TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Cinta segitiga


__ADS_3

Keesokan harinya di kelas,


"Ini dia nih felly baru dateng, gila ya lo telpon gue sama ivan satu pun gak ada yang lu angkat, chat juga gak dibales, kenapa sih lo fell? bikin kita khawatir aja, trus kenapa coba tuh kemaren langsung balik kanan gitu aja, urusan apa sih hah?" celoteh maya tiada henti di pagi hari membuat felly merasa lucu, satu temannya itu betul-betul pandai membuatnya darah tinggi tapi selalu bikin sayang


"Selamat pagi" sapa dosen


"Pagi pak"


"Kann keburu dosen masuk, untung gak telat lo, lo utang cerita ya sama kita, titik." sambung celoteh maya


"Iyaaaaaa maya baweeeeeeeellll" jawab felly meledek sambil memeletkan lidahnya


"Gua tarik tu lidah tau rasa" kesal maya


"Tugas yang kemarin saya kasih, kenapa cuma kalian yaa yang gak kirim email?" tanya dosen itu pada 3 mahasiswa belakang yaitu felly, ivan dan maya


"Waduh yang mana may" panik felly pelan


"Vannn yang mana??" lanjut felly semakin panik karna ia tidak tahu


"Eh gila lo gue juga gak tau fell yang mana" sahut ivan


"Apalagi gue fell, lo tau gue kan" ucap maya sambil memeriksa handphonenya


"Ehhmmm" batuk sindir dosen


"Hmm tugas yang mana ya pak hehe?" tanya felly tanpa rasa malu sambil menggarukkan sedikit kepalanya


"Felly... pertemuan lalu sebelum acara kemah saya kan ada kasih tugas mengenai dasar-dasar pemasaran bisnis?"

__ADS_1


"Ah ivan nih pak yang salah kasih info, dia bilang bapak gak jadi kasih tugas itu, makanya kita gak ngerjain" kilah felly


"What the **** felly, ko gue sih bangke" protes ivan


"Kamu gimana may?" tanya dosen


"Hehe" maya hanya bisa senyum pepsodent


"Haduhhh pusing saya sama kalian bertiga" keluh dosen itu


"Oke saya kasih kesempatan 2 hari, buat powerpoint nya setelah itu presentasikan ke depan tanpa membaca teks sedikitpun"


"Oke siap pak" jawab mereka bertiga kompak sambil bersikap hormat layaknya kepada sang bendera merah putih, dan itu membuat teman-teman yang lain tertawa termasuk milka dan rena yang juga satu jurusan dengannya


"Sudah sudah, yang lain bisa presentasikan sekarang, gak perlu saya tunjuk, kalian sudah besar, yang mau dapet nilai boleh maju" ujar dosen


********


"Duuuh sial kenapa kita bisa lupa sama tugas dia sih, itu dosen kan nyebelin banget sumpah, dari awal pertemuan aja udah bikin orang gondok, elu sih van, may, biasanya kan lo berdua yang selalu inget soal tugas, ini kenapa jadi ikutan lupa, nyebelin" gerutu felly yang tidak memperhatikan jalan sampai akhirnya "Brugggg" felly menabrak seseorang, lagi dan lagi dan itu adalah virgo


"Eh ada kavirgo" sapa maya


"Duh fell, abang gue ditabrak lu kasian kan bajunya jadi berantakan" kata maya yang spontan merapikan kemeja virgo sambil tertawa


"Ka , ko disini? ada urusan?" sapa ivan, felly masih terdiam tidak menyapa


"Iya nih mau ketemu orang" jawab virgo dan felly hanya menyimak


"Siapa ka? Dosen? senior? mahasiswa baru?" tanya maya kepo

__ADS_1


"Ini persis didepan saya orangnya" kata virgo dan felly langsung membulatkan matanya


Tiba-tiba ada rio yang juga kebetulan ingin pulang,


"Vir, ko lu disini?" sapa rio sambil memukul ringan pundaknya


"Iya nih, mana si dara ko gak sama lu?" tanya virgo


"Udah dijemput dia sama calon suaminya" jawab rio sambil tertawa


"Eh van, pulang yuk, kita mau ngerjain tugas kan, ayo may, kak rio, kak duluan ya" pamit felly pada virgo dan rio, virgo hanya tersenyum mengerti karna mungkin felly merasa tidak enak


'Fell lo apaan sih udah tau si virgo kesini mau jemput lo, kenapa malah ajak kita pulang, pake narik-narik segala, ada apa sih lo? berantem?" Celoteh maya tiada henti


"Cinta segitiga gue rasa may" timpal ivan tertawa


"Segitiga pala lo, kita kan mau ngerjain tugas, dasar-dasar pemasaran bisnis, bukan belajar bangun datar" geram felly


"Udah ayok cepet pulang, gue juga laper, mamah udah nungguin kita pasti" kata felly lagi


Felly, maya dan ivan jalan menuju parkiran, hampir setiap hari hanya ivanlah yang selalu membawa mobil, kemudian langsung menjemput maya, kalau felly tidak diantar oleh supirnya, ivan juga akan menjemput felly, mereka bertiga selalu bersama, tak heran kalau teman-teman yang lain merasa iri karna kebersamaan mereka yang selalu bertiga, seperti ban becak yang tidak bisa jalan jika ban nya hilang satu.


Sementara virgo yang sudah jauh-jauh datang hanya untuk menemui felly, ia tak segan-segan berpikiran untuk mengikuti mobil ivan dari belakang setelah selesai mengobrol sejenak bersama rio yang juga kebetulan ingin pulang.


Bersambung,


Terimakasih sudah baca Episode 35 Ternyata Dia Yang Terbaik!


Jangan lupa, like, komen, dan vote nya untuk novel Ternyata Dia Yang Terbaik ya!

__ADS_1


biar semangat uploadnya😊


__ADS_2