TERNYATA DIA YANG TERBAIK

TERNYATA DIA YANG TERBAIK
Selamat tidur felly


__ADS_3

"Hey.. maaf ya lama" panggil felly yang baru saja turun menghampiri virgo


"Iya gapapa ko" sahut virgo yang sedang memainkan handphonenya


"Mama sama papa kemana ya?" felly yang menoleh kesana kemari mencari keberadaan kedua orangtuanya


"Mereka udah ke atas, mau istirahat katanya" jawab virgo yang masih saja sibuk dengan handphonenya


"Orang mah kangen-kangenan dulu kek yaa sama anaknya, ini mah nggak, setahun lebih gak ketemu juga" gerutu felly yang langsung duduk disamping virgo


"Kasiannya anak ini haha" ledek virgo sambil memberantakkan rambut felly


"Foto ini aku post disnap wa boleh?" lanjut virgo yang sedaritadi sibuk melihat hasil foto-fotonya bersama felly sewaktu di bukit


"Boleh dong, post aja, oh ya masa aku gak punya nomer kamu, kamu punya nomer aku, sini p in aku" ucap felly tanpa malu karna sebelumnya ia sangat tidak ingin kalau mereka berdua komunikasi


"Jadi sekarang ada yang mau punya nomor aku nih, kemarin aja giliran aku minta, dikasihnya nomor palsu huh" ledek virgo sambil menatap mata felly yang berhasil membuat felly menjadi malu sendiri


"Yeee kan itu beda situasi woo" jawab felly


"Drrt..drrtt" getar panggilan hp virgo dan virgo langsung mengangkatnya


"Hallo woy"


"Siapa nih?" tanya virgo pada orang ditelepon


"Guee.. ivan, temen felly"


"Lah punya nomer gue dari siapa van haha" jawab virgo merasa heran


"Ada deh, sifelly udah lu anter pulang belom? soalnya gue telpon nomernya tidak dapat dihubungi , gue chat juga ceklis satu, gue khawatir takut dia kenapa-kenapa"


"Nih orangnya disamping"


"Hah udah malem gini lu masih sama felly? dimana lu? awas macem-macem sama temen gue" ancam ivan becanda


"Hallo vannn, ini gue, gue udah dirumah, gue baru aja nyalain data hp nih, pesan lo udah masuk ko" kata felly yang langsung merebut hp virgo dari genggamannya


"Syukurlah, asik deh felly dianter senior yang banyak fansnya" ledek ivan


"Dish, b aja sih" saut felly


"Udah ah tidur sana lo, istirahat, bye" sambung felly langsung mematikan teleponnya dan memberikannya pada virgo


Jam sudah menunjukkan pukul 23.10 tetapi felly dan virgo masih saja mengobrol,

__ADS_1


Virgo yang bercerita bagaimana ia bisa lulus dengan predikat terbaik di Universitas Manggala dan felly yang bercerita tentang bagaimana persahabatannya dengan ivan dan maya yang sudah terjalin begitu lama,


felly merasa nyaman saat berbicara dengan virgo begitupun sebaliknya, mereka sampai tidak ingat waktu kalau hari sudah malam, rasa kantuk yang dirasakan oleh virgo sengaja ia tahan demi bisa berbicara lama dengan perempuan yang ia sukai saat pandangan pertama itu, virgo adalah tipical orang yang cuek, namun ia akan mudah jatuh cinta jika orang itu bisa membuat dirinya merasa kalau dialah perempuan satu-satunya di dunia ini.


Datanglah bi yati menghampiri mereka berdua yang sedang asyik berbicara sambil menyenderkan kepala satu sama lain untuk memberi tahu kalau kamar virgo yang disediakan di lantai 2 sudah siap, saat itu juga virgo menjawab kalau ia lebih memilih untuk pulang saja karna merasa sungkan berada dirumah yang baru saja ia kunjungi, terlebih lagi rumah teman perempuan, namun felly bersikukuh memaksa virgo untuk mengikuti apa kata ferna dan andrian yang menyuruh virgo untuk menginap semalaman disini, tetap saja virgo menolaknya.


"Aku pulang yaa, udah malem, kamu istirahat sana, besok kan mesti ke kampus" ucap virgo sambil menyibakkan rambut felly yang menutupi dahinya, sepertinya hal itu kini sudah terbiasa dilakukan oleh lelaki tampan itu dan felly menerima perlakuan itu dengan baik


Mendengar ucapan virgo yang begitu lembut penuh perhatian dan kasih sayang, felly hanya memasang wajah kecewanya karna sebenarnya ia sangat ingin virgo menginap dirumahnya semalaman


"Hey, jangan cemberut.. Nanti aku pasti kesini lagi ko, atau gimana kalau besok aku jemput kamu? jadi kita ke kampusnya bareng, gimana?" tanya virgo yang tak ingin melihat raut wajah felly yang begitu kecewa


"Emang kamu ngapain ke kampus?"


"Aku mau ketemu dara, kangen." kata virgo dengan entengnya dan itu membuat felly geram


"Oh kalo gitu gapapa kamu pulang aja, gausah jemput aku juga besok, aku bisa berangkat bareng ivan sama maya" jawab felly memalingkan wajahnya dari hadapan virgo


"Yaampun kamu lucu banget sih, jadi makin sayang" ucap virgo yang kini sudah mulai to the point tentang apa yang dirasakannya saat bersama felly


"Ih apaan sih ga jelas" sahut felly yang masih saja memalingkan muka sambil berpura-pura sibuk memainkan handphonenya


"Aku becanda kali, ya masa aku kangen dara, gak mungkin dong, aku ke kampus mau laporan ko, sekalian bahas soal penilaian sama senior kamu, kan ada yang kalah dan ada yang menang juga sewaktu cari jejak" jelas virgo sambil membalikkan wajah felly kembali ke hadapannya


"Udah dong jangan bete, kamu cemburu ya? hahaha" ledek virgo membuat felly sadar dan malu karna tingkahnya yang kini sudah mulai menunjukkan perasaan yang berbeda, jauh dari sebelum ia mengenalnya


"Yaudah kalo gitu, aku pulang sekarang, kamu istirahat, tidur, besok bangun, sarapan, trus aku jemput, oke?!" kata virgo berdiri merapikan jaketnya dan mengambil handphonenya yang sedaritadi ngobrol diletakkan disana


"Hmmmm" tarik nafas felly yang sebetulnya tidak ingin virgo cepat-cepat pulang, namun dengan terpaksa ia menerimanya


Bangunlah felly yang langsung mengikuti virgo berjalan ke depan garasi, mengingat ferna dan andrian yang kini sudah tidur dikamarnya sehingga virgo tidak dapat berpamitan dengannya.


Dibunyikannya klakson mobil sebagai tanda kalau virgo akan segera menancapkan gasnya dan pulang, saat itu pula felly dengan sadar melambaikan tangannya dan tak lupa mengingatkan virgo untuk berhati-hati karna hari sudah malam.


"Jangan lupa kabarin kalau udah sampe" teriak felly dari depan garasi sambil meninggikan badannya karna virgo sudah berada diluar gerbang dan virgo membalasnya dengan tangan yang bersimbol ok


"Mari non masuk, dingin, bibi akan kunci pintunya" kata bi yati menghampiri felly yang masih saja diluar


"Iya bi terimakasih, bibi juga istirahat ya, felly naik dulu" sahut felly yang selalu saja bersikap baik pada siapapun, ia tak pernah membedakan siapapun dari kasta, walau bi yati hanya seorang pelayan dirumahnya, tetapi ia tidak pernah memperlakukan bi yati seperti khalayaknya majikan diluar sana, terlebih lagi bi yati sudah bekerja selama 20th di keluarganya, jauh sebelum felly lahir, tak lupa juga dengan pak dadang yang sudah bekerja selama 25th, pak dadanglah yag selau setia menemani andrian kemanapun andrian bertugas, namun kini menjadi supir pribadinya felly karna ferna dan andrian mulai sibuk mengelola perusahaannya yang berada di negeri orang.


"Drrrt...drrttt" panggilan masuk tertulis maya


"Eh elo may, kirain siapa malem-malem nelpon" ucap felly menjawab telpon


"Emang lo pikir siapa? setan?" sahut maya diseberang

__ADS_1


"Eh gila jangan ngomong sembarangan, ketauan kita abis pergi jauh, ditambah gue juga sendirian nih dikamar huh" gerutu felly membuat maya tertawa


"Uluulu kacian sendirian" ledek maya ditelepon


"Diem lo! Ehiya ngomong-ngomong lo tadi kenapa balik duluan? ada hal apa sampe lo buru-buru?" tanya felly penasaran karna sikap maya yang tidak biasanya


"Coba tebak, siapa yang dateng kerumah gue?" ucap maya membuat felly bingung yang mengajaknya harus menggunakan otaknya untuk menjawab


"Emang siapa may?" jawab felly tidak tahu


"Ih tebak dulu fell" sahut maya disebrang


"Lo malem-malem nelpon gue cuma mau bikin otak gue muter-muter buat nebak tebakan lo gitu?" kesal felly gregetan dengan satu sahabatnya itu


"Hahahaha sabar nona cantik" maya dengan tawanya yang khas


"Siapa sih may?" tanya felly penasaran


"Besok deh gue kasih taunya biar surprise, ohya sorry yaa fell besok gue gak bareng dulu berangkatnya sama lo, lo sama ivan aja berdua, gue dianter seseorang soalnya" ucap maya membuat felly tak habis pikir dengan tingkah laku sahabatnya malam ini


"Okeee fine, lo nelpon gue malem-malem ngajakin main tebak-tebakan tapi gaada kejelasan, okeee, awas kalo surprise lo ga seru, gue bikin jadi rujak bebek jaksel lo" sahut felly becanda sekaligus merasa tenang karna ia tak perlu repot-repot memilih pergi ke kampus bersama sahabatnya atau laki-laki yang kini mulai membuatnya senyum-senyum sendiri


"Ahsyiap bos, okedeh kalo gitu, tidur fell, gue tutup ya, bye"


"Aneh, malem-malem gue kira siapa yang nelpon gak taunya dia, ngajak main tebak-tebakan pula, mayaaaa maya" ucap felly yang langsung melemparkan dirinya ke kasur ternyamannya itu, dan diambilnya bantal untuk dijadikan sandaran.


Jam menunjukkan pukul 01.15,


namun kini felly sudah tertidur pulas, ia sudah tidak bisa lagi menahan kantuknya untuk menunggu kabar dari virgo.


"Drrrttt drrrrt" panggilan video call tertulis virgo, namun tidak terdengar oleh felly yang sudah nyenyak


3x panggilan video call tidak terjawab akhirnya virgo mengirimkan satu pesan whatsapp untuk felly baca nanti pagi


"Hey.. aku baru aja sampe rumah nih, kamu pasti udah tidur ya? yaudah gapapa, selamat beristirahat yaa, tidur yang nyenyak, sampai ketemu nanti😂, makasih ya buat 2hari ini, jujur aku seneng banget bisa kenal sama kamu Fellycia Putri Andrian, yaa walaupun perkenalan awal kita gak seindah yang lainnya sih wkwk, jangan jutek-jutek lagi sama aku yaa, kayak tadi aja terus haha, yaudah sekali lagi selamat tidur felly❤️"


*******


Bersambung


Haii... ketemu lagi dengan novel Ternyata Dia Yang Terbaik di Episode 21


Maaf ya baru sempat upload lagi.


Jangan lupa, like, komen, dan vote nya untuk novel Ternyata Dia Yang Terbaik!

__ADS_1


biar semangat uploadnya😊


Terimakasih,


__ADS_2