The Bad Girl

The Bad Girl
Kehancuran Dika Part1


__ADS_3

"Dimana dia?"Tanya Agnes dengan wajah datarnya


"Diruang penyekapan Queen!"Ucap Salah satu Mafioso yang berjaga dipintu masuk dengan menunduk sopan


Ya,Kini Agnes tengah berada di Mansion mafianya.Dan dia memutuskan untuk mengakhiri permainannya selama ini.Sudah cukup baginya untuk terus melepaskan si brengsek itu


Tanpa ba-bi-bu Agnes langsung masuk dengan mengibaskan jubah hitamnya


Brak...


Dengan kasar Agnes membuka pintu ruangan itu yang membuat regata dan David yang tengah memasang kamera terkejut


"Queen.Lo kalo masuk dengan cara baik-baik dong!"Gerutu regata kesal


Sementara david hanya menggelengkan kepalanya dan memilih kembali fokus memasang kamera untuk menghubungkan kejadian yang tak lama lagi akan terjadi kepada Filex dan louis.Amerika


Agnes hanya menatap mereka datar.Seketika matanya memanas kala melihat pria yang begitu brengsek dan begitu dibencinya tengah duduk di atas kursi dengan tangan dan kaki yang tak lepas dari ikatan tali dalam keadaan tak sadarkan diri


Senyuman iblis terbit dibibirnya yang terhalang oleh topeng.


Perlahan dia menuju salah satu meja yang didalamnya terdapat air panas.Tanpa menunggu lama,Agnes mengambilnya dan menyiramkannya pada wajah dika yang tengah tak sadarkan diri itu


Ya,dia Dika.Andika anandika.Pria brengsek yang telah menghancurkan kehidupan bundanya sampai berkeping-keping.Bahkan diakhir hayatnyapun, Alexa tak sedikitpun merasakan kebahagiaan yang Hqq didunia ini.


Selama ini Agnes mengulur waktu karna ia tengah berkompromi dengan jiwa baiknya yang mengatakan 'jangan!seperti apapun dia adalah ayahmu' sementara jiwa jahatnya terus saja meronta menuntut balas dendam


Tapi kini,setelah mengetahui bahwa pria brengsek itu bukanlah ayah kandungnya.Tanpa berfikir lama dia langsung menyuruh salah satu Mafiosonya untuk menculiknya dan membawanya kemansion hitam ini.Tentunya untuk menyiksanya


Bahkan Regata dan Davidpun mengiyakan dengan semangat saat mengetahui keputusan akhir agnes.Mereka berdua langsung membeli berbagai merk camera elite yang akan digunakan untuk menyambungkannya dengan keluarga Agnes yang berada di Amerika


Agnes tersenyum sinis saat melihat Ayahnya yang langsung membuka mata dan kesakitan diarea wajah yang baru saja ia siram dengan air panas tadi


Regata yang melihat Dika sudah sadar dengan langsung menyalakan kamera dan menarik tangan David untuk menjauh agar bisa menonton tontonan seru yang akan live dihadapan mereka.Regatapun melepaskan tarikannya pada tangan david ketika keduanya telah berdiri di pojok ruangan dan langsung menyuruh para mafioso yang tadinya berada didalam ruangan untuk keluar dan menjaga diluar tentunya.Kini,Hanya tersisa Agnes,Regata,david dan dika diruangan itu


"Apa kabar,TUAN?"Sapa Agnes sambil melipat kedua tangnnya keperut dengan mencondongkan badannya melihat wajah dika yang merah akibat ulahnya


"HAHAHAHAHA!!!..."Tawa Agnes tak bisa ditahan lebih lama lagi kala melihat ekspresi dika yang meringis menahan sakit


"Siapa kau?Beraninya kau menculikku seperti ini!APA MAUMU?!!"Teriak dika sambil meronta-ronta


"Oh,mauku?"Tanya Agnes sambil membenarkan topengnya "Kematianmu!!"Lanjutnya penuh penekanan

__ADS_1


Dika yang mendengarnya lantas membulatkan matanya sempurna


"SIAPA KAU?"Bentaknya lagi sambil berusaha melepaskan diri dari lilitan kuat tali yang diikatkan ditubuhnya


Plak...


"Itu karna kau berani membentakku!" Ucap Agnes sambil mendekatkan wajahnya pada dika dan menatapnya tajam


Dika yang melihat jelas api amarah yang menyala pada orang yang entah pria atau wanita itu lantas mengalihkan pandangannya dengan keringat dingin yang terus bercucuran di wajahnya


"HAHAHAHA!!!"Lagi-lagi gelak tawa Agnes pecah saat melihat ekspresi ketakutan dika.Diapun menjauhkan kembali wajahnya dan menatapnya kembali tajam


"Aku puas melihatmu tidak berdaya seperti ini.DADY!"


Ucapan orang itu sontak membuat dika menatapnya dengan mata melebar. Dady?yang sering memanggilnya seperti itu hanya anak-anaknya.Tapi siapa orang yang tengah menyekapnya saat ini?Apakah Kevin?Tidak mungkin!dia tau jika putranya tidak akan bisa menyiksanya seperti ini.Sarah?Tidak!sarah sudah dia kirim ke London bersama bibinya setelah kepergiannya dari rumah itu.El?Tidak!dia masih kecil,sungguh mustahil dia berubah menjadi bertubuh tinggi didepannya ini.Hanya satu yang belum ia sebut


"Agnes?"Ucap Dika memastikan sambil menatap orang yang tengah menatapnya tajam


Agnes tersenyum miring "Rupanya kau mengenalku,**** boy!"Ucap Agnes sambil tersenyum sadis


Dia meraih topengnya dan membukanya secara perlahan.Lalu tampaklah wajah cantiknya yang tanpa polesan makeup dengan rambut panjang yang ia gelung sempurna menambah kadar kaecantikannya.Tapi mata dan ekspresinya yang penuh dengan kegelapan,membuat siapa saja yang melihatnya akan bergidik ngeri.Termasuk Regata yang tengah santai menonton itu


"K-kau?Ti-tidak mungkin!"Ucap Dika dengan menggelengkan kepala dan mata yang terbuka lebar


"Ti-tidak!LEPASKAN AKU!!"Teriak dika sambil terus memberontak dikursi sana


"Kau pikir aku akan melepaskanmu begitu saja?Setelah kau merenggut kebahagiaan ibuku yang kedua kalinya dengan memisahkannya dengan Mr.Drexy,HAH?"Bentak Agnes dengan wajah yang memerah dan tangan yang mengepal kuat


"Da-dari mana k-kau tau?"Ucap Dika gelagapan


"Huft..huft..HAHAHAHAHAHA!"Meledaklah tawa jahanam Agnes


"Ah aku lupa.Kau bahakan tidak mengetahui siapa aku!"Ucap Agnes sambil memainkan jubahnya


"I'M A QUEEN OF MAFIA WORLD!"Ucap Agnes sambil mengambil pistol yang berada di dalam jubah hitamnya


Dika langsung tersentak dan reflek menyatukan punggungnya dengan ujung kursi


"Ti-Tidak mungkin!"Ucap Dika yang lagi-lagi mengelak


Agnes mengarahkan pistolnya kearah dika.Reflek dikapun memejamkan matanya.Regata dan David yang tengah menonton sambil memakan kacangpun sontak berbinar matanya kala melihat agnes menodongkan senjata ke arah dika

__ADS_1


Dor!....


Bukan pada dika,tapi pada lingkarang hitam dengan warna merah ditengahnya yang tepat berada di belakang dika.


Agnes menembak dengan santai tapi berhasil mengenai warna merah itu dengan sempurna.


"Apa kau percaya sekarang?'Tanya Agnes sambil memainakn pistolnya


Regata dan david yang melihat agnes hanya menembak dindingpun lantas menendang udara karna kesal.Dalam pikiran mereka,mungin agnes saat itu akan menembak dika sampai mati.Tapi ini,apa?


Dika membelalak.Membuka mulut dan matanya lebar-lebar.Dia mulai mengingat kejadian perampokan dirumahnya tempo hari dan kejadian di club yang kevin ceritakan dimana Agnes lah yang menghabisi para mafia itu sendirian.


Sontak iapun langsung percaya dan tangan yang sudah gemetar serta jeringat dingin yang terus turun memenuhi jidatnya


"Jika kau memang memiliki kemampuan,dan gelar Queen yang kau banggakan itu.Maka lawan aku!Jangan menjadi pecundang dengan mengikat dan menyiksaku seperti ini!"Tantang dika menunjukkan keberaniannya walaupun sebenarnya nyalinya menciut sedaritadi


Agnes yang mendengarnya langsung tersenyum miring."Kau menantangku?Aku?Seorang Queen yang bahkan ditakuti semua para Mafia besar dinegara ini!"Ucapnya sombong


"Hemm menarik.!"Ucapnya kemudian menyimpan kembali pistolnya kedalam jubah dan mengeluarkan pisau kecil sebagai gantinya


"Kau yang mengajakku bermain!Jangan sampai keu sendiri yang kalah sebelum berperang.Apalagi sebelum aku puas mempermainkanmu!"Ucap Agnes menyeringai


Setttt..


Setttt...


Setttt..


Settt...


**


*Yeah, digantung😪


Haaaaa....Maaf yah!Author tuh lagi gak Mood buat tulis ceritaa maunya baca aja karya orang terosss...Tapi demi kalian yang terus bilang 'Nextt!Lanjut thor!!Lanjut aku suka*!!' Terpaksa deh author nulis buat kalian yang rela nunggu lamaaaa


Maaf juga yah,author gak up beberapa hari karna ada beberapa kesibukan di dunia nyatanya author yang sungguh, membuat aku lelahhh! aku lelah dengan semua iniii* Cih,lebay*


Audah ah,author cuma mau kasih tau aja.*NOVEL INI MENDEKATI EPISODE AKHIRRRR yeyyyy!!!!


Makasih yah,buat yang udah setia dukung dan menemin author dengan cara terus membaca karya author yang gak seberapa ini.Apalagi kalau yang dari awal.Uwwwuuuu Thankssss bangettt

__ADS_1


Udah dulu bincung bincungnya yaaaa **see you!IlvU💋***


__ADS_2