TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Flashback #1


__ADS_3

"Fell, lo yakin mau nunggu supir lo jemput disini?, ikut mobil gue aja sih kayak sama siapa aja luu" kata ivan yang khawatir melihat felly sudah sendirian menunggu jemputan, sedangkan maya sudah kembali kerumahnya lebih dulu karna ada hal lain yang mengharuskan ia untuk kembali kerumah dengan cepat


"Yakinnn, bentar lagi juga pak dadang dateng van, udah lo sana balik, lagian gue juga gak mau siaira cemburu gak karuan terus sama gue dan maya"


"Paling nggak izinin gue buat tunggu lo sampe pak dadang dateng ya"


"Gausah.. udah sana ah balik, jalan rumah lo kan sepi, nanti malah gue yang khawatir"


"Lo lupa temen lo cowok! cepetan masuk mobil gue, tunggu didalem, diluar dingin, jangan ngebantah" marah ivan


Felly segera menuruti perintah ivan yang langsung masuk ke dalam mobilnya


"Sumpah...dia orang gila pertama yang gue temuin semasa hidup gue! gila aja hp gue gak dikembaliin sampe sekarang parah, maunya apa coba, mana orangnya gak tau kemana lagi sekarang, bilangnya mau anter gue, eh malah balik duluan tu orang" kesal felly berbicara sendiri karna sampai sekarang hpnya masih juga belum dikembalikan, sampai ia tidak bisa menghubungi keluarganya dirumah.


"Maksud lo?" tanya ivan bingung


Akhirnya fellypun menceritakan masalahnya yang sedari awal ia berniat untuk tidak bercerita kepada kedua temannya


"Hahahahahaha" ivan tertawa


"Ko lo malah ketawa ? Emang lo pikir gue abis ngelawak apa!" Gerutu felly mengernyitkan dahinya


"Cowok kalo kayak gitu, itu udah pasti trik fell"


"Trik apa maksud lo?" tanya felly polos


"Dia pengen deketin lo" ucap ivan terus terang


"Cih ngarang lo! mana ada cowok yang mau deketin cewek dengan cara dipersulit kayak gue gini" kata felly senyum sinis


"Kita liat aja nanti, gimana hasil dari masa sulit lo ini" ledek ivan


Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam,


Virgo yang sedari tadi sengaja hanya memantau felly dari dalam mobilnya, akhirnya memutuskan untuk segera menemuinya.


Tinn...tin..tin


"Apaan sih tuh mobil, lewat lewat aja kek, jalanan luas gitu juga" emosi felly


Tin.. tin


"Kenapa sih tu mobil, gajelas banget" ucap ivan yang juga emosi


"Tok..tok..tok" virgo mengetuk kaca mobil ivan


"Eh elo vir, ada apa?" tanya ivan membuka kaca mobilnya


"Lo balik aja duluan van, biar gue yang anter felly" kata virgo yang langsung berjalan ke sisi felly untuk membukakan pintu mobilnya


"Ngga usah, makasih. Aku sama ivan aja, tapi plis kembaliin hp aku dulu" ucap felly memohon


"Mau turun sendiri atau aku gendong?" tanya virgo pada felly dan itu membuat ivan hanya tertawa kecil yang melihat situasi ini, ia merasa senang karna temannya yang lama jomblo tak bisa berhubungan manis dengan cowok manapun, akhirnya bisa kembali seperti dulu karna kehadiran virgo dihidupnya.


*Cerita flashback*


Felly pernah menjalankan hubungan saat ia masih duduk dikelas 2 SMA, bisa dibilang itu adalah cinta pertama felly yang berakhir dengan meninggalkan luka yang begitu dalam bagi felly, dan itu membuat felly menjadi enggan untuk menjalin hubungan lagi dengan seseorang.


Kevin Ariano, anak sekolah lain yang usianya lebih tua 1 tahun dari felly.


Awal mula felly kenal dengan kevin adalah saat felly dan maya sedang menemani ivan sparing futsal dengan sekolah lain, dimana sekolah itu adalah sekolah kevin sendiri.


"Go ivan go ivan go.." teriak felly dan maya yang sedang memberikan semangat kepada temannya itu


"Lo tau yang mana yang namanya ivan?" tanya seorang laki-laki pada temannya yang duduk di pinggir lapangan


"Itu yang nomer 7" jawab temannya


"Hebat juga dia ditemenin 2 cewek cantik gitu" saut kevin tersenyum


"Heh mau kemana lo vin" panggil temannya yang melihat kevin berjalan keluar lapangan


"Sebentar, ada urusan" jawab kevin singkat


Di luar lapangan


"Hey, kenalin, gue kevin" kata kevin sambil mengulurkan tangannya pada felly


"Eh, felly" jawab felly terkejut


"Kevin" kata kevin lagi yang sekarang mengulurkan tangannya pada maya


"Iya, maya" jawab maya senyum


"Kalian berdua lagi nemenin pacarnya masing-masing atau gimana?" tanya kevin ingin tahu


"Hah pacar?" felly tertawa


Dan maya pun ikut tertawa sambil mengatakan "Masa iya kita pacar salah satu dari temen kita sendiri fell"

__ADS_1


"Terus kalian berdua disini ngapain kalo bukan nemenin pacar?"


"Itu tuh nemenin dia" jawab felly sambil menunjuk ivan yang sedang mengoper bola


"Tapi punya pacar?" tanya kevin tersenyum


"Siapa?" tanya maya


"Yaa kalian berdua"


"Tuh fell ditanya, punya pacar gak lo" saut maya sambil tertawa yang meledek felly jomblo, karna saat itu maya sedang memiliki pacar


"Gue mah punya, dia yang nggak, deketin aja dia" celetuk maya sambil menggerakkan pundaknya menyenggol kepundak felly


"Eh sial lo may, mentang-mentang baru jadian" ujar felly


"Gue bukan tipe orang yang suka gangguin cewek orang, jadi boleh gak gue minta nomer lo?" ucap kevin yang sudah siap memegang hpnya


"Hah, gue?" kaget felly menyentuh kepalanya sendiri


"Iya kenapa? Gak boleh ya?"


"Boleh ko boleh, nih nomernya" jawab maya yang langsung mengeluarkan hpnya untuk melihat nomer felly dan langsung menyebutkannya


"Oke thanks yaa, siapa tadi? Maya ya"


"Buat lo, nanti gue chat ya" sambung kevin lagi yang berjalan kembali kedalam lapangan


"May.. apa-apaan sih, kenapa dikasih" kesal felly


"Kapan lagi lo deket sama cowok ganteng, mau sampe kapan jomblo terus" ledek maya tertawa


"Ya ngga gitu juga maaaay, nanti kalo dia chat gue beneran gimana?"


"Ya baleslah, kapan lagi lo dichat cowok ganteng" ledek maya lagi


"Mayaaaaaa, nyebelin banget sih lo, apa se gak laku itu gue jadi cewek huh" gumam felly


"Lo bukan gak laku, tapi jual mahal, ini waktunya lo buka hati" jawab maya bijak


"Tanggung jawab lo kalo gue patah hati" ancam felly pada maya


***


"Gila lo berani banget deketin cewek" puji temannya


"Gimana? Dikasih nomernya?" tanya temannya lagi


"Lo deketin yang mana?"


"Baju putih" jawab kevin yang dimaksud adalah felly


"Mintain juga dong yang baju kuning" pinta temannya


"Yang kuning udah punya, udah lah lu mah jomblo aja sampe karat" kata kevin tertawa


"Sial lo vin" sambil mendorong ringan kevin


***


"Menang ga van?" tanya felly yang tidak mengerti soal futsal


"Menang dong, lo berdua digangguin siapa tadi gue liat? Bilang sama gue, biar gue tegor orangnya" tanya ivan yang sudah selesai bermain


"Ga digangguin ko van, santai ajaa, malah felly bentar lagi bakal punya pacar" ledek maya


"Mereka beda 1 tahun sama kita loh, ini gue sparing sama mereka biar lebih cihuy" jawab ivan


"Bedanya? Lebih tua apa muda?" tanya felly


"Tua dong, yakali gue main sama bocil" saut ivan


"Udah yuk balik" ajak ivan yang langsung menaiki mobilnya


***


Sampai dirumah felly


"Lu berdua hati-hati ya" ucap felly yang sudah diantar lebih dulu


"Oke, byee" saut ivan sambil menggoyangkan tangannya


"Fell balik ya" ucap maya dari dalam mobil yang mulai berjalan disetir oleh ivan


"Iya hati-hati, kalo udah sampe kabarin" kata felly yang mulai memasuki rumahnya


"Tingg......." suara notifikasi hp, namun felly membiarkannya, ia langsung buru-buru mandi karna sudah merasa lengket seharian berkeringat


***

__ADS_1


Di mobil


"May, emang cowok tadi ngapain aja sama lo berdua?" tanya ivan yang harus tahu apapun yang terjadi pada kedua temannya itu


"Biasalah, nanya-nanya, terus minta nomer felly" saut maya


"Trus dikasih sama felly? Hebat!" kata ivan yang kaget mendengarnya, karna yang ia tahu felly tidak mudah memberi nomor hpnya ke sembarang orang, apalagi yang baru ia kenal, berbeda dengan maya yang mudah saja memberikan nomor teleponnya pada siapapun yang minta asal ia tertarik


"Nggak, gue yang kasih hahaha" jawab maya tertawa


"Hahaa parah lu, ngamuk gak dia?" tanya ivan tertawa


"Santaii... Hahaha" saut maya


***


"Ting......" Suara notifikasi hp, kali ini felly yang sudah selesai mandi langsung memeriksa hpnya yang sedaritadi bunyi


*Kevin : Hai fell


Kevin : Gue kevin


Kevin : Yang tadi minta nomer lo


Felly : Iya vin ada apa?


Kevin : Gak ada apa-apa, cuma mau mastiin bener gak ini nomer lo hehe


Felly : Haha bener ko ini gue


Kevin : Okedeh, save nomer gue yaa


Kevin : Lo udah dirumah?


Felly : Oke gue udah save, udah nih


Kevin : Lo tinggal dimana emangnya?


Felly : Jl. Permata Hijau Blok C No.12A RT. 001 RW 005, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Indonesia


Kevin : Ini kode biar gue bisa main kesana apa gimana? Lengkap banget😂


Felly : Hahaha biar gak nanya lagi


Kevin : Tapi boleh gak gue main beneran wkwk


Felly : Eh mau ngapain


Kevin : Mau ketemu bidadari yang tadi gue liat dilapangan futsal😁


Felly : Halah bidadari dari hongkong😌


Kevin : Emang bukan dari hongkong, tapi dari jaksel😂


Felly : Wkwk bisa aja lu


Kevin : Besok minggu nih


Felly : Terus?


Kevin : Temenin gue nonton My Stupid Boss yuk, mau gak?


Felly : Hmm gimana yaa


Kevin : Mau dongg, pleasee😣


Felly : Boleh deh, jam berapa?


Kevin : Bentar gue liat jadwalnya dulu


Kevin : Jam 18.25 filmnya, bisa?


Felly : Okee bisa


Kevin : Thanks, yaudah lo istirahat sekarang. Jangan lupa makan hehe, sampe ketemu di Jl. Permata Hijau Blok C No.12A RT. 001 RW 005, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Indonesia😂


Felly : Hahaha dicopas, okedeh see u


Kevin : See u too wkwk*


*********


Bersambung


Terimakasih buat para pembaca yang masih setia sampai episode 16 ini.


Jangan lupa like dan komen ya, biar author semangat untuk lanjutin ceritanya..


Buat kalian yang setia baca dari awal sampai akhir nanti, author akan adain give away bagi yang beruntung untuk kalian yang selalu memberi like, komentar disetiap episode dan vote untuk novel ini.

__ADS_1


Sekali lagi terimakasih❤️


__ADS_2