
Disebuah pinggiran hutan,nampak sebuah rumah gubuk yang sudah tampak tua.sekilas jika diamati,itu hampir sama dengan yang ditempati oleh Jian Wu.
Dibelakang rumah gubuk terdengar hembusan energi pedang yang menderu-deru membelah atmosfer disekitarnya.
Terlihat seorang pemuda berusia sekitar 18 tahun sedang memainkan pedangnya dengan gerakan meliuk-liuk yang indah tetapi juga mematikan.hempasan energi pedang menghancurkan bebatuan disekitarnya dan menebas pohon-pohon seperti memotong kue.
Dia adalah Jian Feng.ketika ia terhisap pusaran diruangan bawah tanah bersama Jian Wu,ia tidak menyangka akan terpisah dari Jian Wu.Jian Feng terlempar disudut yang berbeda dari Jian Wu.
Sama seperti Jian Wu,Jian Feng kemudian menjadi murid yang lain dari Xiao Long dan juga sama mewarisi ilmu Pedang Cahaya Kilat.Walaupun kecepatan pemahamannya tidak secepat Jian Wu tetapi karena tingkat kyltivasi yang tinggi maka hasilnya juga seimbang.
Saat ini Jian Feng sudah menguasai puncak dari gerakan pertama 'Pedang Cahaya Kilat'.dia tinggal menyempurnakan jurus itu.efek yang ditimbulkan dari jurus itu telah menimbulkan kerusakan yang cukup hebat pada area disekitarnya.
''Satu bulan telah berlalu semenjak aku disini.jurus ini hampir sempurna.setelah ini aku akan menjelajah hutan dan mencari keberadaan Jian Wu''.batin Jian feng dalam hati.
Memang saat ini guru kedua orang itu,yaitu Xiao Long telah pergi setelah meninggalkan warisannya.Berbeda dengan Jian Wu yang menerima warisan langsung tertanam dikepalanya,Jian Feng hanya menerima warisan berupa salinan semua ilmu dalam sebuah token batu giok.walau isinya sama tetapi kecepatan cara untuk memahami pasti berbeda.
''Hmm......menurut master,waktu disini sepertiga lebih lambat dari waktu tempat asal kami''.Jian Feng teringat perkataan masternya yang menjelaskan perbandingan waktu didomain itu 1 berbanding 3.
''Setidaknya ak telah pergi dari desa selama 3. bulan.Aku ingin tahu bagaimana kondisi Wu'er sekarang''.
Ketika Jian Feng menanyakan keberadaan Jian Wu waktu itu,master Xiai Long hanya mengatakan bahwa keadaannya baik-baik saja.kelak mereka akan bertemu kembali didomain ini.
*****
Tak terasa satu tahun telah berlalu didomain dewa pedang yang berarti tiga tahun telah berlalu pula di tempat asal Jian Wu dan Jian Feng.
Sementara Keduanya berlatih didomain dewa pedang,desa seribu bambu mulai menggeliat bangun kembali.Walau keadaannya jauh dari sebelum penyerangan iblis darah tiga tahun yang lalu,tetapi telah nampak pembenahan diseluruh desa.Dengan kesepakatan dua klan mereka membangun benteng pertahanan yang mengelilingi desa Seribu Bambu sebagai antisipasi kejadian tiga tahun lalu.
Malam itu,aula pertemuan klan Jian nampak ramai karena dua tengah berkumpul untuk mendiskusikan langkah selanjutny Setealah selesai pembangunan bsnteng.
''Saudara patriark Lin....kita tdlah selesai membangun benteng pertahanan didesa kita.Bagaiman Menurut anda?mohon saran anda''.Jian Wang mdmbuka percakapan malam itu.
''Kalau saran kami,kita akan bergilir dalam menjaga keamanan.Dan ada satu hal lagi.....''Lin ho terlihat ragu untuk melanjutkan ucapanya.
__ADS_1
''Apakah itu saudara Lin?''.tanya Jian Wang penasaran.
''Apakah bisa jika pelatihan kita satukan antara klan Lin dan Klan Jian?''.Lin Ho menawarkan pendapatnya.
''Hmm.....itu bisa saja''.jawab Jian Wang.
Malam itu kemudian mereka sepakati tentang penggabungan dua klan.
''Hhhh........dimana kamu Feng'er...kenapa tidak ada kabar keberadaanmu tiga tahun ini?''.Jian Wang terlihat termenung setelah pertemuan selesai.
Jian Wang telah beberapa kali mengutus beberapa murid selama tiga tahun ini untuk mencari keberadaan Jian Feng.Tapi hingga saat ini tidak ada setitik harapan dalam menemukan keberadaan Jian Feng.
''Tapi aku merasa bahwa kamu masih hidup dan berada disuatu tempat''.gumam Jian Wang meyakinkan hatinya.
***
Triiing.....
Terlihat dua sosok ,satu laki laki dan satu perempuan tengah beradu jurus pedang.Gerakan mereka lincah dan cepat mempraktekan jurus jurus pedang yang merka peragakan.
''Cukup Mei'er......''.ucap pria itu menghentikan jurus pedang.
Segera...,wanita itupun menghentikan gerakannya.terlihat guratan wajah kesedihan dan amarah .
Mereka berdua adalah Jian Yong dan Jian mei, orang tua dari Jian Wu.
Setelah mereka diselamatkan oleh seorang kultivator tiga tahun yang lalu,merrka kemudian berlatih dibawah bimbingan sang kultivator itu.
Saat ini Jian Yong telah berada diranah alam Raja tingkat menengah.setahun yang lalu dia telah melewati fase peleburan fisik dan jiwa.sementar Jian Mei telah berada diranah alam Roh tingkat akhir.
Berkat pasokan sumber daya dan kerja keras mereka akhirnya sampai ditingkatan ini.
__ADS_1
''Kapan kita bisa mencari Wu'er suamiku?''.keresahan masih tampak jelas diwajah Jian Mei.
''Bertahanlah sebentar lagi.....kita tunggu sampai kamy memasuki ranah Alam Raja.tidak lama lagi kita menunggu waktu itu''.Jian Yong brkata sambil berjalan mendekati istrinya.
''Sudah tiga tahun kita tdak mendengar sedikitpun kabarnya.dimana kau Wu'er??''.Pandangan Jian mei menerawang jauh sambil bergumam.
''Firasatku mengatakan bahwa Wu'er baik-baik saja sat ini''.Jian Yong mencoba meyakinkan istrinya.
Sebenarnya dalam hati Jian Yong pun merasa resah.tiga tahun cukup lama untuk tidak mebdengar kabar apapun tentang putranya.
''Sudahlah....lebih baik kita fokus meningkatkan kultivasi kita''.sambungnya lagi.
Jian Mei mengangguk dan mulai bermeditasi.mereka beetekad untuk terus meningkatkan alam beladiri mereka untuk kemudian mencari keberadaan sang putra.
****
Ditepian hutan yang cukup lebat,terlihat seorang pemuda belia tengah berjalan dengan penuh kewaspadaan.Wajah yang tampan dengan perawakan sedang terlihat tegaswalau usianya sangat muda.
Anak muda itu adalah Jian Wu.jika mengukur umurnya,maka akan terlihat seperti remaja 16 tahunan.yang sebenarnya adalah dia masih berumur 9 tahun didomain pedang ini.tetapi jika diluar domain pedang ini atau tepatnya desa Seribu Bambu maka umurnya sekarang adalah 11 tahun.
Itu karena selama didomain pedang Jian Wu berlatih keras menempa fisik dan jiwa.selama setahun terakhir ini,hampir setiap pagi Jian Wu selalu berlari dengan beban dikakinya mengelilingi savana tempat dia terdampar.diwaktu lain dia akan berlatih jurus-jurus pedang yang telah ia warisi dari sang dewa pedang.diwaktu malam akan ia habiskan dengan bermeditasi dengan menyerap energi Qi yang sangat kental didomain ini.tidak waktu tersia-siakan disini.sehingga kultivasinya melonjak dengan cepat.saat ini kultivasinya telah berada diranah Alam Master tahap akhir.pemahaman jiwa pedangnya telah berada ditahap 'Penempaan tubuh pedang'(tentang tingkatan pemahaman seniman ahli pedang akan dijelaskan selanjutnya).
Saat ini bisa dikatakan bahwa tubuh Jian Wu. seperti layaknya pedang.telah bisa mengkondensasi energi pedang ditubuhnya.pedang adalah tubuhnya dan tubuhnya adalah pedang.
Langkah Jian Wu terhenti seketika.Kesadarannya menangkap aura mematikan yang mengarah kepadanya.
''Hmmm.....magical beast tingkat tiga....menarik...''gumam Jian Wu.
Tiba-tiba,dari sisi sebelah kanannya melesat cepat bola api merah disertai aura yang menindas.
__ADS_1
...****************...
Bersambung