The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat

The Greatest Warrior Soul/Jiwa Pejuang Terhebat
15. Sebuah Fenomena


__ADS_3

Disebuah pegunungan yang jaraknya beberapa kilometer dari pertarungan antara beruang raja dan kera berbulu emas,terdapat sebuah lembah yang cukup dalam yang diapit oleh tebing berbatu yang curam.pohon dan semak belukar yang cukup lebat membuat akses masuk kedalam lembah terbilang sulit bagi sebagian orang yang tidak memiliki ketrampilan khusus.



Tapi senja itu, terlihat dua bayangan berkelebat melesat cepat melintasi semak belukar seolah tidak ada sedikitpun rintangan.



Dua bayangan itu,yang satu seorang pemuda belia berjubah putih,dan yang satu adalah sesosok kera berwarna kuning keemasan.


Ya....mereka adalah Jian Wu dan kera berbulu emas yang baru saja bertarung dengan beruang raja.merka sedang menuju gua tempat tinggal kera berbulu emas.


Tak menunggu lama,mereka sampai ditengah lembah.berbeda dengan area ketika masuk ke lembah,ditengah lembah areanya landai seperti lapangan berumput.



''Hmmm......energi qi disini sangat padat...ini cocok untukku berkultivasi menembus ranah 'Alam Roh'''.Jian Wu mengedarkan pandangannya kesekeliling area.



''Tuan muda.....kita telah sampai''.terdengar transmisi suara ditelinga Jian Wu.itu adalah kera berbulu emas.


''Lalu dimanakah tempat tinggalmu?''.tanya Jian Wu sambil memandang kera berbulu emas.


''Disana Tuan muda...''.kera berbulu emas menunjuk kearah yang berbatasan dengan tebing batu.


''Ayo kita kesana...''.Jian Wu berjalan kearah yang ditunjuk kera berbulu emas.


Disitu ada dua pohon besar yang tumbuh berjajar seperti sebuah gapura.


''Tunggu tuan muda!!''.Jian Wu terhenti mendengar kata-kata kera berbulu emas.


Jian Wu menoleh kearah kera bdrbulu emas.


''Ada apa..?!''.tanya Jian Wu mencari tahu.


''Ada formasi dipintu itu.....biarkan saya membukanya''.kera berbulu emas melangkah maju.


''Ohh.....jadi begitu rupanya....bukalah...!''.gumam Jian Wu.


Didepan pohon berjajar,kera berbulu emas menggsrakan tanganya melukis gambar formasi rumit kemudian mendorong kedepan.



Tiba-tiba sebuah gambar formasi besar muncul diantara dua pohon dan membentuk gambaran sebuah pintu.


Beberapa nafas kemudian formasi itu terbuka.

__ADS_1


''silahkan tuan muda''ucap kera melihat keatah Jian Wu.


Tanpa menunggu lagi Jian Wu langsung masuk kedalam formasi diikuti oleh kera berbulu emas.


''Ini adalah formasi pelindung yang dibuat oleh kakekku Tuan muda''kera berbulu emas menjelaska kpda Jian Wu.


Jian Wu hanya mengangguk tersenyum dan terus melangkah.ketika memasuki formasi,Jian Wu mendapati sebuah gua yang cukup besar.Jian Wu membalikan badan sesaat setelah memasuki formasi.dia melihat hamparan landai tempat ia berhenti tadi.


''Pintu yang istimewa''.pikir Jian Wu.


''Inilah tempat tinggalku dan para leluhurku dulu Tuan Muda''.kera berbulu emas membuka percakapan.


Jian Wu hanya mengangguk pelan.visinya. menelusuri pintu gua yang cukup lebar.


''Aku....Jian Wu....bagaimana aku harus memanggilmu?".Jian Wu memandang kera berbulu emas dengan lembut.entah kenapa dia merasa ada ikatan dengan magical beast itu.


''Aku biasa dipanggil Jiu kong''.jaeabnya singkat.


''MariTuan muda...kita masuk.....''.ajak Jiu kong.


Jian Wu mengangguk.Ia melangkah mengikuti Jiu Kong memasuki gua.suasana didalam gua tidak lembab seperti pada umumnya.tetapi itu hangat seperti ada perapian disekitarnya.


''Suasana disini akan selalu hangat Tuan muda....karena dinding gua ini adalah 'batu api surgawi' yang sepanjang waktu akan memancarkan energi hangat kesekitarnya....juga energi qi Yang bagi yang bisa memanfaatkanya..''.Seperti tahu jalan pikiran Jian Wu,Jiu kong menjelaskan fenomena digua itu.


Jian Wu memandangi dinding-dinding gua seolah terpesona oleh kondisi itu.Adalah wajar untuk Jian Wu terpesona dengan kondisi itu mengingat umur dan pengalaman Jian Wu yang masih minim.


Jian Wu mengedarkan visinya kesetiap sudut ruangan.Ditiga sudut berbeda,terdapat tiga meja batu yang sepertinya menjadi tpat untuk bermeditasi.


''Silahkan Tuan muda beristirahat......saya akan memcari beberapa makanan untuk kita''.Suara Jiu kong memecah kesunyian


''Baiklah....Aku akan bermeditasi....bolehkah aku pakai itu??".Jian Wu menunjuk meja batu dengan posisi ditengah.


''Silahkan pilih yang Tuan Muda suka....anggap saja kediaman sendiri''.jawab Jiu kong


''Terima kasih Jiu kong''.kata Jian Wu sambil mengepalkan tangannya kedepan.


''Jangan terlalu sungkan...Tuan muda''.Jiu kong ikut mengepalkan tangannya.


Jiu Kong berbalik melangkah keluar dari gua meninggalkan Jian Wu yang melangkah menuju meja batu dan masih sesekali mengedarkan visinya keseluruh ruangan.


''Seharusnya ini bagus untukku meningkatkan kultivasiku.....energi qi disini sangat melimpah...''.Jian Wu bergumam sendiri.


Jian Wu kemudian duduk diatas meja batu yang terletak di tengah dan segera menngambil posisi lotus lalu memejamkan mata memusatkan konsentrasinya.


Energi qi segera mengalir deras dari semua sudut ruangan menuju Jian Wu.energi mengalir teratur menuju dantian kembarnya.Dantian kembar itu sekarang telah sebesar kepalan tangan dengan energi yang saling terhubung laksana sirkuit.


Jian Wu larut dalam kultivasinya hingga tak terasa waktu telah larut malam.Jiu kong sendiri telah lama kembali dari mencari makanan.Ketika menyaksikan Jian Wu tdngah larut dalam kultivasinya,Jiu kong memutuskan untuk juga bermeditasi.

__ADS_1



Sehari....dua hari.....seminggu berlalu dengan. cepat.selama itu Jian Wu tidak pernah membuka mata dan terus berkultivasi.memang,ketika seseorang tengah berkultivasi ,dia bisa berhari-hari bahkan sampai bertahun-tahun tidak makan dan tidur.Energi yang terserap cukup untuk menopang stamina seorang kultivator untuk tetap prima tanpa makan dan tidur.



Satu bulan kemudian,cahaya putih keperakan menyelimuti tubuh Jian Wu.semakin lama semakin tebal memancarkan keagungan bagi yang menyaksikan kondisi Jian Wu saat ini.



Sementara diluar,terjadi sebuah fenomena yang jarang terjadi.gumpalan awan perlahan berkumpul diatas lembah tempat Jian Wu berkultivasi.perlahan tapi pasti gumpalan awan semakin tebal dan menghitam.kilatan petir mengiringi diikuti kilauan cahaya warna warni yang membuat pemandangan terlihat indah namun juga mengerikan.



''Apa yang terjadi..... tanda apa ini ?!?''.Jiu kong yang sedang mengelilingi lembah mencari makanan terkejut dengan fenomena diatas lembah yang belum pernah ia saksikan.kemudian ia teringat Dahulu kakeknya pernah bercerita bahwa ketika ada seseorang yang sangat berbakat memasuki tahapan tertentu,ada kalanya langit memberkati dengan ditandai oleh fenomena tertentu.tapi itu sangat jarang terjadi,bahkan didomain dewa pedang ini.


''Apakah mungkin.........?!?'' Pikiran Jiu Kong lagsung tertuju kepada Jian Wu yang sedang berkultivasi.


Tanpa berfikir lagi Jiu Kong melesat menuju gua tempat tinggalnya.



Beberapa saat kemudian,ia telah menjejakan kaki ditengah lembah.



Jiu kong terkesima menyaksikan dimulut dan sekitaran gua .,sinar warna warni seperti pelangi terserap masuk kedalam gua.


Booooommmmmm


Belum hilang ketersimaannya dengan fenomena dihadapannya,terdengar ledakan teredam disertai cahaya menyilaukan dan lesatan energi berhamburan hingga puluhan meter dari mulut gua.



Jiu Kong sendiri terhuyung mundur beberapa meter oleh hempasan energi.Beruntung ia masih sempat membentuk perisai sesaat sebelum hempasan energi liar menhantam dirinya.


''Tuan muda........!!'' Jiu kong mendesis.pikiranya berkecamuk tentang apa yang terjadi didalam gua.


Beberapa nafas kemudian,hempasan energi mulai mereda.Dan perlahan awan dilangit mulai menyebar kesegala arah.Cahaya warna warni pun perlahan mulai memudar dan menghilang.



Jiu Kong memandang kearah pintu gua dengan berbagai pemikiran.kemudian seperti tersadar ia segera melesat memasuki gua setelah membuka formasi.


...****************...


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2