The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
26. Fase Yang Menyakitkan


__ADS_3

Matahari bersinar hangat dipagi itu .Disebuah halaman yang luas berdiri dua pria berbeda usia. Yang satu berusia 45 tahunan,dan yang satunya lagi berusia sekitar 20 tahunan. Mereka terlihat sedang berbincang sembari memperhatikan murid-murid sekte yang sedang berlatih.


''Patriark.......... tentang para pengikut aliran iblis... sejak kapan keberadaan mereka didomain dewa pedang ini..? ''.Jian Feng memandang Lu Tian Ji yang sedang memperhatikan murid-murid yang sedang berlatih.


Lu Tian Ji mengalihkan pandangan sejenak kearah Jian Feng sebelum kembali menatap murid-murid nya. '' Kami tidak tahu pasti kapan dan bagaimana mereka bisa berada didomain dewa pedang ini. mereka mulai terdeteksi sekitar 10 tahun yang lalu ''.


''Lalu .....sejauh ini bagaimana perkembangan mereka,Patriark....??.Lanjut Jian Feng .


''Sebenarnya kami sudah membentuk aliansi bersama beberapa sekte dan terus melacak keberadaan mereka.......... tetapi sampai saat ini masih belum bisa menemukan markas utama mereka. ...........sebenarnya saya cukup terkejut dengan kejadian yang tuan muda alami beberapa hari yang lalu dihutan Big Magic''.Patriark Lu Tian Ji terlihat berfikir.


''Mereka sudah mulai berani menampakkan diri dengan sengaja...... kita harus waspada..... sepertinya kekuatan mereka sekarang tidak bisa kita remehkan... ''.Raut wajah Jian Feng menegas. Ia masih sangat mengingat bagaimana kekuatan dari pria berjubah kelabu. Sedangkan pria berjubah kelabu itu kemungkinan terbesar bukanlah pemimpin utama dari para aliran iblis.


''Rupanya Ayah disini bersama Kak Feng....?! Sedang Jian Feng merenung,terdengar suara lembut seorang gadis.


Jian Feng dan Patriark Lu Tian Ji menoleh kearah asal suara secara bersamaan. Terlihat seorang gadis cantik berpakaian merah jambu berjalan menghampiri mereka.


''Rupanya kamu, Yue'er............? ''Lu Tian Ji tersenyum mendapati putrinya.


''Apa yang Ayah dan Kak Feng lakukan disini..... ''.Tanya Lu Xian Yue sembari mengembangkan senyum nya.


''Kami hanya sedang ngobrol santai..... ''Jawab Lu Tian Ji mengelus rambut putrinya saat sampai didepannya.


''Tuan Feng... mari kita ngobrol diruangan saya sembari minum teh...... ''Patriark Lu Tian Ji menoleh dan mengajak Jian Feng .


''Patriark.... silahkan....saya akan melihat kondisi adik saya terlebih dahulu.... nanti saya akan menyusul .... ''Jian Feng menangkupkan kedua tangannya dan ingin berlalu.


''Kalau begitu....... mari kita lihat kondisi adik anda terlebih dahulu....... saya juga ingin melihat perkembangan adik anda..... ''.Jawab Patriark dengan antusias.


Bertiga,mereka bergegas menuju ruangan dimana Jian Wu sedang terbaring.


****


Cahaya keemasan samar masih terus menyelimuti tubuh Jian Wu sementara dalam benak Jian Wu sebuah pemahaman baru telah muncul.


''Cepat..... nyaris tanpa suara..... fleksibel...... bisa menyusup dicelah sekecil apapun...... hadir menjadi kehidupan ,penenang tapi bisa sangat mematikan....... ''Jian Wu bergumam dalam hati.


''Konsep angin dan udara....... ''.Jian Wu bersorak girang dalam hatinya.


Tiba-tiba tubuh Jian Wu berkedip dan menghilang kemudian muncul puluhan meter dari tempatnya semula. Terus, berulang kali tubuh Jian Wu berkedip dan menghilang hingga dalam beberapa kedipan dia telah kembali lagi ditempat awal dia berdiri.

__ADS_1


Xiao Long menatap tajam kearah Jian Wu.ada sinar kekaguman dimatanya.


''Anak ini........ bagaimana bisa dia memahami secepat ini........ bahkan dulu aku sendiri butuh berhari-hari untuk bisa memahami konsep ini........ Bocah ini....... sungguh mengerikan..........! ''Xiao Long bergumam kagum dalam hati.


Perlahan Jian Wu membuka matanya ,cahaya matanya menyiratkan semangat luar biasa.


''Bagus Wu'er........ hanya satu sentuhan kamu bisa mendapatkan pencerahan........... tapi...... tidak ada yang layak sebelum diuji........ ''Tubuh Xiao Long berkedip menghilang selesai dia berbicara.


Jian Wu dengan tenang bereaksi.


wuuuussssshhhhh..........


Selarik energi tipis melesat melewati sisi bahunya hanya berjarak 2 centi.


wuuuussssshhhhh .......


wuuuussssshhhhh ......


wuuuussssshhhhh .....'.


Berkali-kali serangan energi pedang yang gurunya lancarkan mampu Jian Wu hindari. Tubuhnya kini seperti daun terbang terbawa angin .bergerak meliuk dengan Fleksibel dan tak menentu. pergerakan nya cepat dan hampir tanpa suara.


Boooooommmmm......


Disatu celah,Jian Wu memberikan serangan balik dengan perpaduan itu. Ledakan terjadi ketika Xiao Long mengcounter serangan Jian Wu.


''Ha... haa.... haa...... tidak buruk......... ''Xiao Long tertawa puas dengan apa yang telah ditunjukkan Jian Wu.


''Wu'er........kamu hanya tinggal menyempurnakan konsep ini......... aku sangat yakin itu tidak akan lama lagi dengan kecerdasan yang kamu miliki...... ''Xiao Long tersenyum hangat.


''Terima kasih Guru.......... murid akan terus berusaha keras...... ''JawabJian Wu penuh semangat.


''Wu'er....... mungkin sudah waktunya....... ambil pil yang telah aku ceritakan tadi didalam cincin penyimpanan ''.


''Baik Guru....... ''Jawab Jian Wu singkat.


Segera.. Jian Wu memeriksa cincin ruang nya. Tak lama,ia menemukan apa yang dicarinya .Pil berwarna merah keemasan dengan garis kuning ditengah.


''Itu adalah pil Peningkatan kultivasi ......Pondasimu sudah cukup kuat.... naik ditingkat 'Alam Raja' merupakan sesuatu yang krusial..... butuh persiapan yang cukup........... Wu'er.... ayo kita lakukan...... ''Xiao Long berkata memberikan arahan dan semangat kepada Jian Wu.

__ADS_1


''Iya Guru...... ''. Jian Wu memperhatikan sejenak pil yang ada ditelapak tangannya. Sesaat kemudian ,tanpa ada keraguan..... Jian Wu segera menelan pil dan mengambil posisi duduk bersila.


Beberapa tarikan nafas kemudian ,Aliran energi qi mengalir deras terserap ketubuh Jian Wu .Didalam tubuh Jian Wu,setelah pil terserap oleh tubuh,luapan energi dengan cepat memenuhi dantian Jian Wu.Seperti bola karet,dua dantian Jian Wu mengembang karena kepadatan energi didalamnya.


Tak terasa sudah setengah hari Jian Wu berkultivasi .Aliran energi qi terus saja mengalir terserap kedalam tubuhnya. Terlihat dantian kembar telah mencapai batasnya. hingga beberapa saat kemudian......


boooooommmmm.......


Ledakan teredam terjadi didalam tubuh Jian Wu. Ya...... dantian kembar Jian Wu meledak laksana balon.Aliran energi qi bergerak liar diseluruh tubuh dan jalur meridiannya bagaikan gelombang air bah.


Aaakkkkhhhhhh.............


Jian Wu berteriak menahan sakit yang luar biasa. kepalanya mendongak dan keringat bercampur darah mulai merembes dari seluruh pori-pori nya.


Seperti ditusuk ribuan jarum,rasa sakit menjalar disetiap inchi tubuh Jian Wu.Didalam tubuh Jian Wu,dantiannya perlahan berubah menjadi debu dan menghilang. Sedangkan diluar,diawali dari ujung kaki,itu mulai terkikis perlahan dan tersapu menjadi debu.


Pengikisan terus menjalar naik hingga mata kaki.... ,lutut..... ,pinggang....... ,dan terus menjalar naik mengikis bahkan beserta organ dalam tubuhnya.


Satu jam kesakitan terus berjalan dilalui oleh Jian Wu.Rasa sakit luar biasa yang belum pernah ia rasakan. Kini...,Pengikisan hanya menyisakan kepala Jian Wu yang masih terdongak berusaha menahan rasa sakit.


Sepembakaran dupa kemudian ,tubuh Jian Wu telah benar-benar habis terkikis menjadi debu. Dalam kesadaran jiwanya,Jian Wu bisa merasakan dan melihat tubuhnya hancur perlahan tak bersisa.


:****


Sementara diluar kamar Jian Wu.........


Aaakkkkhhhhhh..................


''Wu'eeeeerrr................! ''.Jian Feng yang memang sedang berjalan menuju kamar Jian Wu terkejut dan segera melesat kekamar Jian Wu setelah mendengar teriakan dari dalam kamar.


brraaaaaakkkkkkk............


Pintu terbuka dengan paksa karena Jian Feng yang tergesa.


''Wu'eeeeeeeeeeeeerrrrrr..................!!''


...****************...


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2