
Happy Reading!
**
"Gata, Kita mampir ke restoran kak Afan kuy!gue kangen masakannya nih!"Pinta agnes pada regata saat dia sudah keluar dari perusahaan ayahnya regata
"Bilang aja lo kangen orangnya!"Balas Regata Ketus
"Ih,lo apaan si.Mo anter kagak nih?kalo ngga yaudah gue sendiri aja!"Ucap agnes dan berlalu meninggalkan regata
"Iya iya!ihh lo ambekan amat si jadi orang!"Ujarnya sambil mengejar agnes
**
"Woi kak afan!"Teriak agnes saat sudah memasuki restaurant alfan saat dulu ia bekerja
"Maaf nona,dilarang berisik di restaurant kami!"Ujar salah satu pelayan disana
"Apa lo bilang?lo gak tau sia-
"Kak Afan!"Ujar Agnes senang saat melihat alfan berjalan ke arahnya dan menyuruh pelayan tadi untuk pergi
"Apaan si nes?dateng dateng bikin rusuh aja!"Ucap Alfan
"Maaf kak!Calon bini gue emang gitu orangnya!"Celetuk regata
"Calon bini apaan onta!"Elak Agnes
Alfan hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah laku dari keduanya itu.
Dan mereka bertiga berlanjut makan bersama dan mengobrol ria disana.
Memang,setelah kepulangan agnes dari Amerika dia sedikit terbuka dan tak lagi dingin seperti dulu.
Mereka keasikan mengobrol sampai sampai lupa waktu.
**
"Agnes,kenapa baru pulang nak?"Tanya Feby yang melihat agnes baru menginjakkan kakinya di rumah pada sore hari,sementara kevin sudah dari pagi pulang ke rumah
"Bukan urusan lo!"Ucapnya ketus
"Lo ngajak ribut banget ya jadi orang!"Bentak sarah yang tak terima perlakuan Agnes pada ibunya
"Apa?"Ucap Agnes menantang
"Sudah sarah,Momy gak papa kok!"Ucap Feby dengan tatapan sok sedihnya
"Dih Alay!dasar Ratu Drama!"Ucap agnes sambil menatap feby sinis
Melihat situasi yang sudah memanas,kevinpun akhirnya angkat suara
"Udah udah!Nes,sini deh!abang mau bicara sama lo!"Ucapnya sambil melambaykan tangannya pada Agnes
Tanpa berpikir panjang,Agnespun menghampiri Kevin dan duduk di sebelahnya
__ADS_1
"Apa?"Tanyanya
"Lo gak punya pekerjaan kan?"Tanya Kevin
"Hmmm"Jawab Agnes
"Gimana kalo lo kerja sama gue aja.Lagian sarah juga masih menjadi karyawan biasa di kantor Dady,karna dady sedang menguji kemampuannya!"Ucap Kevin
"Oh,kasian deh aku jadinya!"Sindir agnes
Sarah hanya bisa mengumpat dalam hati dan berlalu menuju kamarnya dengan tangan yang mengepal saking kesalnya.
"Jhahaah...!"Tawa Agnespun pecah
"Sutt!gak boleh gitu!"Ucap Kevin
Agnes hanya mendengus malas
"Gue gak minat!"Ucapnya singkat dan hendak menuju kamarnya
"Nes,dengerin dulu!nanti lo nyesel loh nes!"Bujuk Kevin
"Gue udah dapet kerjaan kok!lo tenang aja!"Ucap Agnes
"Kerjaan?lo dapet kerjaan apa?"Tanyanya
"Kantoran lah,masa iya gue jadi pedagang cireng pinggir jalan!"Jawab Agnes yang membuat kevin memutar bola matanya malas
"Udah ah males gue debat sama lo!apa nama perusahaannya?"Tanya Kevin
"Algs Company!"Jawabnya yang membuat kevin terkejut
"Yalah,Gue gituloh!"Ucapnya
"Jadi apa lo disana?"Tanyanya
"Karyawan biasa kok.Lagiankn gue juga baru belajar hal beginian!"Bohongnya
"Oh,yaudah deh gue ralat kata kata gue tadi!"Ucap Kevin
"Hem,gue ke atas ya?mo ganti baju,gak nyaman gue tu!"Ucap Agnes
"Haha...dasar tomboy belum tobat!"Ucap kevin sambil tertawa
**
"Hallo Queen!"
"Buat perusahaan Dika mengalami penurunan pesat di luar kota.Dan pastikan malam ini juga dia di haruskan berangkat ke sana!"
"Sesuai Perintah Queen!"
"Dan ya,buat dia sibuk selama saya belum memberi perintah!dan pastikan dia tidak curiga mengenai hal ini!"
"Siap Queen!"
__ADS_1
"Bagus!"
Ucap Agnes dan langsung mematikan sambungan teleponnya.
"Kita Mulai Permainannya!dan yang pertama ku mainkan,tentu saja kau!Jal*ng"Ucap Agnes sambil menyeringai penuh arti
**
Malam harinya...
"Agnes,untuk sementara kamu gantikan dulu dady di perusahaan!"Ucap dika saat seluruh keluarga sedang berada di ruang tamu
"Emang dady mau kemana?"Tanya Feby pada suaminya itu
"Dady akan ke luar kota Mom,anak cabang kita yang di sana sedikit bermasalah.Dan di haruskan dady yang turun tangan langsung!"Jelasnya
"Bagus!"Batin agnes senang
"Biar Kevin aja yang urus ded!"Ucap Kevin dan langsung mendapat tatapan tajam dari agnes
"Tidak boy!ini perusahaan dady dan juga menjadi tanggung jawab dady selaku direktur utama.Lagian kamu juga harus terus memantau perusahaan milikmu boy!"Ucap dika berusaha menjelaskan pada anak sulung nya itu
"Mmm baiklah,terserah dady!"Ucap kevin sambil melirik agnes yang tersenyum senang
"Apa ini bagian dari rencananya ya?"Batin kevin
"Agnes,kamu bersedia menggantikan dady kan nak?"Tanya Dika
"Agnes katanya susah memiliki pekerjaan di tempat lain dady.Bagaimana kalo sarah saja,kan dia bekerja di kantor dady juga!"Timpal Feby yang tak rela jika agnes memegang kendali perusahaan yang selama ini ia inginkan itu
"Haha... Akhirnya keluar juga sifat asli lo Jal*ng!"Batin agnes menyeringai puas
"Iya dad,biar sarah aja!"Lanjut sarah
"Udah,mending anda kasih aja ke anak haram anda itu!"Ujar agnes santai sambil menikmati cemilan yang di bawa pok jum
"Nes!"Tegur kevin
Agnes memutar bola matanya malas saat semua orang menatapnya tidak suka atas apa yang ia katakan barusan
"Begini,benar juga apa yang istri anda katakan,saya sudah mempunyai pekerjaan yang jauh lebih baik dari pada harus menggantikan posisi anda!"Jelas Agnes
"Dan ya,kasian juga si sarah.Asal anda tau, dia itu udah nunggu saat saat seperti ini dari lama.Biar dia bisa habisin uang anda dan korupsi sebesar besarnya deh!"Lanjutnya polos
"Apaan si lo?bilang aja lo sirik!"Hardik sarah yang sudah sangat kesal
"Apa?sirik?hahaa...!"Ucap agnes sambil tertawa terbahak bahak
"Ni ya,kalo gue sirik sama lo.Gue gak akan biarin lo megang perusahaan yang jelas jelas milik Bunda gue!dan lagi.Kalo gue mau,dalam sekejap gue akan minta dady lo buat serahin semua ke gue!dan pasti dia juga gak akan nolak gue.Iyakan?"Lanjutnya sambil menatap dika tajam
Dika yang sadar akan ucapan agnes hanya bisa mengangguk karna dia sudah mengira kalau agnes sudah mengetahui semuanya.Dari apa yang dia bilang 'Perusahaan bunda gue' sudah pasti dia mengetahuinya dari Filex Alexander.Kakeknya
Kevin memilih untuk bungkam.Karna baginya,inilah yang bisa menyelamatkan nyawanya kelak
Agnes menyeringai puas ketika melihat sarah dan ibunya menatap padanya dengan tatapan tidak suka.
__ADS_1
Sementara Agnes,dia malah acuh dan terus memakan cemilannya itu
"Awas aja kau anak sialan!"