
Pagi hari pukul 08.00, waktunya mereka kembali ke villa bersiap-siap untuk pulang.
Namun sebagian senior dan junior sudah ada yang jalan duluan ke villa sejak pukul 7 pagi tadi.
*Di tenda revi dan teman-teman*
"Bisa jalan gak lo vi?" tanya kikan
"Sebetulnya bisa, udah lancar malah semenjak semalem diurut, tapi ya lo taulah, ini cara gue biar bisa deket sama ka virgo, iya kan sis" jawab revi tertawa jahat
"Gue gak mau sampe virgo deket sama felly" ujarnya lagi
"Haha bagus nak pertahankan acting busuk lo itu" ucap siska
Grup revi sudah bersiap-siap berada di luar tenda untuk balik ke villa
*Sementara di tenda felly*
"Mil bangun mil, udah pagi, ayok pulang" ujar rena sambil menarik-narik baju milka
"Hoaaaaammm iya iya" jawab milka sambil membangunkan badannya dan menguap
"Felll.. fell, lu kebo banget sih yaampun! fell.. felly, bangun udah siang, mau pulang gak lo" ucap maya sambil menarik-narik selimutnya namun felly tak merespon
"Felly woyy bangun" teriak rena namun felly masih tak berubah posisi sedikitpun
"Nih gue ada air, cipratin ke mukanya" ucap milka sambil memberi maya air dan masih saja tak ada respon dari felly
"Ni anak masih hidup kan woy, temen gue belom mati kan?" tanya maya bercanda sambil meletakkan tangannya dihidung felly untuk merasakan nafasnya
"Alhamdulillah Tuhann, temen hamba masih hidup" ucap maya membuat milka dan rena tertawa
"Bodo ah, urus temen lo sendiri, gue sama rena mau keluar, ayo ren" ajak milka pada rena sambil membuka resletting tenda dan keluar
"Wah parah lo ga setia kawan, sekalian kalo keluar cari ivan suruh kesini" teriak maya
"Ish sifelly kebangetan lo mah, yang lain udah pada balik nih fell, ampun deh gue, untung temen kayak lu cuma 1, bangun feeel bangun" kesal maya sambil menggoyang-goyangkan badan felly
********
Diluar tenda, tepatnya dihalaman tempat api unggun semalam sudah ada banyak junior dan senior yang berkumpul disana untuk segera kembali ke villa, termasuk grup revi, ivan, rio, dara dan virgo, juga disusul oleh rena dan milka yang baru saja gabung.
"Lho mil, 2 biang keladi gue mana? ko gak bareng kalian?" tanya ivan
"Kebetulan ada lo, tuh liat aja ditenda, kebangetan temen lo yang satu itu, tidur kayak orang mati" jawab rena sambil tertawa
Ivan yang sudah mengerti siapa orang yang dimaksud rena langsung berjalan menemui felly dan maya
"Oke semuanya, udah lengkap yaa.. kalian boleh kembali ke villa sekarang, ikutin jalan ka reza dan ka tina ya" ucap dara
Para junior pun langsung berjalan termasuk milka dan rena, mereka mengikuti reza dan tina yang memimpin didepan sebagai penunjuk jalan.
"Kalian ko masih disini? Sana balik cepet ikutin mereka, nanti ketinggalan lhooo" ucap dara pada revi dkk
"Iya kaa" jawab revi dkk
"Aw...." desah revi
"Kenapa vi??" tanya kikan dan siska
"Kaki gue sakit banget" jawab revi kesakitan
"Yoo.. bantu revi yo.. " perintah dara pada rio
"Yah sial ko kario sih" ucap revi dalam hati
"Ayo vi saya bantu" ucap rio
"Eh gapapa ka gausah, nanti ngerepotin, aku bisa ko, ada siska sama kikan"
"Udah gapapa vi biar ada cowoknya" ujar dara
"Yaudah gue duluan ya raa, vir" ucap rio sambil berjalan menemani mereka bertiga
"Iya.. hati-hati" teriak virgo
"Mau kemana ra?" tanya virgo yang melihat dara pergi
"Ke ivan" jawab dara sambil menoleh ke arah virgo
"Ajak dong guenya, yakali sendirian" ucap virgo yang sudah mengikuti dara dari belakang
*****
"Felly.. bangun fell, udah pada sepi" teriak ivan yang sudah mulai kesal mencoba membangunkan felly tapi felly tidak mau bangun, sesekali hanya bilang kalau ia masih ngantuk
__ADS_1
"Gimana van? udah bangun?" tanya dara yang baru saja datang
"Parah ka" jawab ivan frustasi
"Apa siram air aja nih dia?" ucap maya
"Eh janganlah, anak orang ntar sakit may" jawab dara sambil tertawa
"Yaudah kalian duluan aja sana balik ke villa, biar saya yang disini" ucap dara
"Trus felly gimana?" tanya ivan
"Udah tenang ada gueee, sana cepet keburu siang lho" perintah dara
"Yaudah ka titip felly yaa, kita jalan duluan" ucap ivan dan maya sambil berjalan arah balik
Baru beberapa langkah mereka jalan, tiba-tiba mereka berhenti dan berbalik arah
"Ko balik lagi van?" tanya virgo
"Ini baliknya kemana ya? gatau jalan gue vir, lo tau gak may" saut ivan
"Boro-boro van" jawab maya tertawa
"Yaudah vir, lo temenin mereka sana, biar gue disini sama felly" ucap dara
"Eh jangan, masa lo berdua cewek ditengah hutan gini, nanti ada apa-apa gimana" jawab virgo yang membuat dara bingung
"Trus gimana dong, gendong aja felly gimana? mungkin nanti dia bangun" usul dara
"Gendong felly? cari mati gendong dia ka, nanti bangun-bangun ngamuk kalo tau dia digendong" jawab maya yang mengetahui sifat sahabatnya
"Yaudah gini aja, mending gue aja yang disini, lo jalan duluan ra, ivan kan cowok, jadi aman juga lo nya, gue jadi gak khawatir" usul virgo
"Yakin lo yang disini? awas lo sampe macem-macem sama anak orang" ancam dara sambil menunjuk virgo
"Duh andai gue jadi felly" ucap maya dalam hati
"Ga macem-macem ra, paling satu macem hahaha" gurau virgo
"Yeeeh... gue tonjok lo"
"Yaudah kita duluan, lo juga hati-hati, bangunin terus jangan didiemin, jam 10 harus udah disana" ucap dara
"Iya bawel"
"Siap bray"
Mereka bertiga pun pergi meninggalkan virgo,
sementara felly masih saja tidur dengan selimutnya
"Hey... bangun" teriak virgo pelan
"Orang-orang tidur kamu melek, orang-orang melek kamu tidur huh" sambung virgo lagi
Virgo yang juga sudah berusaha membangunkan tapi tak ada hasil,
akhirnya mencoba menunggu diluar tenda sambil sesekali membuka hpnya melihat hasil foto-foto bersama felly saat jalan kemarin
***10 menit kemudian
"Ko sepi, pada kemana yang lain?" gumam felly sambil melirik kesana kemari
"Udah bangun?" tanya virgo yang membuat felly kaget dan langsung menutup mukanya dengan tangan karna malu baru bangun tidur
"Ngapain ditutup gitu mukanya? aku udah liat kamu tidur selama setengah jam, apa yang harus ditutupin?" jawab virgo sambil tertawa melihat tingkah lucu felly
"Maya sama ivan kemana? yang lain kemana? ko sepi?" tanya felly yang masih menutupi mukanya
"Mereka semua udah balik ke villa"
"Wah tega nih siivan sama maya, berani-beraninya ninggalin gue, bukannya bangunin gue, ini malah ninggalin" gerutu felly
"Hey.. mereka udah bangunin kamu, bahkan aku sama dara juga bangunin kamu, tapi kamunya aja yang tidurnya kayak kebo, gak di bus ga ditenda, sama aja kebonya" ujar virgo
"Kalo bangunin, pasti aku bangunlah, gak mungkin tidur aja" ucap felly tak mau kalah
"Yeh dasar cewek gak mau kalah"
"Udah yuk kita susul mereka ke villa, tangan kamu gak usah nutupin muka gitu, kamu malu sama aku? hahaha" ledek virgo
"Kamu gak akan malu, kalo kamu gak suka" ledek virgo lagi
"Dih siapa juga yang malu, siapa juga yang suka, nih buka nih" kesal felly sambil melepaskan tangannya
__ADS_1
********
Di villa, semua maba dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dipersilahkan beres-beres, karna untuk mengecek apakah ada yang kurang atau tidak.
Absen kali ini dipimpin oleh rio, reza dan senior lain yang sudah tiba duluan divilla.
Setelah di absen, ternyata ada 3 mahasiswa yang tidak ada dalam hitungan,
Ya.. itu adalah felly, maya dan ivan.
Mahasiswa yang lain serentak langsung berbisik menanyakan dimana keberadaan 3 orang populer dikampus itu, bahkan ada yang bilang hilang, padahal mereka tidak tahu persis apa yang terjadi dibalik tidak adanya mereka bertiga saat ini.
"Itu dia" ucap beberapa maba yang melihat ivan, maya dan dara yang baru saja datang.
Ivan dan maya pun langsung masuk ke barisan
"Sifelly ko gaada?" bisik revi pada temannya
"Ka virgo juga ga keliatan" ujar kikan
"Jangan-jangan mereka berdua masih disana lagi, gara-gara sifelly tidur gak bangun-bangun" kompor siska
"Najis, lebay banget sih gitu aja" geram revi
"Awas aja, pokoknya siapapun gak boleh deketin virgo selain gue" lanjut revi
*****
"Ko lo bertiga doang ra?, felly sama virgo mana?" tanya rio heran
"Gue tinggal, sifelly susah bangunnya yo, tapi mungkin sekarang udah bangun kali, coba gue telpon dulu" ucap dara yang juga penasaran
"*Hallo.. gimana vir? udah bangun belum fellynya?"
"Udah , ini lagi jalan balik"
"Oh syukurlah, hati-hati lo, jangan macem-macem"
"Iya bawel*"
"Gimana ra?, udah bangun fellynya?" tanya rio
"Udah, lagi kesini" jawab dara
"Yaudah yo bubar barisan aja suruh mereka siap-siap, gue cape banget pengen cepet-cepet balik aja bawaannya" ucap dara
**********
"Siapa yang nelpon?" tanya felly
"Dara, nanyain kamu udah bangun belum"
"Oh" jawab felly singkat
"Ohya aku mau nanya dong" ucap felly
"Nanya ajaa, nanya apa? tanya virgo
"Kamu mantannya ka dara yang dikenal beda agama itu? bener gak sih?"
"Hahaha terkenal juga ya aku sampe telinga kamu" jawab virgo sambil cengengesan
"Yeh aku serius nanya"
"Iya betul, kenapa emangnya?"
"Gapapa, sayang aja gitu pacaran lama-lama masa berakhir dengan alasan kayak gitu, kan aneh, kenapa gak dari awal aja gak usah pacaran" ucap felly
"Ya maklumin aja, dulu kan masih sekolah, masih labil, belum paham apa-apa, tapi kita baik-baik aja ko, bahkan dara sendiri yang minta hubungan kita berakhir"
"Ka dara yang mutusin? hebat!" ujar felly
"Ko hebat?"
"Ya hebat dong, seorang kamu, cowok yang sok kegantengan, yang dipuji-puji sama anak seumuran aku, diputusin sama cewek secantik ka dara, kan sukurin" ledek felly sambil tertawa
"Dih gitu, awas yaa liat aja, nanti juga kamu suka sama aku" jawab virgo sambil tertawa dan merapikan rambutnya
"Ih, gak bakal yaaa" jawab felly sambil berjalan lebih cepat
******
Bersambung
Thanks buat yang masih setia sampai episode 12 ini❤️
__ADS_1
jangan lupa like dan komen ya❤️