The Bad Girl

The Bad Girl
Menguatkan Kevin


__ADS_3

"Sorry!"


Kalimat itulah yang Agnes ucapkan kala melihat kevin terduduk dengan kepala menunduk di ruang tunggu pasien.


Setalah mendapat telpon dari rumah sakit,kevin segera bergegas untuk melihat dan mengetahui kondisi sang Ayah


Dia tersenyum tipis saat melihat kondisi dika yang mengenaskan.Dan pastinya akibat ulah Agnes.Tapi tak bisa dipungkiri,hati kecilnya berteriak sakit saat melihat Ayah kandungnya sendiri terluka seperti itu.


Dia tersenyum namun masih dengan derasnya butiran airmata terjatuh di pipinya.Karna tak tahan dengan kedua rasa senang dan sedih itu,akhirnya ia memilih mendudukkan dirinya sambil menunduk


Perlahan kevin mengadahkan kepalanya melihat Agnes yang baru sampai bahkan belum terduduk sama sekali


Kevin tersenyum. "Gapapa.Ayo duduk!"Ucapnya sambil menampakkan Fake smile-nya dan menepuk kursi di sebelahnya


Agnes mengangguk kecil dan langsung berjalan menuju kevin dan duduk tepat disebelahnya


Cukup lama mereka saling tatap.Hingga kevin perlahan mengangkat kedua tangannya menyentuh pipi Agnes


"Lo gak salah kok.Emang seharusnya lo lakuin ini dari dulu!supaya lo bisa memulai kehidupan baru lo tanpa dendam!"Ucap Kevin dan tersenyum manis


Kevin melepaskan tangannya yang berada di pipi Agnes dan mengalihkan pandangannya kedepan


"Tapi kenapa?"Ucap Kevin lirih yang membuat Agnes mengernyitkan alisnya bingung "Kenapa lo mesti nembak Dady juga?"Lanjutnya pelan sambil menunduk


Agnes yang mendengarnya hanya terdiam dan memandang ke arah lain.Kemudian kevin kembali berbicara padanya dan menatapnya yang membuat Agnespun reflex menatapnya balik


"Kan gue udah bilang sama lo nes,cukup dengan tangan lo aja!gausah pake senjata segala,apalagi senjata api kaya gitu!"Ucap Kevin menasehati

__ADS_1


"Dan gue udah bilangkan?"Ucap Agnes sambil menatap kevin "Gue udah bilang kalau gue janji gak akan gunain pisau ataupun senjata yang lainnya buat lukain Ayah lo.Tapi enggak dengan Regata!"Lanjutnya agak menekankan kata-katanya


Kevin terdiam sejenak.Kemudian dia menarik Agnes kedalam pelukannya


"Maaf!"Bisiknya Sambil memeluk Agnes erat


Agnespun balas memeluknya dan mengusap-usap punggung kevin.


"Gue bahagia,lo udah balesin dendam bunda sama adek.Tapi entah kenapa hati kecil gue gak tega liat dady kaya gitu,Hiks...!"Curhat kevin yang masih ada dalam pelukan Agnes dengan kepala yang ia taruh di bahu agnes yang terbuka dengan tangisan yang tak sanggup ia pendung lagi.


Membuat agnes bisa merasakan cairan hangat yang menetes dibahunya


Agnes tersenyum tipis dan sama menyimpan dagunya di bahu kevin sambil terus mengusap punggungnya pelan


"Gue ngerti.Mau seperti apapun,dia tetep bokap lo!Seperti dulu,gue juga bimbang.Antara memaafkan dan menyakiti,dan setelah gue tau dia bukan ayah kandung gue.Inilah yang terjadi!"Ucap Agnes jujur


Agnes yang merasa sesak akibat pelukan erat dari kevin hanya bisa bersabar dan kembali mengelus pelan punggung kevin sambil tersenyum getir


**


Tanpa mereka ketahui,Afgan dan Alvin yang tadinya hendak menengok Dika dan menguatkan kevin justru disambut dengan pemandangan hangat didepannya.


"Gue terharu!"Ujar Afgan sambil menepuk pundak Alvin


Alvin hanya tersenyum dan mengangguk kecil menanggapi ucapan Afgan.Diapun kembali melihat pemandangan indah yang sangat jarang ia lihat


"*Samoga lo selalu kaya gini sama adik lo!vin."Batin Alvin sambil terus menatap Agnes dan kevin yang tengah berpelukan sambil tersenyum

__ADS_1


"Gue bahagia.Untuk lo,bro!"Batin Afgan dan sama-sama tersenyum kearah Agnes dan kevin seperti Alvin*


Afgan seketika tersadar dan kembali menepuk pundak Alvin sambil menengok kearahnya


"Sepertinya ini bukan waktu yang tepat al.Kita kesini lain waktu aja yah!"Ujar Afgan dan berjalan mendahului Alvin


Alvin mengangguk dan mengikuti langkah afgan.


**


"Dah ah! "Ucap Agnes dan melepaskan pelukannya "Sebaiknya lo pulang dan mandi.Setelah itu gue mau bicara sama lo!"Lanjutnya sambil memegang pipi Kevin dan menghapus lembut sisa-sisa air mata yang ada


"Mau bicara apa lo?tentang lo yang akan kembali ke Amrik,iya?"Ucap Kevin agak kesal


Agnes yang mendengarnya lantas tertawa


"Lo itu kenapa sih?lo mulai suka yah lo sama gue?sampe-sampe takut kehilangan gue?Haha..!"Ejek Agnes yang membuat kevin mendengus kesal


"Terserah lo lah,pusing gue!"Ucap Kevin ketus


"Haha...udah ayo kita pulang!"Ucap Agnes dan berdiri dari duduknya dan menyeret kevin untuk mengikuti langkahnya


"Tapi dady-


"Besok kita balik lagi buat mengetahui kondisinya!"Potong Agnes saat kevin hendak protes


Kevin hanya mendengus kesal dan mengikuti langkah Agnes dengan malas.

__ADS_1


__ADS_2