
Happy Reading!...
**
"Hellow Everybody!I'm Comeback!"Teriak agnes saat masuk ke dalam kediaman dika
"Agnes!"Teriak kevin dan langsung berlari memeluk sang adik
Saat agnes datang,keluarga dika semua sedang berkumpul di ruang keluarga untuk sekedar berbincang dan tertawa atas ulah Elvano (Adik tiri agnes)
Saat itu juga agnes datang dan berteriak membuat mereka mengalihkan pandangannya kepada agnes dan langsung berdiri dari duduknya.
"Hay kak!How are you?"Sapa agnes pada kevin dan melepaskan pelukan kevin padanya
"I'm Fine,"Jawabnya sambil tersenyum bahagia
"Kok lo gak kabarin gue si nes?kan gue bisa jemput lo di bandara!"Lamjutnya
"Kan gue mau kasih kejutan!"Jawabnya
Kevin hanya diam dan membelai kapala agnes dengan sayang.
Note'Agnes sudah mengetahui jika kevin tidak menggantikan ayahnya dan memilih membangun perusahaannya sendiri.Disitu lah agnes mulai membuka dirinya pada kevin,tentu disertai alasannya.
"Kakak....Kakak...!"Teriak El dan berlari memeluk agnes
"Lepasin!siapa yang lo bilang kakak bocah?"Ucap agnes dan melepaskan pelukan el dengan kasar
El hanya menunduk dan menangis.
"Agnes!"Panggil kevin lirih
Agnes memutar bola matanya dan berjongkok menyamakan tingginya dengan el
"Hey boy,Don't Cry!"Ucap agnes dan mengangkat kepala el yang tertunduk dan mengusap lembut air matanya
"Kak nes gak marah sama el kan?"Ucapnya di tengah isakan tangisnya
"Hmm! "Jawab Agnes sambil tersenyum
"Yey!!!! "Teriaknya girang dan memeluk agnes
"Berbahagialah bocah!karna sebentar lagi mungkin lo gak akan pernah mengenal lagi kata bahagia!"Batin agnes
"Agnes,bagaimana pendidikan kamu di sana?"Tanya dika dan menghampiri agnes
Agnes langsung melepaskan pelukan el dan beranjak berdiri menghadap dika.
"Good,very good!"Jawabnya
"Kal-
"Dady,bukannya tadi dady sedang membahas tentang Sarah Yang akan menggantikan dady di perusahaan?"Timpal sarah sambil tersenyum mengejek ka arah agnes
"Aduhh sarah!"Batin kevin
Dika hanya terdiam dan menatap agnes.Sementara agnes,dia malah memicinkan matanya menatap sarah dan dika secara bargantian kemudian tersenyum cantik.
"Hay adik tiri!ll udah pulang sebelum gue rupanya lo!"Sapa Agnes pada sarah
"Tetep tepos ya lo!"Ejeknya sambil menatap sarah dari atas sampai bawah dengan tangan yang di lipat di dada
Sarah hanya bisa mangepalkan tangannya mendengar ejekan agnes padanya.
"Tadinya dady ingin memberikan tanggung jawab perusahaan padamu agnes, tapi karna kamu masih belum pulang jadi dady menyerahkannya pada sarah sampai kamu datang!"Jelas dika
"Dad ap-
"Oh,jadi lo cuma pengganti gue rah.Haha...kasian lo!"Potong agnes sambil mengejek sarah
__ADS_1
"Tapi sorry,saya gak mau ambil alih perusahaan anda.Anda berikan saja pada anak haram anda itu!"Ujarnya pada dika
Saat agnes hendak melangkah, dia mundur lagi dan menatap dika
"Dan ya,saya yakin perusahaan anda tidak akan bertahan lama!"Ucapnya sambil tersenyum licik dan berlalu begitu saja.
"Kak nes!El ikut!!"Teriak el dan mengikuti agnes kedalam kamarnya.
"Ih kenapa tu anak malah balik si?mana makin cantik lagi.Gak,masih cantikan gue lah!"Batin sarah
**
Afriansyah Family POV
"Fani,bagaimana kuliahmu di sana?"Tanya Ryan
Ya,fani disuruh afgan untuk berkunjung karna orang tuanya yang menginginkannya sekaligus dia ingin membicarakan tentang agnes.
"Baik Om.Disana fani tinggal bersama keluarga agnes!"Balasnya
"Agnes?"Tanya Alfan
Alfan kini sudah menjadi pria tampan berumur 23 tahun.Dia sudah sangat sukses dalam usaha Perumah makannnya,Restaurant alfan sudah tersebar sangat luas bahkan sampai ada beberapa yang ia bangun di luar negri.
"Ihh abang,bahas agnes langsung gesit!"Goda jennie
"Apa si bun,"Ucap alfan salting
"Iya abang apaan si?Haha...!"Tambah fani sambil tertawa
Sementara afgan hanya terdiam dan menyaksikan saja.
"Nih ya bang,agnes tuh makin gede makin cakep loh!aku aja ngiri sabagai perempuan!"Ucap fani
"Makin gak sabar buat ketemu!"Batin afgan dan *alfan serentak sambil tersenyum
"Semoga apa yang aku khawatirkan tidak terjadi!"Batin Ryan sambil menatal kedua putranya yang tersenyum senyum sendiri*
"Siap tante!"Jawabnya
"Oh ya,bagaimana sikap tuan filex padamu dan agnes?"Tanya Ryan mengalihkan pembicaraan
"Dia sangat baik om.Bahkan fani dan sonya diperlakukan layaknya agnes yang cucunya sendiri!"Jawab fani dengan semangat
"Benarkan?Hem,,memang beliau sangat baik dan dermawan!"Ucap ryan
"Apa ayah mengenalnya?"Tanya Afgan
"Tentu,dia rekan bisnis ayah sekaligus teman baik ayah!"Jawabnya dengan bangga
"Oh!"Ucap mereka serentak
**
"El,el ke momy dulu yah!Bang kavin mah bicara sama kak agnes!"Ucap kevin pada el yang sedang duduk di pangkuan agnes
"Ahhh gak mau!"Rengek el
"Boy!"Panggil agnes
Dan langsung saja el turun dari pangkuan agnes dan meninggalkan mereka berdua.
"Napa lo gak gantiin dady lo?"Tanya agnes pada kevin dan langsung beranjak ke balkon rumah yang terdapat di pinggir kamar agnes
Kevin langsung melangkah mendekati agnes dan duduk di sebelahnya
"Gue sengaja.Gue lakuin itu buat lo!biar lo yang bisa gantiin dady nantinya!"Ucap kevin yang menatap agnes lekat
Agnes yang mendengarnya hanya tersenyum kecil
__ADS_1
"Apa ini sebagai permintaan maaf lo atas kesalahan lo di masa lalu?"Tanya Agnes yang tak menatap kevin dan malah memandang indahnya pemandangan kota di luarsana
Kevin mengalihkan pandangannya
"Bisa di bilang begitu!"Ucapnya sambil menatap lurus ke depan
"Apa lo pikir gue akan maafin lo semudah itu?"Tanya agnes yang berhasil membuat kevin kembali menatapnya
"Dan apa lo juga ngira gue sudi buat gantiin ayah lo?"Tambahnya sambil menatap kevin
Merekapun saling bertatapan.
Terlihat jelas rasa bersalah dimata kevin dan amarah serta rasa benci yang begitu mendalam di mata agnes yang sedari dulu tidak hilang.
"Tatapan lo masih sama dek.Benci!"Batin Kevin
"Gue harus lakuin apa supaya lo maafin gue dan kembali bersikap hangat ke gue?"Tanya Kevin lirih
"Mudah saja!"Jawab agnes sambil mengalihkan pandangannya ke depan
"Lo cukup diem dan gak ngehalangin apa yang akan gue lakuin!"Tambahnya yang membuat kevin menautkan alisnya bingung
"Maksud lo apa?"Tanyanya
"Sekarang lo udah jadi pengusaha muda yang sukses,dan gak sulit buat lo untuk nyuntik dana ke perusahaan yang akan bangkrut.Yang gue minta Simple kok!"Ucap agnes dan menggantung kata katanya dan beralih menatap kevin
"Jangan lo bantu Dika's Company jika suatu hari nanti akan mengalami kerugian besar!"Tambahnya sambil menatap kevin serius dan penuh penekanan.
"Ap-Apa lo bilang?lo mau ngancurin perusahaan dady lo sendiri nes?"Tanya kevin tak percaya
"Enggak kok.Gue cuma kasih tau lo permintaan gue aja!"Sangkal agnes dan kembali menatap ke depan
"Gue gak bisa janji.Karna kalo suatu saat nanti perusahaan dady dalam masalah,justru itulah kewajiban gue buat bantu biar perusahaannya gak hancur!"Ucap Kevin
"Tapi gue pengen dia hancur!"Ucap agnes
Kevin terkejut bukan main.Jadi walaupun sudah bertahun tahun berpisah,agnes tidak sedikitpun menghilangakn rasa bencinya pada dadynya.
Dan yang menjadi kevin bingung,Pilihan mana yang terbaik dan yang harus dipilihnya.Apakan dadynya,atau adiknya.
Tapi jika menolak keinginan adiknya,dia yakin agnes akan semakin membencinya.
Dan yang terbaik,adalah manuruti keinginan Agnes dan berusaha membicarakan baik baik setelah agnes menenangkan pikurannya dan meredakan emosinya.
Agnes yang malihat kevin sedang merenungpun langsung tersenyum sinis dan bangkit dari duduknya handak beranjak masuk.
"Heh,gue yakin lo gak bakalan setuju!"Batin Agnes
Tapi tangannya segera di tarik kevin untuk duduk kembali sambil berkata
"Oke!oke gue akan lakuin yang lo mau,asal lo maafin gue dan terbuka sama gue!"Ucap Kevin
Agnes langsung tersenyum tulus pada kevin.Terlihat dengan jelas aura kebahagiaan atas apa yang kevin ucapkan
"Baru kali ini gue liat lo tersenyum tulus ke gue nes,jadi bener!pilihan gue emang udah tepat!"Batin Kevin
"Hug me please!"Pinta kevin
Dan agnespun langsung memeluk kevin erat
"Awal yang menyenangkan!"
*
-
*
*Jangan lupa mampir ke karya baru Author!*
__ADS_1
☆**Love Destiny☆**
See you!