
Disebuah ruangan yang cukup luas,duduk berbincang dua orang lelaki yang cukup berumur dan seorang pria muda didepan mereka.
''Sungguh keberuntungan besar bagi kami telah disinggahi oleh dua orang murid Sang Legenda master Xiao Long.... ''.Ucap seorang pria paruh baya sambil menangkupkan kedua tangannya memberi hormat.
''Tidak perlu sungkan Patriark..... ''ucap pria muda yang tak lain adalah Jian Feng yang juga menangkupkan kedua tangannya membalas hormat.
''Ha.. ha.. ha.... baik........ baik..... mari dinikmati tehnya tuan muda Feng.... ''pria paruh baya baya yang tak lain adalah Patriark dari sekte Pedang Matahari Timur, Lu Tian Ji tertawa mengangkat cangkirnya .
Sementara pria tua disampingnya yang tak lain Panatua Huo juga ikut tersenyum dan mengangkat cangkirnya.
Cukup lama mereka berbincang diaula keluarga Lu,membicarakan kondisi didomain dewa pedang.
''Tuan Feng..... bolehkah saya bertanya sesuatu...... ??'' Sela Panatua Huo ditengah perbincangan mereka sembari meletakkan cangkir diatas meja.
Jian Feng tersenyum memandang Panatua Huo didepannya. ''Silahkan...... Panatua Huo tak perlu formal seperti itu..... ''.
''Tentang kondisi adik anda..... maksud saya dantiannya..... ''.
Jian Feng menghela nafas. ''Saya pun sebenarnya belum tahu pasti tentang itu..... saya mengetahui itu ketika kami bertemu dengan master saat akan memasuki domain dewa pedang ''.
''Hmm..... Jadi begitu....... ''.Panatua Huo manggut-manggut membelai janggut putih nya.
''Panatua Huo....... apakah anda mengetahui sesuatu.......?? .......pengaruh atau cara menangani misalnya.......??''.Jian Feng menatap Panatua Huo ,Dia berharap ada jawaban yang bisa membuat dia sedikit tenang.
''Lebih baik kita lihat perkembangan selama beberapa hari kedepan...''.terlihat Panatua Huo merenung berfikir .
Jian Feng mengangguk pelan ,dia setuju dengan apa yang dikatakan Panatua Huo. ''Anda memang orang yang bijaksana... saya sependapat dengan apa yang dikatakan Panatua Huo...... kita tunggu beberapa hari sambil memikirkan cara lain....
*****
Sementara itu Disebuah ruang angkasa luas,tegak berdiri seorang pria muda tampan berperawakan sedang. Dihadapannya ,berdiri seorang pria berumur kisaran 70an memandang lekat dengan senyuman.
''Wu'er.....aku tidak mengira kemajuanmu akan secepat ini.....dan kekuatanmu ini......... sungguh mengerikan......... untung saja hatimu cenderung pada kebaikan..... andai saja kejahatan ada padamu...... aku khawatir tidak ada yang bisa menghentikan kejahatanmu dimasa depan. ''Ucap pria itu yang tak lain adalah Xiao Long. Tubuhnya terlihat samar karena memang itu hanya sepenggal pecahan jiwanya.
__ADS_1
''Guru tak perlu khawatir..... Saya akan tetap berusaha pada jalan kebenaran ,terutama melindungi orang-orang yang saya sayangi... ''Jawab pria muda tampan yang adalah Jian Wu.
''Ha.. ha... ha... bagus Wu'er...... itu yang aku harapkan ......sungguh aku tidak akan menyesal telah mewariskan semuanya padamu....... ''.Tawa renyah terdengar dari Xiao Long.
''Murid akan selalu mengingat itu guru..... ''Jian Wu membungkuk hormat kearah Xiao Long.
''Wu'er......menapaki jalan beladiri bukan hanya harus memiliki kemampuan dan kekuatan yag besar Tapi juga sangat penting mempunyai hati dan jiwa yang kuat.... teguhkan hatimu dan teruslah berlatih agar jiwamu kuat....''Xiao Long menghentikan ucapannya ,dia menghela nafas panjang. Jian Wu mendengarkan penuh kekhusu'an.
''Wu'er......tantangan di depan akan sangat berat...... entah kenapa aku merasa bahaya besar sedang mengancam dunia ini.... ''Visi Xiao Long menerawang jauh.
''Tentang apakah itu, Guru..??.Tanya Jian Wu mengerutkan dahinya.
''Aku merasakan kekuatan kegelapan telah perlahan bangkit....... aku bisa merasakan auranya...... ''Visi Xiao Long menerawang jauh dan menajam.
''Apa mungkin ada kaitannya dengan orang yang kami hadapi dihutan itu ,guru......?? ''Gumam Jian Wu setengah bertanya sembari mengelus dagunya.
''Ya.... dari jejak energi yang ditinggalkan ditubuhmu ,terasa jelas bahwa itu adalah energi gelap...... ''Xiao long memandang Jian Wu .
''Wu'er........kamu harus secepatnya meningkatkan kekuatanmu....... mungkin tidak akan lama lagi mereka menunjukkan diri.... ''Xiao Long serius menatap .
''Wu'er......kamu periksalah didalam cincin ruang yang aku berikan.... disitu ada pil berwarna merah keemasan dengan garis kuning ditengahnya..... gunakan itu untuk membobol kultivasimu.... karena saat ini kamu telah berada ditahap puncak 'Alam Roh '.....''.Ucap Xiao Long.
''Tapi sebelum itu.... aku akan memberikan sedikit pengajaran kepadamu untuk memperkuat pondasimu sebelum melangkah ke Alam Raja... ''Lanjut Xiao Long.
Sebelum Jian Wu bisa menjawab ,sebuah benda kecil melesat kearah Jian Wu dengan kecepatan yang ekstrem.
''Cepat sekali...... ''Jian Jian Wu terperanjat namun segera mengaktifkan langkah kilat dan mata dewa menghindari serangan dari sang guru.
buuukkkkkl........ ........
bunyi terdengar ketika kerikil kecil itu menyentuh tubuh Jian Wu.suaranya seperti hantaman benda besar.
Jian Wu terlempar dan bergulingan diruang kosong itu.
__ADS_1
''Pandangan mata punya batas..... dan kecepatan kaki itu bisa terukur..... ''Terdengar suara Xiao Long tajam.
''Jika kamu hanya mengandalkan itu, jangan berharap kamu akan bisa sampai dipuncak..... ''.Lanjutnya lagi.
Jian Wu terdiam mendengar semua perkataan gurunya.
''Jalan pedang bukan hanya bicara tentang kekuatan ,tapi juga harus diimbangi dengan kecepatan dan fleksibilitas ''.Xiao Long terus berbicara berharap Jian Wu mampu menangkap maksud dari perkataan nya.
Selesai dengan ucapannya ,tubuh Xiao Long berkedip ,sangat cepat bergerak hingga menyerupai bayangan,bergerak cepat kearah Jian Wu.
Visi Jian Wu menyusut ,mencoba mengikuti pergerakan sang guru. Tiba-tiba ia merasakan sesuatu dibelakangnya. namun sebelum dia sempat bereaksi ,sebuah pukulan telak menghantam punggungnya.
Jian Wu kembali terlempar dan bergulingan. Ia segera bangkit dan visinya melacak keberadaan dibelakangnya tadi. Kosong.......... tidak ada bayangan gurunya ia dapati disitu.
''Pandangan mata bisa saja menipu ''.te
rdengar suara sang guru ,Jian Wu segera berbalik dan ia dapati sang guru telah berada ditempat semula sebelum melakukan serangan.
''Sangat-sangat cepat....... ''Jian Wu bergumam lirih.
Xiao Long berdiri bersedekap memandang Jian Wu.''Wu'er........maksimalkan semua indramu dan tajamkan persepsimu. Satukan fisik dan jiwamu hingga menjadi kesatuan yang solid ''.
''Rasakan ruang disekitar mu seakan kamu menyatu dengannya hingga kamu bisa merasakan setiap helaian ruang itu..... ''Xiao Long tetap berdiri tenang dalam pembicaraan nya.
Jian Wu kemudian berdiri tenang. Dibenaknya ada sesuatu yang tercerahkan. Perlahan matanya terpejam. Persepsinya beredar merasakan setiap helai ruang sekitarnya .helaian udara ,suhu disekitarnya dan pergerakan semua partikel disekeliling nya. Ia tajamkan pendengarannya ,ia maksimalkan indra perasanya.
Perlahan tapi pasti ,dirinya mulai bisa merasakan sesuatu yang lain dalam diri dan ruang sekitarnya. Dia mulai mulai merasa bahwa ruang itu menyatu dengan dirinya ,dan merasa bahwa dirinya adalah ruang itu sendiri. Ia bisa merasakan pergerakan samar semua partikel disekitarnya.
Xiao Long memandang lembut kearah Jian Wu.Ia tersenyum tipis,membiarkan Jian Wu tenggelam dalam pemikirannya. Xiao Long tahu bahwa muridnya sedang mendapatkan sebuah pencerahan.
Sementara Jian Wu sendiri larut dalam pemahaman baginya. pelan-pelan..... tubuhnya mulai diselimuti cahaya lembut keemasan.
''Ini..... adalah...... ''.Jian Wu terperanjat dalam batinnya.
__ADS_1
...****************...
Bersambung....