The Bad Girl

The Bad Girl
Kawan apa Lawan


__ADS_3

**


"Maaf!"Lirih Agnes saat kini dirinya tengah duduk disamping kevin


"Gapapa.Lo gak salah kok!"Balas Kevin yang kelihatannya belum bisa menerima semua penghianatan dika padanya selama ini


Agnes yang melihat kevin menatap bawah dengan tatapan kosongpun hanya menghela nafas panjang dan menghembuskannya pelan


"Gini ya bang.Mau lo terima atau enggapun ini memang kenyataannya.Lo gakbisa ngulangin waktu yang udah berlalu.Mending sekarang lo mandi gih!tenangin diri lo.Tar siang baru lo ngomong sama gue keputusan yang bakal lo ambil selanjutnya! "Ucap Agnes dan pergi dari kamar kevin ke kamarnya karna memang hari sudah menjelang malam


**


WhatsApp


Regata Spt


Gue tunggu di mansion!


Pesan singkat dari Regata yang membuat agnes menautkan kedua alisnya bingung.Setaunya,dia memang tidak memiliki janji apapun disana.


Tapi kalau diabaikan,takutnya memang ada hal penting yang akan dia lewatkan nantinya


Dengan malas diapun menuju kamar mandi untuk merilexkan tubuhnya dengan berendam sejenak.Kemudian dia keluar menggunakan jubah mandinya lalu bergegas ke lemarinya untuk mengambil baju ganti.


Seperti biasa,dia memilih jeans dan jaket hitam andalannya bilamana akan mengunjingi mansion mafianya itu


**


"Ada perlu apa lo manggil gue kesini?"Ucap Agnes yang kini tengah duduk diruang gelapnya


"Mafioso kita yang lo suruh buat nguak informasi tentang Tuan Dika dan Nyonya Alexa di masalalu berhasil menemukan hal ganjil yang menurutnya perlu lo tau"Jelas Regata sambil sesekali meminum minumannya


"Ya nes!dan gue juga curiga,kalau ini ada hubungannya sama Mr.Drexy di Amerika.Lo pasti taukan dia?"Tanya David serius


Memang david sudah mengetahui segalanya,bahkan sonyapun tau akan hal ini.Dan mereka mengerti pasti ada alasan dibalik terjunnya Agnes dan Regata kedalam dunia hitamnya kini


Dan yang pasti,selama ini Dark Night dikenal sebagai gengster yang tidak menyakiti orang yang tidak bersalah apalagi yang lemah.Justru mereka lebih sering membasmi mafia-mafia lain yang menyalah gunakan kekuasaannya.


Dan hal itulah yang membuat David maupun sonya tidak mempermasalahkannya.Bahkan David lebih sering mengunjingi mafianya Agnes itu.


Entah untuk sekedar melihat-lihat keadaan didalamnya atupun berlatih segala macam senjata bersama Leon yang selalu stay ditempat.Mengingat Davidlah yang akan meneruskan Filex Company setelah ayahnya,jadi dia berfikir sedikit sedikit dia harus bisa melindungi dirinya pabila ada keadaan mendesak nantinya.


Back to story...

__ADS_1


"Mr.Drexy?Pemilik Drax company di Amrik?Memang apa hubungannya dengan pengusaha legendaris yang satu itu?"Tanya Agnes heran


"Gue juga gak tau jelas si.Tapi setelah lo masuk media sebagai Agnes anfilex pemilik Algs company,banyak bodyguard asing yang menyamar sabagai turis dan masuk dari luar negri ke indonesia.Nah setelah gue sama leon selidiki,mereka berasal dari Amerika dibawah perintah Mr.Drexy.Dan tentunya mereka ngintai lo dari jarak jauh!"Jelas David dan di angguki Regata yang sepertinya sudah mengetahuinya


Agnes mengernyitkan alisnya bingung


"Ngawasin gue?Perasaan gue maupun Mafia kita gak pernah berhubungan sama Mr.Drexy"Ucap Agnes mengingat-ingat dan memang begitulah seingatnya


"Gue juga bingung nes.Tapi lo tenang aja,menurut informan kita.Mafioso yang lo suruh masih dalam perjalanan menuju kesini dan katanya membawa informasi penting buat lo!"Ucap Regata


"Kapan kira-kira dia sampai"Tanya Agnes sambil meminum sedikit Wine


"Tadinya malam ini.Tapi karena ada penyerangan dadakan padanya jadi geraknya agak lambat.Mungkin besok malam baru sampe"Jawab David yang sama sama tengah menikmati wine


"Penyerangan?"Batin Agnes dan nampak mengangkat sebelah alisnya


Seakan tau pikiran Agnes,Regatapun buka suara


"Lo tenang aja!Mafioso yang lo kirim kan no1 dari Mk tingkat 1 kita.Jadi gak mungkin lah dia kenapa-napa"Ucap Regata meyakinkan


"Iya nes,lomah emang jagonya milih orang buat nyari informasi yang ginian!"Timpal David


Agnes hanya tersenyum miring kemudian kembali menyeruput minumannya


"Mr.Drexy?Ngapain dia ngintai gue?Apa dia ngawasin gue buat pertemanan yang intinya akan saling menguntungkan,atau justru permusuhan yang akan saling merugikan?


kalau itu masalah permusuhan, bakalan sulit gue hadepinnaya.Secara dia adalah pengusaha terkemuka ditambah pemilik mafia terbesar disana.Bahkan melebihi mafia bunda yang kini dipegang Grandpa.Hemm mesti nyusun rencana mantap kalo gini"


**


"Gan,lo udah tau kalau papanya kevin minggat dari rumah?"Tanya Alfan pada Afgan yang kini tengah berkutik dengan laptopnya


"Maksud lo?"Tanya Afgan yang masih fokus dengan kegiatannya


"Ya,dia gak lagi tinggal dirumah itu"Jelas Alfan


Seketika Afgan langsung berhenti melakukan aktifitasnya dan berbalik menghadap sang kakak


"Pergi?Terus Kevin sama Agnes gimana?ikut minggat juga?"Tanya Afgan memastikan


Alfan hanya menaikkan kedua bahunya menandakan tidak tahu


"Emang lo tau itu dari mana hah?"Ucap Afgan sedikit kesal

__ADS_1


"Dari media"Jawab Alfan spontan


Memang,namanya juga keluarga Dika.Ya pastilah tak lepas dari yang namanya sasaran media.Dan saat dika keluar menyeret kopernya tadi,sempat ada paparazi yang menangkap moment itu dan menjadikannya perbincangan hangat saat ini


"Apa ada berita kalau Kevin maupun Agnes ikut minggat bareng dia?"Tanya Afgan lagi


"Ya,gaada sih.Diberita cuma tuan dikanya aja.Tapi coba deh lo tanyain hal ini sama Kevin besok!"Saran Alfan dan di angguki Afgan


"Tapi gue juga ikut yah!Kepo gue,hehe..!"Lanjutnya


Afgan hanya mendengus malas dan memutar bolamatanya jengah


**


"Bagaimana? "


Tanya seorang pria paruh baya yang tengah duduk dikursi besarnya


"Saya sudah mendapatkan informasi dari para Mafioso kita disana Mr. Dan katanya,Nona itu wanita yang langka!"Ujarnya


"Maksud mu?"Ucap Pria paruh baya itu tak mengerti


"Maaf!Maksudnya bukan hanya cantik,tapi dia juga jago beladiri melebihi gadis-gadis seusianya. Dan juga,dia mahir menggunakan senjata berbahaya tuan.Yang intinya,dia akan sangat sulit untuk kita sentuh dan bawa kesini!" Jelasnya lagi


"Aku yakin,dia bukan gadis sembarangan!"


Pria paruh baya itu terlihat berfikir sejenak.


"Hemm...Biarkan dia terlebih dahulu!Awasi terus dia.Kalau perlu,buntuti dia 24 jam nonstop!Dan ya,jangan apa-apakan dia untuk saat ini.Tunggu waktu yang tepat sehingga dia tidak akan berontak jika kalian ingin membawanya kehadapanku..!"Titah pria paruh baya itu


"Dan ya,jangan lupa untuk mengorek segala informasi tentang dirinya bahkan sampai yang terdalam!"Lanjutnya


"Baik tuan!"Ucapnya patuh


"Dan,ada satu kabar lagi tuan"Tambahnya yang membuat pria paruh baya itu menyernyitkan dahinya


"Nona baru saja memberikan pelajaran pada pria itu.Dan sekarang beliau tidak lagi bersamanya"Lanjutnya


"Nice!"Gumamnya


"Kau boleh pergi!"Ucapnya pada pria suruhannya atau anak buahnya itu


Dan si pria itupun patuh dan pergi.Tak lupa dengan memberi hormat sebelumnya

__ADS_1


"Good girl!ternyata kau lebih berbahaya dari yang ku duga Girl!"


__ADS_2