The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
Pedang Cahaya Kilat


__ADS_3

Pagi itu mendung menggelayut diatas langit desa Seribu Bambu.Mendung yang segera akan meneteskan butiran air meembawa darah penduduk desa itu setelah tragedi penyerangan semalam oleh kelompok Iblis darah.


Desa terlihat porak poranda.Banyak rumah penduduk yang terbakar menyisakan puing-puing dan arang.Bau anyir darah dan daging terbakar terasa sangat menyengat.Orang biasa pasti akan bergidik ngeri menyaksikan pemandangan tragis itu.


Dipusat desa,tepatnya yang dulu menjadi aula dari klan Jian terlihat beberapa orang sedang berdiri termangu memandang aula dan sekeliling hancur berantakan.masih banyak mayat tergeletak.darah berceceran disepanjang aula dan perumahan disekitar kediaman klan Jian.tampak wajah terpukul penuh dengan kesedihan dan kegeraman menyaksikan semua itu.


''Siapa yang telah benar-benar tega melakukan kekejian seperti ini''.ucap seseorang yang ternyata adalah patriark klan Jian-, Jian Wang.


Jian Wang telah pergi beberapa hari yang lalu bersama beberapa tetua dari klan Jian.Juga patriark klan Lin, Lin Ho,putrinya yaitu Lin Yue dan beberapa tetua klan Lin.


Jian Wang menggeretakan giginyya menahan amarah dan kesedihan.


Tidak ada yang berani menjawab geraman sang patriark.lagipula masing-masing mereka juga tenggelam dalam kekalutan yang mereka rasakan sehingga tidak terlalu memperhatikan ucapan Jian Wang.


''Toloong...disini...kemarilah......''tiba tiba terdengar rintihan lirih seseorang dari reruntuhan bangunan.


Sontak yang berada diarea tersebut menoleh kearah asal suara.


''Hei....Ada yang selamat.....cepat tolong dia....''ucapnyasambil berlari kearah suara tsrsebut.


Segera mereka bergerak dan mendapatkan seorang tua yang tergeletak dibawah reruntuhan.


''Jian hu...!!!''Jian Wang segera menghampiri Jian Hu,seorang pelayan pribadi keluarga patriark Jian.


''Siapa yang melakukan ini Jian Hu...???!''tanya Jian Wang.


''Me...me..mereka dari kelompok iblis darah...pa..pa..triark....''jawab Pelayan itu sambil tersengal.kondisinya sudah terlalu parah karena basis kultivasinya yang rendah.titik meridianya bnyak yang hancur.


''Balaskan dendam kami patriark''.sambungnya dengan nafas mulai terputus.sesaat kemudian sebelum Jian Wang menjawab dia sdah menghembuskan nafas terakhir.


''Aku pasti akan membalasnya meski kalian tidak meminta sekalipun''.ucap Jian. Wang.Rahangnya mengeras menahan amarah.


''Cari semua orang.....dan makamkan dengan layak''.perintah Jian Wang kepada orang-orang disekitarnya.visinya berkeliling menatap reruntuhan desa yang selama ini dilindunginya.Rasa bersalah menderu didadanya.


Hari itu mereka yang tersisa didesa Seribu Bambu bersama-sama memakamkan semua korban tragedi penyerangan kelompok iblis darah dan memperbaiki beberapa bangunan untuk tinggal sementara dan menyusun rencana selanjutnya.


******


''Apa yang akan kita lakukan selanjutnya..ayah...??''seorang gadis cantik bertanya kpada seorang pria paruh baya yang duduk didepannya.Dia adalah Lin Yue putri dari patriark klan Lin,Lin Ho.

__ADS_1


''Kita akan bicarakan dulu semuanya dengan klan Jian.Setelah itu akan kita tentukan langkah selanjutnya ''.jawab Lin Ho


Wajahnya terlihat muram.gurat kesedihan tergambar jelas diwajahnya bercampur kegeraman yang teramat sangat.Orang -orang dari klannya habis dibantai dan hanya menyisakan beberapa orang saja.percikan dendam mulai berkobar didadanya.bagaimanapun darah harus terbayarkan.


Tak berbeda jauh dari tetangga mereka,klan Jian,setelah usai memakamkan korban mereka segera berkumpul dan mendiskusikan langkah selanjutnya.


*****


Ditengah padang rumput yang luas nan indah,terlihat seorang anak berusia delapan tahunan sedang serius berlatih memperagakan jurus-jurus pedang.Dia adalah Jian Wu,yang telah resmi menjadi murid Sang Dewa Pedang,Xiao Long dan sekarang berada didomain Dewa Pedang.


Dua pekan telah berlalu sejak ia tiba di domain itu.Berjam-jam disetiap harinya,Jian Wu tidak menyia-nyiakan waktu.ia gunakan sebagian besar waktu untuk berlatih fisik dan ketrampilan berpedang.dan sebagian lainnya ia gunakan bermeditasi dan memulihkkan energi qi nya.Tingkat kuktivasinya tinggal selangkah lagi untuk menembus ranah Alam Pejuang/Warriior.


''Energi disini begitu padat....tidak akan butuh waktu lama bagiku meningkatkan kultivasiku disini''.gumam Jian Wu disela-sela gerakan berpedangnya.


Memang didomain ini energi qi terasa sangat kental.Bagi seorang kultivator tempat seperti merupakan surga.dimana mereka bisa meningkatkan budidaya berkali-kali lipat.


Gerakan Jian Wu semakin cepat .pedang kayu ditangannya berkelebat menghasilkan kilatan energi pedang tipis yang sangat cepat.


Kilatan energi pedang tipis memangkas pucuk-pucuk rumput savana yang dilewati.


''Wu'er......kemarilah...!''tiba-tiba transmisi suara lembut terngiang ditelinganya.


''Murid memberi hormat...''Jian Wu membungkuk hormat ketika tiba didepan sang guru.


''Duduklah Wu'er....''Xiao long mulai membuka mata perlahan.


''Perkembangan jurud pedangmu semakin pesat Wu'er.Jurus pertama dari tujuh gerakan 'Pedang Cahaya Kilat' yaitu 'Cahaya kilat membelah Gunung' hampir kamu kuasai.kesempurnaan dari jurus ini adalah ketika kamu bisa mengeksekusi target benda mati menjadi debu dengan kekuatan pedangmu''.terang Xiao long kepada Jian Wu yang terlihat terpana mendengar penjelasan itu.



''Sekuat itukah jurus Pedang Cahaya kilat Guru..???!''Jian Wu membayangkan bagaimana ketika dia bisa menguasai seluruh dari tujuh jurus itu.bisa dibayangkan efek merusak dari kekuatan seperti itu.



''Bahkan bisa lebih dari itu.......itulah mengapa dulu aku disebut Dewa pedang dengan Ilmu Pedang Cahaya Kilat sebagai pamungkas menghadapi lawan-lawanku''.



Memang dari tujuh gerakan 'Pedang Cahaya Kilat',masing-masing memiliki jumlah gerakan jurus yang berbeda.

__ADS_1



Gerakan pertama memiliki 9 jurus.Satu gerakan pusat pertahanan dan 8 jurus serangan searah mata angin



Gerakan Kedua memiliki 18 jurus sebagai 2kali lipat pertahanan dan serangan.efeknya jurus seolah berbalik arah setelah setengah jurus


Gerakan ketiga memiliki 27 jurus dimana sipengguna jurus akan seolah berada ditiga titik disekitar lawan dengan masing-masing titik 9 jurus.


disini Xiao Long berhenti menjelaskan.


''Itulah tiga gerakan awal.....selanjutnya seiring pemahamanmu kamu akan mampu mengerti gerakan gerakan selanjutnya''.ucap Xiao Long.


''Teruslah berlatih Wu'er....sekeras yang kamu bisa.tidak ada hasil maksimal tanpa usaha yang maksimal''.sambung Xiao Long.


''Saya akan berusaha keras guru''.jawab Jian Wu sambil membungkuk hormat.


''Wu'er......mungkin sudah saatnya kamu mengetahui semuanya''.Xiao Long bergumam lirih menatap Jian Wu.


''Hal apakah itu...guru..''.Jian Wu merasa ada sesuatu yang blum dia ketahui.


''Sesungguhnya apa yang kamu lihat ini adalah hanya sebagian dari pecahan jiwaku yang aku tinggalkan''.


''Pecahan Jiwa....???''.


''Ya......ketika deseorang mencapai tahapan tertentu dari kehidupannya...dia bisa meninggalkan sebagian jiwa dan kesadarannya disini....didunia fana ini.itu dimaksudkan untuk menunggu pewaris yang beruntung yang ditakdirkan untuk menerima peninggalannya''.Jelas Xiao Long.


''Jadi begitu....''.Jian Wu bergumam sambil memegang dagunya.


''Wu'er...mendekatlah....''perintah Xiao Long.


''Baik Guru...''Jian Wu segera mendekat hingga tepat dihadapan Xiao Long.


Tiba-tiba Xiao Long menjulurkan jarinya kearah kening Jian Wu.seketika seberkas Sinar tipis putih keemasan menembus kening tepat ditengah-tengah alis Jian Wu.


...****************...


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2