The Bad Girl

The Bad Girl
Hug From He


__ADS_3

"Mau seperti apapun lo,gue akan tetep nerima lo apa adanya.Karna gue adalah makhluk yang diciptaakan untuk merubah lo jadi lebih baik lagi!"


~Afgan afriansyah


*


*


*


*


*


*


"Gawat!" Ucapnya dalam hati ketika dika memanggilnya disertai matanya yang terbuka lebar menatapnya.


Agnes yang pintarpun seketika merubah ekspresi terkejut nya menjadi datar dingin dan santai.


"Oh,keluar juga kalian ternyata.Ck,pengecut!" Ucap agnes sinis sambil memandang mereka bertiga


"Siapa kamu?kamu bukan putriku!" Teriak dika


Ya memang dika tidak percaya dengan agnes yang sekarang.Pasalnya agnes si putri kecilnya itu tidak pernah kasar,tak sengaja menginjak sekut saja dia nangis karna merasa bersalah apalagi ini yang membunuh orang.Dan bukan hanya satu dua saja.


"Ck,memang saya bukan putri anda!" Balasnya


"Dari mana kamu mendapatkan pistol itu?" Ucap Dika berusaha mengalihkan pembicaraan karna dia tidak mau tersulut emosi oleh perkataan pedas milik agnes.


"Seharusnya anda berterimakasih pada saya!kalo tidak ada saya,mungkin anda sudah menyusul mereka ke jahanam!" Celetuk agnes


"Gila,sama ayahnya aja gitu.Apalagi sama gue!" Gumam afgan dalam hati


"Dady!dady!" Ucap sarah berteriak teriak


"Oh ya ampun!" Lanjutnya ketika melihat banyak mayit diruang keluarga yang membuatnya menutup mulut dengan tangannya saking terkejutnya.


"Dady,ada apa ini?siapa yang menghabisi mereka semua?" Tanya feby yang sudah keluar dari tempat persembunyiannya bersama sarah.


"Gue" Singkat agnes


"Apa?" Ucap feby dan sarah sambil melebarkan bola matanya


"Napa?lo pada mau nyusul mereka?hah?kalo mau tinggal bilang aja!mumpung gue masih belum puas nih!" Ucap agnes sambil memainkan pisau beracunnya disertai senyum iblisnya.


Seketika tingkah agnes membuat mereka merinding tidak terkecuali afgan.


"Agnes hentikan!sejak kapan kamu jadi psychopath yang haus akan darah begini hah?" Bentak dika yang tidak rela putri polosnya menjadi iblis seperti orang yang berada di depannya ini.


"Gila lo nes ya?gimana kalo polisi tau?lo udah dipenjara nes!atau mau gue laporin aja sekalian?" Ancam sarah yang sudah muak melihat afgan yang menatapnya penuh kekaguman.


Agnes yang mendapat ancaman pun bukannya was was tapi malah tersenyum menyeringai.


"Lo mau laporin gue ke polisi?laporin aja sono!gak takut gue" Ucapnya yang masih memainkan pisau yang penuh darahnya itu.


"Cukup!tidak ada yang akan main polisi!Agnes,sekarang kamu pikirkan bagaimana kamu mengatasi mayat mayat ini dan ketuanya yang pingsan itu!" Titah dika


Agnes yang mendapat perintahpun hanya mengerutkan dahinya bingung dan mengambil hp nya untuk menghubungi seseorang.


"Kalian kesini sekarang!"


"......"


"Bereskan mayat yang ada di kediam dika,5menit kalo ngga gue bunuh!"


"...."


"Hmm." Kata agnes dan mengakhiri panggilannya secara sepihak.


Tak butuh waktu lama,datanglah beberapa polisi ke rumah dika yang membuat mereka terkejut bukan main.


"Hah datang juga tu polisi,membusuk lo dipenjara agnes!" Batin sarah

__ADS_1


"Halo pak polisi,selamat datang di kediaman dika" Sapa agnes tak kenal rasa takut


"Kami mendapat panggilan kalo ada pembunuhan yang terjadi disini.Dan tersangka utamanya adalah Nona Agnes Clallistiana anfilex.Apakah benar itu?" Ucap inspektur polisi


Glek


Dika,kevin dan afgan menelan ludahnya sendiri.Kecuali sarah dan feby yang saling menatap dan tersenyum licik.


"Itu benar pak.Saya yang membunuh mereka semua.Tapi saya membunuh mereka bukan tanpa alasan,mereka menyerang rumah tuan dika dan berusaha menghabisi nyawanya.Untung ada saya yang bisa melindinginya,tapi alhasil mereka mati ditangan saya!" Ucap agnes lancang yang membuat mereka melotot seketika


"Oh,anda tidak perlu khawatir nona!tindakan anda tidak termasuk kriminal.Karna anda berusaha menyelamatkan diri dan mereka sendiri lah yang mencari mati!" Ucap inspektur polisi


Sarah feby dan dika serta kevin dan afgan menggeleng gelengkan kepalanya sakin terkejutnya dengan jawaban inspektur polisi itu.Bagaimana tidak?dengan mudahnya dia membebaskan orang yang sudah merenggut nyawa lebih dari 10 orang itu.


Sementara agnes hanya tersenyum puas.


"Dan ya pak,tolong anda kurung dia!" ucap agnes sambil menunjuk ketua mereka yang masih belum sadarkan diri


"Dia adalah ketua dari anggotanya yang sudah tiada.Jangan khawatir!dia tidak mati kok.Dia hanya pingsan dan tolong anda kurung dia!saya masih mempunyai urusan dengannya nanti!"Lanjutnya


" Baiklah nona,kalian!bereskan semua mayatnya dan kurung dia!"Ucapnya pada petugas kepolisian yang berada di belakangnya sambil menunjuk pada ketua mereka yang akan dikurung dan berurusan dengan agnes nanti.


"Baik pak!" Ucap mereka serentak dan membersihkan tempat itu hingga tak tercium bau amis darah sedikitpun


"Heh,bagus juga tu si leon aktingnya.Cocok deh lo le kalo jadi inspektur beneran!" Batin agnes sambil menatap kepergian leon dan anggota mafia lainnya yang menyamar sebagai polisi.


Agnes yang sadar daritadi banyak mata yang melihatnya,sontak iapun menoleh dan mendapatkan dika dan yang lainnya yang sedang menatapnya penuh tanyaan.Agnes hanya bisa menghela nafasnya panjang sambil berkata


"Apa?apa kalian mau aku kirim bersama mereka juga?" Celetuk agnes sambil menatap tajam semuanya


"Ah...ah"


Sontak semua orang yang sedang menatap agnes kesal berbalik menatap feby yang kesakitan sambil memegang perutnya.


"Om,sepertinya tante akan melahirkan!" Ucap Afgan saat mereka berkumpul mengerumuni feby yang sedanh dalam pelukan dika.


Ya,kecuali agnes.Karna baginya itu hal yang sangat tidak penting sekali!


"Cepat dady!antar momy kerumah sakit sebelum terjadi sesuatu sama momy dan adik kecil aku!" Ucap sarah disertai tangisannya


"Tenang tenang!baiklah sarah,kamu ikut papa dan kevin,afgan ajak agnes pada mobil kevin sekarang!kita akan kerumah sakit secepatnya!" Ucap dika di sela sela kepanikannya


"Ih,apaan sih nyuruh saya ikut segala?gak penting!" Ucap agnes dan hendak naik ke kamarnya.


Tapi sebelum agnes menaiki tangga menuju kamarnya,tangannya sudah lebih dulu di genggam afgan dengan erat.


"Om,cepat bawa aja tante ke rumah sakit sekarang!biar agnes afgan dan kevin yang urus!" Ucap Afgan dan dikapun langsung menggendong feby menuju mobilnya diikuti sarah si belakangnya.


"Lepas gak?" Tanya agnes dingin


"Gak!sekarang lo ikut kita ke rumah sakit!" Ucap afgan dan langsung menyeret agnes keluar diikuti kevin yang berlari terlebih dahulu untuk menyiapkan mobilnya.


Bukan agnes namanya kalau tidak bisa lepas dari cengkraman seorang pria seperti afgan.Dengan satu kali tarikan,agnes berhasil melepaskan tangannya dari genggaman afgan dan berlari menuju rumah kembali.


Tapi dengan cepat pula afgan mengangkat tubuhnya dan memasukkannya kedalam mobil yang di kendarai oleh kevin.


"Apaan si lo?lepasin gue!" Ucap agnes marah sambil meronta ronta tapi tidak di hiraukan sama sekali oleh afgan.


Setelah agnes masuk ke dalam mobil,afgan pun ikut masuk dan duduk berdampingan dengan agnes dikursi belakang sementara kevin duduk di kursi kemudinya.


"Ayo vin!" Ucap afgan dan kevinpun melajukan mobilnya dengan cepat


"Apa si mau kalian?hah?kalian mau gue jenguk tu jal*ng buat lahiran?hah?gue gak sudi!cepet kak turunin gue!" Teriak agnes pada mereka.


"Lo punya hati gak nes?momy lo lagi bertahan antara hidup dan mati buat lahirin adik kecil lo!tapi lo malah kaya gini,tega ya lo nes!" Bentak afgan


"Apa lo bilang kak?momy?haha...Sorry,gue gak punya momy!gue hanya punya bunda dan itu juga udah mati.Adik?gue gak punya adik selain fira!lo ngerti hah?sekarang hentikan mobilnya atau gue akan lompat dari mobil lo kak!" Ucap Agnes sambil berpaling menatap kevin.


Tapi sama sekali gak ada respon dari kevin.


"Oke,gue lompat sekarang!" Final agnes dan membuka mobilnya.


Saat hendak turun,tapi pintu mobilnya sama sekali tidak bisa terbuka.Agnes tidak menyerah begitu saja,dia sudah berkali kali menekan nekan pintu mobilnya tapi hasilnya selalu nihil.

__ADS_1


Agnes tidak sengaja melihat afgan yang tersenyum ke arah kevin,dan seketika itu pulaa agnes mengerti dengan apa yang terjadi.


"oh,jadi lo kunci ni mobil secara otomatis kak?" Tanya agnes pada kevin


"Gue akan buka!lo liat aja!"Lanjutnya sambil bangun dari duduknya dan hendak menghampiri kevin yang sedang menyetir hanya untuk menekan satu tombol agar pintu mobilnya bisa terbuka dan agnes akan langsung lompat saat itu juga.


Melihat agnes yang sudah bangun dan hendak menghampiri kevin, sontak Afgan pun dengan gesit bangkit dan memeluk agnes serta menenggelamkn wajahnya di dada bidang afgan.


Seketika itu pula agnes meronta dan mengangkat wajahnya hendak memaki afgan.


Saat agnes mengangkat wajahnya,tiba tiba manik matanya bertemu dengan manik mata afgan yang berjarak beberapa inci dari wajahnya.


Dug


Dug


Dug


Jantung mereka berdua tiba tiba berdebar dengan kencang saat manik mata mereka bertemu satu sama lain.


Hal itu sukses membuat agnes berhenti meronta karna dekapan afgan yang sangat kuat pada tubuhnya.


" Aduh jantung gue mo copott!"Gumam afgan dalam hati sambil tetap menatap agnes


Agnes yang sudah tersadarpun langsung mengangkat suara


"Lepasin gak?" Ucapnya


"Gak" Ucap afgan yang masih terhipnotis oleh pemandangan indah di depannya


"Gue bilang lepasin kak Afgannn!" Bentak agnes sambil menggerak gerakkan tubuhnya


Afgan pun tersadar dan kembali mengeratkan pelukannya pada agnes.


"Gak akan!kalo gue lepasin lo,lo akan ganggu kevin yang lagi nyetir!jadi gue harus tetep jaga lo agar gak berusaha kabur lagi!" Ucapnya


Agnes yang Mendengarnya pun hanya memutar bola matanya malas.


Kevin yang melihat kejadian diantara keduanya melalui spionpun hanya bisa tersenyum bahagia karna afgan bisa dengan mudahnya menenangkan agnes agar tidak meronta dan mencoba melompat dari mobil karna tidak mau menjenguk feby yang sedang dalam masa persalinannya.


"Semoga lo bisa ubah adik gue gan!sungguh,gue rindu agnes yang dulu!" Gumam kevin dalam hati saat matanya melihat agnes yang mendengus kesal dalam pelukan afgan.Sementara afgan tersenyum penuh kememangan.


-


-


-


-


-


-


-


✨Don't forget to like, comments, vote and favorite guys!! ✨


Thanks.


Revix Regata saputra



Ini Nih,Si King Of Mafia


Agnes Clallistiana Anfilex



Tenang,ditemani sang Queennya kok!


Kalo dipikir-pikir,serem juga ya ekspresi mereka In The Mafia World💀

__ADS_1


__ADS_2