
Tak terasa,pagipun telah berganti menjadi malam.
Kini,agnes sedang berada di dalam kamarnya dan bersiap untuk menjalankan misinya bersama regata tanpa mengetahui undangan jamuan makan malam dari orang tua afgan.
Kevin sengaja tidak memberitahunya,karna kevin akan memberi kejutan pada agnes dengan membawanya ke salon terlebih dahulu.
Agnes yang sudah siap dengan jeans hitam dan jaket yang senada langsung turun menuju ke ruang tamu dimana keluarganya sedang berkumpul.
"Kak,gue keluar mlem ini!"Ucap agnes pada kevin
"Tunggu dek!"Panggil kevin
Agnes yang sudah hendak beranjakpun menoleh melihat kevin dan menautkan kedua alisnya bingung
"Malem ini ada undangan dari om Ryan.Jadi kamu gak boleh kemana mana!"Titahnya
"Om Ryan?"Tanya agnes bingung
"Iya,kamu ingetkan om Ryan pemilik Af Company yang sekarang sudah di pegang afgan?"Kata kevin
"Af...Oh iya tau!"Ucap agnes setelah mengingat ingat nama Af Company itu
"Nah,jadi dia ngundang kita buat syukuran kepulangan fani sekaligus tante jennie ingin bertemu kamu katanya!"Ucap kevin
"Oh,Jam brapa?"Tanya Agnes
"Sekitar jam 10-hn!"Jawabnya
Agnes melihat jam yang menempel pada tangan kirinya
"Oh,karang baru jam 8.Masih ada waktu!Oke bye gue mau temu si regata dulu!"Ucap agnes yang tidak mempedulikan teriakan kevin
**
"Si-siapa kalian?"Tanya wanita yang usianya 30hn itu
"Kamu tidak mengenal saya?tante!"Ucap pria itu menyeringai dan memainkan pisau kecilnya
"Tan-re-regata!"Ucapnya berbata ketika regata sudah membuka topengnya
"Tentu saja tante.Masih mengingat ku rupanya ya?"Tanya regata sambil menatap sinis tantenya yang sudah tergeletak ketakutan diatas lantai itu
"Kenapa kamu menyerang saya?saya tidak ada hubungannya dengan kamu!"Teriaknya
"Tidak ada hubungan?lalu siapa yang menyuruh orang untuk memotong sambungan rem pada mobil ayah saya?"Tanya regata sambil menatapnya tajam
"Sa-saya di suruh paman kamu!dan sekarang lebih baik kamu balaskan itu pada paman kamu!"Tetiaknya
"Hm,,,setelah di campakan kamu baru mau buka mulut ya?"Ejeknya
"Ahkkk....! "
Teriaknya histeris saat regata dengan santainya menggores pipi dan lengannya menggunakan pisau kecil yang di pegangnya.
"Kau telah menghancurkan hidupku dengan merenggut orang tuaku!"Ucap regata penuh penekanan sambil terus menggores tubuh mulus milik tantenya dan tidak menghiraukan teriakannya sama sekali.
Agnes yang sedari tadi hanya duduk dan memakan apelpun mulai jengah dengan permainan regata.
Dor...
Satu kali serangan dan wanita itupun mati di tangan Agnes.
Bagaimana tidak mati?dengan luka banyak dan dalam yang regata berikam ditambah satu tembakan dari agnes tepat pada jantungnya membuatnya lenyap dari dunia ini seketika.
"Kebiasaan lo nes!"Ucap regata kesal dan menghentikan aksi psychopathnya itu
"Bosen gue,dari tadi tangan gue udah minta jatah!"Balas agnes
"Hufttt..gerah gue!"Lanjutnya sambil membuka topengnya
"Oke.Tapi ini yang terakhir!setelah ini gue mau dia mati di tangan gue!"Ucap regata sambil tersenyum Devil
"Good Boy!"Balas agnes dan sama sama tersenyum devil yang tangannya sibuk memakan apel gratis yang ia dapatkan dari dalam kulkas milik wanita itu.
"Hendara Kurniawan,Tunggu gue!"
**
__ADS_1
Setelah menuntaskan misinya,agnes kini sedang berada di markasnya dan menyapa para anggotanya serta merayakan keberhasilannya bersama regata.
Saat agnes sibuk meminum Wine miliknya sambil tertawa bersama regata,tiba tiba ponselnya berdering menandakan ada pesan masuk.
💬Kevin
Nes,lo dimana?Ini udah mau pukul 10 Agnes!!Gue udah Otw bareng yang lainnya.
Gue gak mau tau.Dimanapun lo sekarang,cepet balik dan dandan yang cantik.Terus susul kita ke rumah Afgan Sekarang!!
"Sial!"Umpat agnes setelah membaca pesan dari kevin
"Napa lo?"Tanya Regata yang melihat ekspresi agnes yang kesal setelah melihat ponselnya
"Gue harus cepet balik.Keluarga gue diundang makan malam sama bokap kak afgan!"Jelas agnes
"Terus lo mau pergi dengan pakaian lo yang penuh bercak darah itu gitu?"Tanya Regata
Agnes terdiam.Dan dia menoleh ke pakaian yang digunakannya.Dan benar saja,pakaiannya dipenuhi dengan bercak darah yang ia dapatkan saat menyerang tadi.
"Hm,,,ntar gue mampir dulu aja ke toko pakaian,terus gue ganti disana aja!"Ucapnya
"Gue anter!"Kata regata sambil bangkit dari duduknya
"Gak perlu!gue bawa mobil sendiri kok!"Jawabnya halus
**
"Tuan dika!"Sapa Ryan yang menyambut kedatangan rekan bisnisnya itu
"Tuan Ryan!terimakasih atas undangannya!"Balas dika dan tersenyum ramah
"Mari silahkan masuk!"Ucap ryan dan dika sekeluargapun masuk ke dalam
Di dalam,sudah tersedia berbagai macam makanan di meja makan yang telah di siapkan oleh jennie tentunya.
Mereka masuk dan di sambut hangat oleh jennie,afgan dan alfan.
"Kevin,dimana agnes?"Tanya jennie yang sedaritadi mencari keberadaan agnes
"Iya kak kevin,dimana agnes?"Tanya fani antusias yang tak sabar ingin melihat sahabatnya itu
Seketika wajah jennie menjadi muram
"Apa?agnes gak dateng?"Batin afgan yang memang dia juga mencari cari keberadaan agnes
"Tenang aja tan,agnes sebentar lagi juga kesini!dia sedang dalam perjalanan katanya!"Ucap kevin yang berusaha membuat jennie tak bersedih
Dan benar saja,raut wajah jennie seketika menjadi cerah dan tersenyum sumringah
"Bunda apaan si?seharusnya alfan loh yang kek gitu!"Goda Ryan
"Ayah mulai deh!"Ucap alfan dan dihadiahi tawa dari mereka
"Ih sebel deh.Kok jadi bahas si agnes yang jelas jelas gak ada si?Gue yang sedaritadi ada juga gak disapa sama tante jennie,kak afgan juga gak ngelirik sedikitpun sama gue.Padahal gue dandan abis abisan gini itu buat dia.Ihhh!!"Batin sarah
**
"Ayo!sebaiknya kita makan terlebih dahulu.Ini sudah lewat waktunya makan malam loh!"Ucap Ryan
Memang sedaritadi mereka hanya duduk di ruang tamu dan berbincang bincang saja.
Karna jennie menolak untuk makan tanpa ada kehadiran agnes.Ya,mau tidak mau mereka hanya menurutinya saja.
"Gak!"Ucap Jennie lancang dan dihadiahi dengan mereka yang terkejut dibuatnya
"Maaf,maksud saya apa tidak sebaiknya kita menunggu agnes saja?kan kasian kalo dia nanti makan sendirian!"Lanjutnya sambil cengengesan
"Tapi bun,kasian mereka kal-
"Permisi!Maaf saya telat!"Ucap Agnes yang baru datang dan memotong ucapan Ryan
Sontak merekapun menoleh ke asal suara dan melihat agnes yang sudah datang dengan menggunakan Long Dres berwarna merah dipadukan dengan liontin kecil di lehernya serta High heels berwarna senada dan make up tipis yang membuatnya begitu cantik dan memukau.
Semua orang yang melihatnya membuka mata dan mulut mereka saat melihat agnes yang begitu cantik dan elegan tidak seperti biasanya yang terlihat sangat tomboy.
"Cantik banget!'Batin Alfan afgan dan kevin serentak
__ADS_1
"Agnes,ini kamu sayang?"Tanya jennie tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini dan langsung menghampiri agnes yang berada beberapa langkah dari mereka
"Hmm,,iya tante.Maaf aku terlambat!"ucapnya
Jennie mengedipkan matanya berkali kali
"Ahh tidak masalah! tante rindu sama kamu sayang!"Ucap jennie dan langsung memluk agnes
Agnes yang mendapat perlakuan begitupun hanya menautkan kedua alisnya bingung
"Agnes!Baby I miss you!"Teriak fani sambil berlari ke arah agnes dan langsung menarik tangan agnes kasar yang membuatnya terlepas dari pelukan jennie
"Ihh apaan si lo fan,baru aja sehari gak ketemu.Alau deh!"Ucap agnes kesal
"Fani,dasar kamu ya!"Ucap jennie marah karna perlakuannya
"Hehe...maaf tante!Udah yuk nes!"Ucap fani dan menarik agnes ke tempat ryan dan yang lainnya yang sedaritadi menatapnya
"Malam om.Maaf agnes telat!"Sapa agnes pada Ryan
"Ah..tidak masalah.Agnes,kamu makin cantik aja!"Canda Ryan
"Ingat umur yah!"Serga alfan
Agnes langsung berbalik ke arah suara itu dan menemukan alfan yang sedang tersenyum ke arahnya
"Kak alfan,Kapan pulang?lama gak temu ya!"Sapa agnes
"Hehe,,,dua tahun yang lalu nes!"Jawab alfan
"Wow,Udah jadi bos dong sekarang!kapan nih traktir agnes lagi!"Goda agnes
"Iya,ntar ntar deh!"Ucapnya
"Lo makin cakep aja nes!"Tambahnya
"Ah..kakak bisa aja.Dari dulu juga gue udah cakep kali!lo nya aja yang baru sadar!"Jawab agnes dengan narsisnya
"Jangan di puji kak!diamah setelah balik makin narsis tau ga"Ucap kevin lancang
"Ih,,abang apaan si lo!"Ucap agnes
"Abang?"Tanya alfan bingung
"Dia putri om nak alfan!"Ucap dika
"Ap-apa?"Ucap alfan tak percaya
Ya,memang alfan tidak mengetahui kalau agnes itu adalah putri dari tuan dika dari istri pertamanya.Yang tau semua itu adalah orang tuanya saja,karna itu juga afgan yang memberitahunya.
"Hehe iya kak!"Kata agnes cengengesan
"Udah ayo kita makan!"Lerai afgan
"Eh kak afgan,apa kabar?Long time no see!"Sapa agnes
"Baik,lo sendiri gimana nes?"Tanyanya
"Iya baik gue!"Ucap agnes
"Udah udah!katanya mau makan tapi malah keasikan ngobrol!"Ucap alfan yang merasa cemburu
"Ciee abang Jealous ciee! "Goda fani
"Apan si?"Ucapnya kesal
Mereka hanya bisa tertawa melihat tingkah alfan yang cemburu pada agnes.Sedangkan agnes dan afgan hanya acuh saja dan melanjutkan obrolan mereka Yang seputar pendidikan agnes di amerika,dan yang lainnya sampai status afgan yang mini menjadi Ceo.
"Bagaimana ini ya Tuhan,kelihatannya kedua putraku mencintai gadis yang sama"Batin Ryan
☆Jangan lupa like,comments,vote sebanyak bamyaknya dan favorite ya guys!!☆
Sebelumnya author minta maaf nih karna up nya telat.Ya mau gimana lagi coba?author kan pengen baca karya yang lain juga,jadi author lupa sama karya sendiri hehe...
Oke Thanks but yang udah pantengin karya author sejauh ini!Ini Udah sampe episode 40 lho!!!dan soal story yang akan di perpanjang,author gak janji,karna author gak suka kalo novelnya berbelit belit.Jadi author akan jalanin aja dulu,kalo udah waktunya end,ya author bisa apa?
*Oke,sekali lagi makasih ya...
__ADS_1
**See you!And love you para Reading***!!