
Boooooommmmm.........
Ledakan terjadi sebelum Jian Feng mampu bergerak dari tempatnya berdiri. Gelombang energi liar yang dahsyat menyapu area pertempuran.
''Wu'eeeer........!!?'' Jian Feng berteriak dan visinya lekat memandang area pertempuran.
Ketika debu mulai memudar ,terlihat sosok berjubah putih berdiri tegak dengan kedua tangan berada dibelakang punggung. Rambut putih panjang terikat dibelakang kepala. kumis dan janggut putih menjuntai Dibawah dagunya. melihat perawakannya ,umurnya berkisar tujuh puluh tahun.
Ia berdiri tepat didepan Jian Wu yang tergeletak ditanah dengan kondisi yang berantakan.Tampak selubung perisai membungkus tubuh Jian Wu. Visi pria itu memandang tenang kearah pria berjubah kelabu.
''Tampaknya para antek-antek iblis mulai berani berulah didomain dewa pedang ini.... ''.Terdengar suara tenang namun menyebarkan kekuatan yang mendominasi.
''Kaauuuu........uhuuukkk...''Pria berjubah kelabu tak melanjutkan ucapannya. mulutnya berlumuran darah hitam kental akibat luka yang cukup parah. tangan kirinya terkepal erat memegang sesuatu seperti plat giok. Sementara tangan kanannya ternyata telah hancur akibat benturan energi dengan pria tua berambut putih itu.
''Aku akan mengingat hari ini....... '.Pria berjubah kelabu meremas batu giok ditanganya. Sinar ungu terpancar dari pecahan batu giok itu.
''Tidak akan mudah untuk kamu pergi.... ''Pria tua berambut putih segera menjentikan jarinya. sinar putih keperakan selebar jari melesat kearah pria berjubah kelabu.
''Aaakkkkhhhhhh.............. ''Teriakan terdengar dari pria berjubah kelabu sebelum tubuhnya menghilang bersama cahaya ungu dari batu giok.
''Setidaknya kamu akan terluka parah kalupun tidak mati... '.Guman lelaki tua berambut putih seraya menghela nafas.
Visi lelaki berambut putih itu segera beralih memandang Jian Wu.
''Bocah ini........ tubuhnya luar biasa...... sungguh satu keajaiban tubuhnya tidak hancur oleh 'energi iblis semesta '...''.******* terdengar dari mulut lelaki berambut putih itu.
''Kakeeeek........ ''Pria berambut putih menoleh kearah suara dan melihat seorang gadis berlari kearahnya.
''Maafkan Yue'er kek..... ''.Lu Xian Yue menundukkan wajahnya saat tiba didepan pria berambut putih.
''Dasar bocah nakal...... kamu akan menerima hukuman setelah ini...... ''.Ucap pria berambut putih seraya menghela nafas lega.
Pria berambut putih yang ternyata adalah kakek dari Lu Xian Yue ,Lu Tian Huo Grand Elder dari sekte Pedang Matahari Timur,salah satu sekte besar di wilayah Domain timur.
__ADS_1
Lu Tian Huo menyapu pandangannya kesemua orang yang masih ada ditempat itu. Dia sedikit terkejut dengan kehadiran salah satu Magical beast yaitu kera berbulu emas .
''Hormat kami Panatua...... ''.Jian Feng ,Qian Zun ,Chang Yuan dan kera berbulu emas segera memberi hormat kepada Lu Tian Huo.
''Tak perlu sungkan........ aku yang seharusnya berterimakasih kepada anda semua karena telah menyelamatkan cucuku yang nakal ini''.Lu Tian Huo berkata sambil melirik kearah cucunya,Lu Xian Yue.
''Wu'eerr.....''.Jian Feng berlari menghampiri tubuh Jian Wu yang tergeletak tak sadarkan diri. Yang lain kemudian melangkah mengikuti Jian Feng.
Jian Feng segera memeriksa kondisi Jian Wu,tampak kecemasan terpancar diwajahnya.
''Kondisi anak ini cukup parah........ beberapa jalur meridiannya terputus.... tapi jangan kuatir... dia masih bisa disembuhkan.... ''Lu Tian Huo berjalan mendekati Jian Feng yang tengah terduduk Disisi Jian Wu.
''Bisakah Panatua membantu Adik saya.....?? '' Jian Feng menatap Lu Tian Huo penuh harap.
''Ohh...... itu sudah seharusnya..... sebagai balasan rasa terimakasih ku kepada kalian semua...... baiklah..... mari kita pergi dari tempat ini... ''.Panatua Li Tian Huo menjentikan jarinya. selubung energi menyelimuti semua yang ada disitu tak terkecuali kera berbulu emas.
Sesaat kemudian selubung energi memudar dan menghilang membawa Lu Tian Huo dan yang lainnya.
Dua minggu telah berlalu sejak pertarungan di Big Magic Forest
Disebuah kamar yang terbilang cukup mewah ,tengah terbaring seorang pria muda yang dibalut pakaian putih. Pemuda itu adalah Jian Wu yang terluka saat bertarung dengan pria berjubah kelabu dihutan Big Magic Forest. Dia dibawa oleh Lu Tian Huo beserta yang lainnya ke sekte Pedang Matahari Timur.
Selama dua minggu ini Jian Wu telah dirawat dipaviliun itu tanpa ada perubahan. Ia tetap terbaring tak bergerak ditempat tidur. ramuan dan obat-obatan terbaik telah diberikan oleh Panatua Lu Tian Huo.
''Ini ramuan terakhir dari Ginseng Darah berusia 500 tahun. ......jika bocah ini belum juga bangun ,aku tidak tahu harus mencari ramuan apalagi yang lebih mujarab dari ini... ''.Ucap Lu Tian Huo lirih ,disampingnya berdiri seorang pemuda yang tidak lain adalah Jian Feng.Raut wajahnya menampakkan kekhawatiran melihat kondisi Jian Wu.
''Apakah tidak ada cara lain Panatua Lu..?? tanya Jian Wu menatap Panatua Lu Tian Huo .
''Aku sebenarnya sedikit bingung dengan adik anda...... seharusnya dia sudah bisa sadar.... karena bisa dikatakan luka-lukanya sudah pulih sembilan puluh persen....... bahkan meridiannya yang rusakpun sudah diperbaiki oleh ramuan-ramuan ini....... apa anda tahu sesuatu tentang adik anda..?? Panatua Huo menatap Jian Feng berharap mendapat jawaban.
''Maksud Panatua Huo....??! Jian Feng mengerutkan kening nya belum mengerti kearah mana arah pembicaraan Panatua Huo.
''Adik anda memiliki sesuatu yang istimewa... ''.ucap Panatua Huo lirih. Visinya lekat memandang fisik Jian Wu.
__ADS_1
Jian Feng tidak berkata apa-apa. Visinya pun masih memperhatikan Jian Wu yang masih terbaring.Dia teringat saat pertama kali memasuki lorong yang menjadi pintu masuk kedomain dewa pedang ini.
''Ya.... saya ingat ketika master Xiao Long mengatakan tentang Dantian kembar.... ''jawab Jian Feng sembari masih memandang Jian Wu.
''Xi... Xi... Xiao Long..... maksud anda....?!?? .Panatua Huo tergagap memandang Jian Feng.
''Ya...... Master Xiao Long... apakah anda mengenalnya....?!. Jian Feng menoleh kearah Panatua Huo dan balik bertanya.
''Hhh.... didomain dewa pedang ini, hampir setiap orang pernah mendengar namanya.... dia adalah legenda.... dialah yang membawa leluhur kami dulu masuk dari daratan besar kedomain dewa pedang ini karena bencana yang melanda daratan besar.... ''Panatua Huo menghela nafas panjang dan matanya menerawang jauh.
Jian Feng mendengarkan dengan seksama cerita dari Panatua Huo.
''Itu terjadi ribuan tahun lalu..... bahkan ak sendiri belum pernah bertemu dengan sosok itu... aku hanya mendengar dari tetua kami terdahulu ....''lanjut Panatua Huo .
''Lalu apa hubungan anda dengan master Xiao Long....?? Panatua Huo menatap Jian Feng berharap jawaban.
''Ee......... ''Jian Feng tak langsung menjawab pertanyaan Panatua Huo .Terlihat keraguan dimatanya.
''Anda bisa percaya pada saya.... ....saya tidak akan mencelakakan anda... ''.kata Panatua Huo seolah tahu keraguan dibenak Jian Feng.
''Ohh.... maafkan saya Panatua..... bukan begitu..........''Jian Feng tergagap tidak enak hati mendengar kata-kata Panatua Huo.
''Kalau begitu coba anda katakan...... anda bisa mempercayai saya.... ''lanjut Panatua Huo.
Jian Feng hanya mengangguk pelan.
''Saya dan Adik saya itu.......... kami murid dari master Xiao Long....... ''. Kali ini Jian Feng berkata tegas.
''Murid Master Xiao Long........???!! ''.Panatua Huo menatap bergantian kearah Jian Feng dan Jian Wu.
...****************...
Bersambung.......
__ADS_1