
"Psychopath?Yes its me!"
~Queen
-
-
-
-
-
-
Malam harinya,setelah Agnes dan regata menghampiri ketua gengster cabang dari Mafia Dark Night Yang Agnes sekap,Agnes dan Regata beserta pasukan mafianya berencana untuk menyelinap masuk kedalam mansion mereka tanpa ketahuan.
"Oke, sekarang kalian serang secara diam diam dari luar mansion,dan untuk Mk tingkat 1 and King serang dibagian dalam mansion!sementara saya,saya akan langsung berhadapan dengan ketuanya sendiri!"Perintah Agnes
"No Queen,biar Mk tingkat 1 yang menyerang bagian dalam mansion!gue akan ikut lo nyerang ketuanya."Tolak Regata
"Up to you!"Ucap Agnes sambil memutar bola matanya malas atas sikap regata yang posesif itu.
"Ok.Now!"Ucap Agnes dan merekapun menjalankan rencana sesuai perintah Sang Queen.
Walaupun disini Regatalah sang Ketua mafia sekaligus orang yang mendirikannya,tapi setelah bergabungnya agnes dialah yang selalu mengatur segala strategi perang.
Tidak bisa dipungkiri walaupun agnes hanya seorang pemula dibandingkan Regata yang sudah berpengalaman dalam dunia hitam,dengan IQ diatas rata rata yang agnes miliki mampu menandingi kemampuan regata dalam menyusun strategi bahkan melebihiya.
Sejak saat itulah Regata hanya ikut dalam setiap peperangan tanpa perlu turut campur dalam masalah strategi yang akan mereka gunakan nanti.
Agnes berangkat dengan hanya membawa 20 pasukan saja.10 Mk tingkat satu,dan 10-nya lagi pasukan mafia yang biasa ia bawa dalam berbagai peperangan.
Bila di tambah dengannya dan Regata,maka ia menyerang mansion musuh yang terdapat beribu-ribu pasukan dengan hanya 22 orang saja.
Sementara leon,dia sedang disibukan dengan perintah agnes dalam membangun perusahaannya begitu juga dengan deon yang sungguh sibuk dengan berbagai pertemuan dengan client di perusahaannya regata.
"Senang bertemu dengan anda Mr."Ucao Agnes lancang dengan membuka topengnya dan berjalam mendekati ketua dari musuhnya yang sedang duduk manis dikursi kerjanya.
"Kamu?rupanya kamu masih hidup agnes!"Ucap pria paruh baya itu yang menahan rasa gemetarnya menjadi sesantai mungkin.
Dialah sang dalang dari penyerangan saat agnes di bar sekaligus penyerangan yang terjadi di rumah dika tadi malam.
Dia adalah orang yang sangat membenci dika dan memiliki keinginan besar untuk membunuh semua keturunanya!Bahkan sang adik dari agnespun sudah menjadi korban pertama dari misinya itu.
Saat dibar,ia mendapatkan informasi bahwa anak dari orang yang ia cintai sekaligus keturunan dika orang yang ia benci sedang mengunjungi bar.Dia dengan segera mengutus anak buahnya untuk menghabisi agnes dengan adiknya sebagai ketua dari tim yang ia utus.
Tapi alhasil,bukannya berhasil membunuh agnes tapi mereka semualah yang mati terbunuh olehnya.
__ADS_1
Sejak saat itu dia sudah berfikir kalau agnes bukan gadis sembarangan,jadi dia merubah rencananya dengan langsung membunuh dika dan tidak berniat membunuh katurunannya lagi.
Tapi dia belum mendapat kabar tentang tim cabang yang ia kirim untuk membunuh dika semalam.
"Ck, Sungguh kasian kau!kau ingin membunuhku setelah tahu jika aku adalah keponakan dari Louis anfilex sekaligus anak dari Alexa Anfilex.Kau Ingat?kau masih memiliki banyak dosa pada mendiang adikku!Tapi tidak akan ku biarkan kau hidup kali ini!"Ucap Agnes sambil mengisi senapan ditangannya
"Ingatlah!aku membunuh adikmu atas perintah seseorang.Dan bukan atas kemauanku sendiri!"Teriaknya
"Apa kau pikir aku tidak tahu?kalau kau menerika ajakan kerjasamanya untuk memuaskan rasa sakit hatimu itu?" Serga Agnes sambil memainkan senapannya sementara regata hanya diam dan masih menggunakan topeng.
"Ap..apa maksudmu?"Ucapnya berbata dan mengeluarkan keringat dingin
"Kau mencintai ibuku bukan?apa seperti ini yang namanya cinta?"kata Agnes sambil menatapnya sinis
"Kau jangan menyalahkanku atas kematian adikmu!salahkanlah ibumu yang mencampakkanku hanya demi si dika sialan itu!"Ucapnya sambil berdiri dari tempat duduknya dan mundur ketika agnes melangkah maju.
"Kenapa kau tidak merebutnya saja?kenapa kau justru melenyapkan adikku yang tak berdosa ?"Tanya Agnes sambil terus melanglah maju
"Karna aku tidak suka dengan anak Alexa yang didalamnya mengalir darah dika!aku akan memusnahkan semua anak kandung Alexa dari dika termasuk kau dan kakakmu itu!"Ucapnya dan mengambil senjata dibawah mejanya
"Kau pikir kau bisa membunuhku?ayo!cobalah!"Tantang agnes sambil tersenyum licik
Dor...
Dorr..
Dorr..
"Kau Ingin membunuh My Queen, Right?"Ucap Regata sambil berjalan maju
"Siapa Kau?Siapa Queen itu?dan ada urusan apa kau denganku?"Tanyanya setelah melihat gelar King yang tertera pada jubah yang regata kenakan
"Kau tak tau aku? I'm King of mafia The Black dark!"Ucapnya
"And she!She is my Queen!"Lanjutnya sambil menunjuk agnes yang tersenyum devil kearahnya.
"Tidak,tidak mungkin!Jadi Queen yang selama ini menemani setiap misimu adalah agnes?Tidak tidak!"Ucapnya tak percaya
Karna sesama mafia,dia tahu seperti apa kejamnya Mafia nomor satu seperti The Black dark terutama sang ketua atau sering disebut King.Tapi masih kalah unggul dengan Queen,perempuan pertama yang masuk gengster itu dan sering menyerang secara beruntal apalagi dengan sikapnya Yang tak pandang bulu pada Sang lawan.Dan tanpa ia ketahui justru orang itu tak lain adalah agnes,anak dari orang yang sangat ia cintai.
"Cih,kau pikir aku akan diam saja setelah kematian adikku yang berada di tangan ketua mafia lemah sepertimu?"Ucap agnes sambil tersenyum sinis pada pria paruh baya yang sudah tak berdaya itu.
"Kau bilang kau akan membunuh Queenku tadi?hah?Sebelum kau membunuh Queenku,akan ku pastikan kau menyusul anak buahmu ke Jahanam!"Teriak regata dan hendak mengeluarkan samurai yang berada dalam pinggangnya
"Stop it!"Ucap Agnes
Mendengar perintah Agnes,Regatapun menghentikan aksinya dan membiarkan agnes mengambil alih permainan yang dibuatnya.
Regata berjalan mundur dari pria paruh baya itu dan agnes berjalan maju serta berjongkok di depannya.
__ADS_1
"Ck,baru seperti ini saja kau sudah jatuh tak berdaya!"Ucap Agnes sambil memperhatikan keadaannya yang mengenaskna itu
"Kau tahu?bahkan aku belum memulainya sama sekali!Dan sekarang giliranku!"Ucapnya dan mengeluarkan pisau kecil andakannya tapi kali ini pisau itu bersih tanpa racun.
Mendengar ucapan agnes membuatnya merinding dan tubuhnya gemetar menahan sakit saat agnes dengan lihainya berkarya dengan pisau kecilnya dalam tubuhnya yang sudah dipenuhi luka bekas tembakan yang regata berikan.
"Ahkkkg...!"Erangnya kesakitan saat agnes dengan kejinya menancapkan pisau kecil yang dia mainkan pada kakinya yang terkena peluru.
"Bunuh saja aku!dasar kau anak sialan!"Maki Pria paruh baya itu yang sedang menahan rasa sakit yang diberikan oleh agnes.
"Bukan ide buruk!"Ucap Agnes dan
"Aghkkkk..."
"Aghkkk..."
Teriak kesakitan Pria itu saat Agnes dengan santainya memotong lehernya dengan perlahan sampai menggelinding ke bawah kaki regata.
"Selesai!,Huftt sangat seruh yah!"Kata agnes saat berhasil membuat musuhnya tak bernyawa dan bangkit dari duduknya
"King,suruh anggotanya yang tersisa untuk memilih bergabung atau mati!"Pinta Agnes
"Huftt...Kau sangat keji my Queen!"Ejek Regata Sambil membawa kepala yang sudah yak berbadan dibawah kakinya itu.
Agnea hanya Menunjukkan senyum devilnya pada regata dan kembali menggunakan topeng yang sempat ia lepas tadi.
"Satu Musuh sudah selesai aku makan!Tunggulah giliran kalian yang akan segera datang!"Gumam agnes dan berjalan keluar diikuti oleh regata dibelakanggnya yang sedang memainkan kepala pria paruh baya itu layaknya sebuah bola Volly.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
✨Jangan Lupa dukung karyaku dengan cara Like,Comments,vote Rate☆5 and Favorite Guys!...✨
Thanks.
__ADS_1