
Disebelah tenggara,cukup jauh dari Lembah seribu rintangan, terlihat melesat cepat sesosok bayangan membelah sebuah hutan yang lebat.
''Sepertinya aku menuju kerah timur.... ''gumam seorang pemuda tampan berjubah hitam sambil mendongak keatas matahari diatas sana.
''Hutan ini sangat lebat....... dan sepertinya ada kekuatan tersembunyi yang menyelubungi ''.Sambungnya lagi.
Pemuda itu mengedarkan visinya kesekitar area mencoba menajamkan indera kesadarannya.
''Aku akan mencari tempat beristirahat ditempat ini''.Ia melesat lagi kearah timur mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat.
Tak lama kemudian ia menemukan satu area terbuka yang cukup nyaman untuk beristirahat.
''Mungkin ak akan berdiam sementara disini sambil berfikir akan kemana untuk menjelajah ''.gumamnya lagi. visinya berputar menelusuri daerah sekitar.
''Sepertinya cukup aman..... tapi ak harus tetap waspada ''ia pasang indera kesadarannya untuk memastikan keadaan aman.
Ia bersandar disalah satu cabang pohon yang besar terlihat sedang berfikir.
''Hmmmm....... harus kemana ak mencari keberadaan Wu'er.... rasanya aku sudah menjelajah jauh... tapi belum aku temukan meski hanya tanda keberadaan Wu'er''.terlihat kesenduan diwajah pemuda yang tak lain adalah Jian feng.
Memang setelah dirasa cukup ia berlatih,ia memutuskan untuk berpetualang menjelajah sembari mencari kabar keberadaan Jian Wu.
Boooommmmmm.......
Duaaaaaaarrrrrt.......
tengah ia berfikir ,Jian feng dikejutkan oleh suara ledakan dikejauhan.
''Sepertinya sedang ada yang bertarung ''Jian Feng lalu berfikir apakah akan mendekat atau tidak.
Tiba-tiba ia melesat terbang kearah asal suara.
beberapa saat kemudian Jian Feng mendapati satu area yang telah porak poranda karena bekas pertempuran.
Ia mengedarkan visinya dan indera kesadarannya mencari tahu gerangan apa yang sedang terjadi.
Pandangannya kemudian jatuh pada sesuatu beberapa ratus meter didepan sana.
seorang wanita sedang tergeletak terluka. dari mulutnya terlihat darah segar mengalir.
Sementara didepan wanita itu merayap seekor kalajengking yang tingginya mencapai hampir dua meter.
''Magical besar tingkat enam.... Kalajengking tombak ungu........ sangat kuat...! ''.Jian Feng bisa meraba kekuatan kalajengking itu dengan indera kesadarannya.
Didepan sana kalajengking sudah bersiap melancarkan serangan kembali kepada lawannya yang sudah tergeletak terluka.
ciiiiiiiiiitttttt...... ciiiiiiiiiitttttt... ciiiiiiiiiitttttt.....
Terdengar suara kalajengking yang hendak menyerang. gigi-gigi taring terlihat tajam dimulutnya.ekornya yang membentuk seperti tombak berwarna ungu telah bersinar dengan cahaya ungu gelap menandakan kandungan racun yang sangat kuat.
__ADS_1
Tiba-tiba sinar ungu gelap menembak kearah wanita yang telah tak lagi bisa berbuat apa-apa.
Sangat cepat sinar ungu melesat hingga tak ada celah lagi untuk wanita itu menyelamatkan diri.
''Mungkin disinilah akhirku........ ''.Gumam wanita itu memandang cahaya ungu yang melesat kearahnya dengan keputus asaan.
''Mungkin kamu belum ditakdirkan berakhir disini..... ''sebuah suara bergema dipendengarannya.
boooooommmmm........
ledakan terjadi ditempat wanita itu tergeletak sebelumnya.
Wanita itu hanya sempat melirik dari sudut matanya dan mulai menyadari bahwa dirinya telah berpindah dari tempatnya semula.
Tanah berhamburan disertai debu ditempat tadi wanita itu tergeletak. ledakan membentuk sebuah lubang yang cukup besar.
Jian Feng memeriksa wanita itu dengan indera kesadarannya. wanita itu berada dialam roh tahap akhir.
''Melihat tingkatan anda........ terlalu berani anda berhadapan dengan Magical beast tingkat enam...... beruntung anda tidak terbunuh....... ''Jian Feng berkata dan menatap wanita didepannya.
Sementara didepan sana,kalajengking meraung marah karena mangsa yang hampir disantapnya tiba-tiba lenyap begitu saja.
''Hai.... binatang bodoh.... disini....... ''Jian Feng berkata dengan suara keras.
Seketika kalajengking berbalik mendengar suara yang mengejeknya.
Magical beast tingkat enam sudah mulai mempunyai kecerdasan spiritual.ia bisa merasakan keberadaan dan tingkatan seorang lawan.
Kalajengking tombak ungu menatap tajam penuh waspada kearah pemuda berjubah hitam yang tengah bersedekap tersenyum mengejeknya. tak jauh dari pemuda itu,terbaring sosok wanita yang hampir dia mangsa.
ciiiiiiiiiitttttt....... ciiiiiiiiiitttttt..... ciiiiiiiiiitttttt.....
Kembali terdengar suara mencicit nyaring dari kalajengking menandakan dia mulai melancarkan serangan.
Benar saja,sinar ungu segera tercipta dan menembak kearah Jian Feng dengan kecepatan yang luar biasa.
Pupil mata Jian Feng menyusut dan ia menjadi fokus. bagaimanapun ini adalah serangan setingkat 'Alam kaisar '.jadi Jian Feng sudah bisa merasakan seberapa kuat efek serangannya.
Jian Feng mengulurkan tangannya dan kelima jarinya terbuka. Seketika sebuah rune terbentuk menjadi perisai energi.
bluuuuubbbbbbbbbb......
Kekuatan serangan kalajengking terserap begitu saja kedalam perisai energi Jian Feng. Namun demikian Jian Feng masih merasakan kekuatan yang menindas dari serangan itu.
Ia tersentak mundur beberapa langkah akibat hentakan pukulan kalajengking tombak ungu.
Belum sempat Jian Feng menstabilkan dirinya ,pukulan selanjutnya datang bahkan kali ini tiga sinar ungu sekaligus.
Jian Feng memompa energi didalam dantiannya dan melemparkan pukulan untuk memotong serangan kalajengking tombak ungu. Tiga energi pedang melesat menghadang serangan sinar ungu.
Duaaaaaaarrrrrt.......
__ADS_1
Ledakan dahsyat terjadi mengguncang area sekitar.hamburan energi liar memporak porandakan pepohonan disekitar pertarungan.
Kalajengking tombak ungu bergulingan dua kali sebelum kembali stabil .Sementara Jian Feng terlempar lima belas meter dan jatuh terduduk. darah mengalir disudut bibirnya. Jian Feng merasakan dadanya berdenyut. Perbedaan kekuatan sangat terasa .
Jian Feng saat ini berada ditahap puncak Alam Raja. setengah langkah menuju Alam Kaisar sementara kalajengking tombak ungu berada ditahap puncak Alam Kaisar
Meskipun hanya terpaut satu ranah tapi ketika tingkat kultivasi semakin tinggi maka akan semakin sulit melangkah keranah selanjutnya dan semakin besar perbedaan kekuatannya.
Jian Feng berdiri dan menatap kalajengking dengan serius.
''Sangat kuat....... Aku akan mencoba jurus warisan guru..... ''Jian Feng tetap memandang kalajengking dengan fokus.
Jian Feng merenggangkan kakinya memasang kuda-kuda. tangannya terangkat sejajar bahunya. sesaat kemudian sebuah pedang tipis sepanjang satu meter muncul ditanganya. itu bersinar dengan cahaya kebiruan.
Jurus ini sama dengan jurus yang digunakan Jian Wu tetapi bedanya ini menggunakan real sword.
Energi alam mengalir terserap masuk ketubuh Jian Feng. tubuhnya bersinar dengan cahaya keemasan. pedangnya semakin memancarkan cahaya biru yang terang.
Sinar matanya setajam pedang menatap kalajengking tombak ungu yang juga sudah bersiap dengan serangannya.
''Pedang cahaya kilat........ gerakan pertama......cahaya kilat membelah gunung.... ''Jian Feng bergumam merapalkan jurus.
Seketika tubuh Jian Feng bergerak laksana kilat menyerang kalajengking tombak ungu. tubuhnya seolah mengelilingi kalajengking tombak ungu.
kalajengking tombak ungu pun mengeluarkan serangan yang tak kalah dahsyatnya. benturan energi terjadi berkali-kali menyebabkan energi liar yang menambah kerusakan diare sekitarnya.
Beberapa saat kemudian tampak luka ditubuh kalajengking tombak ungu, baik itu sayatan ataupun tusukan .
''Sungguh keras tubuh hewan ini..... seharusnya tubuh hewan ini sudah bisa terpotong kalau tidak sekeras ini.''.Jian Feng membatin takjub.
''Gerakan kedua....... Cahaya kilat membelah bumi ''Jian Feng mengeksekusi gerakan kedua dari jurus pedang cahaya kilat.
Kali ini tubuhnya bergerak lebih cepat dari serangan pertama. tubuhnya berubah menjadi bayangan yang bolak-balik mengelilingi kalajengking tombak ungu.
Benturan pukulan kembali terjadi bahkan lebih dahsyat dari sebelumnya.
''Heeeaaaaaa...... t....... ''
Jian Feng Berteriak mengeluarkan delapan puluh persen energi ditubuhnya ingin segera mengakhiri pertempuran ini.
''Akan lebih sulit jika tidak segera diselesaikan..... ''Jian Feng berkat dalam hatinya.
...****************...
bersambung.......
__ADS_1