
~*The Bad Girl*~Up ep-54
**
"Bisakah kita memulainya?" Tanya Agnes dengan nada datar Dan membuyarkan segala isi fikiran mereka
"Ah,tentu nona.Bagaimana tuan dika?bisakah kita memulainya?disini sudah ada Nona muda Filex dan tuan muda Revix sebagai pemilik asli!" Ujar Salah satu dari mereka yang tentunya berusaha mencari simpati dari Agnes
Cih,penjilat!
Mau tidak mau Dikapun menyetujinya.Karena memang itulah tujuan mereka mengadakan rapat ini.
Tampak Agnes tersenyum renyah dan duduk di salah satu kursi yang telah disiapkan oleh sekertarisnya Dika.Diikuti oleh Regata tentunya
**
"Jadi,Agnes.Kenapa kau ingin mencabut investasi yang kau berikan di perusahaan Dika's company selama ini?" Tanya Dika membuka pertemuan
"Tuan,bisakah anda bersikap lebih perpesional?Tolong panggil beliau NONA FILEX!meskipun beliau jauh lebih muda dari anda,anda tetap harus menjaga sikap didepannya.Apalagi dia adalah rekan bisnis anda sekaligus pemegang saham terbesar di perusahaan anda ini!"Ucap Leon dengan menekankan Kata Nona Filex nya
Dika nampak mengepalkan tangannya menanggapi perkataan bocah ingusan didepannya ini.
Tapi mau bagaimana lagi?tidak mungkinakan dia memberitahu semua orang yang ada di sini kalau dia adalah ayah dari anak yang tidak menyebutkan namanya itu?tapi,sudahlah!benar katanya,ini masih jam kerja.Apalagi sedang mengadakan rapat seperti ini,jadi dia harus bersikap lebih perpesional!'Pikirnya
__ADS_1
"Baiklah,Nona Muda Filex.Bisakah kau menjawab pertanyaan saya barusan?"Ulang dika
Agnes nampak tersenyum remeh dan langsung membuka suara
"Sangat Simple tuan dika.Saya mendapat kabar bahwa istri anda mengalami kecelakaan dan itu membuat anda jarang bahkan tidak pernah berangkat ke kantor untuk mengurus perusahaan anda ini.Justru anda menyerahkannya kepada anak anda yang tidak becus itu!"Ucap Agnes santai sambil mendongahkan kepalanya kearah dika dan tersenyum sinis
"Maaf?"Tanya dika sambil mengerutkan keningnya bingung
"Leon!"Titah Agnes dan di angguki oleh leon
Leon seketika menyalakan laptopnya dan langsung terpapang gambar dilayar putih yang langsung menghadap kearah mereka yang menunjukkan penurunan pesat selama beberapa hari setelah sarah menjabat sebagai Ceo disini.
"Kalian semua bisa lihat sendiri penurunan drastis dari pendapatan perusahaan Dika's company selama beberapa hari ini.Dan ini tentu berkaitan dengan penggantian Ceo itu.Kalau dibiarkan,mungkin semakin hari akan semakin buruk.Maka dari itu,pihak kami merekomendasikana untuk mengadakan rapat pemegangan saham secepatnya!"Ujar Leon menjelaskan di depan
"Apa ini,tidak mungkin.Ahh,,,Bodohnya aku,kenapa aku sampai lupa mengontrol kantor dan membiarkan sarah yang tidak berpengalaman yang menanganinya?"Batin Dika frustasi
Sementara Afgan dan kevin,mereka nampak masih belum mendapatkan kesadarannya 100% dari keterkejutan ini.Bahkan keduanya hanya diam dan menyimak.Sungguh,mereka seperti Blank Seketika
"Ya,begitulah.Jadi sudah pasti kalian tahukan alasanku datang kesini dan turun tangan secara langsung?"Ucap Agnes lantang
"Bagaimana ini tuan dika?kenapa anda ceroboh seperti ini?bahkan anda menyerahkan tanggung jawab sebesar itu pada orang yang belum berpengalaman atau bahkan bisa dibilang tidak becus!"Ucap salah satu dari mereka
Dika nampak bingung sendiri,bagaimana dia harus mengatasi ini?sungguh membingungkan dan membuat kepalanya berdenyut sakit
__ADS_1
"Baiklah!Saya meminta maaf atas kecerobohan saya ini.Dan masalah ini saya pastikan tidak akan berlanjut!"Ucap dika
"Cih,mengajak kompromi dia rupanya.Lihat saja!"Batin Agnes menyeringai
"Tapi keputusan saya untuk menyudahi semuanya sudah bulat!Bagaimana?"Ucap Agnes memancing sambil tersenyum kecut
Dika nampak menatap agnes gemas.Dan menghela nafas panjang
"Baiklah,untuk masalah ini.Beri kami waktu satu minggu.Kalau dalam satu minggu kami tidak bisa menaikkan pendapatan seperti semula,maka kalian bisa melakukan apapun untuk itu!"Ucap dika bersikap tenang
"Hemm lumayan!"Batin agnes puas
"Bagaimana nona?"Tanya leon sambil tersenyum simpul
"Hmm,baiklah!saya setuju.Tapi sebelumnya saya memiliki satu Syarat mungkin!"Ucapnya tersenyum licik
"Agnes,kenapa anak ini terus menyudutkanku?akan kutanyakan langsung!"Batin dika geram
"Baiklah!Saya tutup rapat ini sampai disini.Untuk masalah syarat,kita bisa bicarakan secara pribadi Nona Agnes!Untuk kalian yang sudah hadir disini saya ucapkan terimakasih!"Ucap dika menutup pertemuan
"Heh,bodoh!"Batin Agnes sambil terus menatap wajah dika yang tampak kusut itu
Setelah mendengar ucapan dika.Merekapun langsung keluar ruangan meninggalkan Agnes dan antek anteknya serta Dika,kevin dan afgan.
__ADS_1
Afgan berada disana karna dia adalah orang ketiga terbesar yang memegang 10% saham di Dika's Company.Jadi dia diminta ikut bergabung oleh Dika.
"Tanda tangani ini!"Ucap Agnes to the point sambil melempar sebuah kertas pada Dika