
"Raa bentar.. liat deh siapa yang dateng" ucap rio yang melihat virgo dan felly datang bersamaan
"Fellyyyyyy... yaampun lo darimana aja sih, gue cariin lo sampe kesana kemari, gue pikir lo diculik kaya dulu tau gak!" ucap maya sambil memeluk felly
"Fell lain kali jangan bikin kita-kita khawatir gini dong, gue disini kan diutus buat jagain lo sama maya, kalo sampe lo berdua kenapa-kenapa, orangtua lo berdua juga yang bakal marahin gue" marah ivan pada felly
"Iya iya lain kali gue bilang sama lo kalo mau kemana-mana, lagian lebay banget sih lo berdua, gue udah gede kali, yakali gue diculik" jawab felly
"Eh tapi bener sih gue diculik, nih diculik sama ini nih" sambung felly lagi sambil menunjuk virgo
"Eh enak aja kamu" saut virgo
"Yaudah sekarang kan felly udah ada, mending kalian siap-siap sana" ucap dara
"Felly , maya, ivan, jangan lupa bawa jaket" sambung dara lagi mengingatkan ketiga adik-adiknya itu
Dara, virgo, rio dan senior lainnya juga ikut bersiap-siap untuk acara malam ini, mereka berkumpul di ruang diskusi untuk mempersiapkan segalanya dibawah pimpinan virgo.
Virgo mengingatkan para senior untuk tidak terlalu berlebihan dalam membuat skenario horor saat mencari jejak untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam acara cari jejak ini, hanya ada 5 pos yang akan dilewati oleh para maba, namun hal ini bukan berarti mudah, karna mereka harus melewati jalanan yang penuh lika-liku.
"Oke saya ulang ya semuanya, inget kode SR untuk senior, JR untuk junior.
#Yang jaga
Pos 1 : SR Reza dan SR Tina
Pos 2 : SR Andre dan SR Rian
Pos 3 : SR Dito dan SR Mayang
Pos 4 : SR Dina dan SR Ilham
Pos 5 : SR Aris dan SR Susan
#Selanjutnya untuk pembimbing dan ketua kelompok,
Kelompok 1 : SR Dara - JR Meldy
Kelompok 2 : SR Fahmi - JR Rashya
Kelompok 3 : SR Rio - JR Ivan
Kelompok 4 : SR Tono - JR Okta
Kelompok 5 : SR Anggi - JR Rangga
Kelompok 6 : SR Wahyu - JR Eko
Kelompok 7 : SR Fery - JR Raka
Kelompok 8 : SR Arif - JR Helmi
Kelompok 9 : SR Septia - JR Joang
Kelompok 10 : SR Nita - JR
#Untuk yang jadi ghost
Pocong : SR Aryo stay di pertengahan pos 2 dan 3 dan SR Fendi stay di pertengahan pos 4 dan 5
Kuntilanak : SR Dewi stay di area rumah pohon deket pos 1 dan SR Alya stay di area tanjakan deket pos 2
#Untuk yang temenin ghost
Pocong Aryo : SR Zacky dan SR Hendra
Pocong Fendi : SR Fauji dan SR Ibnu
Kuntilanak Dewi : SR Teja dan SR Deni
Kuntilanak Alya : SR Kiki dan SR Dafa
Kalian semua tenang aja, gak perlu takut, saya juga sudah koordinasikan orang untuk membantu keadaan urgent seperti kesurupan, pingsan, dan sakit. Jadi kalian harus tetap fokus dalam acara ini, biar semuanya bisa handle tugas masing-masing.
dan untuk saya pribadi, saya akan mengawasi kalian semua yang ada disini.
Jangan lupa sediakan kotak P3K di tiap pos, terutama bagi pembimbing kelompok yang akan selalu menjaga mereka dalam perjalanan walau harus jaga jarak.
__ADS_1
"Paham senior?" tanya virgo
"Paham" jawab semua senior,
"Oke kalau gitu, baris yang rapih, pakai atribut kalian yang sudah disiapkan, saya akan mengambil gambar untuk dokumentasi" ucap virgo
Setelah senior selesai melakukan diskusi dan dokumentasi,
virgo langsung membubarkan mereka agar langsung mengambil posisi masing-masing yang sudah ditentukan.
Jam sudah menjunjukkan pukul 18.45
*Di halaman depan villa*
Semua mahasiswa baru sudah berbaris untuk menunggu senior datang, dengan baju kaos putih sama rata dan diikatnya jaket tiap-tiap maba dipinggang masing-masing, tak lupa juga memakai kain gelang warna untuk menandakan siapa mereka.
"Malam semuanya" sambut virgo sebagai juru bicara didepan, karna rio, dara dan pembimbing kelompok lainnya sudah menempatkan diri disamping barisan kelompok yang mereka bimbing
"Malam ka" jawab maba serempak
"Udah pada siap belum?"
"Udah dongg hhuuuuuuu" teriak semua maba bersemangat
"Okee, semangat yaaa, setelah kalian mendengar suara gong, dimulai dari kelompok pertama nanti langsung jalan duluan, selang 5 menit lanjut kelompok selanjutnya"
"Paham" sambung virgo lagi
"Paham"
*Di kelompok 1*
"Eh lo jangan jauh-jauh dari gue ya, awas lo ninggalin gue nanti, pegangan sama gue terus pokonya" ucap revi pada dua temannya
"Iyaa iya, gue juga kan takut vi, sama kaya lo hahaha" jawab kikan
*Di kelompok 3*
"May, fell, jangan jauh-jauh dari gue ya, pokonya lo berdua dibelakang gue aja, kalo ngerasain apa-apa bilang" ucap ivan
"Siap ivanQ" jawab felly dan maya
*****Gongggg********
Suasana halaman depan villa mulai hening saat gong dibunyikan.
Kelompok 1 yang dibimbing oleh dara pun langsung mengambil haluan untuk mulai jalan mencari jejak.
untuk bisa mendapatkan hadiah yang dijanjikan oleh pihak kampus, setiap kelompok harus bisa mengumpulkan potongan huruf yang bertuliskan "UV MANGGALA" sampai pos akhir dengan disertai 10 jawaban benar dari seluruh pertanyaan di setiap pos, dan kelompok yang berhasil mengumpulkan potongan huruf disertai 10 jawaban benar, akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 3.000.000-, untuk satu kelompok, trip liburan ke bandung selama 3hari bersama senior terpilih, dan mendapatkan sertifikat serta medali yang bertuliskan nama mahasiswa tersebut.
Dan semua itu yang menilai adalah virgo, dengan dibantu oleh laporan yang ia peroleh dari tiap penjaga pos maupun pembimbing kelompok.
********
5 menit berlalu
Kelompok 2 pun mulai berjalan menelusuri jejak
********
Di kelompok 3
"Ka virgo kemana ka rio? ko tiba-tiba gaada didepan? Ka ini kenapa sepi banget ya, yang bersuara aja gaada, jadi serem gini suasananya" ucap maya ketakutan
"Sssstttt" jawab rio sambil meletakkan telunjuknya didepan mulutnya untuk memberitahu maya bahwa tidak boleh berisik
Suasana halaman depan villa memang benar-benar hening, tidak ada suara sedikitpun terkecuali suara jangkrik dan kodok.
Waktu pun sudah menunjukkan pukul 19.40
********
*Sementara di ruang khusus"
"Pak, tolong bantu saya untuk jaga mereka ya, takut ada kejadian yang ga diinginkan" ucap virgo pada beberapa Ustadz dan seorang dokter
"Iya virgo tenang aja, memang sudah tugas kami" jawab mereka
"Yaudah kalau gitu, saya tinggal ya, saya juga mau keliling"
__ADS_1
"Kamu gapapa vir sendirian?" Tanya seseorang
"Gapapa pak, saya bisa" jawab virgo
"Oh oke, hati-hati ya" ucap mereka
Universitas Manggala memang sudah mempersiapkan segalanya untuk kepentingan acara ini dengan tanpa kekurangan fasilitas satupun.
*********
*Di kelompok 1*
"Hati-hati ya, jalannya licin" ucap meldy ketua kelompok yang jalan paling depan
"Oke" jawab anggotanya
"Ini kita udah jalan sampe mana mel?" tanya revi dari belakang
"Gue juga gatau vi, udah jalan dulu aja ikutin arah panahnya" jawab meldy
"Gila ini sih gelap banget guys" ucap revi
"Iya, gue kira ka dara bakal jalan bareng sama kita, gataunya cuma pantauan jauh doang, udah seneng-seneng tuh gue ada dia, kan dia pake senter, lah kita-kita kan ngga, cuma manfaatin lampu seadanya doang dipohonan" ngeluh kikan
"Udah tenang aja, ada gue, gue kan sebelumnya ikutan diskusi ketua kemaren, dan gue dikasih tau beberapa info" jawab meldy
"Info apa bro?" tanya anggotanya dari belakang
Tiba-tiba didepan mereka ada sosok putih lewat dengan cepat
"Ih apaan tuh" tanya revi ketakutan
"Ih ko serem sih, apaan itu mel tadi yang lewat" tanya siska juga ketakutan
"Sumpah ya gila gue deg-degan gini" saut kikan
"Awas awas ada lubang" ucap meldy sambil menunjukkan lubang itu dengan kakinya
Dan tiba-tiba terdengar suara perempuan nangis yang mereka tidak tau entah darimana asal suara nangis itu
"Woy lo pada denger ga, ada suara perempuan nangis" tanya anggota paling belakang
"Denger gue denger" jawab meldy
"Sssttt jangan berisik, tenang tenang, banyak-banyak berdo'a aja" sambung meldy menenangkan
"Mel, mel, itu ada huruf M mel ngegantung deket pohon, ambil" unjuk siska
"Lu sempet-sempetnya ngeliat huruf M sis" ucap revi
Meldy dan anggota cowok lainnya pun mengambil huruf M itu yang ternyata diikat mati dipohon, sementara mereka tidak ada yang membawa alat untuk memotong tali, alhasil meldy memutuskan talinya dengan giginya
"Yes dapet" ucap meldy
"Ayo jalan lagi cepetan, kita udah mau sampe pos 1" sambung meldy lagi
********
*Di halaman depan villa*
Kelompok 3 pun mulai jalan menelusuri jejak, rio sama dengan dara, ia harus jaga jarak dengan kelompoknya karna rio hanya memantau dari kejauhan saja,
dipimpin oleh ivan yang jalan paling depan, dikuti oleh felly dan maya yang jalan sambil berpegangan tangan ketakutan, serta anggota lainnya dibelakang,
langkah demi langkah mereka sudah lewati, malam itu langit benar-benar gelap, ditambah cuaca sepertinya akan hujan, karna memang saat ini sedang mengalami musim hujan, jalan yang dilaluinya pun licin.
"Van, kita tau arah jalannya dari mana?" tanya felly
"Kita liat papan penunjuk jalan fell, eh semuanya perhatiin kalo ada yang liat papan penunjuk jalan ya, karna posisi papan itu susah diliat, dan kita juga minim penerangan" jelas ivan
*********
Bersambung
Terimakasih sudah membaca episode 5 ini, silahkan like jika kalian suka dan senang membacanya, dan kalian boleh jadikan novel ini sebagai favorite untuk mendapatkan notifikasi updatenya.
Mohon maaf jika updatenya lama, karna saya seorang pekerja yang sedikit memiliki waktu untuk membuat ini,
tapi saya selalu usahakan untuk bisa memberikan waktu demi melanjutkan ceritanya.
__ADS_1
Sekali lagi terimakasih❤️