The Bad Girl

The Bad Girl
New Situation


__ADS_3

"Tahan,hanya 2 tahun lagi.Setelah itu gue akan lakuin apa yang pernah lo lakuin.Camkan!"


~Agnes Clallistiana


**


Beberapa Bulan kemudian.....


Tak terasa,sekarang agnes cs telah naik ke kelas 11 dan afgan Cs tentunya kelas akhir.


Sementara Alfan,dia melanjutkan kuliahnya di prancis.


**


XI-IPS 2 POV


"Gak kerasa ya,sekarang kita udah kelas 11 aja!"Ucap Sonya


"Iya,serasa baru kemarin aja gue murid baru disini.Ya gak soy?"Sambung Fani


"Hmmm"Jawabnya


"Nes,lu kok gak respon apa apa sii?"Kesal fani


"Gue mesti respon apa coba?kalian sedih naik kelas gitu?yaudah sono ngendog aja lo s'umur hidup!"celetuk agnes sambil memainakn ponselnya


"Lu tu y-


"Agnes!"Potong Afgan yang baru datang ke kelas agnes


"Apa?"Jawab agnes singkat


"Gue mau ngomong sama lo!BERDUA!"Tegasnya


Seolah sudah mengerti,sonya dan fanipun berpamitan dan pergi dari kelas itu.


"Eumm yaudah nes,gue ke kantin dulu bareng sonya yah,Byee!"Ujar fani dan merekapun segera pergi meninggalkan kelas yang memang hanya ada mereka bertiga.


Afgan duduk di sebelah agnes sambil berkata


"Emang gak mungkin bagi lo buat maafin kevin nes?"Ucapnya


Memang beberapa bulan ini agnes agak dekat dengan afgan.Itu juga karna afgan yang terus mengintilnya kalau dia tidak merespon apa yang diucapkannya.


Dan hal itu membuat agnes jengah dibuatnya.


Agnes mengalihkan pandangannya dari ponsel ke arah afgan sambil memutar bola matanya


"Bisa ga?lo gak usah urusin kehidupan gue mulu?"jawabnya


"Gak bisa!"Tegas Afgan


"Gue mau lo kaya dulu lagi seperti apa yang kevin bilang ke gue nes!emang kesalahan kevin sepatal itu nes?lo coba inget deh kedekatan lo dulu bareng dia,lo jangan cuma inget peristiwa itu doang nes!"Ucapnya sambil menatap Agnes lekat


"Kok gue ngerasa dia seakan...Ahh udah,apaan si lo nes!"Batin agnes saat manikmatanya menatap afgan yang tak jauh darinya


"Lu gampang bilang gitu ya! "Ucap agnes sambil menatapnya tajam.


"Oke,gue minta maaf!tapi lo bisakan hanya sekedar memaafkan Kevin doang,gitu gitu juga dia abang lo nes!bisa aja dia lakuin itu tanpa sengaja kan?"Ucap Afgan


"Terlambat!"Singkatnya


"Please nes!selain kakak lo,dia juga sahabat gue.Gue tau sesayang apa dia sama lo nes!bahkan tanpa lo tau dia selalu nangis karna ngawatirin lo!"Ujar Afgan


Agnes terdiam sesaat...


"Gak semudah itu!gue udah mulai sejauh ini!jadi gue gak akan bisa mundur gitu aja!"Gumam agnes


"Maksud lo apa?"Tanya afgan yang masih bisa mendengar ucapan agnes barusan.


"Nggk!"Jawabnya


"Sekarang lo pergi aja!gue lagi pengen sendiri!"Lanjutnya

__ADS_1


"Nes,gu-


"Pergi!"ucap agnes pelan tanpa menatap afgan


"Oke.Tapi lo inget!gue gak akan nyerah buat bantu temen gue dapetin adiknya yang dulu!"Ucap afgan sebelum pergi.


"Semua hanya dalam mimpi Belakang!"Gumam agnes setelah kepergian afgan


"Tunggu yang akan terjadi selanjutnya!"Lanjutnya disertai senyum Smirknya


**


XI-IPA 5


"Cinta.....Mengapa singgah


di hatiku?kau salah...memilih tempat dan waktu..."Nyanyian Regata cempreng memenuhi seisi kelasnya, ditambah Raka dan rey yang memukul meja mengiringi suara regata.


"Tak tahan...aku menahan Rasa...Aku Tersiksa....!"Lanjut Rey


"Aku tanpa mu.. bagaikan ambulance tanpa uiww!"Celetuk Raka


"Uwiw...uwiww!"lanjut Regata dan rey tanpa sadar


"Eh be*o,gak nyambung lo nyet!"kata regata setelah sadar


"Haha...."Pecahlah tawa mereka bertiga


"Ihhh...Regata,lo geblek banget ya jadi orang,Berisik tau ga lo!"Teriak sarah yang terganggu oleh suara cempreng Sang Most Wanted


"Iya,apaan si lo pada?kalo ngamen tu di trotoal bukan di kelas Tol*l!"Sambung Viona


"Gue mah gak komen ah,Raka...Go beb ayo lanjutin honey!"Celetuk siska


"SISKAA...!"Teriak sarah dan viona yang mengutuki kebodohan sahabatnya itu


"Aduhh,,,sakit nih telinga ices!!"Gerutu siska sambil mengusap usap telinganya yang mendengar suara menggelegar sahabatnya


"Dih,apaan lo sis?bab ben bab beb,Honey lagi.Pala lo honey!"Jawab Raka dan ditertawakan seisi kelas


"Yang yang yang,pala lo peang!"Celetuk Rey


"Yang di goyang di goyang yang....!!"Gempar regata dan suara suara tangan yang bertemu mejapun kembali membisingi kelas itu ditambah suara menggelegar sang most wanted.


***


"Dia bilang lagi!"Ucap Agnes


"Terus apa respon lo?"Tanya regata yang memang sepulang sekolah agnes berkunjung ke rumah regata bersama david


"Kalo menurut gue nes,lo respon baik aja ke dia.Gue tau tu orang niatnya baik kok!buat nyatuin lo ama abang lo!"Timpal david sambil menyeruput Winenya


"Gue gak bisa!"Jawab Agnes


"Udah nes,lu tahan satu tahun aja ngadepin dia!lagian katanya setelah selesai ujian,tu orang bakal nyusul abangnya kuliah di prancis!"Kata regata


"Oh iya,ngomong ngomong kuliah.Nes,lo jadi kan ke amrik bareng gue ntar?"Tanya David


"Apa?"Ucap regata sambil melotot tak percaya


"Hmm!gue akan kuliah di Amrik ntar ga,lagian lu juga harus ke Itali kan?"Jawab agnes sambil melihat regata


"Iya emang,gue harus ke milan nemuin bibi gue sekaligus kuliah disana.Tapi kenapa gak ikut aja lu sekalian nes?"Tanyanya


"Gue harus ke Amrik bareng Uncle louis ga!gue harus ketemu orang tua dari bunda gue disana!"Jelas agnes


"Maksud lo tuan Felix?"Tanya Regata


"Hmm,,sekalian aja gue kuliah disana ntar!"Jawabnya


"Terus masalah bal-


"Gak usah khawatir! dalam waktu 2 tahun gue akan balik lagi buat beresin semuanya!"Balas agnes seakan tau isi pikiran regata

__ADS_1


"Terus gimana kalo lo gak di izinin sama dady lo itu?"Ujar Regata


"I'Dont care!"Bakasnya santai


"Nice Baby!"Lanjut David


"Oke.Gue paham!Tapi inget lo nes!meskipun kita ntar terhalang jarak dan waktu,tapi lo harus tetep komunikasi sama gue.Kita harus terus mamantau p perkembangan Gengster kita dan perusahaan kita walaupun dari jarak kejauhan! "Ingat Regata


"Gue inget!lo tenang aja!"Jawab agnes sambil meminum wine di hadapannya.


"Udahlah!Lagian kan masih lama kali!!"Lerai David


"Agnes Stop!lo gak boleh banyak minum kaya gitu!"Lanjutnya ketika melihat agnes minum tanpa henti


"Ck,Iya iya!"Ucap Agnes pasrah


Regata yang melihat intraksi antara keduanyapun hanya bisa tersenyum simpul dan meneguk Wine langsung dari botolnya.


**


Dika Home POV


"Oekk... Oek... "


"Uuuuh sayang nya momy,,,tenang ya nak ya!uhh cup cup cup!"Ucap Feby pada anaknya yang tak henti hentinya menangis


"Aduh dad,gimana ini?baby nya gak mau diem nih dad!"Ucap Feby pada dika yang sedang berada di ruang keluarga bersama kevin dan sarah


"Sini Boy!"Ucao dika dan menggendong anaknya


"Ihk dady,bukannya diem malah makin kenceng tu nangisnya!"Ujar Sarah


"Iya dad,biasanya kalo udah gini bisa tenangnya cuma sama Agnes!"Ucap kevin


"Yaelah bikin gue mles aja!"Batin sarah


"Iya ya,Kemana agnes kevin?"Tanyanya


"Ag-


"Drama Again!"Ucap agnes yang sedang berjalan kearah mereka


"Agnes Tunggu!"Ucap Dika yang melihat anaknya hendak menaiki tangga


"Agnes tolong kamu gendong sebentar adikmu ini supaya berhenti menangis!kasin dia!"Pinta Dika


"Gak Guna!"


"Oekkkk....oekk....oekkk..!"


"Shit!"Umpat agnes sambil memutar bola matanya dan menghampiri dika


"Sini!"Ucapnya sambil mengambil alih bayi itu menjadi di pangkuannya


"Don't cry baby!"Ucap Agnes sambil menimang nimang bayi itu


"Kalo lo masih sayang nyawa kecil lo,levih baik lo nurut sama gue!"Ancamnya pada sang bayi.


Dan seperti biasa bayi itu langsung diam dan tertidur pulas di pangkuan agnes.


"Nice!"Ucap agnes


"Lo akan berguna bagi gue suatu hari nanti baby!And now,lo harus nurut dari sekarang ke gue!Oke"Lanjut agnes dalam hati sambil menatap bayi tak berdosa yang tertidur lelap di pangkuannya.


"Lo bisa gak sih gak usah ngancem adik gue segala!"Ucap Sarah dan tak di respon oleh agnes


"Sudah nak,gapapa!yang penting adikmu itu tidak menangis lagi.Dan agnes juga kan kakaknya sayang!"Ujar Feby


"Cih,kakak!"Desis agnes


"Lo inget ya,gue sama sekali gak ada hubungan sama ni anak.Gue juga lakuin ini karna kasian sama ni bayi,yang dapetin ortu terkutuk kaya kalian!"Lanjutnya tanpa bersalah


"Agnes!"Bentak dika

__ADS_1


"Sudah sudah dad,Sini nes!lo istirahat aja!biar gue yang gendong!"Ucap Kevin dan mengambik alih baby boy yang sudah terlelap itu.


"Huh,Menjengkelkan!"Ucap Agnes dan berlalu menuju kamarnya.


__ADS_2