
Setelah perdebatan panjang,akhirnya merekapun menyantap makan malamnya karna yang di tunggu tunggu sudah datang sedaritadi.
Kini,Agnes duduk di kursi antara afgan dan alfan serta berhadapan dengan Ryan.
Afgan dan Alfan terus saja mencuri curi pandang dari agnes.Sementara agnes hanya fokus saja pada makanannya dan tidak menghiraukan mereka.Dan hal itu tertangkap oleh mata tajam milik Ryan yang berada di sebrang agnes tentunya.
"Agnes,kenapa kamu bisa terlambat nak?kamu kemana aja sebelum kesini?"Tanya Ryan di sela sela makannya
"Itu,agnes di jebak seseorang sampe satujam lebih berada di salon!"Curhat agnes sambil menatap kevin tajam.
Sementara kevin hanya cengengesan yang membuat agnes tambah jengah dibuatnya.
Bagaimana agnes tidak kesal?tadinya dia berniat ke toko pakaian hanya untuk membeli jacket saja sebagai pengganti pakaiannya yang terkena noda darah.
Tapi saat agnes baru keluar dari mobil,seseorang menariknya ke salon yang di dalamnya sudah disediakan long dres khusus untuk agnes kenakan.
Agnes hendak berontak,tapi mereka malah mendudukan agnes dan memoleskannya make up yang tipis tapi serasa bagitu berat bagi agnes.Dan mereka juga mengatakan
'Maaf nona,ini perintah tuan muda kevin!'
Yang sukses membuat agnes mengumpat kesal dan mengutuk kakaknya itu.
"Kevin kevin,kamu ya!"Ujar jennie
"Hehe,,,maaf tan.Kalo agnes gak di paksa,mana mungkin dia mau feminim kaya gini.Yang ada tuh ya,agnes kesinya pake jeans dan jacket seperti biasa.Tomboy!"Ujar kevin yang menekankan kalimat terakhirnya
"Apaan si kak.Kan gue gak suka tampil kaya ema ema gini!"Serga agnes
"Nes,ini tuh tampilan yang seharusnya dipake sama lo sekarang!Lo udah dewasa agnes,masa iya tampilannya mau kaya SMA dulu.Lagian ya,kalo ema ema itu pakenya daster buakan long dress kaya yang lo pake!"Jawab kevin yang membuat mereka tertawa
Agnes hanya memutar kedua bola matanya malas dan melanjutkan ritual makan malamnya sambil sesekali menimbulkan suara agak keras dari sendok garpunya yang berusaha meluapkan kekesalannya.
**
"Gak nyangka lo balik!"Ucap afgan
"Harus,karna urusan gue disini belum kelar.Kalo udah kelar semua,pasti gue balik ke Grandpa!"Jelas agnes.
__ADS_1
Saat ini,agnes dan afgan sedang berada di balkon rumah afgan.
Mereka meminta izin untuk sekedar mencari udara segar dan membiarkan kedua keluarga itu berbincang bincang tanpa mereka di bawah sana.
"Balas dendam?"Ucap afgan yang berhasil membuat agnes menoleh seketika
"Jangan nes!mau gimanapun juga dia itu bokap lo!"Lanjutnya
Agnes mengalihkan pandangannya sambil berkata
"Heh,lo gak ngalamin apa yang gue alamin kak.Seberapa kecewa dan terpukulnya gue,saat tau keluarga sendiri mengkhianati gue.Dan untuk melupakan akan sulit,apalagi memaafkan.Tidak mungkin!"Ucapnya sambil menatap kosong
Afgan terdiam.Sesaat kemudian dia juga menoleh kearah agnes dan menatapnya lekat
"Gue tau nes!Tapi apa gak sebaiknya gak usah balas dendam juga?emang lo tega gitu ngancurin bisnis ayah lo sendiri?"Ucap afgan
"Kevin sialan keparat lo bang!"Umpat agnes dalam hati
"Oh,lo udah tau rupanya.Dari kak kevin yah?"Tanya agnes polos
"Dengar nes!bukan bokap lo yang bunuh bunda sama adik lo!"Ucap afgan sambil mengangkat kepalanya
"Gue tau.Tapi tetep aja dia juga ikut bunuh mereka,dengan cara membiarkan mereka mati apalagi tidak peduli sama sekali!"Ucap agnes
Afgan hanya diam.Dia mengerti betapa sakit dan kecewa yang ada dalam hati agnes saat ini.Tapi dia juga tidak menginginkan wanita yang dia cintai memiliki dendam di hatinya,apalagi pada ayahnya sendiri.
Agnes bangkit dari duduknya
"Lo jangan ikut campur urusan gue kak!kalo lo sampe peringatin atau bantuin Dika's Company,lo bakal ngadepin gue!"Ancam agnes sebelum dia berlalu dari hadapan afgan
"Gue bisa liat rasa hancur dan marah dari setiap tatapan lo nes!tapi gue juga gak mau lo kaya gini!"Batin afgan
**
"Baiklah ini sudah malam tuan Ryan,saya sekeluarga pamit dulu!"Pinta dika
"Ah,,jangan terburu buru Tuan dika,menginaplah disini!"Pinta Ryan
__ADS_1
"Tidak perlu tuan!"Tolaknya secara halus
"Em,,dad maaf nih sebelumnya.Tapi kevin mau nginep di rumah afgan malam ini,karna ada proyek yang harus kevin bahas sama afgan.Sekalian ngabisin waktu bersama aja gitu!"Ucap Kevin pada dika
"Oh,yasudah.Kamu menginaplah disinu kevin!dady sama yang lainnya biar pulang saja!"Ucap dika
"Dimana agnes?"Tambahnya sambil celengak celinguk mencari putrinya itu
"Udah mo pulang ya?"Ucap agnes yang baru saja turun dari balkon
"Iya nes!ayo!"Ucap Feby
"Nes,lo nginep aja disini ya!lagian gue juga bakal nginep di rumah om Ryan malem ini,sekalian lo temenin gue aja.Ya, Ya ya ya! "Pinta Fani
"Apaan si lo fan?kaya anak kecil aja minta ditemenin.Dalam rahim juga lo sendiri kali!"Balas agnes
"Ih,lo mah jadi temen gitu ya!"Ucap fani dengan nada kecewa
"Agnes,turuti saja permintaan fani.Lagian kamukan gak pernah nginep di rumah tante!dan tante juga tadi gak ngobrol banyak sama kamu!"Ucap jennie
"Iya agnes,ya ya ya?please!"Pinta fani
"Iya oke!"Ucap agnes setelah menghela nafas panjang
"Bagaimana tuan dika?"Tanya Ryan yang meminta pendapat dika selaku ayah agnes
"Of course! "Balasnya sambil tersenyum ramah
"Baiklah kali begitu,kevin agnes.Kalian jangan ngerepotin om sama tante ya!dan kevin,nanti pulang kamu barengan sama adik kamu!"Lanjutnya
"Iya dad!"Balas Kevin
"Yasudah tuan Ryan,saya permisi dulu!"Ucap dika
"Iya silahkan tuan,terimakasih atas kehadirannya!"Balasnya dan di sambut senyuman dari dika dan yang lainnya.Kecuali sarah
"Ih,kok agnes malah nginep di sini si?Sial sial sial!!!lagi lagi agnes dan agnes,gue benci lo Agnes!"Umpat sarah dalam hati
__ADS_1