
Sorepun telah berganti manjadi malam.Semua pengusaha ternama di Indonesia sedang berbondong bondong memasuki Hotel dimana tempat Pesta Ulang tahun perusahaan Af Company di selenggarakan.Af company marupakan parusahaan terbesar di indonesia,diapun mengundang beberapa rekan bisnisnya yang berada di luar negri seperti Felix Corp yang kebetulan pemiliknya sedang berada di Indonesia untuk mengembangkan anak cabang dari perusahaan raksasanya.Tidak lupa Dika's Company juga turut di undang karna selain sesama perusahaan besar,Dika's company juga merupakan rekan bisnis dari Ryan selaku pemilik dari Af Company.
"Selamat atas Ulang tahun kerajaan raksasa anda tuan Ryan" Sapa Dika pada Ryan
"Terimakasih Tuan Dika" Jawab Ryan Ramah
Dika datang dengan sarah dan kevin saja,sementara istrinya yang tengah hamil besar membuatnya tidak bisa mengikuti pesta tersebut.Dan Agnes,dika hendak mengajak agnes dengan niat memperkenalan putrinya pada media.Tapi saat memasuki kamarnya,agnes sudah menghilang entah kemana.
Sarah yang mengikuti pesta tersebut tidak menyia nyiakan kesempatan emasnya dan langsung saja berada di samping afgan membuat afgan sangat risih.
"Afgan,dimana kakak kamu?" Tanya jennie yang mulai khawatir jika putra sulungnya tidak menghadiri pestanya karna memang dia selalu menolak bila di ajak dalam acara acara yang melibatkan media itu
"Aku tidak tau bun,tenang saja!pasti sebentar lagi abang dateng kok!" ucap afgan
"Emm,kak Afgan!Kita keliling yu,aku pengen banget liat liat semua dekor yang ada di sini" Ucap sarah dan tak tahu malunya bergelayut di tangan afgan
Sementara Dika dan ryan sedang asik membahas bisnis dengan tamu yang lainnya.Dan kevin,tentu saja dia tengah berada di pojok bersama Alvin dan Vano yang ikut hadir dalam pesta itu.
"Apaan si lu rah?lepasin gak?semua orang natap kita sarah,lo gak malu apa?" Ujar Afgan sambil melepaskan kasar tangan sarah yang ada pada lengannya itu.
"*Wahh...Siapa pria itu?"
"Siapa dia?dan gadis cantik di sampingnya?
" Tampannya"
"Aduuh sangat cantik dan elegan sekali wanitanya"
"Wow..Gak boleh ketinggalan nih kamera gue*"
Mendengar ocehan ocehan dan keributan dari luar,membuat para tamu menoleh ke arah pintu penasaran siapa yang menjadi sorotan kamera saat ini
Dan tampilah seorang pria tampan bak titisan dewa yunani dengan setelan jas hitam dan rambut di tata rapih yang menambah aura ketampannya.Serta tangannya yang setia menggandeng tangan wanita cantik dengan menggunakan dres panjang berwarna hitam menyala dengan dres yang terpotong sebelah menampilkan sebelah pahanya yang mulus serta leher jenjang yang setia memakai kalung berlian yang berkilau dengan anting dan gelang kaki yang tak kalah Wownya.Ditambah dengan sedikit polesan make up diwajah cantiknya membuatnya makin cantik dengan rambut coklat yang tergerai indah.
Dialah Alfan yang datang dengan agnes yang sedari tadi jadi pusat sorotan kamera dengan malas agnes tersenyum sambil menggandeng erat tangan Afgan.
"*Agnes" Gumam Dika
"Agnes?gila,adik gue cakep bener" Ucap Kevin dalam hati
"Apa?agnes bareng sama kak alfan?Mana tampilannya wow banget lagi,sial udah dapet aja tuh si agnes" Batin sarah*
"Cantik" Gumam afgan yang menatap agnes tanpa berkedip
"Alfan,my boy!" Ucap Jennie memanggil putra sulungnya itu
Mendengar panggilan dari bundanya,Afgan segera menghampiri sang bunda dengan tangan masih dipegang agnes.Disana tampak ada dika,sarah,kevin,ryan,jennie dan afgan tentunya.
"Wah wah,,,Princes dari mana ini hem?cantik sekali" Ucap Ryan sambil menatap agnes dan langsung memeluk putranya dan agnespun melepaskan tangannya dari alfan
"Ah ayahh" Ucap Alfan yang sadar sedang digoda sang ayah
"Kamu cantik sekali nak,akhirnya keinginanku untuk bertemu gadis yang berhasil merebut hati putraku yang keras kepala ini terwujudkan juga" Ucap jennie yang langsung memeluk agnes
__ADS_1
"Makasih tante,Ah tante bisa aja" Ucap agnes tersenyum hangat
"Nak,kamu tidak membawa keluargamu kesini?" Tanya Ryan pada Agnes dan semuanyapun langsung menoleh pada agnes
"Ah,tidak om.Aku sudah tidak mempunyai keluarga,keluargaku sudah tidak ada paman" Ucap Agnes tersenyum manis pada Ryan dan melirik Dika yang memandangnya
"oh,maafkan om nak.Tapi kamu bisa menganggap kami sebagai keluargamu mulai saat ini!Toh,kan sebentar lagi kamu akan menjadi nyonya Alfan" Goda Ryan yang membuat Alfan salah tingkah dan agnes hanya tersenyum kik kuk
"Sudah sudah,kok jadi menggoda calon mantu bunda sii?" Tambah jennie yang sukses membuat agnes malu dengan kata 'calon mantu'itu
Afgan yang mulai terbakar api emosipun hanya bisa diam dan menatap agnes tajam.
Merasa afgan yang sedaritadi menatapnya,membuat Agnes melirik ke arah afgan dan mengangkat sebelah alisnya karna bingung dengan tatapan afgan yang tidak bisa dibaca itu.
Alfan yang mengetahui Agnes menatap afgan langsung saja dia angkat bicara
"Ah iya nes,ini Afgan yang kamu kenal.Dan dia adalah adikku" Ucap Alfan pada Agnes
Agnes sedikit terkejut tapi langsung saja ia merubah ekspresi terkejutnya dengan senyuman manisnya
"Oh begitu,halo kak Afgan" Sapa Agnes disertai senyuman manisnya
"Hmm,halo juga" Jawab afgan dingin.Tapi di balik wajah dinginnya dia begitu terpesona dengan kecantikan agnes di tambah senyuman indah di wajah cantiknya itu.
"Maaf ya girl,anak om yang ini memang sedikit dingin pada orang baru.Tapi nanti setelah kalian akrab dia juga akan bersikap hangat kok,dan siapa tau dia malah jadi suka pagi sama kamu" Ucap Ryan ngawur
"Ayahhh" Rengek Alfan
"Oh iya agnes!Kenalin ini rekan bisnis om,namanya om dika.Dan Tuan dika,kenalkan ini Agnes calon menantu saya" Ucap Ryan pada dika yang sedaritadi hanya terdiam dan menyaksikan saja
"Oh,Hallo om dika.Senang bertemu dengan anda" Ucap Agnes dan mengulurkan tangannya dengan menampilkan senyuman yang penuh maknanya
"Hai nak,kamu cantik" Ucap Dika lirih yang langsung menerima uluran tangan agnes
Agnes yang mendengarnyapun bergidik ngeri dan tersenyum kecut pada dika.
"Hai Nes,kamu cantik.kesini juga?Kenapa gak bareng aku aja nes?" Ucap Kevin
"Eh,Iya kak kevin.Engga perlu kok,lagian udah ada janji dengan kak afan sebelumnya" Jawab Agnes ramah
"Apa?Afan?Waw boy,udah pake panggilan kesayangan aja nih" Goda Ryan tanpa henti
"Ayah,,sudah lah!Kenapa daritadi ayah menggoda aku terus si?" Ucap Alfan lirih
"Em,bukan gitu om" Timpal agnes sambil tersenyum kik kuk
"Haha maaf ya boy,eh ngomong ngomong kamu kenal kevin?kok kayanya kalian deket gitu ya?" Ucap Ryan penuh selidik
"Eh ngga Om,kak kevin itu kakak kelas aku!sekaligus dia Anak dari om dika yang tidak lain rekan bisnis paman saya" Ucap Agnes
"*Om?kamu manggil dady om nak?" Lirih Dika dalam hati
"Kakak kelas?seberapa bencinya kamu sama kakak nes?sambil tak sudi memperkenalkan kakak sebagai abang kamu seperti ini?" Gumam Kevin dalam hati*
__ADS_1
"Oh,siapa memang paman kamu nak?" Tanya Ryan
"Na-
" Baby,You are here?"Tanya louis yang memotong ucapan agnes
"Mr.Handsome" Ucap agnes dan langsung memeluk louis
"uhh,,my little girl" Ucap Louis dan membalas pelukan agnes dan mengusap ngusap rambutnya
"Hey vid,uu I Miss You boy" Ucap Agnes dan mengganti memeluk david yang berada di samping louis
"uhh Queen I Miss you more baby!" Ucap David dan membalas pelukan agnes
"Mr.Ryan, selamat atas ulang tahun perusahaan anda yang besar ini" Ucap Louis dan mengulurkan pada Ryan dan ryan yang tadinya terdiam membalas uluran tangan Louis
"Thanks Mr.Louis anfilex,Suatu kehormatan seorang pengusaha terhesar di USA bisa hadir ke acara kecil kecilan kami ini" Ucap Ryan dengan sopan
"Ahh jangan merendah Mr." Balas Louis
Ryan terdiam dan memperhatian Agnes yang sedang bergelayut manja di tangan David serta david yang terus memainkan rambut agnes dan sesekali mencium kepala agnes membuatnya heran dan sangat tidak suka jiga calon menantunya berwama laki laki lain.Begitu pula dengan jennie
Sedangkan Afgan dan alfan menatap tajam ke arah Agnes dan david.Tapi tidak di kubis oleh keduanya itu.
Melihat semuanya melirik agnes dan anaknya dengan tatapan tidak suka itu,membuat louis mengerutkan dahinya bingung dan langsung mengerti suasana tidak enak yang terjadi ini
"Ahh saya lupa,perkenalkan!He is my Son,David Raka anfilex.Penerus kerajaan bisnis satu satunya keluarga Filex" Ucap Louis sambil menarik tangan Anaknya agar berhenti bermain main dengan rambut agnes
"Oh,begitu rupanya!dan Agnes?" Ucap Ryan Bingung
"OMG I'm Forget,sorry sorry!Agnes adalah sepupu dari David,dan dia adalah putri dari adik saya.Alexa" Ujar Louis sambil melirik ke arah Dika dengan senyuman puas di bibirnya
"Ohh,,saya kira calon menantu saya ini memiliki dua kekasih.Heh,ternyata saya salah" Celetuk Jennie
"Bunda" Lirih Afgan
"Not Boy,Just Kidding oke" Kata jennie disertai tawa dari semuanya
"*Ih sebel gue,gue kira tu om om pacar gelapnya si agnes.Ehh malah dia omnya agnes lagi,mana tu orang kayanya melebihi afgan lagi.ihh kenapa si keberuntungan selalu memihak tu cewe" Gerutu Sarah dalam hati
"Louis, kau telah kembali rupanya?tidak akan aku biarkan putriku ikut bersamamu nantinya" Ucap dika dalam hati
"Dek,jujur abang sedih banget!ternyata gini ya,rasanya melihat orang yang kita sayang lebih memilih mengenalkan orang lain sebagai keluarganya dibandingkan dengan keluarganya sendiri.Maafin abang dek" Lirih kevin dalam hati*
Melihat Sarah yang kesal dan dika serta kevin yang tampak sedih membuat Louis dan agnes sangat puas dibuatnya
"You Win,Baby" Bisik louis pada Agnes
"Not now,semuanya baru dimulai Mr." Jawab agnes disertai senyuman devil dari keduanya
Dan pestapun berlanjut hingga larut malam.
✨Don't forget to Like, comments, vote and favorite guys... ✨
__ADS_1