Terpaksa Menerima Perjodohan Ini

Terpaksa Menerima Perjodohan Ini
Amanat kakek


__ADS_3

*hay guys autor kembali up nih


Mohon maaf author baru sempet up nih maaf apabila cerita yang author buat tidak menarik karena author sudah berusaha semaksimal mungkin


happy reading guys**


Langit yang cerah di selingi dengan hembusan angin yang bersemilir di kota itu membuat Zun bersemangat untuk menjalankan aktivitasnya hari ini.


ia akan mulai bekerja setelah dua hari ia mempercayai sekertarisnya untuk menghendel pekerjaannya, di hari ini juga ia mendapatkan tugas baru untuk mempimpin perusahaan di karenakan kodisi tuan Waluyo tidak memungkinkan lagi untuk bekerja.


Sebenarnya tuan Waluyo juga memberi amanat kepada Larisa untuk bisa membantu Zun mengurus perusahaan tapi di karenakan Larisa masih sibuk kuliah maka untuk sementara Zun yang akan mengurusnya sendiri.


Pagi itu Zun berangkat ke kantor dari kediaman tuan Waluyo, untuk hari ini sampai seterusnya Zun dan Larisa memutuskan untuk tinggal di rumah utama lagi, mungkin sampai kondisi tuan Waluyo membaik.


Sesampainya di kantor Zun langsung menuju ruang kerjanya dan memberi perintah kepada sekertarisnya untuk mempersiapkan rapat karena hari ini Zun akan mengadakan rapat dengan jajaran direksi perusahaan Waluyo.

__ADS_1


Hari itu rapat berjalan dengan lancar Zun memberikan gebrakan baru kepada para direksi untuk bekerja lebih maksimal lagi, tentu saja gebrakan yang di ciptakan Zun sudah di setujui oleh Waluyo.


***


Di kediaman Waluyo, Larisa di sibukan untuk mengurus kakeknya bahkan hari ini ia ijin untuk tidak kuliah padahal sudah tiga hari semenjak di rumah sakit ia tidak masuk kuliah, tapi entahlah untuk saat ini ia berfikir tidak mementingkan kuliahnya ia lebih memilih untuk merawat kakeknya dirumah,


padahal ada mbok Jum dan asisten rumah tangga yang lainnya untuk bisa menjaga tuan Waluyo tapi Larisa bersi kukuh untuk tetap merawat kakeknya untuk kali ini, karena kakeknya adalah keluarga satu satunya yang ia punya.


seharian Larisa disibukan dengan merawat Waluyo mulai dari jadwal minum obat dan asupan makanan yang harus di makan oleh Waluyo untuk kali ini Larisa yang langsunv turun tangan.


" Suami mu belum pulang Risa?" tanya Waluyo kepada Larisa


" Belum, tadi dia menelpon hari ini ia akan pulang telat mungkin karna masih banyak kerjaan" jawab Larisa sambil menyiapkan obat untuk Waluyo.


"hhhmmm anak itu kalau sudah bekerja suka lupa waktu"

__ADS_1


Larisa memberikan obat kepada kakeknya dan segera di minum oleh Waluyo. setelah selesai merapihkan kembali obat ke tempat penyimpanan Larisa memilih untuk masih tetap berada di kamar kakeknya, ia menduduki dirinya di tepi tenpat tidur kakeknya.


" Kekek harus banyak istirahatnya ya jangan terlalu banyak pikiran, kakek harus sembuh aku dan Zun akan berusaha untuk mandapatkan pendonor untuk kakek". ucap Larisa.


" Kakek ini sudah tua, apabila nanti kakek di panggil tuhan insyaallah kakek siap."


" Kekek jangan bicara seperti itu. kakek harus sembuh demi Risa kalau kakek pergi nanti Risa sama siapa?"


" Kamu lupa kalau sekarang kamu sudah ada Zun yang bisa menjagamu, kakek percaya dengannya."


Larisa hanya menjawab dengan senyuman, ia juga berpikir bahwa selama ini Zun adalah sosok suami yang bertanggu jawab, Zun tetap baik kepadanya walaupun ia bersikap kasar, tapi entah mengapa sampai saat ini ia belum bisa mencintai Zun.


hay hay hay maaf nih author ga nentu updatenya karena lagi sibuk banget nih.


jangan lupa dukung karya author dengan cara vote dan like ya.....

__ADS_1


Terima kasih .


__ADS_2