TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Gara gara cumi bakar


__ADS_3

#Eps36


"Maaaamm mamm felly pulang" teriak felly langsung merebahkan seluruh badannya ldi sofa panjang ruang tamu dirumahnya diikuti ivan dan juga maya


"Iya sayaaaang, duh kamu gak usah teriak-teriak gitu dong, perempuan gak baik teriak-teriak, ya kan van" ucap ferna menasehati anak kesayangannya


"Emang suka gitu tante, dikampus juga sama" kompor ivan


"Kalian semua pasti laper kan? tante udah siapin nasi goreng cumi bakar plus sambel yang enak banget loh, kalian harus cobain, karna resep ini tante sendiri yang buat" kata ferna mengajak mereka ke ruang makan


"Ahsyiapp tanteee" sahut maya yang langsung semangat


Saat felly, maya dan ivan sedang makan, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang mengetuk pintu dan disambut baik oleh ferna.


"Masuk vir, mereka lagi pada makan didalem, kamu udah makan belum?" tanya ferna antusias


"Udah ko tante, saya tunggu disini aja" ucap virgo


"Oke tante kedalem dulu kasih tau mereka kalau ada kamu yaa"


*Di ruang makan*


"Mam, maya sama ivan curang, masa cumi bakar bagian felly di rebut" rengek felly, terdengar oleh virgo yang sedang menunggu diruang tamu dan virgo hanya bisa menggelengkan kepalanya, berpikir hanya karna cumi bakar miliknya direbut oleh kedua temannya felly seperti bersikap layaknya anak kecil yang kehilangan permennya


"Abis enak banget sih tante hahaha" sahut ivan sengaja membuat felly kesal


"Gimana ? Van ? enak? May, gimana? enak gak masakan tante?"

__ADS_1


"Superr" ucap maya yang masih mengunyah dan mengacungkan kedua jempolnya tanda kalau masakan ferna benar-benar enak


"Ini yang sebenernya anak mamah itu felly atau mereka berdua sih? nyebelin" kesal felly


"Kalian bertiga sama-sama anak mamah ko" sahut ferna


"Yeay gue anak tante ferna, kita anak tante ferna van, itu berarti felly adik bungsu kita, harus nurut ya van sama kakaknya" ledek maya


"Oh gitu ya may, okeeee awas aja, kartu lo gue bakal buka nanti" ancam felly becanda


"Buka aja, gue udah ganti kartu kok, sekarang pakenya telkomsel wlee" jawab maya tertawa


"Ish, udah abisin sana cumi bakar kesayangan lo, gue demen keselek ngeledekin orang mulu" kata felly


"Udah udah, ribut aja lo berdua, hargain gue dong anak tertua disini, ya kan mam" ujar ivan membuat felly dan maya ceneh,


"Ih geli van gue sumpah hahaha" ucap felly


"Nah bener, siap siap kita minta sesuatu ya vaaaaan" lanjut felly dan ferna hanya tertawa mendengarkan perdebatan mereka bertiga sampai lupa memberi tahu kalau ada virgo datang


"Alhamdulillah kenyang" kata ivan sambil mengambil tissue untuk membersihkan mulutnya


"Yaudah kalian istirahat sana, biar bibi yang beresin nanti, fell ganti baju dulu" ujar ferna


"Siap mam, yuk guys kita ke kamar" ajak felly pada maya dan ivan, saat mereka melewati ruang tamu, tidak ada satupun yang sadar diantara mereka kalau ada virgo yang sudah tertidur pulas disana karna cukup lama menunggu mereka makan, ferna yang sibuk berada dihalaman belakang rumah juga lupa memberitahu mereka. Hampir 2 jam, felly, maya dan ivan menghabiskan waktunya di kamar atas untuk mengerjakan tugas yang sebelumnya mereka sempat lupakan, kini akhirnya mereka bosan dan berniat untuk turun ke bawah menghirup udara segar di siang hari yang begitu sejuk ini, karna cuaca yang sedikit mendung tapi tidak ada tanda kalau akan turun hujan, saat mereka mulai menginjakkan kaki diruang tamu, tersadar ivan melihat ada seorang laki-laki yang sedang tertidur pulas dengan handphone yang diletakan di dadanya, langkah demi langkah ia pun mendekatkan dirinya ke arah laki-laki tersebut, dan saat ia melihatnya


"Virgoo.. lah ko ada disini" teriak pelan ivan

__ADS_1


"Hah siapa van?" tanya felly yang juga diikuti maya langsung menghampiri ivan


"Ssstt.. diem.. jangan berisik" kata ivan memberitahu


"Dari kapan dia ada disini?" ucap felly berbisik tanpa mengeluarkan suara


"Mana gue tau, kan daritadi gue bareng lo" jawab ivan dengan tanpa mengeluarkan suara


"Gue ada ide" ucap felly yang masih dalam keadaan hening


"May.. lo bawa lipstik?, lipstik gue dikamar" tanya felly pelan


"Buat apaan fell?" jawab maya


"Udah sini lipstiknya, gue pinjem, gue mau bales dendam" kata felly semakin semangat


"Jangan bilang lo mau coret - coret" kata maya membulatkan matanya


"Gila lo fell, kasian anak orang" cegah ivan pelan


"Ssstt.. diem aja, ikutin alur gue, udah mana sini may" kata felly yang benar-benar ingin mengusili virgo


"Gue ga tega loh, muka ganteng gini mau lo coret-coret" ucap maya sambil memberikan lipstik merahnya


Felly dengan antusias langsung menggambar di wajah virgo yang begitu tampan, dengan tanpa tega ia terus menggambarnya dengan gambar hello kitty di pipi kanan dan kirinya, juga cap merah ditengah-tengah alis seperti orang india, dibuatnya emoticon senyum di dagunya, serta rumput liar dikeningnya, entah apa yang merasuki felly, mendadak ia menjadi seseorang yang pandai melukis.


Ivan yang melihatnya justru tidak melarang lagi, malah ia mendukung ikut tertawa sampai sakit perut, begitu juga dengan maya.

__ADS_1


Pelan pelan mereka saling berbicara dan tertawa, takut kalau sampai virgo tiba-tiba bangun, setelah selesai menggambar, felly dengan sergap langsung mengambil handphonenya untuk berfoto bersama dengan badut virgo ala felly itu, mereka bertiga tiada hentinya mengambil gambar dengan pose yang begitu meledek seniornya yang kini berubah menjadi badut itu.


Setelah mendapatkan momen yang begitu langka dihandphonenya, mereka bertiga merasa puas dan cukup, mereka langsung berjalan keluar berkumpul dihalaman depan rumah felly sambil menaiki ayunan kayu dihalamannya, mereka juga saling membuat story whatsapp dengan foto-foto konyol yang membuat mereka terus tertawa melihatnya, tanpa mereka pikir akankah virgo marah jika mengetahui hal ini.


__ADS_2