
Setelah 30 menit lamanya,akhirnya Agnes dan Kevin memasuki sebuah kawasan megah tapi tak berpenghuni banyak.
Ketika Mobil berhenti,Agnes langsung turun dari mobil dan tampaklah danau yang sangat indah serta pepohonan pepohonan yang sangat asri ditepinya
Belum puas Agnes memandang,tangannya sudah ditarik Kevin sambil berkata
"Ayo!"Ucapnya sambil menarik tangan Agnes untuk mengikuti langkahnya
"Ih apaansi?gue belum puas bang!lepasin gak?"Oceh Agnes sambil terus berjalan karna tangannya ditarik paksa oleh Kevin
Kevin sama sekali tidak merespon ucapan Agnes.Dia terus saja menarik tangan adiknya itu
"Lagian kita mau kemana si?"Ocehnya lagi tapi lagi lagi tak dikubis oleh sang kakak
Agnes hanya memutar bolamatanya malas dan menghempas tangannya yang dipegang sang kakak
"Gue bisa sendiri!gausah ditarik tarik!"Ucap Agnes ketus dan berjalan mendahului kevin
Kevin hanya menggelengkan kepalanya
--
Sampailah mereka disebuah rumah sederhana yang terbangun dari kayu.
Sangat sederhana,namun keindahan dan kenyamanannya bisa disandingi dengan rumah kediaman dika yang Wah itu.
"Ck,adem banget ni Rumah.Tau darimana tempat se perfect ini lo bang?"Ucap Agnes yang kini sudah masuk kedalamnya dengan mata yang terus meneliti setiap sudut keindahan yang dimilikinya
"Lo lupa?"Tanya Kevin
Agnes menatapnya bingung.
"Serius lo lupa?"Pekik Kevin tak percaya
Agnes hanya memutar bolamatanya malas
"Gak usah bertele-tele deh!jawab aja!lo tau dari mana Ogeb!"Ucap Agnes kesal
__ADS_1
"Bunda"Jawab kevin singkat dan berjalam kearah balkon rumah yang menghadap langsung ke arah danau dan meninggalkan Agnes yang mematung ditempat setelah mendengar ucapannya
Tunggu,Bunda?Bundaaa...Kenapa Agnes bisa lupa tempat ini si?Inikan tempat kita kalo ingin menyelesaikan suatu masalah.Dan disini juga terakhir kalinya Agnes bisa tersenyum dan bercanda bareng bunda.Kenapa takdir sekejam itu bunda?bahkan agnes tidak mengingatnya.Malah justru kak kevin.Euhhh'Batin Agnes
"Lo gak mau kesini nes?"Suara kevin yang sedang menatap danau dan membelakanginya.Sontak itu berhasil membuyarkan lamunan agnes.Dengan segera agnes berlari dan memeluk kevin dari belakang
"Hiks...Thanks!Thanks karna lo udah ajak gue kesini.Jujur,gue lupa.Hiks,,,anak macam apa gue?Gue kira cuma gue yang inget semua kenangan tentang bunda dan adik gue.Tapi justru lo yang lebih inget dan hargain setiap kenangan bunda daripada gue.Hiks..!"Ucap Agnes sambil menangis karna tidak menyangka bahwa kevin lebih menyayangi bundanya daripada dirinya
Kevin yang mendengar ucapan dan isakkan adiknya langsung berbalik dan menghapus airmata agnes dengan lembut
"Sttt!Udah gak boleh nangis!Lo apaan si? Mana agnes yang kuat?masa ia,karna gak inget aja lo sampe nangis?Cih,lemah lo.Cengeng dasar!"Ledek Kevin sambil tersenyum manis pada adiknya itu
Agnes langsung memukul dada bidang milik sang kakak
"Jahat lo!"Ucapnya sambil cemberut
"Hahah....Iya iya Maaf.Udah ah!mending kita duduk yuk!Gue pegel nih berdiri terus!"Keluh Kevin dan menarik Agnes duduk di sebuah kursi panjang yang masih terbuat dari kayu
"Jujur sama gue!darimana lo bisa mendapatkan saham di perusahaan Dady?"Ucap Kevin pada agnes yang kini duduk disebelahnya sambil memandang indahnya danau dan menyenderkan kepala adiknya di pundaknya
Lantas Agnespun langsung mengangkat kepalanya dari pundak sang kakak dan menatapnya sekilas.Kemudian dia beralih menatap keindahan danau lagi
"Nes,gue ini abang lo!Apa lo gak inget apa yang bunda bilang waktu itu?kalau apapun yang terjadi,apapun madalahnya,apapun alasannya, Lo harus jujur dan berbagi sama abang lo ini!apa lo gak nganggep gue kakak lagi nes?"Ucap Kevin sambil menatap agnes lekat
Agnes beralih menatap kakaknya yang kini sedang menatapnya
"Udah lama gue gak nganggap lo kakak!"Ucap Agnes sambil menatap Kevin tajam
Jleb
Hati kevin bagaikan ditusuk ribuah pedang.Sangat sakit dan perih.Apalagi setelah mengatakannya,agnes langsung membuang pandangannya kearah lain dan tidak menatapnya lagi
"Tapi lo beruntung!dengan membawa gue kesini,gue udah mulai bisa maafin lo!dan nganggep lo sebagai kakak gue lagi!"Lanjut agnes dan menatap lagi Kevin dengan senyuman yang mengembang
Greb!
Tanpa aba aba kevin langsung memeluknya saking bahagianya
__ADS_1
"Hiks..lo jahat ya!gue udah sedih banget denger ucapan lo barusan.Tapi lo cuma ngePrank gue doang.Dasar lo yah,adik Lakhnat!"Maki Kavin sambil tetap memeluk agnes
"Haha,,,udah ah!lo itu laki.Masa Mellow gini si?iuuu!"Ejek agnes sambil melepaskan pelukan kevin
Kevin mendengus malas dan menghapus air matanya
"Sekarang jawab gue!darimana lo bisa mendapatkan saham dady?"Tanya kevin serius sambil menatap agnes
Agnes memutar bolamatanya malas
"Ya dari perusahaan gue lah!"Jawabnya Simple
"Huftt,,Itu juga gue tau PeA,maksud gue.Gimana bisa lo bangun perusahaan sebesar itu?"Tanya kevin lagi
"Ya dengan duit lah!lo pikir gue beli bahan bangunannya pake batu apa?"Ucap Agnes sebal
Kevin memutar bolamatanya malas
"Darimana lo dapet uang sebesar itu?lo kan gak pernah terima uang dari dady?"Tanya Kevin lagi
"Ya dari kerja keras gue lah!"Jawab agnes lagi
"Kerja apa lo?emang ada gitu kerjaan yang dalam waktu singkat bisa menghasilkan banyak uang buat bangun sebuah perusahaan besar?"Ucap Kevin sambil melipat kedua tangannya menunggu jawaban dari sang adik
"Ada!"Jawab Agnes sambil menatap ke danau
"Apa?"Kevin memicinkan matanya
"Mafia!"Jawab Agnes santai sambil menatap kevin
"Hah?"
**Hai hai!Author udah Up lagi nih.Maaf ya,kemarin gak bisa up😌
Terus nantikan kelanjutannya!!
Dan terus dukung karya author dengan cara ☆Like,Comment and vote sebanyak banyaknya!jangan lupa juga Rate5 nya ya!☆
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejaknya ya!!!
**See you!💋