yang punya bro" sahut virgo ditelepon
"Laaaang lang, dimana-mana cewek yang centil, ini malah lu, ah pea" ucap ivan
"Cewek-ceweknya pada kemana?" tanya virgo yang daritadi tidak melihat felly
"Felly maksud lo?" jelas ivan
"Maya juga" ucap virgo
"Ahaha alibi aja mas nya, mereka ke toilet, kita-kita abis pada makan disini" jawab ivan
"Ohh okedeh kalo gitu have fun deh, gue juga udah mau sampe, gue tutup ya, bye" ucap virgo mematikan video callnya
Saat felly, maya dan aira kembali ke saung, dalam perjalanan dikejauhan ada seorang laki-laki yang sedaritadi sudah memperhatikan mereka, dan ternyata dia adalah kevin.
Cowok brengsek yang pernah mengkhianati felly berapa tahun lalu, maya yang pertama menyadari langsung memberitahu felly kalau ada kevin didepan yang sudah memperhatikannya daritadi, sedangkan aira yang tidak tahu soal ini hanya bisa diam
"Fell, itu kan kevin fell" kata maya menyenggol tangan felly
"Kevin? cowok brengsek itu?" sahut felly sambil melihat sekitar
"Loh ko tiba-tiba ada dia disini sih? udah may, anggap aja kita gak pernah kenal sama dia, pura-pura gak liat aja, pokonya jangan liat ke dia" sambung felly lagi
"Ayo raa , cepetan jalan" kata felly lagi sambil menarik tangan aira
*****
Bersambung,
Terimakasih sudah baca Episode 25 Ternyata Dia Yang Terbaik!
Jangan lupa, like, komen, dan vote nya untuk novel Ternyata Dia Yang Terbaik ya!
biar semangat uploadnya😊
Untuk para pembaca setia yang selalu like, komen dan gak lupa juga buat vote novel Ternyata Dia Yang Terbaik, ditunggu give awaynya buat kalian yang beruntung nanti jika cerita ini sudah tamat.
Yuk bantu vote novel ini dan aku akan melihatnya hehe
__ADS_1
Terimakasih,