The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
30. Serangan.


__ADS_3

Sinar matahari pagi bersinar memancarkan sisa-sisa cahaya keemasannya.


Dihalaman latihan sekte Pedang matahari timur mulai didatangi para murid yang ingin berlatih setelah selama beberapa hari mereka tidak berlatih karena fenomena yang terjadi. mereka membubarkan diri semalam setelah fenomena perlahan mulai menghilang.


Beberapa murid masih ada yang memperbincangkan tentang kejadian disekte beberapa hari terakhir.


Sementara diruang paviliun ,keempat orang masih dengan sabar menunggu kondisi Jian Wu.


''Panatua..... bagaimana bisa tingkatan Wu'er bisa secepat itu dalam proses ini...?? ''.Tanya Jian Feng mengerutkan dahinya.


''Entahlah Tuan Feng....... dalam hal ini saya juga terkejut.... dan..... jujur saja saya baru menemui kejadian seperti ini...... ''. Jawab Panatua Huo sembari mengelus dagunya.


''Sungguh jenius luar biasa.......... !''.terdengar patriark Lu Tian Ji bergumam.


''Benar........ dalam sekali lompatan ,beberapa celah bisa dilalui...... sungguh ini kejadian luar biasa... entah akan seperti apa pertumbuhan nya dimasa depan? ''.Panatua Huo membenarkan asumsi putranya.


''Tapi ayah........ Bukankah keberuntungan selalu bersanding dengan bahaya....?? ''.Lu Tian Ji menatap Panatua Huo.


''Benar sekali..... Pasti akan ada yang mengincar keberadaan anak ini.... kita harus waspada..... terutama orang-orang dari kelompok iblis darah ....''.Panatua Huo terlihat sedikit gelisah setelah mengatakan itu.


''Apakah mereka begitu berbahaya.... Panatua ??''.Jian Feng terlihat risau saat mendengarkan pembicaraan dua orang tokoh Sekte Pedang Matahari Timur itu.


Panatua Huo menatap Jian Feng sejenak. ''Bukankah anda sempat bentrok dengan mereka beberapa waktu lalu..?? ''


''Mereka bukan hanya berbahaya..... tapi juga sangat kejam...... mereka tidak peduli apakah itu anak-anak atau orang tua...... ketika mereka ingin ,mereka akan membantai dan memusnahkan apa yang dihadapan mereka demi untuk ambisi mereka ''.Lanjut Panatua Huo memberikan gambaran tentang kelompok iblis darah.Raut muka Panatua Huo terlihat mengeras.


''Sepertinya kita harus bekerja keras.... ''.Gumam Jian Feng lirih.


Boooooommmmm........


boooooommmmm........


Baru saja Jian Feng menyelesaikan ucapannya terdengar bunyi ledakan keras dari luar paviliun.


''Apa yang terjadi.....?? ''. Wajah Lu Xian Yue terlihat risau menatap ayah dan kakeknya.


''Mungkin apa yang baru saja kita Khawatirkan..... ''.Jawab Panatua Huo sembari menghela nafas panjang. Dia bisa merasakan aura yang baru saja datang.


''Mari kita sambut mereka .....! ''.Tubuh Panatua Huo berkedip dan menghilang. Jian Feng ,Lu Tian Ji dan Lu Xian Yue saling pandang dan segera melesat menyusul Panatua Huo.


Suara pukulan dan pedang yang beradu segera terdengar sesaat setelah ledakan. Terlihat beberapa mayat telah tergeletak. bahkan beberapa diantara mereka terpotong dan tercabik akibat ledakan serangan.


Terlihat sekelompok orang berpakaian hitam yang berjumlah sekitar seratus orang dan beberapa diantaranya berpakaian ungu dengan beringas menyerang murid-murid sekte Pedang Matahari Timur.


Murid-murid yang rata-rata murid luar sekte Pedang Matahari Timur terlihat kewalahan menghadapi kelompok berpakaian hitam. Hanya ada beberapa dari murid sekte Pedang Matahari Timur yang berpakaian seragam murid dalam.

__ADS_1


Rata-rata tingkatan kelompok berpakaian hitam berada diatas murid luar dan sedikit dibawah tingkatan murid dalam. Pandangan mereka berkilat dengan warna kemerahan ,bengis dan kejam. Tidak ada keraguan dalam sorot mata mereka untuk membunuh.


Saat murid-murid sekte Pedang Matahari Timur terdesak ,tiga cahaya kehijauan melesat cepat kearah kelompok berpakaian hitam.


boooooommmmm......


boooooommmmm......


boooooommmmm.....


Ledakan keras menerbangkan beberapa orang berpakaian hitam.


Sesaat kemudian beberapa siluet muncul diarena pertempuran. Mereka adalah tiga tetua sekte Pedang Matahari Timur kemudian diikuti bermunculan puluhan murid yang berseragam murid dalam dari sekte Pedang Matahari Timur.


''Kalian sungguh sudah bosan hidup berani menyerang sekte Pedang Matahari Timur...... ''.Bentak seorang tetua bermarga Wangi, Wang Zing He.


''Hehehe......... jangan menggertak kami orang tua sialan..........! Apa kalian pikir kami bodoh tanpa persiapan menyerang salah satu sekte teratas didomain Dewa Pedang ini.?..........hehehe....... bangun dari tidurmu pak tua.... !''.Jawab seorang berpakaian ungu yang sepertinya adalah pemimpin penyerangan itu.


''Kurang ajar........ kalian memang layak mati...!! ''.Tetua Wang menjadi semakin marah .


''Mereka adalah kelompok iblis darah....... bunuh mereka semua.....!! ''.salah satu tetua, Yun Feng Zi mengobarkan semangat para murid sekte Pedang Matahari Timur.


Serentak , Para murid, baik itu murid luar dan murid dalam bergerak menyerang kelompok iblis darah.


Wuuuussssshhhhh..... wuuuussssshhhhh


tsiiiiinnnnnnggggg.... tsiiiiinnnnnnggggg....


Segera....... Pertempuran kembali pecah diarena latihan itu. Suara dentingan beradunya pedang segera terdengar membahana diarea itu.


Tak butuh banyak waktu ,terlihat murid-murid sekte Pedang Matahari Timur mendesak kelompok iblis. namun setelah beberapa saat mereka merasa ada sesuatu yang janggal dalam pertempuran itu.


''Kenapa mereka seperti tak ada habisnya.?...... seharusnya mereka sudah banyak berkurang ?!'' .Seorang murid dalam segera berteriak menyadari kejanggalan yang terjadi.


Murid-murid sekte Pedang Matahari Timur segera menghentikan serangan. Mereka mengedarkan visi disekitar pertempuran. Dan alangkah terkejutnya mereka mendapati pemandangan dihadapan mereka.


Orang-orang dari iblis darah yang terluka sayatan dan tusukan pedang tidak mati seperti yang mereka perkirakan. Tapi ketika mereka terluka maka itu akan terbungkus oleh asap hitam tipis sebelum saat selanjutnya muncul seperti tidak pernah ada luka.


Pemandangan ini membuat mereka bergidik dan diselimuti berbagai pertanyaan.


''Bagaimana ini terjadi....? Apakah mereka memang manusia.....? ''.Ucap salah satu murid dan tanpa sadar kakinya melangkah mundur.


tsiiiiinnnnnnggggg .........


tsiiiiinnnnnnggggg........

__ADS_1


Diiiiinnnnnng........ Diiiiinnnnnng


Aaakkkkhhhhhh...... Aaakkkkhhhhhh


Aaakkkkhhhhhh....... Aaakkkkhhhhhh


Saat mereka terpaku, puluhan jarum beracun dan energi pedang berwarna ungu gelap melesat cepat menyerang mereka. Beberapa diantara para murid segera jatuh tersungkur meregang nyawa.


Tak berhenti sampai disitu.... segera puluhan bola energi qi hitam melesat cepat kearah mereka diikuti puluhan bayangan melesat kearah mereka.


"Bentuk formasi tempur dan aktifkan perisai......!! ".Seorang tetua berteriak memberikan perintah kepada murid-murid sekte Pedang Matahari Timur.


Para murid dalam segera bergerak membentuk formasi. masing-masing dari mereka memegang sebuah plat giok. sesaat kemudian, plat giok bersinar tumpang tindih dan saling bertemu membentuk sebuah jaring raksasa dihadapan para murid.


Saat bola energi hitam mendekat lebih cepat, Sebuah perisai energi raksasa tercipta.


Boooooommmmm.........


Boooooommmmm..........


Ledakan keras beruntun terjadi saat bola energi hitam membombardir perisai energi.


Area latihan sekte Pedang Matahari Timur berguncang keras disertai bebatuan terbang berhamburan keudara. Lantai area latihan retak membentuk jaring laba-laba.


Didepan sana, kelompok iblis darah berhenti didepan perisai energi.


"Bentuk formasi.....!! ".Terdengar suara parau dari belakang kelompok iblis darah.


Dengan cepat puluhan dari mereka bergerak membentuk susunan yang jika dilihat dari udara maka itu akan terlihat bagaikan mata panah.


"Formasi tombak darah iblis"


Tiba-tiba awan hitam berarak dilangit dengan cepat bergerak berkumpul menciptakan keremangan diarea sekte Pedang Matahari Timur dan menyelimuti radius beberapa kilometer dari sekte.


Cahaya ungu gelap yang terkumpul membentuk sebuah tombak besar dengan luapan energi yang menindas.


"Hancurkan..... !!!".


Tombak energi bergerak cepat saat berakhirnya suara. Itu melesat bagaikan meteor dengan biasan cahaya ungu disekelilingnya.


"Bentuk Array pelindung.... ".Sekelompok murid berjubah murid inti Sekte Pedang Matahari Timur yang baru saja tiba segera mengaktifkan plat giok ditangan mereka .


Cahaya putih keperakan membentuk rune yang rumit tercipta membungkus perisai energi yang dibentuk para murid sebelumnya.


"Kalian harus mati hari ini....... ".Terdengar gumaman suara parau dari balik awan gelap.

__ADS_1


...****************...


Bersambung......


__ADS_2