
*Helo hai hai para Reading!!
Welcomeback to my Story!
Sebelumnya maaf ni ya,author lama banget up nya!Karna Authot tuh lagi tergila gila banget sama Mv-nya Nct Dream (Group Band Korea*K-Pop*)yang berjudul 'Ridin' Sampe sampe lupa deh untuk up.Di tambah tambah,Author kecanduan banget sama karya novel-nya yang lain.Jadinya makin gak tau diri deh!Hehe...
Yaudah yo ah lanjut aja Storynya*!......
🌅Pagi harinya..
"Nes Bangunnn!!!"
Ucap Fani sambil menggoyang goyangkan badan agnes yang masih setia menempel pada kasur dengan mata yang tertutup rapat.
"Gila ni anak,cantik cantik kalo udah molor like a bangke juga!"Ucap fani saat tidak ada respon sama sekali dari agnes.
"Agnes!!!!Agnes!!!!Agnes!!!!Yoi baku hantam kuy!"Ucap fani sambil terus berteriak teriak dan menggoyang goyangkan tubuh agnes.
Agnes yang merasa kupingnya sakit dan badannya yang tidak hentinya ke depan dan ke belakang akhirnya dengan perlahan membuka matanya dan melihat fani yang sedang berteriak teriak gak jelas sambil terus menggoyang goyangkan tubuhnya.
Agnes langsung bangkit dari bobo cantiknya dan menghadap pada fani
"Ihhh apaan si lo fan?ganggu orang lagi tidur cantik aja!"Ucap agnes narsis
"Iuuu lo ya,cantik cantik kalo udah molor kaya bangke juga.Lo tau ga?gue udah kesel nungguin lo bangun,ditambah lo yang susah di bangunin.Jadikan suara icess serak serak basah gimana gitu!"Jelas fani panjang lebar
Agnes yang setengah sadar hanya melihat fani dengan mata yang menolak untuk dibuka dan mengangguk ngangguk menanggapi ucapan fani yang bahkan dia saja tidak mendengarnya dengan jelas karna efek bangun tidur.
"Nes lo denger gue gak sii?"Teriak fani saat melihat agnes mengangguk ngangguk gak jelas sambil sesekali menutup matanya
Agnes langsung membuka matanya lebar saat mendengar suara teriakan fani yang membuatnya mendengus kesal.
"Minggir ah!gue mau ke kamar mandi!"Ucap Agnes dan mendorong tubuh fani yang menghalanginya
Agnes langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Sementara fani,dia begitu kesal dengan temannya yang satu ini.Dengan cepat dia beranjak keluar dari kamarnya dan mengadu kepada jennie.Tantenya
**
"Fanii!"Teriak agnes dari kamar mandi
"Fani lo denger gue gak siii?"Teriaknya lagi karna tidak mendapat respon dari fani
"Fani bawain gue baju fan!gue lupa bawa baju ke kamar mandi.Lagian gue juga gak bawa baju ganti kemarin,jadi gue pinjem baju lo aja yah!"Teriak agnes lagi
"Fani lo ngajak gelud sama gue hah?"Teriak agnes lagi karna lagi lagi tidak mendapat jawaban dari temannya itu
"Serah lah!dalam hitungan 3 detik,gue keluarin tangan gue dan harus udah ada pakaian gue disana!kalo ngga,lo ****** di tangan gue fan!"Ucap agnes lagi sambil membuka pintu Kamar mandi sedikit dan mengeluarkn sebelah tangannya saja
__ADS_1
"Mana?"Ucap agnes dalam kamar mandi sambil tangannya bergerak gerak meminta apa yang ia inginkan di luar sana
"Satu!"Agnes mulai menghitung
"Dua!"Ucapnya lagi
"Fan Come on!gue kedinginan Onta!"Ucapnya kesal
"Tig-"Belum sempat ia menyelesaikan perkataannya,sudah ada sesuatu yang berat yang menempel pada tangannya.
Dengan segera agnes memasukkan kembali tangannya dan melihat sebuah paper bag yang di berikan fani dengan isi mini dres berwarna navy lengkap dengan liontin kecil berbentuk hati dan High heels dengan warna senada sebagai alas kakinya.
"Thanks fan!"Teriak agnes
Meskipun agnes tidak terlalu menyukai baju yang kekurangan bahan seperti yang ada di dalam genggamannya ini,mau tidak mau di langsung saja memakainnya.
Karna dia sadar, mungkin saja keluarga afgan sedang menunggunya di meja makan,pasti mereka tidak akan makan tanpa dirinya.Apalagi jennie,yang sedari semalam terus saja bersikap yang menurutnya sangat aneh.Seperti pada menantunya saja'Pikirnya.
Beberapa menit kemudian,agnes sudah menggunakan semua pakainnya lengkap dan keluar dari kamar mandi.
"Mana tu anak?"Ucapnya yang melihat di kamarnya sudah tidak ada fani
"Ck,pasti duluan kebawah dia.Dasar temen sialan!"Umpat agnes
Tak mau menghabiskan banyak waktu,diapun segera memoles wajahnya dengan sedikit make up tapi tetap saja membuatnya cantik dan menarik.Apalagi dengan mini dres yang ia kenakan saat ini
Setelah selesai berdandan,agnespun dengan segera melangkahkan kakinya keluar untuk menuju meja makan.
**
"*Cantik!"batin Afgan yang melihat agnes
"Bener kata Fani,agnes makin dewasa makin cantik aja!"Batin Alfan yang dengan setia menatap agnes lekat
"Hemm,,,pantes aja putraku yang dua ini sangat tergila gila pada agnes.Karna memang faktanya dia sangat cantik!"Batin dika
"Tapi semoga saja tidak ada suatu kejadian dimana kakak beradik itu harus berselisih karna seorang gadis!"Lanjutnya yang masih berucap dalam hati*
Agnes langsung duduk di sebelah fani dan bersampingan juga dengan kevin.
"Wis,cantik banget lo dek!ada hidayah dari mana lo feminim tanpa bantuan gue gini?"Goda kevin saat melihat adiknya yang baru saja mendaratkan bokongnya di sebelahnya
"Apaan si lo kak?gue gini juga terpaksa kali!kan gue gak ambil baju ganti kemaren!"Ucap agnes
"Sudah sudah!jangan diteruskan lagi kevin!"Lerai Jennie saat kevin hendak membuka mulut
"Agnes,kamu cantik sekali sayang!dari mana kamu mendapatkan pakaian ini?"Tanya jennie
"Dari fani!"Jawab agnes
__ADS_1
"Uhukk...!"Fani yang sedang makan tersedak karna ucapan agnes
"Gue gak kasih baju sama lo nes!"Ucapnya karna memang tidak merasa memberikan apapun pada agnes pagi ini
"Bukan lo?"Tanya agnes terkejut
"Terus siapa?tadi gue lupa bawa baju pas ke kamar mandi,terus gue teriakin nama lo buat minjem baju.Dan setelah beberapa menit,ada yang ngasih gue paper bag yang isinya pakaian lengkap yang gue pakai ini!Kalo bukan lo,terus siapa?"Lanjut agnes was was
"Gue!"Ucap afgan santai sambil melahap sarapannya
"Hah!"Ucap mereka serentak
"Ma-maksud lo apa kak?"Tanya agnes berbata
"Jadi tadi pas gue mau turun gue denger lo teriak teriak di kamar yang jelas jelas gak ada orang,ya gue masuk aja takut terjadi apa apa sama lo.Eh,taunya lo minta baju!yaudah gue pesen aja Online terus gue kasih ke lo supaya gak teriak teriak lagi!"Jelas afgan dengan santai
"Ap-Apa?"Ucap agnes yang terkejut bukan main.
Jadi semua pakaian yang ia kenakan saat ini adalah pemberian afgan?semua!dari mulai yang ia pakai diluar sampai di dalam.Maluuu abiss'Pikirnya
"Ia,sebab itu gue telat ngasih lo baju karna gue harus ke bawah dulu ngambil pesenan nya.Udah dapet,langsung aja gue kasih ke lo dan turun ke sini!"Jelas afgan
"Kok lo gak bilang sii?"Tanya agnes gugup
"Malu kan gue jadinya!"Lanjutnya dalam hati
"Udah gak usah malu!afgankan udah lakuin juga"Lerai Ryan yang tau kalau agnes sedang malu dengan apa yang anak bungsunya lakukan itu
"Lagian sekarang afgan udah tau ukurannya kok!"Lanjutnya yang membuat semua orang tertawa selain agnes
"Ihh om Ryan apaan si?Bundaa agnes malu banget sumpah!"Batin agnes sambil tertunduk menyembunyikan pipinya yang sudah memerah itu
Afgan hanya terkekeh geli dengan hal yang baru pertama kali ia lihat itu.Agnes malu!ya,setelah melihat wajah agnes yang memerah membuat afgan senang dan sangat ingin mengulanginya setiap waktu agar bisa melihat wajah agnes yang memerah karna ulahnya.
"Udah udah!ayo ah makan!"Ucap jennie yang menghentikan tawanya ketika melihat agnes menunduk karna malu
"Kasian agnesnya kalo kalian goda terus!nanti dia kapok loh nginep disini,dan gak mau nginep lagi!"Tambahnya
"Hehe,,iya tante!"Ucap fani
"Yo nes makan!maaf yah,gue lupa buat nyiapin pakaian lo tadi"Tambahnya
Agnes langsung menatap fani dengan tatapan tajam andalannya
"Tau ah!"Ucap agnes marah sambil memakan makanannya
Mereka kembali tertawa termasuk afgan yang sangat bahagia sekali ini.
Agnes menatap afgan tajam,sedangkan afgan hanya menanggapinya dengan cengengesan sambil mengusap usap tengkuknya.
__ADS_1
"Kak Afgan sialan!"