TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Bambang hilang


__ADS_3

Dan sampailah kelompok 1 di pos pertama yang dijaga oleh SR Reza dan Tina,


Kelompok 1 pun langsung membuat barisan 1 shaf dengan rapih.


"Perkenalkan nama saya Meldy, Ketua dari Kelompok 1, dengan 9 anggota saya siap menjawab pertanyaan dari kakak senior" ucap meldy sambil hormat


"Ulangi" komen reza


"Perkenalkan nama saya Meldy, Ketua dari Kelompok 1, dengan 9 anggota saya siap menjawab pertanyaan dari kakak senior" ucap meldy lagi sambil hormat


"Ulangi" komen tina


"Perkenalkan nama saya Meldy, Ketua dari Kelompok 1, dengan 9 anggota saya siap menjawab pertanyaan dari kakak senior" ucap meldy lagi dengan suara lantang


"Kamu tau gak kenapa kita minta ulang?" ucap reza


"Maaf tidak tahu kak" jawab meldy sambil menundukkan kepalanya


"Meldy, coba kamu hitung ada berapa anggota yang kamu bawa kesini" Ucap tina


Meldy pun langsung menghitung jumlah anggotanya, dan baru menyadarinya kalau ternyata anggotanya kurang 1,


"Berapa?" tanya mereka


"8 ka" jawab meldy


"Mel, sibambang yang gaada" ucap revi


"Iya mel bambang yang gaada, dia kan yaa yang tugasnya jaga dibelakang?" saut fino


"Kemana dia, lo pada ga bareng dia emang tadi pas jalan?" tanya meldy kebingungan kehilangan 1 anggotanya


"Kelompok kami tolak, kalian dipersilakan mundur untuk melengkapi anggota kalian terlebih dahulu sebelum menghadap kesini" ucap reza


Kelompok 1 pun bubar barisan berjalan balik kearah belakang untuk mencari dimana anggotanya yang satu itu, sayang sekali mereka harus balik lagi jalan melewati tempat yang menyeramkan itu.


"Kenapa bisa gaada sih sibambang, bukannya dari tadi dia yang nyaut terus" kesal meldy


"Kalo kaya gini kita bisa kesusul sama kelompok lain nih" saut siska


"Cari dia" ucap meldy


"Bangg... bambang.. lo dimana?"


"Bambang... bambang, dimana lo?"


Mereka saling berteriak memanggil nama temannya itu, tapi tak kunjung ada jawaban,


sampai akhirnya mereka berpapasan dengan kelompok 2 yang sudah menyusulnya.


"Lo pada ko balik lagi? kenapa? salah jalan?" tanya rashya ketua kelompok 2


"Anggota gue ilang 1, jadi ditolak" jawab meldy


"Lho siapa yang ilang?" tanya beberapa anggota kelompok 2


"Sibambang, gatau kemana" jawab meldy


"Kelompok 2, lengkap semua kan?" tanya rashya pada anggotanya sambil melihat-lihat ada yang kurang atau tidak


"Lengkap sya" jawab anggotanya


"Oke lanjut kita, duluan ya mel" ucap rashya


Kelompok 2 pun melanjutkan perjalanannya untuk menuju ke pos 1


************


*Di Kelompok 3*


"Ini kita ke kanan apa kiri van? panahnya ada 2" tanya maya


"Ini jebakan may, sekali salah pilih, tamat riwayat kita" jawab ivan


"Tamat gimana maksud lo van, ngomong jangan sembarangan" saut felly


"Hahaaha mulai takut nih yee" ledek ivan


"Kita kekanan aja" saut anggota dibelakang

__ADS_1


"Jangan, kita ke kiri aja" sela felly


"Sifelly sotau banget lo ****" saut maya


"Feelling gue kiri may, iya gak sih van?" Tanya felly


"Oke, feelling gue juga kiri, kita ambil kiri" jawab ivan sambil melanjutkan langkah kakinya


Tak lama kemudian mereka sampai dijalanan yang banyak lubang jebakan,


"Awas hati-hati lubang" info ivan


"Felly liat-liat jalannya, maya juga awas, yang lain hati-hati" sambung ivan


Tiba-tiba terdengar suara ringtone kuntilanak dengan keras dan membuat semua anggota kelompok 3 ketakutan terutama felly


"May suara apaan itu may" ucap felly sambil memegang erat tangan maya


"May gue takut may, may gue takut" rengek felly benar-benar ketakutan


"Eh jangan gini dong woy, nanti anak orang sawan gimana" teriak ivan bermaksud memberi tahu yang sedang mengusili mereka


Suara ringtone kuntilanak pun terus berbunyi tanpa henti dan itu membuat felly benar-benar takut sampai keringet dingin


"Fell lo gapapa kan" tanya maya


"Fell jawab gue, buka mata lo, ada gue sama ivan disini, gausah takut"


"Gue gamau melek, gue takut may" jawab felly nangis


"Yaudah lo pegangan gue aja ya" ucap maya berusaha menenangkan felly


Suara kuntilanak telah berhenti, namun tiba-tiba terlihat ada sosok kuntilanak berdiri dibawah pohon persis didepan mereka


"Astaghfirullaah, kaget gue"


"Kenapa bro?" saut anggota dibelakang


"Lo liat tuh, kuntilanak depan kita" jawab ivan


"Gila sumpah, ini sih parah yaa, mana serem banget" saut maya dengan terus memegang felly karna felly benar-benar ketakutan


"Fell lo gausah buka mata" ucap ivan


"Manaa? gue ga liat" jawab ivan


"Itu persis disampingnya"


"Gue ga liat, lo aja yang liat, ambil sana" jawab ivan alesan, padahal ivan juga merasa takut, cuma ia gengsi didepan maya dan felly, terlebih lagi dia harus melindungi kedua sahabatnya itu


Chiko pun memberanikan diri untuk mengambil huruf G itu disamping kuntilanak yang terus menatap seram melototi mereka semua


*Di halaman depan villa"


"Kamu siapa? ko sendirian" tanya virgo pada satu orang maba sambil melihat gelang kain yang ada ditangannya


"Bambang gunawan, kelompok 1" baca virgo


"Kamu kenapa hey?"


Bambang hanya diam saja seperti orang linglung dan terus menatap tajam ke arah virgo, virgo langsung menyentil dahi bambang yang bermaksud untuk menghentikan tatapan tajamnya itu namun tidak berhasil


"Hallo.. pak syaiful, tolong merapat ke depan"


"Baik saya kesana" jawab orang ditelpon


Tak lama kemudian


"Ini ada apa vir?" tanya pak syaiful selaku ustadz


"Saya ketemu dia didepan sana dekat pohon lagi berdiri sendirian, pas saya samperin dia malah melototin saya" jelas virgo


"Oh begitu, kalo gitu biar saya bawa ke ruangan dulu" ucap pak syaiful


Bambang pun dituntun dibawa oleh pak syaiful, dan virgo melanjutkan perjalanannya


*********


*Di pos 1*

__ADS_1


"Perkenalkan nama saya Rashya, Ketua dari Kelompok 2, dengan 9 anggota saya siap menjawab pertanyaan dari kakak senior" ucap rashya sambil hormat


"Apa kelompok kalian ada yang sudah menemukan potongan huruf?" tanya tina


"Sudah kak, A 1" jawab rashya


"Baik, kelompok kami terima, silahkan persiapkan diri kalian untuk menjawab pertanyaan dari SR reza" ucap tina


*******


*Di Kelompok 1*


"Cape gue jalan daritadi nyari bambang ga ketemu" ngeluh revi


"Tau nih, apa iya kita harus balik lagi ke halaman depan villa?" saut siska


"Yah gugur deh pasti kelompok kita" saut kikan


"Lo pada cowok-cowok gimana sih lagian bukannya saling jaga temen" sewot revi


"Yeee jadi nyalahin kita lo" saut temannya dibelakang


"Udah-udah jangan ribut, mending kita fokus cari bambang dan potongan huruf" ucap meldy


***********


*Di Pos 1*


"Terimakasih kak, kami lanjut jalan" ucap kelompok 2


"Oke hati-hati ya" jawab reza dan tina


Kelompok 2 sudah berhasil melewati rintangan di pos 1, mereka pun melanjutkan perjalanannya untuk menuju pos 2


"Weiisssss huruf M tuh coy, ambil ambil" ucap rashya dan anggotanya langsung mengambilnya


"jadi kita udah ada 2 huruf yaa" sambung rashya


***********


*Di Kelompok 3*


"Fell udah fell buka mata lo, nanti lo pusing, kita udah berhasil lewatin kuntilanak rese itu" ucap maya dan felly membuka matanya pelan-pelan


"Temen-temen itu pos 1" info ivan melihat tanda pos 1 dari jauh


"Eh iya tuh ada ka rio juga" saut maya


"Okee lets go bray" ucap anggota dibelakang


***** Sesampainya di pos 1


Kelompok 3 langsung membuat barisan 1 shaf


"Perkenalkan nama saya Ivan, Ketua dari Kelompok 3, dengan 9 anggota saya siap menjawab pertanyaan dari kakak senior" ucap Ivan sambil hormat


Rio yang melihat adik seniornya yang bersuara lantang itu hanya tersenyum dan langsung melanjutkan perjalanannya menuju pos berikutnya


"Apa kelompok kalian ada yang sudah menemukan potongan huruf?" tanya tina


"Sudah ka, G 1" jawab ivan


"Baik, kelompok kami terima, silahkan persiapkan diri kalian untuk menjawab pertanyaan dari SR reza" ucap tina


"Kenapa harus kamu yang jadi ketua kelompok 3?" tanya reza tegas


"Karna saya siap menjadi pemimpin, saya siap menjaga dan melindungi anggota-anggota saya, dan saya siap bertanggung jawab atas apapun yang terjadi pada anggota-anggota saya, dan satu lagi, karna saya ganteng" jawab ivan yang membuat anggotanya salut, namun karna terakhirnya ia berkata seperti itu membuat semua anggotanya menjadi tertawa termasuk seniornya


Namun hal seperti itu tidak seharusnya dilakukan oleh ketua kelompok maupun anggotanya, berhubung ivan adalah tipical orang yang humoris makanya ia spontan untuk berkata enteng seperti itu.


Reza yang awalnya ikut tertawa pun menyuruh ivan untuk push up 10x


Ivan langsung melakukan push up diikuti dengan 9 anggotanya


"Kenapa kalian ikut push up? Bukannya saya hanya suruh ivan?" tanya reza


"Push up satu push up semua ka, kita ga bisa ngebiarin ketua kita push up sendirian" jawab salah satu anggotanya


***********

__ADS_1


Bersambung


Terimakasih sudah membaca episode 6 ini, jangan lupa like dan komen ya❤️


__ADS_2