
Jian Wu menatap tajam kearah pertempuran.Pupil matanya menyusut .Persepsinya ia edarkan kearah pertempempuran.
''Ini saatnya''. Tanpa menunggu lama ia berlari cepat mendekati area pertarungan.Tubuhnya bergerak cepat seperti kilatan cahaya.Tak butuh waktu lama ia sampai diarea itu .Ia mempertajam persepsinya.
''Sepertinya beruang itu dulu''.Jian Wu berlari kearah tebing batu.
Ditempat itu, terlihat beruang raja mencoba untuk berdiri.kondisinya cukup parah dengan sayatan disekujur tubuhnya.Tiba-tiba ia menoleh kearah datangnya Jian Wu.Dengan tatapan tajam dan niat membunuh yang kental ia melihat kearah Jian Wu.
Grrroooooaaaahhhhh.....
Beruang raja mengaum marah melihat kehadiran Jian Wu.
Jian Wu,tanpa menunggu lama segera memompa energi qi dikedua dantianya.ia ingin mengeksekusi ini dengan cepat.
Tubuh Jian Wu diselimuti cahaya putih keperakan.
''Matii''.Jian Wu mengayunkan tangannya .Sebentuk energi pedang telah tercipta ditangannya.
Energi pedang menebas horisontal.belasan energi pedang berbentuk bulan sabit menebas cepat kearah beruang raja.
Groooooaaaaaarrrccchhh
Beruang raja semakin menggeram marah.ia tau manusia didepannya ingin mengambil keuntungan dari kondisinya.
Persai energi berbentuk tameng terbentuk didepan beruang raja ketika sinar putih keperakan hampir mencapai tubuhnya.
Duuuaaaaaarrrrrrrrrr.......
Ledakan kembali terjadi akibat benturan energi pedang dan perisai.Beruang raja terpental kebelakang sementara Jian Wu terdorong mundur tiga langkah.
''Kekuatannya benar-benar tak masuk akal.....untung saja kekuatannya hanya tersisa dua puluh lima persen''.Jian Wu kembali bersiap dengan serangannya.
Jian Wu melakukan gerakan menusuk.kembali belasan energi pedang,kali ini berbentuk anak panah melesat cepat kearah beruang raja yang masih tergeletak.
Dalam kondisi seperti itu,beruang raja masih jg bisa membentuk perisai energi.
Duaarrrr.....
Praaaaannnngg....
__ADS_1
Benturan kedua terjadi,tapi kemudian disusul suara seperti pecahnya kaca.perisai energi hancur bersamaam dengan belasan energi pedang yang langsung menusuk tubuh beruang raja.
Grroooouuuuuccchhhhh....
Raungan pilu terdengar saat belasan pisau energi menembus sekujur tubuh beruang raja.
Brruuuuuukkkkkk....
Seiring hilangnya suara raungan,terdengar suara jatuhnya tubuh beruang raja dengan belasan lubang ditubuhnya.darah mengalir dari setiap lubang.esensi darah dan energi murni tersebar keudara.Jian Wu segera mengambil oosisi duduk bersila dan mulai berkonsentrasi menyerap energi murni yang menyebar diudara.
Sepembakaran dupa kemudian Jian Wu membuka mata.Ia tersenyum tipis merasakan peningkatan kultivasi yang meningkat srtelah menyerap energi murni magical beast tingkat lima.
''Tinggal selangkah lagi aku akan menembus ranah 'Alam Roh'.Jian segera berdiri dan mendekati tubuh beruang raja.
Jian Wu menatap tubuh besar beruang raja dari kepala spai kaki.sesaat kemudian pisau energi telah muncul ditangannya.Jian Wu membelah perut bagian atas beruang raja dan menemukan sebuah kristal batu sedikit lbih besar dari kepalan tangan berwarna hitam kemerahan.
''seharusnya dengan permata siluman ini aku bisa segera menaikan tingkat kultivasiku''Jian Wu memandang dan menimbamg-nimbang batu permata siluman ditangannya.segera ia memasukan ke cincin ruangnya dan bergegas kearah kera berbulu emas.
Grrrrrrrtrrrtrrrrr......
Seolah tahu kedatangan Jian Wu,kera berbulu emas menggeram sambil menyebarkan energi murninya sebagai pertahanan.Ia berharap manusia didepamnya akan pergi setelah merasakan energi murninya.
Jian Wu hanya tersenyum merasakan energi yang dikeluarka oleh kera berbulu emas.
''Jika kamu dalam kondisi terbaikmu, mungkin aku akan pergi karena aku belum bisa jadi lawanmu.....tapi sekarang kau terluka parah,bahkan energi tersisa didirimu mungkin kurang dari seperempatnya''.
Perlahan Jian Wu mendekati kera berbulu emas.Tangannya bergerak mengusap cincin ruang.Ketika ia membuka tngannya,disana ada satu butir pil berwarna merah keemasan.
Jian Wu menyodorkan tangannya kearah kera berbulu emas.
''Aku tahu kamu telah memiliki kecerdasan spiritual.......dan aku yakin kamu tahu apa ini....telanlah maka kamu akan segera pulih..''Jian Wu menyodorkan tanganya lebih dekat.
Lama kera berbulu emas memandang Jian Wu.Tatapsn tajamnya berubah meredup.kemudian tatapannya beralih ketelapak tangan Jian Wu dan memperhatikan pil berwarna merah keemasan.Gurat kegembiraan terpancar di raut kera berbulu emas.
Tanpa menunggu lama,ia menjulurkan tangannya(kaki depan) mengambil pil.pil itu adalah 'Pil Penyembuhan Surgawi'.pil itu sangatlah langka.hanya beberapa individu yang dapat memilikinya karena proses pembuatannya juga melibatkan seorang alkemis tingkat tinggi.
Jian Wu mendapatkan pil itu dari masternya,Xiao Long.Bukan hanya satu tetapi ada selusin pil didalam cincin ruang yang diwarisinya.
__ADS_1
Juga,tentang alasan kenapa Jian Wu dengan dengan sukarela memberikan pil itu adalah karena menurut master,salah satu magical beast yang akan bisa membalas budi dan dengan setia dan sukarela akan mengikuti penyelamatnya.
Dengan alasan inilah Jian Wu berani mempertaruhkan nyawa membunuh beruang raja.
Dengan cepat kera berbulu emas menelan pil penyembuhan.Esensi pil segera meresap kestiap pembuluh darah.Dengan cepat efek dari pil segera memperbaiki organ-organ yang rusak ditubuh kera berbulu emas.
Dengan sabar Jian Wu menunggu proses pemulihan kera berbulu emas.ini adalah waktu krusial bagi kers berbulu emas.Dalam kondisi ini,jika ada yang menyerang maka itu akan sangat berbahaya bagi kera berbulu emss.tak menyia-nyiakan waktu,Jian Wu berkultivasi memperkuat pondasinya ketika menunggu.
Perlahan waktu beranjak sore.proses pemulihan telah sepenuhnya selesai.Kera berbulu emas perlahan membuka mata.Ia menyapu area sekitar dengan persepsinya.Kemudian pandangannya jatuh pada sosok Jian Wu disisi sebelah kanan yang pada saat itu juga membuka mata.
Jian Wu tersenyum melihat kondisi kera berbulu emas.sepertinya efek dari pil sesuai dengan apa yang masternya jelaskan.
''Terima kasih tuan muda telah menyelamatkan saya''.
Jian Wu tersentak mendapati suara terngiang ditelinganya.ia memandang serius kearah kera berbulu emas.
''Apakah kau yang mengirimkan transmisi suara kepadaku''.tanya Jian Wu tak mengalihkan pandangannya dari kera berbulu emas.
''Benar......Tuan muda''.kembali transmisi suara terdengar ditelinganya.
Jian Wu segera menyadari keadaan.Ia teringat,Masternya pernah mengatakan bahwa beberapa magical beast akan memiliki kecerdasan spiritual seiring meningkatnya level.bahkan ditingkat tertentu ada dari merka yang sudah bisa berbicara layaknya manusia dan ditingkat puncak mereka bisa merubah diri menjadi manusia.
''Apakah keadaanmu sudah membaik?''.tanya Jian Wu
''Berkat kebaikan hati tuan muda......luka-lukaku telah dipulihkan''.jawab nya sambil menunduk.
Sejenak keaadaan menjadi hening.Jian Wu kemudian mengedarkan pandangannya kesekeliling.
''Karena hari sudah senja dan sebentar lagi malam,......aku akan pergi''.Jian Wu melayangkan pandangan menelusuri bebukitan disekitar area itu.
' ''Tunggu tuan muda......ijinkan kera ini membalas kebaikan tuan muda.Tidak jauh dari sini adalah tempat tinggal saya....jika berkenan mari kita kesana''.ucap kera berbulu emas.ketulusan tergambar diwajahnya.
' ''Kalo memang begitu.....baiklah....pimpin jalannya...!''ucap Jian Wu sambil berbalik menatap kera berbulu emas.
''Ayo .....Tuan muda....''.Kera emas segera berbalik dan melesat kearah salah satu puncak bukit.
Jian Wu segera melesat megikuti kearah mana kera berbulu menuju.
...****************...
bersambung
__ADS_1