The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
Desa Seribu Bambu


__ADS_3

Desa seribu bambu terletak di wilayah pinggiran kota Embun pagi.sebelah ujung timur kekaisaran Yin,dan termasuk kekaisaran kecil diwilayah benua timur .Yang orang ketahui saat itu adalah terdapat lima benua yaitu benua timur,benua barat,benua utara,benua selatan dan benua tengah.yang kesemuanya itu tergabung dalam satu daratan yang mereka sebut Daratan besar.


.*****


Matahari mulai bersinar dipagi itu menampakan sinar keemasanya yang mulai menyusup diantara dedaunan bambu dan pohon-pohon hutan.Alasan kenapa desa itu disebut desa Seribu Bambu adalah karena wilayah itu dikelilingi oleh rimbunan batang bambu sebelum memasuki hutan belantara yang lebat.b


Desa Seribu Bambu dihuni oleh sekitar 100 keluarga yang terbagi oleh dua klan,klan Jian dan klan Lin.Walaupun mereka berasal dar klan yang berbeda tetapi kehidupanya kedua klan ini saling bersahabat dan saling bahu membahu dalam menjaga dan mengembangkan desa.Walaupun terkadang terjadi bentrokan-bentrokan kecil terjadi khususnya dari kalangan pemuda tapi secara umum semua bisa terselesaikan oleh para tetua dari masing -masing klan.meski tidak dipungkiri ibarat membiarkan api dalam sekam maka perlahan api itu akan membuat sekam menjadi abu.seiring dengan perkembangan waktu dimasa depan,konflik kecil ini mungkin akan menjadi api besar yang menghanguskan seluruh desa.


******


Pagi itu disalah satu beranda sebuah rumah dipinggiran desa Seribu Bambu,tampak bercakap-cakap tiga orang penghuni rumah.dua orang dewasa dan satu anak berumur 7-8 tahun.


''Apakah keadaanmu sudah membaik Wu'er..??''tanya seorang laki-laki berumur sekitar 30 tahun .Disampingnya duduk seorang wanita cantik,mgkin umurnya sekitar 27 tahun.memandang dengan penuh kelembutan dan kasih sayang kepada anak didepannya sambil tersenyum kecil


''Iya ayah....Wu'er sudah membaik..??jawab anak lelaki itu kepada sang ayah.


''Baguslah kalau begitu''jawab sang ayah sambil menarik mafas lega.


''Katakan kepada Ayah apa yang sebenarnya terjadi denganmu Wu'er?''tanya sang ayah dengan pandangan menyelidik.


''Tidak ada apa-apa ayah,ha...hanya saja waktu itu Wu''er bertemu dengan magical beast dipinggiran hutan''.jawabnya dengan sedikit gugup.


''Apakah benar apa yang kamu katakan..??''pandangannya mengamati gerak gerik anak.terpancar keraguan dimatanya.bagaimana tidak,sebagai salah satu ahli beladiri didesa itu dia bisa mengenali luka-luka yang ada ditubuh anaknya waktu itu.itu adalah luka dari pukulan seseorang.walaupun bukan ahli tapi setidaknya yang memukul anaknya punya basis beladiri meskipun masih tahap awal.


Tepat ketika ia akan bertanya lagi,terdengar suara halus menegurnya.''Sudahlah....biarkan Wu'er pulih ...besok kita selidiki lagi hal ini.''


''Ayo Wu'er kamu istirahat dan pulihkan Dirimu.''ucapnya seraya bangkit dan memasuki rumah.

__ADS_1


''hhhhhhhhh''...terdengar helaan nafas panjang dari sang suami.


''Dasar wanita.........''desahnya


''Apa kamu bilang!!??....coba katakan lagi....!!tiba-tiba seraut wajah cantik yang menyeramkan muncul dari balik pintu.


''Ahh....ehhh.....tidak..tidak....aku tidak mengatakan apa-apa.......ya sudah ak pergi dulu.....''sambil bergegas pergi.


Suasana menjadi hening setelah kepergian sang suami.


Sementara sang anak hanya bisa terpaku melihat tingkah kedua orang tuanya.Dia tau kalau ayahnya mencurigai sesuatu.


Memang sebenarny ketika dia tersadar semalam,dia mulai bisa mengingat semuanya.,baik ingatan dikehidupan yang lalu juga ingatan dari tubuh yang ia tempati saat ini.


Dalam ingatanya,anak ini bernama Jian Wu,ayahnya bernama Jian Yong dan ibunya bernama Jian Mei.mereka bagian dari klan Jian di desa Seribu bambu.


Sebenarnya sehari sebelum jiwanya masuk ditubuh anak ini,Jian wu ini telah bertarung dengan 4 orang dari klannya sendiri hingga ia ;terluka parah dan sekarat ditepi hutan.beruntung saat itu Jian Wu ditemukan oleh para pemburu magical beast dipinggiran hutan dari klan Lin .


''iya nak......istirahatlah lagi...''jawab Jian Mei tersenyum memandang anak satu-satunya itu.


********


Siang itu disebuah rumah yang cukup besar dipusat desa,tepatnya dirumah patriark klan Jian beberapa orang terlihat sedang berdiskusi.mereka adalah patriark klan Jian bersama beberapa orang dari klan Lin.Adalah biasa bagi mereka ketika ada masalah internal antara dua klan atau ada sebuah even ,mereka bekerjasama.seperti halnya saat ini.


''Selamat datang saudara lin.....senang anda bida hadir...''ucap seoang pria paruh baya sambil tersrnyum.Dia adalah patriark klan Jian,Jian Wang.


''Jangan terlalu sungkan saudara Jian....kami juga senang bisa ada disini..''jawab seorang paruh baya sambil mengepalkan kedua tangannya memberi hormat.

__ADS_1


''Baiklah....karena semua sudah ada disini mari kita mulai pembicaraan.seperti yang kita tahu bahwa 2 tahun lagi akan ada even turnamen beladiri yang selalu kita adakan setiap 5 tahun untuk memilih para jenius muda.tapi kali ini akan istimewa.......karena kali ini kita akan kedatangan tamu istimewa yaitu ahli beladiri dari sekte Pedang Langit....''.


Wwooowwwww....


seketika ruangan menjadi riuh.para tetua saling pandang dan mereka berbisik-bisik satu sama lain.


''bukankah itu sekte besar dikekaisaran kita''??bisik salah satu tetua


''benar...yang kudengar banyak jago jago beladiri pilih tanding disekte itu....''jbisik yang lain


''sungguh sangat beruntung desa kita kali ini kedatangan jago-jago beladiri dari sekte Pedang Langit..''.jawab yang lain lagi.


''Bauklah....harap tenang semuanya''.ucap patriark.


''Memang sangat beruntung kita kali ini kedatangan mereka....dari isi surat yang merka kirimkan,mereka akan menyaksikan turnamen kita untuk mencari jenius-jenius dari desa kita yang kemudian akan mereka bawa ke sekte dan dididik di sekte Pedang Langit''.


Kembali keriuhan terjadi.sorai sorai dan wajah penuh antusias terlihat diwajah mereka.banyak yg pikirannya melayang,membayangkan anak-anak merekakah nanti yang terpilih untuk dididik disana.tidak sedikit pula yang berencana mengumpulkan dan memberikan banyak sumber daya kepada anak-anak mereka


banyak dari mereka mulai berexpektasi tentang anak-anak mereka.


''Itulah sebabnya kenapa saya kumpulkan para tetua disini.baik dari klan Jian maupun klan Lin.Aku sangat berharap dari kita 2 klan ini bisa mempersiapkan dan memberikan bimbingan kepada anak-anak kita nanti untuk menjadi yang terbaik diturnamen manti''.


Ucap sang patriark.


Cukup lama pertemuan itu diadakan hingga menjelang sore para tetua beranjak kerumah masing-masing.yang membuat mereka bersemangat kemudian adalah ada imbalan besar jika anak mereka dipilih oleh orang-orang dari sekte Pedang Langit.Patriark mbersedia memberikan itu dengan alasan bahwa mereka akan mengharumkan nama desa ini.mereka akan punya hubungan baik dengan salah satu sekte terbesar dikekaisaran ini.tetapi dari beberapa orang itu ada juga yang berfikir apa maksud dari rencana sekte besar itu.yang jelas yang mereka tahu ada pepatah lama yang mengatakan 'tidak ada makan siang gratis'.semua ada buntutnya.mereka sama-sama memahami itu


********

__ADS_1


Bersambung...


******


__ADS_2