The Bad Girl

The Bad Girl
Mamp*s!


__ADS_3

Hallo Guys!!! Welcomeback to my story!


**


Setelah kejadian yang sangat manyenangkan bagi agnes,dia dan regatapun memutuskan untuk pulang dan melepaskan penatnya.


Tapi agnes tidak langsung pulang ke rumah,dia menjemput el dulu di apartemen sonya supaya tidak ada yang curiga nantinya.


El saat itu sudah terlelap,dengan terpaksa agnespun menggendongnya ke dalam mobil dan berjalan menuju rumah mereka.


Ketika mobil yang agnes kendarai sudah di halaman rumah, agnes kembali menggendong El dan beranjak menuju kamarnya.


Dilihatnya rumah yang sudah serba gelap menandakan sang penghuni sudah terlelap semua.Dengan itu agnes menjalankan semuanya dengan mulus tanpa hambatan.


Skip Pagi🌅


"Bang,momy dimana?"Tanya sarah yang baru muncul di ruang makan


"Entah,gue juga baru bangun trus langsung kesini!"Jawab kevin sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke dalam mulutnya


"Ihhh Kok gak ad-


"Permisi!"Ucap warga bersamaan


Sontak Sarah dan yang lainnyapun menatap asal suara itu


Dan terlihat beberapa warga di ambang pintu kediaman dika sambil membawa seorang wanita paruh baya yang sekujur tubuhnya dipenuhi oleh darah


"Momyy!!"Teriak Sarah ketika melihat wanita paruh baya itu yang tak lain adalah Feby dengan keadaan yang sangat tidak baik atau memprihatinkan


Sarah secepat kilat berlari menuju ibunya yang di bawa oleh para warga dan di baringkan di kursi ruang tengahnya


Tangis Sarahpun pecah saat itu juga dan terus memeluk tubuh penuh darah ibunya dan menggoyang goyangkannya supaya terbangun


"In-ini kenapa?apa yang terjadi?"Tanya kevin yang syok melihat keadaan Feby yang mengenaskan

__ADS_1


"Maaf Tuan,tadi pagi sekali saya menemukan nyonya ini tergeletak di pinggir jalan yang sudah dalam keadaan seperti ini!"Ucap Salah satu warga


"Dan saya menemukan alamat nyonya ini di dalam dompet yang berisikan Ktp dan tempat tinggal beliau!"Lanjutnya


"Siapa yang melakukan ini?Hiks...Hiks..Momy!"Teriak sarah di tengah isakkan tangisnya sambil memeluk tubuh Feby yang tak sadarkan diri


"Tentu Gue!"Batin agnes menyeringai


"Nona,menurut saya nyonya ini mengalami perampokkan!"Jelas warga lainnya


"Karna di tempat kejadian nyonya ini berada di luar mobilnya dan tas yang sudah dalam keadaan berantakan.


Jadi dapat di simpulkan kalau dia korban perampokkan nona!"Lanjutnya


"Ba-bang,cepat panggil ambulance.Cepatt!!"Titah sarah sambil menangis dan terus memeluk ibunya


"Ba-baik!"Ucap kevin dan langsung menelpon rumah sakit terdekat


Selang beberapa saat,ambulancepun datang dan langsung membawa feby kedalamnya di susul oleh sarah yang tak lepas dari tangisan dan menggenggam erat tangan feby yang di penuhi oleh darah.


"Hmm!"Jawab agnes sambil terus memakan Anggur yang ada di tangannya tanpa ada raut wajah sedih ataupun khawatir seperti sarah dan kevin


"Jangan lupa,setelah dady datang lo juga ikut ke rumah sakit jenguk momy!"Titahnya lagi dan berjalan setengah berlari menuju mobilnya untuk menuju ke rumah sakit tempat dimana feby di rawat


"Lo pikir gue mau apa?Cih ogah gue liat tu Pelakor,mati aja sono!Mending gue tidur.Hoammm!!"Batin agnes sambil menguap panjang dan berlalu menuju kamarnya


**


Disisi lain,Afgan sedang berada dalam ruang rapatnya.


Dia sedang menunggu kedatangan sahabatnya yaitu Kevin untuk membahas projek yang akan mereka tangani


Tapi sampai sekarang masih belum ada tanda tanda akan kehadirannya.Dan itu membuat afgan mendengus kesal.


"Dimana kevin?apa dia tidak memberitahumu?"Tanya Afgan dengan kesal kepada sekertarisnya itu.Alvin

__ADS_1


"Saya baru mendapat kabar tuan.Bahwa Nyonya Feby mengalami perampokan tadi malam dan sekarang sedang di larikan ke rumah sakit.Dan keadaannya sangat memprihatinkan sehingga tidak memungkinkan untuk tuan Kevin datang kemari karna beliau tengah menunggu keputusan dokter disana!"Jelas Alvin prepesional


Memang bila di jam kerja,Alvin selalu menunjukkan kedewasaan dan keseriusannya dalam bekerja serta tidak main main dalam posisinya sebagai seorang sekertaris di perusahaan besar itu.


Tapi di luar jam kerja,tentu saja sifat aslinya akan muncul kembali.Bahkan sifatnya itu melebihi dirinya saat SMA dulu


"Apa?kenapa kau tidak bilang dari tadi?Cepat batalkan Rapat beserta pertemuanku hari ini dan kita akan kerumah sakit itu segera!"Titah Afgan


"Baik tuan!"


Dan merekapun sesegera mungkin melesatkan mobilnya menuju rumah sakit dengan kecepatan tinggi.


**


"Agnes,Agnes!!!"Teriak dika yang baru datang


"Apaan si teriak teriak?gue gak tuli kelezz!"ucap agnes dengan santainya menuruni tangga


"Dimana El?ayo kita kerumah sakit sekarang!"Titahnya


"El masih tidur!Ogah gue,anda aja sono!"Ucap Agnes tak peduli


"Ag-


"Dady,Hiks....Hiks...Siapa yang di rumah sakit dady?Hiks..siapa yang sakit?"Ucap El yang sudah terbangun saat dika berteriak dan mendengar ucapan mereka sekilas


"Tidak sayang,ayo sekarang kamu ikut dady ke rumah sakit bersama kak Agnes!"Ucap dika sambil melirik agnes seolah tak menerima pembantahan dan langsung menggendong tubuh mungil El


"Cih!"Agnes hanya berdecik dan memutar bola matanya malas sambil mengikuti dika yang sudah menuju mobilnya dengan langkah yang berat


"Huh dasar!Di masa hidup aja lo udah ngerepotin,sekarang saat sekaratpun lo masih aja repotin orang.Mati Aja lo sekalian jal*ng!kalo gak biar gue aja yang kubur lo idup idup"


***Thanks to your time**!


Don't Forget to like,comments,vote and favorite guys*!

__ADS_1


See You💋


__ADS_2