TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Flashback #2


__ADS_3

"Mau kemana lo tumben jam segini mandi" kata maya yang sedang bermain dirumah felly


"Ada dehhh" jawab felly yang langsung berjalan ke kamar mandi yang terletak didalam kamarnya


"Ting..." suara pesan masuk hp felly


Maya yang mendengarnya hanya melirik sebentar melihat ke arah suara tersebut


"Ting..." suara pesan masuk hp felly lagi


"Tumben sifelly hpnya bunyi terus" curiga maya yang langsung mengecek hp temannya itu


Kevin : Selamat sore bidadari jaksel


Kevin : Udah siap gue jemput belum?


"Kevin?" Kata maya yang mengernyitkan dahinya


"Gilaa sifelly, secepet itu baru kenal langsung jalan" kata maya senyum-senyum sendiri melihat hp temannya itu


20 menit kemudian,


"Hmmm pantesan jam 4 begini udah mandi, ternyata ada yang mau jalan nih, gak bilang-bilang gue pula" sindir maya


"Lo tau dari mana?" Saut felly yang sedang menghandukkan rambutnya


"Apa sih yang gue gak tau soal lo fell" jawab maya tertawa


"Iya nih, sikevin ngajak gue nonton hari ini, filmya jam setengah 7 mulai" ujar felly


"Itu kan masih lama, siap-siapnya ko sekarang?" Tanya maya heran


"Yaiyalah may, lu kaya gak tau cewek aja. udah mending lo bantuin gue pilih baju, menurut lu gimana kalo ini?" tanya felly sambil menunjukkan baju yang ia pilih


"Hmm no no no" kata maya sambil memainkan jari telunjuknya


"Kalo ini gimana?" tanya felly


"Lo mau kondangan apa mau nonton?" celetuk maya tertawa


"Huh, kalo ini gimana?" tanya felly sambil menunjukkan dress pink muda selutut yang sangat cocok untuk dirinya


"Good choice baby" saut maya sambil mengacungkan jempolnya


"Okeeee thank you, gue ikut apa kata lo" kata felly sambil memakai baju yang dipilih maya


"Sayaaaang... Felly, anak mamah" teriak ferna (mama felly) dari bawah tangga


"Iya mahh kenapa?" Saut felly


"Ini ada tamu, cari kamu" jawab ferna


"Tamu? Siapa ya may?" tanya felly heran


"Itu sikevin kali" saut maya


"Hah kevin? Masa iya secepet ini dia dateng" kaget felly sambil buru-buru merapikan dandanannya


"Mah... Tamu siapa mah namanya?" teriak felly dikamar


"Nak, siapa tadi nama kamu?" tanya mama felly pada tamu itu


"Kevin tante" jawab kevin


"Kevin, fell" teriak ferna dari bawah


"Whattt?!!! gimana nih may gue, yaampun ko gue deg-degan gini sih, gue udah cantik belum may? Gue pake bedak cemong-cemong ga may? May jawab may, maaay jawab" panik felly kesana kemari


Maya yang melihat tingkah konyol temannya itu hanya tertawa


"Maaaay gue jelek ya?" rengek felly


"Nggak fell, lo cantik, lo cantik banget hari ini, calm baby.. lo bisa" ujar maya membuat felly semangat


"Ahhh thank you" kata felly sambil memeluk maya


"Yaudah yuk kebawah" ajak maya menarik tangan felly


"Tapi mayy" ujar felly yang masih saja nervous


"Ssstt.. udah yaa, tenang.."

__ADS_1


Saat mereka berdua berjalan kebawah menghampiri kevin


"May, itu yang disamping kamu anak tante bukan?" ledek ferna


"Ih mamah, masa sama anak sendiri ga ngenalin" saut felly


"Bukan gitu sayang, kamu cantik banget, sampe pangling mamah jadinya" kata ferna sambil mencium kening felly


"Iya dong tante, siapa dulu temennya" bangga maya


"Ah kamu bisa aja may" saut ferna sambil meninggalkan mereka


"Hai vin, masih inget gue gak?" tanya maya


"Masih dong, maya kan" ucap kevin


"Kirain lo ingetnya felly doang hahaha" celetuk maya tertawa


"Apaan sih may, ehiya ko lo cepet banget vin? Ga nyasar?" tanya felly yang mulai membuka pembicaraan


"Gimana gue mau nyasar coba may, temen lo ngasih tau ke gue alamat yang super lengkap gitu hahaha" jawab kevin tertawa


"Hahaha felly mah gitu orangnya" saut maya


"Yaudah yuk berangkat sekarang" ajak felly pada kevin


"Eh.. enak aja lo main berangkat, tunggu bagas dateng jemput gue dulu, baru lo boleh berangkat" timpal maya yang memang sedari tadi menunggu pacarnya jemput


Tak lama kemudian


"Tin.. tin" suara klakson mobil berbunyi


"Tuh, pangeran lo jemput" kata felly meledek


"Tanteee..tanteee" panggil maya


"Iya maay kenapa" saut ferna yang berjalan menghampiri mereka


"Tante.. maya pulang dulu ya, bagas udah jemput" pamit maya cium tangan


"Gak masuk dulu bagasnya?"


"Gak usah tante, lagian juga buru-buru, pulang dulu ya tan, fell vin duluan ya" ucap maya sambil berjalan keluar


"Iya vin, hati-hati bawa anak kesayangan tante ya" ucap ferna


"Mah aku main dulu" pamit felly cium tangan cipika cipiki


"Iya sayang, hati-hati ya"


*Didalam mobil kevin dan felly*


"Sebentar, sebelum jalan gue punya sesuatu buat lo" kata kevin tiba-tiba


"Sesuatu apa?" tanya felly penasaran


"Tutup mata ya sebentar" pinta kevin


"Okeee" kata felly sambil memejamkan matanya


"Okee buka sekarang" pinta kevin


"Hahaha apaan nih bunga segala" ucap felly tertawa


"Kenapa? Gak suka ya?" tanya kevin


"Suka ko, malah lo cowok pertama yang ngasih gue bunga vin hahaha" jawab felly tertawa


"Syukurlah kalo suka, wih pertama seriusan?, ngeri langsung dimuseumin doang nih bunga dari gue" ledek kevin


"Haha sial lo, udah yuk jalan" ajak felly


"Siap biksel" jawab kevin


"Biksel?" tanya felly kebingungan


"Bidadari jaksel" saut kevin tertawa


"Eh bisa aja lo" kata felly sambil tersenyum malu


Kevin pun langsung menancapkan gasnya dan jalan keluar perumahan, mereka akan pergi ke satu mall didaerah jaksel.

__ADS_1


Hanya butuh waktu 30 menit saja untuk mencapai kesana, namun diperlukan kesabaran saat melewati lampu merah disana karna padatnya pengendara yang membuat macet jalanan.


"Eh gue mau nanya dong" ucap felly


"Eh gue juga mau jawab dong" saut kevin tertawa


"Haha bisa aja lo" kata felly tertawa


"Lo sama gue seumuran atau gimana?"


"Aku baru 12th kakak feyii" jawab kevin berlagak seperti anak kecil


"Ih gue serius keviiiin" ujar felly yang reflek mencubit pelan kevin


"Lo pasti kelas 2 kan? Gue bentar lagi lulus, duluan yaa hahaha" ledek kevin


"Berarti gue ade kelas lo nih?" tanya felly


"Bukan dong" jawab kevin


"Lho ko bukan?"


"Lo bukan ade kelas gue, tapi lo calon pacar gue"


"What? ga salah denger gue? hahaha" jawab felly menyepelekan


"Ngga dong, lo gak percaya? liat aja nanti" ucap kevin serius


"Okee gue liatinnnn" tantang felly


"Ini mau makan dulu gak? Filmnya juga masih lama, lu udah makan belum?" tanya kevin


"Belum sih, yaudah makan dulu kuy" ajak felly


"Okeee.. mau makan dimana bikselku?"


"Dimallnya aja gapapa biar nanti sekalian nonton jadi gak perlu balik-balik lagi" kata felly sambil memainkan hpnya


"Oke siap biksel!"


"Kamu lagi laporan sama siapa?" tanya kevin


"Laporan?"


"Iya itu daritadi sibuk banget kayaknya sama hpnya" kata kevin


"Oh ini, siivan chat gue tanya gue dimana" jawab felly


"Oh ivann, kalian bertiga deket banget ya kayaknya"


"Bisa dibilang begitu sih hahaha, kita bertiga udah khatam banget baik buruknya kita satu sama lain"


"Gue juga mau dong, tau baik buruknya lo" kata kevin sambil menatap felly


"Jangan, nanti lo mundur kalo tau hahaha" jawab felly tertawa


"Ngapain harus mundur, segalanya tentang lo, gue pasti bakal suka ko" ucap kevin membuat felly salah tingkah


"Eh udah sampe" ujar felly yang mengalihkan pembicaraan


"Oke tunggu sebentar, biar gue yang bukain pintunya biar kayak orang-orang" kata kevin sambil keluar terlebih dahulu


"Hahaha ada-ada aja lo" kata felly tertawa


"Silahkan turun bikselku" ucap kevin bergaya seperti memyambut tuan putri


"Terimakasih pangsel" jawab felly sambil tertawa


"Pangeran jaksel hahahaha"


Mereka berdua pun jalan memasuki mall dan mencari tempat makan sambil menunggu film dimulai,


Topik demi topik semakin membuatnya merasa nyaman berbicara satu sama lain, bahkan kini kevin sudah mulai berani menggandeng tangan felly sepanjang jalan dan fellypun terima itu.


*******


Bersambung


Terimakasih buat para pembaca yang masih setia sampai episode 17 ini.


Jangan lupa like dan komen ya, biar author semangat untuk lanjutin ceritanya..

__ADS_1


Buat kalian yang setia baca dari awal sampai akhir nanti, author akan adain give away bagi yang beruntung untuk kalian yang selalu memberi like, komentar disetiap episode dan vote untuk novel ini.


Sekali lagi terimakasih❤️


__ADS_2