
Disuatu tempat yang letaknya puluhan kilometer disebelah utara lembah seribu rintangan(lembah tempat Jian Wu berkultivasi) tanpa Jian Wu ketahui,terdapat sebuah pemukiman yang cukup besar,bahkan bisa disebut sebuah kota walau tidak seperti kota kekaisaran.
Kota itu disebut kota 'Teratai salju'.Dinamakan kota teratai salju karena tempat itu dahulu banyak ditumbuhi tumbuhan teratai berwarna putih seputih salju sebelum terbentuknya kota.Juga pegunungan yang mengelilingi kota adalah gunung-gunung yang selalu diselimuti oleh salju sepanjang tahun.tak heran dikota ini udaranya begitu dingin.
Hari itu terjadi kehebohan diseluruh penghuni kota terutama para seniman beladiri.fenomena dilangit hari itu menjadi perhatian khusus yang rata-rata diantara mereka belum pernah mengalaminya.
Namun bagi seniman beladiri yang telah hidup lama dan berpengetahuan luas,mereka tahu ada sesuatu yang sangat luar biasa tengah terjadi.hanya saja baik atau buruk mereka belum bisa memastikan.
Senja itu,disebuah puncak bersalju disebelah selatan kota,berdiri dua orang beumur 70 tahunan.keduanya termangu memandang jauh kearah selatan.memandang kearah hilangnya fenomena langit hari itu dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.
"bagaimana menurutmu ......saudara Fang"suara berat terdengar orang yang berjubah kelabu.
"Aku sendiri tidak tahu pasti......saudara Luo.......yang pasti ada seseorang dengan bakat besar telah menerobos ke tingkat tertentu".Seorang berjubah hijau berkata sementara visinya tak berkedip memandang kearah utara.
Dua orang itu adalah praktisi tingkat tinggi dikota 'Teratai salju' yang menjadi patriark didua sekte berbeda.
Dikota Teratai Salju,banyak terdapat seniman. beladiri dan juga jenius-jenius beladiri karena dikota itu terdapat empat sekte besar yang mendominasi kota itu.sekte -sekte itu juga selalu bersaing dalam semua hal beladiri untuk menjadi yang terbaik dikota Teratai salju.
Salah satu sekte besar itu bernama sekte Naga Salju.Patriark mereka bernama Fang Yuan,salah satu dari dua orang yang sedang berada diatas gunung.
Sedangkan orang yang berbaju kelabu adalah Luo Fei Yang, patriak dari sekte pedang naga.
Mereka serempak keluar setelah mersakan dan melihat fenomena dlangit bagian selatan dan bertemu disalah puncak pegunungan salju abadi.
"Sudahlah Patriak Fang......mari kita pulang....mudah-mudahan ini adalah hal baik bagi kita semua dimasa depan".ucap Luo Fei Yang dan segera berbalik melesat meninggalkan Fang Yuan yang masih termangu beberapa saat ditempat itu.
"Baru kali ini aku menyaksikan hal ini selama aku hidup hampir dua ratus tahun ini......mudah-mudahan seperti kata patriark Luo....ini akan menjadi hal baik".Fang Yuan menarik nafas panjang kemudian berbalik dan melesat kearah kota teratai salju.
****
"Apakah ini pertanda baik buat kita....kek...??!" tanya seorang gadis mungil berumur sekitar dua belas tahun.
"Firasat kakek mengatakan demikian ....Hua'er".jawab seorang pria yang usianya berkisar 70 tahun.
__ADS_1
"Apakah hal seperti ini pernah terjadi sebelumnya kek...??"gadis itu terus mencecar lelaki itu dengan pertanyaannya.
Lelaki itu adalah Qin Yi Long patriark dari sekte Pedang Angin Timur yang berada dipegunungan sebelah timur kota teratai salju.Dan gadis kecil didepannya,adalah cucu kesayanganya Qin Yin Hua.
Tentang fenomena yang terjadi dihari itu,memang telah terjadi banyak pembicaraan tentang hal itu diseluruh kota ,karena seeingat mereka,sepanjang mereka hidup,belum pernah terjadi hal seperti itu.
***
Jiu kong memandang keadaan dihadapannya dengan tatapan yang sulit diartikan.ada keheranan, ada ketakjuban dan mungkin ada ketakutan.
Dihadapannya,terlihat seorang pemuda belia tengah duduk bersila dan tubuhnya melayang setinggi dua meter dari meja batu tempat dia bermeditasi.Dari tubuhnya memancar cahaya putih keperakan yang tampak agung.Energi pedang yang menindas terpancar menambah kesan keagungan.
Pemuda itu adalah Jian Wu yang baru saja melakukan terobosan ke ranah 'Alam Roh'.Jian Wu tidak menyadari kalau terobosanya menyebabkan kegemparan diluar lembah.
Saat itu Jian Wu memasuki lautan kesadaran jiwanya.ia menyaksikan kedua dantiannya berkembang lebih besar.jalur meridiannya terbuka lebih lebar lagi sehingga jalur distribusi energinya semakin tidak terhambat dengan tenaga yang dihasilkan menjadi berlipat-lipat lebih besar.
Jian Wu tersenyum kecil.
''Akhirnya aku bisa menembus ranah 'Alam Roh' hanya dalam waktu tiga bulan saja''.
Perlahan tubuh Jian Wu melayang turun kembali ke meja batu.Energi pedang dan cahaya putih perak meredup memasuki tubuhnya.Matanyapun perlahan terbuka.
Yang terlihat pertama adalah Jiu kong yang sedang memandang Jian Wu tanpa brrkedip.
Ketika Jian Wu menatap Jiu kong,tatapan itu membuat hati Jiu kong bergetar.tatapan itu laksana pedang,sangat tajam dan menindas.
Sesaat kemudian,tatapan itu meredup seperti tatapan seorang remaja pada umumnya.
__ADS_1
''Selamat tuann muda.......anda telah berhasil menerobos ke ranah 'alam roh'''.Jiu kong berkata sambil berjalan menghampiri Jian wu
''Terima kasih paman Jiu''Jian Wu melangkah turun dari meja batu .
Kemudian berbincang tentang apa yang terjadi selama Jian Wu berkultivasi.Jiu kong menceritakan tentang fenomena yang terjadi dilangit saat Jian Wu melakukan terobosan.
Hari berikutnya,Jian Wu berlatih didepan gua menstabilkan tingkatan barunya.tehnik tehnik pedangnya semakin mengesankan.
Jurus Pedang cahaya Kilat tingkat pertama mulai mendekati kesempurnaan.serangannya begitu cepat dan bagaikan tiada celah.Pertahananya kokoh seolah ada ribuan pedang yang mengelilingi tubuhnya membentuk sebuah perisai pedang.
Jiu kong yang sempat menjadi lawan tanding latihan Jian Wu pun terlihat kewalahan menghadapi serangan yang seolah datang dari semua sudut mata angin.bahkan dia sulit menembus pertahanan Jian Wu yang luar biasa rapat seperti ribuan tameng besi mengelilingi tubuh Jian Wu.
Bahkan,keadaan sekitar tempat berlatih mereka menjadi berantakan.Banyak pohon-pohon tumbang tercabik-cabik dihantam jurus 'Pedang Cahaya kilat'.para magical beast yang berada disekitaran lembah pun pergi menjauh merasakan hawa pedang yang sangat menindas.
Jiu Kong berhenti,terengah-engah menatap Jian Wu dengan pedang energi ditangannya.sensasi beradu tanding dengan Jian Wu menghadirkan kesan yang luar biasa.Bagaimana tidak?,dilihat dari tingkatan kultivasi,Jian Wu berada disatu tingkat dibawahnya karena Jiu kong sendiri berada setara dengan ranah 'Alam Raja'.Dan perbedaan dua tingkat itu sangat signifikan karena levelnya berbeda.
Empat tingkat pertama dari 'Pembentukan inti' sampai 'Alam Roh' bisa dikatakan adalah empat level pertama.sedangkan dari 'Alam Raja sampai 'Alam Saint' adalah empat level kedua.Yang diantara keduanya ada satu proses yg perlu dilalui yaitu proses 'peleburan fisik dan jiwa yang tidak semua praktisi bisa melewatinya.itulah mengapa batasan pada keduanya menjadi sangat dalam bagaikan jurang pemisah.
Dan Jiu kong sangat faham dengan semua itu.tetapi kali ini Jiu Kong hanya bisa berdecak kagum memandang anak muda didepanya.Jiu Kong yakin jika saja pemuda didepannya beruntung,maka pemuda ini akan bisa menjadi praktisi hebat dikemudian hari.Bahkan sangat memungkinkan untuk menjadi legenda diera ini.
Yaa......Sang legenda baru telah lahir........
...****************...
bersambung.......
__ADS_1