
Satu bulan telah berlalu.Perlahan-lahan fenomena yang terjadi dilembah seribu rintangan mulai terlupakan bagi kebanyakan orang.Tetapi bagi praktisi-praktisi tertentu,itu masih sangat membekas dipikiran mereka.
Dilembah seribu rintangan,terlihat Jian Wu sedang duduk berkultivasi.sinar cahaya putih keperakan menyelubungi seluruh tubuhnya.Aliran energi qi terus mengalir terserap masuk kedalam tubuhnya.
Kini tingkatannya telah berkembang dengan pesat.Dia telah mencapai tingkat akhir tahap 'Alam Roh'.semua itu adalah hasil latihan kerasnya sepanjang waktu selama berada dilembah seribu rintangan.memang benar kata pepatah bahwa 'Hasil tidak akan menghianati proses'.
Jian Wu perlahan membuka mata mengakhiri kultivasinya.Ia merasakan sesuatu mendekatinya dengan cepat.
Tak sampai tiga tarikan nafas,itu telah berada didepanya.Jian Wu tersenyum menatap makhluk didepannya.
''Paman sudah kembali rupanya....''ucap Jian Wu melihat siapa yang datang.
Kera berbulu emas berjalan santai mendekati Jian Wu.Ditangannya,ia menenteng buah-buahan dan juga ayam hutan.
''Paman baru saja memantau situasi disekitar lembah,Tuan muda''.Jiu Kong menjawab melalui transmisi suara.
''Paman.....bolehkah aku bertanya sesuatu''. Jian Wu menatap Jiu kong dengan wajah polosnya.
''Apakah itu .....Tuan muda...??''.jawab Jiu kong yang juga menatap Jian Wu.
''Apakah disini ada kehidupan lain..........eeeh.....maksudku....orang lain...?''.Tanya Jian Wu sedikit canggung.
Seperti paham dengan pikiran Jian Wu,Jiu Kong melirik Jian Wu sejenak dan mengalihkan pandangan kesekitar lembah.
''Di domain dewa pedang.....sebenarnya sama dengan kehidupan diluar sana....''Jiu kong berhenti sejenak sebelum melanjutkan perkataannya.
''Dahulu sekali....ribuan tahun yang lalu....Dewa pedang menciptakan Domain ini....replika dari kehidupan pada umumnya.Dia kemudian memasukan ribuan jenis hewan termasuk magical beast.Dan juga sahabat dan orang terdekatnya.karena ketika itu dunia kita sebenarnya sedang didominasi oleh klan iblis yang sangat kuat''.Sampai disini Jiu kong menghela nafas.pandangannya jauh menerawang.
Jian Wu sendiri terlarut dalam pikirannya setelah mendengarkan cerita Jiu kong.Sesaat ia teringat dengan kedua orang tuanya.telah lebih dari tiga tahun ia meninggalkan mereka.
Disisi lain ia bersuka-cita karena ternyata ia akan bertemu manusia lain didomain ini.Tentu besar juga harapannya untuk bertemu dengan Jian Feng yang bersama-sama masuk ke domain ini.
Grrrrrrrrhh
Tiba-tiba Jiu kong menggeram marah menatap ujung lembah.
Jian Wu segera mengedarkan persepsinya.kali ini jangkauan kesadarannya dua kali lipat setelah meningkatkan ranah kultivasinya
__ADS_1
Diujung lembah,tepatnya tempat dulu ia pertama masuk,ia merasakan dua kekuatan yang cukup besar yang sepertinya sedang melakukan sesuatu.
''Ada apa ini Paman.......siapa mereka dan apa yang mereka lakukan??''Jian Wu menatap Jiu Kong mengharapkan sebuah jawaban.
''Mereka.....orang-orang tidak tahu diri''.Tiba-tiba Jiu kong melesat kearah ujung lembah.
Jian Wu yang sedikit terkejut dengan sikap Jiu Kong segera bergerak mengikutinya.
Beberapa saat kemudian mereka sampai diujung lembah.Didepan sana terlihat dua orang berumur 30 tahunan yang sepertinya sedang berusaha memecahkan sesuatu.
''Apa yang mereka lakukan paman....?''Jian Wu heran melihat tingkah mereka.
''Mereka mencoba masuk kelembah ini''.jawab Jiu Kong datar.
''Tapi....mereka.....??!''
''mereka mencoba memecahkan formasi masuk''.Belum sempat Jian Wu menyelesaikan ucapannya,Jiu Kong menjelaskan apa yang mereka lakukan.
''Tapi saat kita masuk kesini.....sepertinya tidak ada apapun??''.Jian Wu mencoba mengingat saat pertama dulu masuk kelembah ini.
''Karena aku punya ini''.Jiu Kong mengeluarkan sebuah batu Giok dan menunjukkan kepada Jian Wu.
''Ayo kita usir mereka!''.Belum sempat Jian Wu berfikir lebih jauh Jiu kong telah bergerak kearah dua orsng itu.
***
Bukannya terkejut,senyum lebar menghiasi wajah mereka.
' ''Akhirnya......penjaga lembah seribu rintangan muncul juga''.ucap salah satu pria berjubah kuning sembari tersenyum.
''Apa mau kalian''Jiu Kong menatap tajam dua pria didepannya mengirimkan transmisi suara.
''Ha..ha..ha...tenanglah wahai kera''.ejek pria berjubah biru.
''Kalian....manusia serakah yang tidak mengerti sopan santun''.Jiu kong semakin geram.
''Apakah harus kami sopan dengan seekor kera?''.berkata pria berubah kuning dengan penuh arogan.
''Lancang!!!''.Jiu Kong melesat dengan tinju yang diselimuti cahaya keemasan.
Kedua orang itu hanya tersenyum sinis dan bersama-sama kemudian membentuk perisai energi.
duuuaaaarrrrt.....
Benturan kekuatan terjadi menimbulkan suara ledakan cukup keras.tanah disekitar ledakan berhamburan akibat efek ledakan.debu beterbangan menghalangi pandangan.
Sementara Jian Wu memperhatikan kedua orang itu dan merasakan tingkatan mereka.
''Hmm....keduanya berada diranah 'Alam Raja''.gumam Jian Wu dalam hati.
Belum hilang debu yang berterbangan,Jiu kong telah melesat lagi kearah pria berjubah kuning.
''Berhati-hatilah saudara Qian zun''.teriak pria berjubah biru yang bernama Qian Zun.
__ADS_1
''Jangan khawatir saudara Chang Yuan''Qian Zun berkata sambil tersenyum arogan kearah Jiu kong.
Ternyata sikap Qian Zun bukanlah omong kosong belaka.dalam beberapa jurus ia mampu mengimbangi serangan Jiu kong dengan permainan tombaknya.
Sementara Chang Yuan bersiap membantu Qian Zun dengan sebilah pedang yang telah tdrhunus ia bergerak kearah Jiu kong dengan tebasan berbentuk bulan sabit.
Diiinnnnnggggggg......
Suara seperti benturan senjata terdengar membuyarkan serangan Chang Yuan.
''Siapa....?!''
''Apa pantas menyerang dari belakang''.Sebuah suara terdengar sebelum Chang Yuan menyeledaikan kalimatnya.
Chang Yuan menoleh kearah Jian Wu.
''Oooohh....rupanya ada bocah yang tak mengerti tingginya langit''Chang Yuan tersenyum mengejek memandang Jian Wu.
''Hmm.....coba saja''.Jian Wu menjawab datar.
''Kurang Ajar!!......aku akan memberimu pelajaran bocaahh....!! Chang Yuan mulai tersulut emosinya.
Tubuh Chang Yuan melesat seperti anak panah kearah Jian Wu.
''Cepat sekali.......''.Jian Wu menyilangkan pedang energi yang telah terbentuk ditangannya.
Diiiiiiiiiiinnnnnnngg.....
Jian Wu menangkis serangan tepat didepan tubuhnya.sensasi kekuatan yang besar terasa akan menghempaskan tubuhnya.Jian Wu terhuyung mundur beberapa langkah.
Dengan cepat,serangan berikutnya datang menyerbu kearah Jian Wu.Jian Wu segera mengaktifkan 'Mata dewa' dan langkah kilat.Perpaduan dua ketrampilan ini membuat Jian Wu bisa menganalisa serangan yang cepat dan bergerak cepat mengcounter dan menghindari serangan.
Puluhan jurus telah digunakan oleh Chang Yuan dan selama itu pula Jian Wu masih bisa menghindar dan menangkisnya walau dengan upaya yang keras.
Chang Yuan menghentikan serangannya.matanya sedikit menyipit memandang Jian Wu.
''Bagaimana mungkin......tingkatan bocah ini masih berada di Alam Roh......bagaimana bisa dia mengimbangi seranganku''.gumam Chang Yuan.Ia memandang bingung dengan keahlian anak muda didepannya.
Disisi lain,Jian Wu sedikit terengah-engah dan mencoba menstabilkan tenaganya.menggunakan Mata Dewa dan Lankah Angin ternyata cukup menguras energinya.untunglah fisik Jian Wu telah ditempa selama berada dikediaman Xiao Long.dan juga dantian kembarnya sangat berperan dalam menopang pasokan energi ditubuhnya.
Tetapi,bagaimanapun lawannya adalah seseorang yang berada diranah 'Alam Raja'.perbedaannya cukup dalam baik dari segi ketrampilan maupun energi,apalagi pengalaman bertarung.
''Mungkin ini saatnya aku mencoba jurus Pedang Cahaya Kilat''.
Jian Wu merenggangkan kakinya memasang kuda-kuda dan tangan kanannya diangkat sejajar bahunya.Diujung jarinya,pedang energi sepanjang satu meter berkilauan terkena cahaya matahari juga dengan posisi horisontal.
Tiba-tiba,energi alam seolah terserap menuju kearah Jian Wu.tubuhnya diselimuti cahaya energi pedang yang tampak agung.sorot matanya menjadi sangat tajam,setajam pedang itu sendiri.
''I...i..i..inii.....''
...****************...
bersambung......
__ADS_1