The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
18.Jurus Legendaris.


__ADS_3

Chang Yuan dan Qian Zun sangat terkejut menyaksikan pemandangan dihadapan mereka.


''I...i...iinii....''.mereka tak bisa berkata apa-apa dan hanya larut dalam keterpanaan.


Sementara Jiu Kong hanya terlihat datar dengan kejadian itu.


''Pedang Cahaya kilat''


''Gerakan pertama.......Cahaya kilat Membelah Gunung''.


Saat mereka larut dalam keterkejutan,terdengar suara berat Jian Wu mengeksekusi jurus pertama Pedang Cahaya Kilat.


Tubuh Jian Wu bergerak cepatkearah Chang Yuan disertai kilauan cahaya energi pedang yang mengikuti disemua arah.


Chang Yuan yang segera pulih kesadarannya segera menyambut serangan Jian Wu dengan segenap kemampuannya.


Triiingg....triiiinng....


Traaaaaang......


Diiiiiinggggg.....


Duaaar.....


Suara pedang beradu beradu dan ledakan energi yang bertemu segera memenuhi area itu..


Dalam lima tarikan nafas Chang Yuan sudah mulai kewalahan dengan serangan Jian Wu.


Pedang Jian Wu seolah datang dari berbagai sudut menutup semua pergerakan Chang Yuan.Tusukan,tebasan pedang Jian Wu terkombinasi dengan sangat indah dan mematikan membombardir Chang Yuan.


Hingga dalam satu tarikan nafas kemudian,


Sreeeetttttt....


Duuuuaaaar.....


Aaaaahhhhkkk...


Tubuh Chang Yuan terlempar lima langkah dengan dengan luka tebasan diagonal dipunggungnya.tubuhnya berguling dan darah merembes dari jubahnya.


Sementara Jian Wu belum berniat menghentikan serangannya.


''Cukuuupp.....!.....jangan teruskan Tuan....!....saya mohon.....''.Qian Zun tampak menyatukan kedua tangannya memohon.


Jian Wu terhenti sejenak,pandangannya tajam dan datar kearah Chang Yuan yang masih mencoba berdiri.


''Si...si...ssiapa ..anda..sebenarnya....?!''.Chang Yuan bertanya dengan terbata-bata.darah mengalir tipis disudut bibirnya.


Sebenarnya,bukan hanya tebasan saja yang membuat Chang Yuan terluka.tetapi bersamaan dengan tebasan itu seperti dibarengi dengan bobot ribuan kati menghantam dirinya.jika saja tingkatan kultivasinya tidak tinggi,mungkin tubuhnya telah hancur tercabik-cabik oleh jurus itu.


Chang Yuan mencoba berdiri,sementara Qian Zun segera melompat disisi Chang Yuan.


''Mohon kebijaksanaan tuan.......dan maafkan sikap kami''.Qian Zun menangkupkan tinjunya kearah Jian Wu.

__ADS_1


''Sebenarnya apa mau kalian....''tanya Jian Wu datar.


''Maafkan kami.....sebenarnya kami mendapat tugas dari guru kami untuk menyelidiki apa yang terjadi disini terkait fenomena yang terjadi waktu itu...''jawab Qian Zun sopan.


''Kami tidak menyangka akan bertemu dengan anak muda berbakat seperti anda,tuan''.kata Chang Yuan menyela.


Jian Wu mengusap cincin ruangnya,dan kemudian melemparkan sesuatu kearah Chang Yuan.


''Minumlah ini...''sebuah pil beewarna kehijauan sampai dihadapan Chang Yuan.


''i..i..inii...''Chang Yuan hanya bisa berkata terbata-bata melihat pil didepannya.


''Itu untuk menyembuhkan lukamu''ucap Jian Wu singkat.


Chang Yuan segera mengambil pil dan menelannya.sensasi penyembuhan segera menyebar keseluruh tubuhnya.Chang Yuan lgsung duduk bersila dan menyerap efek penyembuhan dari pil.


Sementara Jian Wu berjalan mendekati Jiu Kong,


''Paman tidak apa-apa..??.Jian Wu memperhatikan kondisi Jiu Kong.


''Aku baik-baik saja ,tuan muda''jawab Jiu kong melalui transmisi suara.


Beberapa saat kemudian,Chang Yuan membuka matanya.luka-lukanya telah pulih.


''Saya mengucapkan Terima kasih atas kebaikan hati tuan''Chang Yuan sekali lagi menangkupkan tinjunya kearah Jian Wu.


Dan kemudian mereka larut dalam perbincangan.Jian Wu yang memang kurang mengerti tentanng situasi dan kondisi Domain Dewa pedang saat ini,mendapati gambaran tentang kondisi saat ini.


''Tuan Muda Jian,,...bolehkah saya lancang bertanya...?''sela Qian Zun ditengah perbincangan.


''Jurus yang anda gunakan tadi......''Qian Zun agak ragu untuk melanjutkan pertanyaaannya.


''Itu dari Guruku......''jawab Jian Wu datar.


''Apakah itu........jurus Pedang Cahaya Kilat...??Qian Zun melanjutkan pertanyaannya.


''Ya.....itu jurus Pedang Cahaya Kilat..''lanjut Jian Wu.


Mata Qian Zun dan Chang Yuan terbelalak.


mereka mdmandang Jian Wu dengan pandangan nanar.


Menurut cerita dari guru mereka,jurus itu adalah jurus legendaris di dalam domain dewa pedang ini.Hanya orang yang memiliki takdir dan keberuntungan yang mungkin bisa mewarisinya.sepengetahuan mereka sudah ratusan tahun jurus itu menghilang bersama pemiliknya yaitu 'Sang Dewa Pedang.



Mereka sendiri hanya diberi pengetahuan tentang ciri-ciri dari jurus itu.Dan baru hari ini mereka merasakan kedahsyatan dari jurus itu.



Merupakan keberuntungan besar bagi mereka bisa merasakan dan berhadapan langsung dengan jurus legendaris itu.


__ADS_1


''Terimalah hormat kami Tuan muda...''.tiba-tiba mereka berdua serentak membungkukan badan memberikan penghormatan kepada Jian Wu.


Jian Wu pun terkesiap melihat reaksi mereka.dia tidak menyangka hasilnya akan seperti ini pada akhirnya.


''Sudahlah ....kakak berdua jangan terlalu sungkan''.Jian Wu berkata dengan canggung.


''Tidak....Tuan Muda.....guru kami berpesan...jika suatu saat keberuntungan kami berjumpa dengan Dewa Pedang atau keturunannya,maka kami harus patuh mengikutinya''.Ucap keduanya sambil menangkupkan tangannya.


'Ehh....''.Jian Wu hanya bisa diam dan menggaruk kepalanya.semua yang terjadi,sungguh diluar ekspetasinya.


Jian Wu menoleh kearah Jiu kong.dan Jiu Kong pun hanya bisa menggaruk kepala juga.


''Paman.....mari kita kembali....''ajak Jian Wu kepada Jiu Kong.


''Baik Tuan Muda.....''.Jiu kong baru saja hendak meraba token giok kunci ketika pemandangan mengejutkan membuatnya terbelalak.


Dihadapannya,Jian Wu mengukir sebuah Rune yang rumit dan mendorongnya kedepan.Seketika pintu udara terbentuk sama persis ketika token diaktifkan.



Sementara Qian Zun dan Chang Yuan hanya bisa saling pandang tidak mengerti kebingungan Jiu kong.


''Akan aku jelaskan nanti paman...''.terdengar suara Jian Wu memecah kesunyian.


''Apakah kakak berdua ingin disini saja??''.Jian Wu memandang kearah kedua orang itu.


Seperti paham akan maksud Jian Wu,keduanya segera bersemangat .


''Kalau diijinkan...kami akan ikut''.serempak keduanya menjawab.


Jian Wu segera melesat memasuki pintu diikuti oleh Jiu kong,Qian Zun dan Chang Yuan.Mereka berempat segera bergerak ke pusat lembah.Hanya dalam beberapa saat,mereka telah sampai ditengah lembah tempat kediaman Jiu kong.


''Senior Qian dan Senior Chang......Aku harap kalian bisa aku percayai dan menjaga kerahasiaan tempat ini''.ucap Jian Wu ketika mereka sampai didepan gua.


''Kami bersumpah tidak akan membuka rahasia ini.....Tuan Muda''.ucap keduanya mantap.


''Paman.....selain lembah ini apakah ada tempat lain yang banyak sumber daya?''.Jian Wu kemudian beralih kepada Jiu kong.


''Sebenarnya......domain dewa pedang ini kaya akan sumber daya.....hanya saja setelah sekian lama....dan populasi meningkat....seiring itu pula sumber daya itu terkikis''.Jiu Kong menjelaskan situasi didomain ini.


''Tapi Tuan Muda.....masih ada beberapa tempat yang hingga saat ini hampir tidak terjamah oleh manusia didomain ini.itu karena tingkat bahayanya terlalu besar sehingga jarang ada orang yang memasukinya''.sambungnya lagi.


''Mohon maaf tuan muda......kami juga tahu beberapa tempat yang bisa dikunjungi''.tiba-tiba Qian Zun menyela.


''Benarkah itu senior?''.Jian Wu memandang Qian Zun dengan mata berbinar gembira.


''Iya .......Tuan Muda...''.


''Kalau begitu.....kita adakan persiapan untuk menjelajah''.Ucap Jian Wu dengan sorot mata penuh semangat menerawang jauh.


Sejak itu mereka larut dalam persiapan menghadapi perjalanan panjang menjelajahi domain dewa pedang.


...****************...

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2