
**
"Napa lo gak sekalian aja hancurin tu orang si!greget gue jadinya!"Ucap Regata sambil meminum Wine langsung dari botolnya
Agnes,Regata,Leon dan Deon kini sedang berada di Markas Mafia Mareka.Bukan untuk rapat atau rencana menyerang,tapi untuk merayakan kemenangan pertama Agnes.
Saat ini,Agnes tengah meneguk Wine-nya saat Regata bertanya.
Setelah meneguk Wine-nya,diapun beralih menatap Regata dan berkata
"Gaakan gue biarkan dia hancur dengan mudah!"Jawab Agnes sambil memutar satu gelas ditangannya yang berisi Wine-sebelum akhirnya meneguknya kembali
Tampak Regata,Leon dan Deon mengernyitkan dahinya bingung
Seakan tahu mereka sedang membutuhkan penjelasan,Agnespun meneguk Wine-nya dengan cepat dan menyimpannya di meja untuk diisi kembali
"Kalian tidak mengerti?Hah,bodoh sekali!"Maki agnes pada mereka
Tentu saja mereka Bertiga mendengus malas atas ucapan agnes barusan
"Gue bakalan menghancurkannya secara perlahan!karna tidak mungkin aku membuatnya hancur secara langsung!Enak saja"Jelas Agnes dengan tangan yang sedang mengisi Gelas Kosongnya dengan sebotol Wine dihadapannya
"Dan lagi,bila diingat apa yang dia lakukan pada Bunda gue.Gue juga akan menirunya,bermain secara cantik!"Lanjutnya sambil tersenyum licik dan kembali meminum Wine yang sudah diisinya
Tentu saja hal itu membuat mereka bertiga menyuntingkan senyuman iblisnya.
**
"Agnes stop!Lo udah banyak minum nes!"Tegur Leon
"Ihhh,Kak!gak David gak elo,sama aja!Gak bisa apa lo pada biarin gue minum ampe puas!"Ucap Agnes setengah sadar
Ya,memang hubungan mereka berempat sangat erat.Tapi bedanya,ketika dihadapan para gengster-nya Leon dan deon selalu memanggilnya hormat seperti Queen dan King.Tapi jika sedang bebas seperti sekarang,mereka seperti kakak beradik yang saling menyayangi,seperti halnya yang dilakukan Leon saat ini.
__ADS_1
"Udah!"Ucap Leon sambil merenggut gelas yang terus diminum dan diisi agnes
Agnes tak hilang akal,tak ada gelas?Masih ada botol kan?Bahkan dia bisa leluasa meminumnya sepuasnya....'Batinnya menyeringai
Belum sempat agnes mengambil botol berisi Wine,dengan cepat Deon mengambilnya dan meminumnya.Tentu hal itu membuat agnes mendengus kesal
"Ck,gak adek gak kakak sama aja!gaasik ah lo pada!"Ucap Agnes kesal
"Udah nes!gue anter lo pulang sekarang!"Ucap Leon setengah memerintah
Agnes hanya memutar bolamatanya malas dan berlalu mendahului Leon menuju mobil milik leon
Sementara Regata dan Deon hanya menggelengkan kepalanya saja menanggapinya,dan melanjutkan acara minum mereka.
**
"Agnes,dady ingin bicara sama kamu.Ikut ke ruang kerja dady!Sekarang!"Perintah dika saat agnes baru saja menginjakkan kakinya kedalam rumah
"Udah ayo!Santay aja!"Ucap Kevin sambil merangkul adiknya itu dan berjalan menuju ruangan yang dika maksud.
Agnes mendengus malas.Dia sangat enggan membantah.Apalagi dalam kondisinya yang setengah sadar ini.Dan dengan langkah gontai,diapun menuruti apa kata Sang Ayah itu
...
"Apa maksudnya tadi saat dikantor Agnes?Jangan coba mengelak Dan ceritakan semuanya!"Ucap Dika saat melihat putri dan putranya sampai diruang kerjanya
"Apa?bukankah sudah jelas?"Tanya Agnes dengan malas
"Agnes!"Bentak Dika
"Begini ya Tuan,gue ini udah jelas pemilik Algs Company dan pemilik rumah ini tentunya.Haha...!"Ucap Agnes ngawur karna setengah Mabuk
Kevin dan Dika menatapnya bingung.
__ADS_1
Setelah diperhatikan dengan seksama,kelihatannya agnes sedang mabuk.Dari caranya yang tidak bisa berdiri dengan tegak dan berbicara seperti orang linglung'Pikir Kevin
Perlahan kevin menarik tengkuk agnes dan mencium adanya aroma Alkohol di tubuh sang adik
Mata kevin membulat sempurna.Karna yang ia tahu,agnes sangat benci dengan bau alkohol.Tapi kenapa justru sekarang dia meminumnya?Bahkan dari tingkah dan aroma yang menyengat,sepertinya dia sudah menghabiskan banyak.Tidak hanya sekedar mencicipi
Kevin melepaskan tekuk agnes yang ditariknya.Agnes beberapa kali mengedipkan matanya yang berat dan tidak menyadari seperti apa keadaan disekitarnya saat ini.
Dika yang melihat aksi putranya hanya menautkan alisnya heran.
"Dady,Agnes mabuk!"Ucap Kevin hati hati
Karna selama ini,Dika selalu mendidik Agnes keras.Dia tidak pernah mengajarkan pada putrinya untuk mengenal yang namanya minuman keras apalagi mabuk mabukan seperti ini.Termasuk pada Sarah.Hanya saja untuk kevin,dia sedikir membebaskannya karna dia seorang anak laki laki.Tapi tentu dengan syarat tidak melewati batasan
Dika yang mendengar ucapan kevin langsung mengepalkan telapak tangannya kuat.Terlihat dari rahangnya yang mengeras menandakan dia sangat emosi saat ini.
Dengan langkah cepat dia menghampiri Agnes.Dan benar saja,dia mencium bau Alkohol yang menyengat disana
"Kurang Ajar!"Teriak dika dan mengayunkan tangannya hendak menampar Agnes
Tapi dengan sigap tangannya dipegang oleh Agnes
"Mau apa hah?Nampar gue?No!You Can't Do it.Understand?"Ucap Agnes tersenyum devil sambil menghempas kasar tangan dika
Setelahnya,Agnes melangkah meninggalkan ruang kerja milik dika dan berjalan sempoyongan menuju kamarnya
Kevin yang tak tega melihat adiknya berjalan sambil menubruk benda-benda didepannya berjalan menghampiri sang adik dan membantunya berjalan menuju kamar milik Agnes
"Dady,sebaiknya kita bicarakan nanti saja!Saat ini Agnes tidak akan bisa diajak bicara,Kevin permisi antar Agnes dulu dad!"Ucap Kevin dan berjalan memopang Agnes menuju kamar milik Agnes
Dika hanya mengepalkan tangannya emosi dan melemparkan barang yang ada di atas meja miliknya
"Apa yang Badebah sialan itu perbuat pada putriku?Regata sialan!!Ahh..."
__ADS_1