
"Siapapun lo yang berani ngusik hidup gue,maka tempat kembali lo hanya jahanam!"
~Agnes Clallistiana
"Vin,coba lu ceritain yang sebenarnya!"Ucap Afgan pada kevin yang sudah berada di dalam kamar kevin.
"Momy feby itu bukan momy kandung gue,dia itu ibu sambung gue sama agnes!"Ucap Kevin
"Ibu sambung?jadi lo dan agnes satu ibu satu ayah gitu?terus sarah?"Tanya Afgan
"Iya,gue punya bunda.Namanya Alexa Alexandra Anfilex dia menikah dengan dady gue dan mempunyai tiga anak.Gue,agnes dan Fira.Dan sarah itu adik tiri gue,anak dari dady gue sama momy feby!"Ucapnya
"Tunggu,Anfilex?jadi emang bunda agnes sama ayah david itu saudara ya?"Kata Afgan
"Gue juga baru tau,karna selama ini dady gak pernah bahas tentang paman louis,dan gue juga gak deket sama dia hanya agnes yang deket sama dia!"Jawabnya
"Oh,dan apa tadi,Fira?jadi adik bungsu lo namanya fira?terus kemana dia?"Tanya afgan
"Dia udah gak ada!"Jawabnya
"Maksud lo?dia mati?terus bunda lo?"
"Dia juga udah gak ada gan!"Ucapnya lirih
"Maksud lo adik sama nyokap lo mati barengan gitu?"Tanya Afgan
"Bunda gue mati saat aksi jambak jambakan bareng momy gue.Waktu itu bunda lagi sama Fira,dan datanglah dady dengan membawa momy.Dady memperkenalkan momy sebagai istri keduanya,dan bunda gak terima.Dan terjadilah aksi jambak jambakan itu sampai bunda gue kehilangan nyawa.Sementara fani yang melihatnya syok kemudian dia kehilangan kesadarannya dan meninggal juga"Ucap Kevin dengan nada sedih karna harus mengingat masa masa itu
"Jadi dady lo selingkuh? "Ucapnya Syok
"Terus dady lo diem aja gitu?masa jambak jambakan sampe kehilangan nyawanya gitu?"Lanjutnya
"Gue juga gak tau jelas.Waktu gue sama agnes pulang ke rumah semua udah gitu"Ucapnya
"Terus kenapa agnes kayaknya membenci kalian semua?"Tanya Afgan lagi
"Dia benci dady, karna dia menikah dengan momy bahkan sebelum kuburan bunda gue kering serta membawa sarah kerumah.
Dia benci momy,karna baginya dia adalah pembunuh bunda dan adiknya serta perusak hubungan bunda dan dady.
Dan dia benci gue,saat dia terpuruk dan butuh dukungan gue,gue malah sibuk dengan keluarga baru gue.Iya gue bodoh!karna gue nerima orang yang udah bunuh bunda gue dengan mudahnya,dan agnes semakin benci gue akan hal itu.Gue gak bisa apa apa atas meninggalnya bunda dan adik gue selain gue harus menerima keluarga baru gue karna ayah gue yang memohon.Dan kata dady,bunda bukan dibunuh!tapi dia terjatuh saat hendak naik tangga dan kepalanya terbentur ujung tangga dengan benturan sangat keras.Tapi agnes tidak percaya akan hal itu,sejak saat itulah agnes sangat membenci kami semua"Ucapnya
"Jadi agnes kaya gini sebelum bunda kalian meninggal gitu?"Tanya Afgan
"Sebenarnya dia berubah jadi gitu sejak masuk sekolah,setelah kepergian bunda dan fira agnes menjadi pribadi yang pendiam Dan penurut.Bahkan semua pekerjaan rumah dia yang urus,tapi saat pulang sekolah entah kenapa dia jadi berubah 100%!gak ada lagi agnes yang lembut dan penurut.Semua ucapan gue maupun dady selalu dibalas dengan ucapan tajamnya yang membuat kami diam!"Ucapnya
Afgan yang mendengarnya tidak bisa lagi berkata apa apa.Karna dia tau seperti apa perasaan agnes saat itu,ketika orang yang ia sayangi di renggut secara tidak wajar darinya.Dan keluarganya sendiri bahkan tidak mendukungnya.Bagi afgan,mereka semua pantas untuk mendapatkan semua itu dari agnes,tapi melihat kevin yang sudah sangat menyesal membuat afgan kasihan juga pada temannya itu.
__ADS_1
"Gue bingung vin,gue gak bisa ngomong apa apa lagi"Ucap afgan
"Tapi gue janji,sebisa mungkin gue akan bicara sama agnes.Gue akan berusaha deketin dia agar bisa terbuka sama gue,tapi gue gak akan maksain dia buat maafin kalian.Kalo dia gak mau,gue juga gak bisa berbuat apa apa vin!karna memang disini agneslah yang sangat tersiksa!"Tambahnya
"Sumpah gue kangen adek gue gan,dia sering banget bikin gue repot dengan ulahnya.Tapi sekarang, manggil abang aja udah gak sudi dia!"Ucap Kevin sampai tak terasa air matanya mengalir begitu saja.
"Udah Vin!yo ah tidur,gue ngantuk!"Kata Afgan yang tak tega melihat temannya bersedih itu
"Gue rasa ada yang salah,mungkin memang ia bunda agnes di bunuh!gue harus selidiki ini!"Kata Afgan dalam hati
sebelum dia tertidur pulas.
03:40 Am POV
Dorr...
Dor...
Dorr...
Suara tembakan bertubi tubi yang berhasil membangunkan semuanya.
Dika yang panik menyuruh feby untuk besembunyi di ruang bawah tanah ditemani sarah.Dan dirinya ditemani kevin dan afgan yang ikut terbangun hanya bersembunyi di bawah meja ketika segerombolan orang datang kedalam rumah dengan pistol ditangannya.
" Dika,keluar kamu!"Ucap ketua mereka memanggil manggil nama dika dan mengobrak abrik rumahnya
"Drama apa lagi ini?hem?" Ucap seorang gadis yang dengan santainya menuruni tangga dan melangkah menghampiri mereka.
"Owh jadi ini putri dari dika yang berengsek itu?" Ucapnya
"Dady harus keluar!" Ucap dika tapi ditahan oleh kevin
"Jangan dady,dady gak perlu khawatir sama agnes!kevin tau agnes bisa kok!" Ucapnya menenangkan sang ayah
"Cantik,Cepat panggil ayahmu atau kamu yang akan jadi sandra kami cantik!" Ucap sang ketua sambil menggoda agnes
"Cih,siapa yang anaknya?gue bukan putri dari dika yang lo panggil berengsek itu.Gue,Agnes clallistianan anfilex.Bukan putri dari tuan Dika anandika!Lo paham?" Ucapnya dengan melipat kedua tangannya di perut sambil tersenyum kecut
Mendengar perkataan dari sang putri,dika hanya bisa menunduk malu dalam persembunyiannya.
"Oh,rupanya kau tuan putri dari keluarga filex ya?Beruntung sekali kita kali ini.Sasaran dika,ehh justru dapat berlian yang lebih untung!" Ucap ketua itu pada anggotanya dan diakhiri dengan tawa dari mereka
Dorr..
Salah satu dari mereka berhasil agnes lumpuhkan.
Mendengar suara tembakan,dika pun langsung mengangkat kepalanya dan melotot tak percaya putrinya bisa dengan santai membunuh seseorang.
__ADS_1
"Oops,begini kan cara mainnya?" Tanya agnes polos sambil membawa pistol yang sudah ia siapkan sebelum keluar dari kamar.
"Kurang ajar,serang!" Ucapnya yang marah karna gadis kecil itu sudah berhasil menewaskan aggotanya
Dorr...
Dorr..
Dor...
Agnes dengan santainya menembak tepat pada jantung mereka dan menghindar dari peluru yang mereka letukkan dengan lihainya.
Saat agnes hampir selesai dengan permainannya,tiba tiba pelurunya habis dan ia lupa tidak membawa cadangan tadi.
"*Agnes!gimana ini?peluru agnes habis.Oke,kita lihat seberapa hebat kemampuan lo nes!tenang aja.kalo lo sampai terluka,gue akan turun tangan meskipun nyawa gue taruhannya nes!" Kata Afgan dalam hati
"Ya tuhan,lindungilah adikku itu!" Lirih kevin dalam hati*
"Sial!" Umpatnya sambil melempar pistol tanpa pelurunya
Melihat agnes yang kehabisan peluru,sontak membuat sang ketua yang sedari tadi hanya diam dan memperhatikannya tertawa sangat puas.
"Hahaha....Kenapa cantik?habis ya?kalian semua,serangg!" Ucapnya
Bughk..
Bughk..
Bughk...
Sring...
"Gila agnes!" Pekik afgan tak percaya
Agnes dengan gerakan cepatnya memukul mereka dan mengambil pisau kecil beracun dalam sakunya untuk menusuk mereka hingga tewas.
"*Hebat lo nes!" Pikir afgan dan kevin bersamaan.
"Siapa yang ada di hadapanku ini?ini buka seperti putriku!" Ucap dika dalam hati*.
Melihat semua anak buahnya telah tewas,sang ketua hendak melarikan diri tapi dengan cepat agnes memukul tengkuknya hingga pingsan.
"Oh,selesai rupanya.Ahh gue belum puas bermainnnya.Lo payah banget ya jadi ketua,di pukul dikit aja udah pingsan.Saat sadar liat aja lo!gue mainin lo ampe puas!gue akan bagi tubuh lo,sampe 100 bagian!bersiap aja lo!"Kata agnes sambil melihat sang ketua yang sudah tidak sadarkan diri itu,agnes pun menendangnya dan tersenyum devil.
Sementara dika kevin dan afgan terkejut bukan main dengan ucapan agnes barusan.Apalagi saat melihat Agnes tersenyum devil kepada kawannya itu.
" Agnes!"Ucap dika yang keluar dari tempat persembunyiannya di ikuti kevin dan afgan.
__ADS_1
Sontak agnes terkejut dengan kehadiran mereka.Karna yang agnes tau mereka bersembunyi di ruangan bawah tanah bersama feby dan sarah.
"Gawat!"